Pemerintah Tak Akan Blokir Blackberry
Jakarta - Anggota Komisi I DPR RI dari Partai Demokrat,Paula Sinjal, memastikan, pemerintah tidak akan memblokir layananponselm pintar Blackbery.
"Namun memang kebijakan pemblokiran salah satu layanan alat komunikasioleh Pemerintah yang didasarkan atas aturan yang berlaku adalah suatukeharusan yang musti diambi, jika itu harus dilakukan," katanya diJakarta, Sabtu.
Paula menambahkan, rencana pemblokiran layanan "Research In Motion" (RIM) dengan produknya Blackberry adalah sikap tegas pemerintah dalam melindungi kepentingan nasional.
Dia mengatakan, agar supaya tidak bias dan ditanggapi negatifmasyarakat pemerintah seharusnya melakukan sosialisasi intensif bagikelancaran pelaksanaan kebijakan tersebut.
Ia menilai, jika mencermati opini masyarakat mengenai kebijakan pemerintah ada kesan masyarakat memahami sepotong-sepotong.
"Yakni hanya berkisar terhadap kewajiban RIM yang belum dipenuhi, yaitu seputar pemblokiran situs-situs porno," ujarnya.
Padahal, lanjutnya, masih ada "pointers" lainnya yang seakan-akan kurang direspon oleh masyarakat.
"Akibatnya, ini menimbulkan opini yang bias. Seharusnya, menurut saya,kebijakan ini harus didukung oleh seluruh masyarakat Indonesia, karenaakan memiliki dampak positif bagi kemajuan masyarakat Indonesia kedepannya," tandasnya.(*)
Dapatkan Berita-Berita TERBARU Hanya Dengan Mem-Follow @Sahabat_Apa_Aja .
"Namun memang kebijakan pemblokiran salah satu layanan alat komunikasioleh Pemerintah yang didasarkan atas aturan yang berlaku adalah suatukeharusan yang musti diambi, jika itu harus dilakukan," katanya diJakarta, Sabtu.
Paula menambahkan, rencana pemblokiran layanan "Research In Motion" (RIM) dengan produknya Blackberry adalah sikap tegas pemerintah dalam melindungi kepentingan nasional.
Dia mengatakan, agar supaya tidak bias dan ditanggapi negatifmasyarakat pemerintah seharusnya melakukan sosialisasi intensif bagikelancaran pelaksanaan kebijakan tersebut.
Ia menilai, jika mencermati opini masyarakat mengenai kebijakan pemerintah ada kesan masyarakat memahami sepotong-sepotong.
"Yakni hanya berkisar terhadap kewajiban RIM yang belum dipenuhi, yaitu seputar pemblokiran situs-situs porno," ujarnya.
Padahal, lanjutnya, masih ada "pointers" lainnya yang seakan-akan kurang direspon oleh masyarakat.
"Akibatnya, ini menimbulkan opini yang bias. Seharusnya, menurut saya,kebijakan ini harus didukung oleh seluruh masyarakat Indonesia, karenaakan memiliki dampak positif bagi kemajuan masyarakat Indonesia kedepannya," tandasnya.(*)
Dapatkan Berita-Berita TERBARU Hanya Dengan Mem-Follow @Sahabat_Apa_Aja .
http://www.indonesiaindonesia.com/f/94943-pemerintah-blokir-blackberry/
