Tampilkan postingan dengan label DNA. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label DNA. Tampilkan semua postingan

Ditemukan, DNA Tertua di Dunia





Tidak perlu mengubah Jurasic Park menjadi kenyataan, tetapi ilmuwan telah menemukan DNA utuh berusia 419 juta tahun di dalam wadah penyimpanan garam kuno.

Material genetik ini, adalah yang tertua yang pernah ditemukan sepanjang sejarah manusia, terdapat di dalam garam. Diperkirakan penemuan bakteri ini adalah nenek moyang bakteri yang mungkin telah ada di antara bentuk kehidupan pertama di Bumi.

Ilmuwan juga telah memperbaiki material genetika dari lembah Michigan, area yang sama di mana penemuan bakteri ini ditemukan. Tetapi anehnya DNA ini sama dengan mikroba modern namun ilmuwan percaya sampel DNA ini sekarang telah bertransformasi dengan kondisi perubahan kondisi alam jutaan tahun.

Sebuah tim peneliti dipimpin oleh Jong Soo Park dari Universitas Dalhousie di Halifax Kanada telah menemukan enam segmen DNA identik yang belum pernah dilihat manusia sebelumnya. Hasil kerja mereka dipublikasikan di dalam jurnal Geobiologi pada bulan Desember 2009.

“Kami pergi ke lembah dan mengkoleksi kandungan DNA dari semua jenis bakteri dan membandingkan mereka dengan apa yang kami miliki sebelumnya,†ujar Russel Vreeland dari Universitas West Chester Pennsylvania. “Tetapi kemudian kami menemukan enam DNA bakteri yang sangat unik.â€

Tim tersebut juga menemukan asal muasal keluarga bakteri penyuka garam, yakni sebuah bakteri yang dapat menuntun ke arah nenek moyang kehidupan pada masa sangat awal.
Perwakilan pertama dari DNA bakteri yang ditemukan ini, Hallobacterium Salinarum, ditemukan hidup bersembunyi dalam kandungan garam di tubuh banteng tahun 1930.

Ilmuwan awalnya memperkirakan itu adalah spesies modern, tetapi ternyata punya hubungan dengan serangga yang hidup antara 121 dan 419 juta tahun lalu.
Vreeland juga melacak kulit asli banteng tersebut dan menemukan bahwa garam tersebut berasal dari tambang di Saskatchewan.

Batu di dalam pertambangan terbentuk ketika laut mengering sekitar 300 juta tahun lalu dan Vreeland menyangka bahwa bakteri H Salinarum menghabiskan seluruh hidupnya di dalam kristal garam mini yang tak mudah terurai, menunggu saat yang tepat untuk muncul.

"Ada bukti bahwa organisme ini entah bagaimana bisa bertahan hidup selama waktu yang luar biasa. Dan kemudian berkembang kembali di planet bumi dalam air asin laut setiap kali kondisi memungkinkan,†kata Melanie Mormile dari Universitas Sains dan Teknologi Missouri.
 
http://yasirmaster.blogspot.com/2010/11/ditemukan-dna-tertua-di-dunia.html

Hasil Tes DNA Terbaru, Ternyata Hitler Keturunan Yahudi

Siapa yang mengira bila pemimpin tertinggi Nazi yang terkenal benci dan pernah melakukan pembersihan etnis Yahudi ini ternyata adalah justru masih memiliki darah keturunan Yahudi. Fakta ironis ini ditemukan setelah serangkaian tes DNA dilakukan. Sampel tes DNA ini diambil dari kerabat Hitler.
Pembersihan ethnis Yahudi yang pernah dilakukan HitlerPembersihan ethnis Yahudi yang pernah dilakukan Hitler

Adalah wartawan Jean-Paul Mulders dan sejarawan Marc Vermeeren yang melacak 39 kerabat dari Hitler. Mereka mulai melakukan hal ini sejak awal tahun ini, termasuk seorang petani Austria bernama Norbert.H yang merupakan sepupu Hitler dan seorang Amerika bernama Alexander Stuart-Houston, 61 tahun,, seorang keponakan buyut Hitler.

Sebuah majalah berita Belgia melaporkan bahwa sampel air liur yang diambil dari kerabat Hitler ini menunjukkan bahwa pendahulunya berasal dari ras yang sangat ia benci. Sampel DNA kerabat Hitler ini berupa kromosom yang disebut Haplopgroup E1b1b (Y-DNA). DNA yang sangat jarang ditemui di Jerman maupun Eropa Barat.

“Biasanya ditemukan di Berber, Maroko, Aljazair, Libya dan Tunisia seperti halnya Yahudi, Ashkenazi dan Sephardic,” kata Vermeeren. “Dalil ini membuktikan Hitler berhubungan erat dengan orang-orang yang ia benci,” ujarnya. Haplogroup E1b1b1, gen yang menyumbang sekitar 18-20 persen dari Ashkenazi daan 8,6 persen sampai 30 persen dari kromosom Sephardic-Y, menunjukkan garis keturunan utama penduduk Yahudi.


Tidak akan kubantai habis seluruh yahudi agar dimasa yg akan datang kalian mengerti alasan mengapa aku membantai mereka (yahudi) [Adolf Hitler dalam Bukunya Mein Kampf]

“Ini hasil yang sungguh mengejutkan,” kata Rony Decorte, spesialis genetik yang setuju bahwa Hitler kemungkinan memiliki garis keturunan dari Afrika Utara. “Dengan informasi ini sulit dibayangkan reaksi dari para pembenci maupun pendukung Hitler,” ujar Decorte. Dalam majalah tersebut disebutkan, pengjujian DNA ini dilakukan secara ketat untuk mendapatkan hasil yang cukup akurat. Dna ini bukan pertama kalinya bahawa para sejawaran mengatakan Hitler Keturunan Yahudi.

Adolf HitlerAyah Hitler, Alois, dipercaya merupakan keturunan sah dari seorang gadis bernama Maria Schickelgruber dan sorang pria Yahudi bernama Frankenberger. Sebuah laporan menyatakan bahwa keponakan Hitler, Patrick mencoba memeras dia dengan mempermasalahkan soal keturunan Alois Hitler. Hitler kemudian meminta pengacaranya untuk menyelidiki klaim ini, dan sebelum Perang Dunia II pecah, dia mengumumkan tuduhan itu tanpa dasar.

“Hitler tidak akan senang dengan hal ini,” kata Mr Decorte dari Universitas Katolik Leuven. “Hasil ini menarik dikaji bila dikaitkan dengan konsep Nazi yang sangat berhubungan dengan ras dan keturunan.”

Ref: Tempo


 


sumber : http://ruanghati.com/2010/08/24/hasil-tes-dna-terbaru-ternyata-hitler-keturunan-yahudi/