Sepekan menjelang Lebaran harga gas elpiji kemasan 3 kilogram naik sekitar Rp 1.500 dari harga normal. Kenaikan dipicu karena tingginya permintaan dari masyarakat. Agar t idak menimbulkan kericuhan, Dinas Perindustrian Perdagangan dan Koperasi Bantul mengajukan tambahan kuota sebanyak 15 persen.
"Harga elpiji biasanya Rp 13.500 per tabung sekarang naik menjadi Rp 15.000. Menjelang Lebaran aktivitas masak-memasak mulai meningkat, terutama masak untuk hidangan Lebaran seperti kue dan makanan ringan lainnya," kata Parjono, pengecer elpiji di Trirenggo Bantul, Minggu (5/9/2010).
Selain karena melonjaknya permintaan, kenaikan harga juga disebabkan tidak lancarnya pasokan elpiji pascarayonisasi. Jatah yang saya terima berkurang setelah rayonisasi. Padahal menjelang Lebaran permintaan justru naik. Untuk mendapatkan pasokan gas, pengecer juga harus mengantre dulu di pangkalan, kata Suyono, pengecer elpiji lainnya.
"Harga elpiji biasanya Rp 13.500 per tabung sekarang naik menjadi Rp 15.000. Menjelang Lebaran aktivitas masak-memasak mulai meningkat, terutama masak untuk hidangan Lebaran seperti kue dan makanan ringan lainnya," kata Parjono, pengecer elpiji di Trirenggo Bantul, Minggu (5/9/2010).
Selain karena melonjaknya permintaan, kenaikan harga juga disebabkan tidak lancarnya pasokan elpiji pascarayonisasi. Jatah yang saya terima berkurang setelah rayonisasi. Padahal menjelang Lebaran permintaan justru naik. Untuk mendapatkan pasokan gas, pengecer juga harus mengantre dulu di pangkalan, kata Suyono, pengecer elpiji lainnya.
http://feeds2.feedburner.com/blogspot/Uyxg

