MUI : Perayaan NATAL TERLALU Berlebihan

Detail Berita
Ilustrasi (Foto: daylife)
JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyatakan bahwa dekorasi Natal yang ada di mal, pusat hiburan, dan tempat-tempat umum terlalu berlebihan dan provokatif, di negara berpenduduk mayoritas muslim seperti Indonesia.

”Ornamen-ornamen Natal telah disuguhkan dalam sebuah cara yang berlebihan dan provokatif,” kata Ketua MUI Muhyidin Junaedi, seperti dikutip dari AFP, Jumat (24/12/2010).

"Ini seharusnya dilakukan secara proporsional karena mayoritas penduduk Indonesia adalah muslim, itu akan menyakiti perasaan mereka," katanya kepada AFP.

Dia mengatakan bahwa MUI mengeluarkan rekomendasi untuk mendesak para pengelola mal dan pusat rekreasi untuk bertindak proporsional.

"Kami menerima keluhan dari sejumlah karyawan mal yang terpaksa memakai kostum Santa Claus yang bertentangan dengan iman mereka. Hal-hal seperti seharusnya tidak terjadi," katanya.

"Kita perlu mencegah agar kaum muslim tidak harus bergabung dengan perayaan," tambah Junaedi.

Follow @Sahabat_Apa_Aja untuk info lebih update mengenai AFF Suzuki Cup 2010.

http://feriandyundercover.blogspot.com/2010/12/mui-perayaan-natal-terlalu-berlebihan.html