Tampilkan postingan dengan label Bandara. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bandara. Tampilkan semua postingan

10 Bandara Terbaik di Dunia

Bandara tidak hanya sebagai tempat menaikkan dan menurunkan penumpang, tetapi lebih dari itu, bandara dibangun menjadi satu kesatuan dengan fasilitas lain, seperti tempat belanja, tempat olahraga, hingga tempat hiburan. Bahkan di Korea Selatan, bandara di lengkapi dengan museum kebudayan yang sering menampilkan budaya-budaya setempat. Seperti apa bandara terbaik di dunia ini?

Skytrax, sebuah lembaga survei konsumen baru-baru ini memberikan penghargaan 10 bandara terbaik di dunia. Dalam pernyataannya, Chairman Skytrax Edward Plaisted mengatakan bahwa survei ini sangat kompetitif karena dilakukan terhadap 9,8 juta pengguna bandara-bandara besar dunia. "Kuesioner disebar pada 2009-2010," katanya.

Hasilnya luar biasa, Bandara Changi muncul sebagai bandara terbaik di dunia. Ini mengalahkan bandara-bandara besar, seperti Bandara Munich dan Bandara Schiphol di Belanda. Berikut bandara-bandara terbaik dunia tersebut:

1. Bandara ChangiBandara ChangiJumlah penumpang per tahun: 37,2 juta
Peringkat tahun lalu: 3
Penghargaan: Bandara dengan Fasilitas Kenyamanan Terbaik (#1), Bandara Layanan Imigrasi Terbaik (#3), Best Airport Shopping (#3), Best International Transit Airport (#2), dan Best Airport Dining (#2)

Changi melayani penumpang lebih dari 200 tujuan dari 90 lebih maskapai penerbangan internasional. Changi juga menangani sekitar 5.000 kedatangan dan keberangkatan setiap pekan.

2. Bandara IncheonBandara IncheonJumlah penumpang per tahun: 18,7 juta
Peringkat tahun lalu: 1
Penghargaan: Best International Airport Transit (#1), Asia Airport Staff Excellence (#1), Bandara dengan Fasilitas Kenyamanan Terbaik (#2), Bandara dengan Pengelolaan Keamanan Terbaik (#2), Bandara dengan Kebersihan Terbaik (#2), dan Bandara dengan Toilet Terbaik (#2).

Incheon adalah bandara terbesar di Korea Selatan. Bandara ini melayani penumpang lebih dari 70 maskapai penerbangan. Tidak hanya melayani penumpang, bandara ini juga memiliki museum budaya Korea.

3. Bandara Internasional Hong KongBandara Internasional Hong KongJumlah penumpang per tahun: 45,5 juta
Peringkat tahun lalu: 2
Penghargaan: Best Airport Toilet (#1) dan Best Bandara Dining (#1)

Bandara Hong Kong merupakan bandara tersibuk di dunia. Bandara ini dilengkapi dengan lapangan golf sembilan lubang yang bisa digunakan pengunjung saat melewati waktu tunggu pesawat.

4. Bandara MunichBandara MunichJumlah penumpang per tahun: 32,7
Peringkat tahun lalu: 5
Penghargaan: Bandara dengan Fasilitas Kenyamanan Terbaik (#3), Best International Transit Airport (#3), Best Airport Dining (#3), dan Europe Staff Service Excellence (#2)

Munich adalah bandara tersibuk kedua di Jerman. Penumpang menikmati keindahan terminal mulai sejak masuk gerbang. Bandara ini dibangun dalam lansekap kota. Banyak dinding dan langit-langit terbuat dari kaca, sehingga bandara terasa besar.

5. Bandara Kuala LumpurBandara Kuala LumpurJumlah penumpang per tahun: 29,7 juta
Peringkat tahun lalu: 7
Penghargaan: Best Airport Immigration Service (#1) dan Airport Staff Excellence South East Asia (#1)

Kuala Lumpur terletak di koridor Malaysia selatan dan salah satu bandara tersibuk di Asia. Terminal utama tetap hijau, karena dilengkapi dengan hutan buatan. Mereka menggunakan konsep, "Bandara di hutan, hutan di bandara."

6. Bandara ZurichBandara ZurichJumlah penumpang per tahun: 12,3 juta
Peringkat tahun lalu: 4
Penghargaan: Best Baggage Delivery (#1), Best Terminal Cleanliness (#1), and Europe Staff Service Excellence (#3)

Bandara Zurich, Swiss, terletak 11 kilometer utara dari pusat kota Zurich. Bandara ini memiliki layanan porter di mana wisatawan membayar, dan porter akan membawa barang Anda hingga tujuan akhir.

7. Bandara SchipholAmsterdam SchipholJumlah penumpang per tahun: 43,6 juta
Peringkat tahun lalu: 8
Penghargaan: Best Airport Shopping (#2)

Bandara Schiphol di Amsterdam, Belanda, dibuka pada 1916 sebagai lapangan terbang militer, dan sekarang telah berubah menjadi salah satu bandara tersibuk di dunia. Sambil menunggu keberangkatan, wisatawan bisa menikmati pijat dan bermain poker di tempat kasino.

8. Bandara Internasional BeijingBandara Internasional BeijingJumlah penumpang per tahun: 65,4 juta
Peringkat tahun lalu: 17
Penghargaan: Best Airport Security Processing (#1), Best Airport Immigration Service (#2), Best Airport Cleanliness (#3), dan Asia Staff Service Excellence (#2)

Bandara Beijing merupakan bandara tersibuk di Asia dan dapat menampung hingga 78 juta penumpang per tahun. Bangunan tertinggi, terminal 3, memiliki atap yang dicat merah, warna keberuntungan China.

9. Bandara Internasional AucklandBandara Internasional AucklandJumlah penumpang per tahun: lebih dari 13 juta
Peringkat tahun lalu: 10
Penghargaan: Airport Staff Excellence Australia/Pacific (#1)

Bandara Auckland, Selandia Baru, menyediakan lebih dari 20 maskapai internasional, dan melayani 45 penerbangan take off per jam. Aukland menyediakan ribuan lapangan kerja melalui pelabuhan kargo terbesar kedua di negara itu.

10. Bandara SuvarnabhumiBandara SuvarnabhumiJumlah penumpang per tahun: 40,5 juta
Peringkat tahun lalu: 16
Penghargaan: South East Asia Staff Service Excellence (#3)

Suvarnabhumi dirancang oleh arsitek Murphy/Jahn dan dibuka pada September 2006. Bandara ini siap melayani 74 penerbangan per jam dan 45 juta penumpang dan tiga ton kargo per tahun. Terdapat 600 kamar hotel yang terletak di depan terminal.

Sumber : http://unik.bloggermu.com/2010/12/10-bandara-terbaik-di-dunia.html

Bandara Di Negara-Negara Eropa Tutup Karena Gumpalan Awan Abu Dari Gunung Api Islandia

Awan Debu Beterbangan, Jutaan Euro pun Melayang
Semburan awan debu gunung di Islandia

DEN HAAG--Dalam dua hari berturut-turut, bandara di negara-negara Eropa tutup karena gumpalan awan abu dari gunung api Islandia. Ratusan ribu penumpang dan pesawat kargo menjadi korban. Tidak jelas sampai kapan ini akan berlangsung. Gumpalan awan abu ini menimbulkan kerugian besar, baik untuk maskapai penerbangan maupun untuk kalangan bisnis.
Awan Debu Beterbangan, Jutaan Euro pun Melayang


Selain dihias dengan warna merah saat matahari terbenam, awan dari Islandia dipenuhi asap gunung berapi yang melumpuhkan Eropa dan menimbulkan rentetan rangkaian panjang. Hari kamis lalu, ada sekitar 5 ribu pemberangkatan pesawat dibatalkan di seluruh dunia. Pesawat dari Amerika ke Eropa harus mengalihkan tujuannya. Dan lebih parah lagi belum ada tanda-tanda kapan lalu lintas udara akan kembali normal.

Kembali, kita diingatkan, bahwa manusia bergantung pada alam. Dalam kasus ini orang membutuhkan angin supaya terbebas dari awan abu. Angin di atas Eropa Utara dan Barat bertiup telampau lemah. Akibatnya awan bergerak sangat lamban dan saling berdekatan, demikian laporan lalu lintas udara Eropa, Eurocontrol di Brussel. Diramalkan sekitar 60 persen jalur penerbangan di Eropa akan dibatalkan.

Belum bisa diketahui berapa kerugian yang akan diderita. Namun yang jelas, besar, kata ahli ekonomi Hans Heerkens, "Tidak ada maskapai penerbangan manapun yang untung. Karena semuanya mengalami kesulitan yang sama." Kerugian tidak saja soal penumpang. Membiarkan pesawat di darat saja sudah memakan ongkos banyak.

"Satu pesawat itu harganya tidak sedikit. Yang paling mahal harganya sekitar 250 juta euro. Ini artinya setiap hari kapal itu harus menghasilkan uang paling tidak 25 ribu euro untuk membayar bunga utang pembelian pesawat tersebut. Ini adalah jumlah yang besar," papar dia. Seperti pada setiap bencana, ada juga sektor bisnis lain yang justru berkembang, sebagai dampaknya. Banyak penumpang yang terdampar akhirnya menyewa mobil untuk mencapai tujuan lewat darat. Selain itu pemerintah Eropa juga menyediakan lebih banyak kereta internasional.