Irfan, Firman dan Nasuha Cedera
- Cedera yang dialami tiga pemain kunci Timnas Indonesia dikhawatirkan membuat kekuatan timnas timpang pada putaran kedua babak semifinal Piala Suzuki AFF 2010 Minggu (19/12) nanti di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK) Senayan, Jakarta.Seperti diketahui, timnas Indonesia menang tipis 1-0 atas Filipian di tempat yang sama, 16 Desember lalu. Tetapi meski menang Indonesia harus merebut kemenangan atau minimal menahan imbang Filipina pada putaran kedua semi final.
Sayangnya, Firman Utina, Irfan Bachdim, dan Mohammad Nasuha butuh perawatan karena cedera. Firman dan Irfan alami cedera lutut dan sekitar selangkangan karena benturan keras saat melawan pemain Filipina yang memiliki postur tubuh di atas rata-rata.
Sementara Nasuha butuh perawatan di kepala karena benturan keras saat pertandingan lawan Filipina. Akibatnya dia mengalami sobek kulit batok kepala.
Ketiga pemain ini, menurut Mathias, akan menjalani terapi oksigen. "Terapi ini menjadi pilihan untuk membantu regenerasi sel-sel yang rusak. Pemain akan ditempatkan dalam sebuah ruangan/tabung yang diisi oleh oksigen 2-3 kali lebih banyak dari ruangan terbuka. Dengan perbanyak konsumsi oksigen, proses regerasi bisa lebih cepat," ungkapnya.
Bukan hanya mereka bertiga yang akan menjalani terapi ini, namun Mathias mengaku akan ada dua-tiga pemain lainnya yang juga akan diberikan terapi serupa. "Kita akan lihat kondisi pemain besok (hari ini -red.). Fokus utama perawatan adalah Firman. Dia akan menjalani terapi tiap pagi hingga jelang hari H.
Sementara Nasuha akan kami berikan peran tebal untuk menghindari cedera yang lebih parah jika kembali terjadi benturan," katanya sambil menambahkan, mengatakan Firman kemungkinan tidak bisa tampil penuh di putaran kedua nanti.
Terancam tidak bisa tampil full team, Riedl sudah menyiapkan skenario untuk menggantikan kedudukan Firman jika dia tidak bisa dimainkan nanti. Menurut dia, bila vonis negatif tersebut jadi nyata, kemungkinan tugas Firman akan diserahkan lagi kepada Eka.
Untuk itu, Pelatih Timnas Indonesia Alfred Riedl mengaku timnya tetap akan memainkan permainan menyerang. Menurut dia, hanya penampilan yang maksimal lah yang bisa memenangi pertandingan. "Ini taruhan bagi Indonesia, kita tidak boleh kalah meski tipis. Jika kalah, kita pasti tidak akan ke final," imbuhnya usai latihan di Lapangan Timnas GBK, Senayan, Jakarta (17/12).
Terlebih lagi jika nantinya final akan menggunakan sistem gol away. Dimana agresifitas laga tandang yang dilihat. "Makanya nanti kita tetap bermain menyerang, bermain terbuka untuk mencoba mencetak gol, dan memenangi pertandingan. Kami tidak mungkin bermain bertahan meski sudah unggul 1-0 di laga pertama. Bertahan tidak cocok dengan permainan kita, terbukti pada saat melawan Thailand lalu. Bermain bertahan, hasilnya malah tidak bagus. Karena kita bukan tim bertahan," kata Riedl. (A-26).***
http://www.pikiran-rakyat.com/node/130031
