Tampilkan postingan dengan label Jenis. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Jenis. Tampilkan semua postingan

Aneka Jenis Sejarah Dinosaurus

Kalau kita melihat film Jurassic Park dan The Lost World maka kita akan menyaksikan dinosaurus-dinosaurus yang telah digambarkan dengan begitu menarik oleh Steven Spielberg. Namun apakah sebenarnya dinosaurus itu ?
unenlagia comahuensis Apakah Yang Terjadi Dengan Dinosaurus?
Unenlagia comahuensis (Novas, 1997)
Sekarang ini setiap orang sudah mendengar mengenai dinosaurus. Dari anak-anak sampai orang dewasa telah melihat gambar mereka dan banyak orang mengira dinosaurus-dinosaurus itu telah punah 65 juta tahun sebelum manusia ada di bumi. Pandangan mengenai dinosaurus ini sangat berhubungan erat dengan teori evolusi.
Para penganut paham evolusi mengatakan bahwa dinosaurus pernah hidup di bumi ini antara 65 sampai 230 juta tahun yang lalu. Dinosaurus ditemukan hanya di 3 kolom geologis yaitu : Triassic, Jurassic, dan Cretaceous. Evolusionis menamakan tiga lapisan tanah tersebut dengan nama zaman Mesozoic. Itulah zaman yang mereka berikan untuk zaman dinosaurus. Menurut mereka makhluk-makhluk ini punah pada akhir zaman Mesozoik (Cretaceous). Teori evolusi mengajarkan bahwa dinosaurus sudah punah kira-kira 65 juta tahun sebelum manusia mulai berevolusi.
Pandangan dari teori evolusi berbeda dari para ilmuwan yang percaya pada teori penciptaan. Ilmuwan yang percaya pada teori penciptaan tersebut berpendapat bahwa dinosaurus tidak punah 65 juta tahun yang lalu namun hidup bersama-sama dengan manusia. Dinosaurus diciptakan oleh Tuhan dan bukan melalui evolusi reptil.
Sejarah Penemuan Dinosaurus
Tulang-tulang mereka sangat besar ketika ditemukan tahun 1677 oleh Dr. Robert Plot. Tulang-tulang itu dikira adalah tulang gajah raksasa. Nama pertama yang diberikan kepada binatang ini adalah Scrotum humanum. Hal ini terjadi 2 abad sebelum nama “dinosaurus” dimunculkan.
Pada 1822, Mary Anne Mantell berjalan-jalan di sebuah jalan raya di Sussex. Berdasarkan tradisi, ia menemukan sebuah tulang yang berkilau ditimpah sinar matahari, dan membawa pulang tulang tersebut untuk ditunjukkan kepada suaminya Dr. Gideon Mantell, dokter Inggris dan pemburu fosil amatir. Dr Mantell mengumumkan bahwa tulang tersebut mempunyai sebuah gigi yang lebih besar dari reptil modern. Ia menyimpulkan bahwa tulang ini adalah tulang reptil pemakan tumbuhan yang sudah punah dengan gigi seperti seekor iguana. Pada tahun 1825, Dr Mantell menamakan fosil tersebut Iguanodon (gigi iguana). Dr. Mantelllah yang mempopulerkan jaman reptil-reptil. Tahun 1841 anatomis dan paleontologis Inggris, Sir Richard Owen, yang secara kebetulan adalah lawan terkuat Charles Darwin, menemukan kata “dinosaurus”. Secara teknis, dinosaurus menunjuk pada makhluk raksasa yang menyerupai reptil yang hidup di darat bukan di air. Kata ini berarti “kadal yang mengerikan”. Tulang rahang Tyrannosaurus rex, panjang 6 kaki dengan gigi 6 inchi panjangnya, tentunya cocok dengan nama “kadal yang mengerikan”.
Dinosaurus – Diciptakan atau Berevolusi ?
Sejak penemuan Dr. Mantell, fosil-fosil dinosaurus telah ditemukan di beberapa benua di dunia, dari jauh ke utara seperti Alaska dan jauh ke selatan seperti Antartika. Dinosaurus itu ada dalam berbagai ukuran, bentuk, dan jenis. Fosil-fosil dinosaurus merupakan studi kasus yang menarik untuk membuktikan penciptaan atau teori evolusi. Ada berbagai jenis dinosaurus. Beberapa berukuran kecil seperti ayam dan yang lain ada yang berukuran sangat besar sehingga beratnya kira-kira 8 ton. Banyak dari antara dinosaurus tersebut mempunyai struktur tulang yang lain dari biasanya. Karena itu, jika dinosaurus berevolusi dari sekitar 230 juta tahun yang lalu, dimulai dari sejenis reptil (menurut kepercayaan evolusionis), maka harus ada ribuan makhluk perantara. Selama jangka waktu tersebut, jutaan dinosaurus hidup dan mati. Kalau teori evolusi benar, museum-museum dapat menampilkan ribuan bentuk transisi reptil–dinosaurus yang tak dapat dibantah. Jika penciptaan benar, setiap jenis dinosaurus muncul dalam bentuk yang sudah jadi dari sejak permulaan dicipta, tidak ada jenis fosil perantara yang mengisyaratkan bahwa dinosaurus ini berevolusi dari seekor nenek moyangnya.
Fosil-fosil dinosaurus menunjukkan dengan sangat jelas bahwa tiap satu jenis dinosaurus yang ditemukan sudah dalam bentuk utuh, tidak ada bukti bahwa binatang ini berevolusi dari jenis makhluk sebelumnya.
Brontosaurus, kesalahan rekonstruksi
Kalau kita mengunjungi musim kelas dunia, kita akan menemukan banyak sekali bukti mengenai dinosaurus. Tulang-tulang dan tengkorak telah digali dari bumi dan semuanya menunjukkan adanya makhluk hidup yang sangat besar yang pernah hidup di bumi. Tetapi ketika tulang-tulang itu disusun, ilmuwan tidak selalu membuat rekonstruksi yang akurat. Setiap orang telah mendengar atau melihat gambar Brontosaurus dengan lehernya yang panjang, tetapi tidak banyak orang yang tahu bahwa Brontosaurus itu adalah sebuah kesalahan. Ilmuwan-ilmuwan menemukan bahwa mereka telah menaruh fosil kepala yang salah pada fosil badan yang salah pula. Dua peneliti dari Institut Carnegie telah membuktikan bahwa tulang-tulang Brontosaurus di 5 museum utama, termasuk di museum Carnegie sendiri, telah menaruh kepala yang salah. Kedua orang itu, pada tahun 1979, telah memberitahukan media cetak bahwa deskripsi yang diberikan oleh Dr. O.C. Marsh, ahli fosil yang terkenal dari Yale, berdasarkan data tulang kepala yang salah.
Dalam artikel “Scientist Claim Brontosaurus Given Wrong Head” (Pittsburgh: Associated Press, October 10, 1979), Berman menjelaskan bahwa Marsh sebenarnya mengunakan tulang kepala yang ditemukan 3 atau 4 mil jauhnya dari tulang badannya. Tetapi tidak ada orang yang mengetahuinya. Marsh tidak memberitahukan hal ini dalam artikelnya. Tidak ada bukti bahwa tulang kepala ini ada hubungannya dengan Brontosaurus. Anda dapat mencek hal ini dalam Marsh’s Dinosaurus yang ditulis John H. Ostrom dan John S. McIntosh (New Have, Connecticut: Yale University Press, 1966), halaman 244.
apatosaurus Apakah Yang Terjadi Dengan Dinosaurus?
Kemudian setelah diberikan kepala yang baru pada Brontosaurus maka makhluk itu lebih menyerupai Diplodocus. Kepala yang salah itu sebenarnya milik dinosaurus yang telah ditemukan sebelumnya yaitu Apatosaurus. Kesimpulannya adalah Brontosaurus tidak pernah ada. Karena alasan itu maka Brontosaurus tidak disebut dalam The New Dinosaur Dictionary karangan Donald. F. Glut (Citadel Press, Secaucus, New Jersey, 1982).
Rekonstruksi Dinosaurus
Sangat penting untuk diketahui bahwa pada saat ilmuwan mengali sejumlah tulang-tulang, mereka tidak menemukan tulang tersebut beserta dagingnya. Walaupun mereka menemukan semua tulang-tulangnya secara lengkap (dan biasanya lebih sering ditemukan hanya beberapa bagian saja), mereka hanya mempunyai data 40 persen untuk menjelaskan bagaimana rupa makhluk tersebut. Tulang-tulang itu tidak menceritakan bagaimana warna binatang itu atau apa yang ia makan. Sedikit sekali bukti fosil mengenai makanan dinosaurus. Tetapi Komsognatus, Barioniks, dan Hadrosaurus merupakan pengecualian karena isi perutnya ada yang ditemukan dalam bentuk fosil yang masih utuh. Bukti bahwa Deinonikhus memangsa Tenontosaurus juga ditemukan. Makanan kebanyakan dinosaurus hanya dapat diduga-duga saja berdasarkan data yang didapat oleh para peneliti dari gigi dinosaurus yang telah menjadi fosil. Gigi-gigi tajam yang dimiliki hanya menjelaskan bagaimana ia merobek makanannya tetapi bukan makanan apa yang dirobeknya. Ketika merekonstruksi dinosaurus yang besar dari sisa-sisa tulang, ilmuwan membuat berbagai asumsi. Seperti, beberapa pernyataaan mengenai apa yang dinosaurus lakukan atau di mana mereka tinggal adalah penuh dengan dugaan-dugaan belaka. Dalam film The Lost World dibicarakan mengenai tingkah laku Dinosaurus. Makhluk liar hasil cloning ini bisa mencium bau asap rokok dari jarak beberapa mil, punya intelegensi yang tinggi, menjaga dan memelihara bayinya, bisa balas dendam, dsb. Tidak satu pun dari hal-hal tersebut yang bisa diketahui dari fosil tulang belulang dinosaurus.
Sebagai contoh mari kita meneliti fosil Unenlagia comahuensis yang ditemukan oleh paleontologi Fernando Novas yang dimuat di harian Kompas, Senin, 26 Mei 1997. Dari tulang yang ada maka ia mencoba menyusun suatu makhluk dinosaurus yang nantinya berevolusi menjadi burung.
dinosaurus2vy5 Apakah Yang Terjadi Dengan Dinosaurus? 
Gambar di dalam diatas menjelaskan bagaimana rekonstruksi tulang sehingga menjadi bentuk dinosaurus. Warna putih menggambarkan tulang yang ditemukan sedangkan gambar hitam menunjukkan gambar rekonstruksi. Saudara dapat menemukan bagaimana tulang yang sangat sedikit itu direkonstruksi menjadi dinosaurus yang lengkap. Bagaimana ia dapat menggambarkan kepala dinosaurus lengkap dengan giginya yang tajam sedangkan tidak ditemukan tulang kepala beserta giginya. Bagaimana ia menerka panjang lehernya sedangkan tulang lehernya tidak ditemukan. Bagaimana ia menerka panjang ekornya sedangkan tulang ekornya tidak ditemukan. Mungkin saja ia berekor pendek, sedangkan makhluk itu direkonstruksi berekor panjang. Bagaimana ia merekonstruksi lengan bawah lengkap beserta jari-jarinya sedangkan yang ditemukan hanya tulang lengan atas. Jelas disini bahwa ilmuwan menggunakan daya imajinasinya (yang mungkin salah) untuk merekonstruksi tulang belulang yang ia temukan. Bentuk dari dinosaurus ini saja masih perlu kita pertanyakan apalagi jika diduga bahwa dinosaurus ini berevolusi menjadi burung.
Benarkah Archaeopteryx adalah nenek moyang burung ?
Archaeopteryx/Arkheopteriks adalah burung. Ia mempunyai kaki-kaki yang dapat mencengkeram, sayap-sayap seperti burung, bulu-bulu seperti bulu burung modern, tempurung kepala seperti burung, dan sebuah furcula (tulang selangka burung). Selain itu, ia terbang! Lebih jauh lagi, walaupun fosil Archaeopteryx pertama kali ditemukan 1861, fosil-fosil lain yang ditemukan sejak saat itu tidak ada satu pun yang menunjukkan bentuk transisi antara reptil dan Archaeopteryx atau antara Archaeopteryx dan burung-burung. Jika reptil berevolusi menjadi burung maka akan ditemukan ribuan makhluk transisi yang hidup dan mati, yang meninggalkan jejak dalam bentuk fosil.
Walaupun bukti yang memberatkan dan bertentangan ini ada namun banyak evolusionis mempertahankan pendapat bahwa Archaeopteryx adalah bentuk transisi antara reptil dan burung. Mereka menunjuk pada bukti bahwa burung ini mempunyai cakar di kedua sayapnya, gigi, dan beberapa ciri khas yang tampak seperti reptil. Beberapa orang menyatakan bahwa ciri khas ini mengindikasikan bahwa Archaeopteryx berevolusi dari reptil. Tetapi, beberapa burung purba mempunyai gigi. Dengan bukti yang sama juga ternyata banyak burung purba yang tidak mempunyai gigi. Intinya adalah tidak ada fosil yang ditemukan yang menyatakan terjadinya kehilangan gigi secara terus-menerus/perlahan-lahan hilang pada burung-burung. Mereka ada yang mempunyai gigi dan ada yang tidak! Hal ini tidak mengejutkan karena hal ini juga terjadi pada beberapa binatang bertulang belakang lainnya. Beberapa ikan mempunyai gigi, beberapa amfibi mempunyai gigi, dan beberapa reptil mempunyai gigi. Tetapi ada ikan, dan amfibi, dan reptil yang tidak punya gigi! Kebanyakan mamalia punya gigi, tetapi beberapa tidak. Keberadaan atau ketidakberadaan gigi tidak mengkonfirmasi atau menyangkal teori evolusi atau penciptaan.
Apakah adanya cakar pada sayap membuktikan transisi reptil dan burung ? Tidak, karena ada paling sedikit 3 burung yang hidup sekarang yang juga mempunyai cakar di sayapnya. Hoatzin, burung yang hidup di Amerika Selatan, mempunyai cakar di sayapnya ketika masih muda. Hal ini juga terjadi pada touraco, burung yang hidup di Afrika. Ostrich mempunyai 3 cakar pada sayapnya, tetapi tidak ada satu pun yang berani mengusulkan bahwa ketiga burung ini adalah binatang perantara reptil dan burung karena mereka hidup pada saat ini.
claws Apakah Yang Terjadi Dengan Dinosaurus?
Beberapa tahun lalu, paleontologis (ahli fosil) menemukan fosil dari burung modern dan menyimpulkan, dari bukti, bahwa burung modern itu hidup pada waktu yang sama dengan Archaeopteryx. Archaeopteryx tidak bisa menjadi nenek moyang burung jika burung modern dan Archaeopteryx hidup pada waktu yang bersamaan.
Baru-baru ini, paleontologis menemukan fosil-fosil dari seekor burung di Texas yang diduga hidup 75 juta tahun sebelum Archaeopteryx. Jika kita mengikuti pola pikir evolusionis maka burung ini seharusnya lebih menyerupai reptil daripada Archaeopteryx. Tetapi makhluk ini lebih menyerupai burung daripada Archaeopteryx! Ilmuwan yang percaya teori penciptaan menyimpulkan bahwa Archaeopteryx bukan seekor binatang perantara reptil dan burung, tetapi adalah burung, khusus diciptakan Tuhan dan terpelihara untuk kita dalam bentuk catatan fosil.
hoatzinit6 Apakah Yang Terjadi Dengan Dinosaurus?
Benarkah Dinosaurus Punah 65 Juta Tahun
Sebelum Manusia Berevolusi ?
Mari kita melihat bukti secara ilmiah di Sungai Paluxy, dekat Glen Rose, Texas, Amerika Serikat. Ken Ham dan John Mackay dari Creation Science Foundation telah datang melakukan kunjungan ke Paluxy untuk menyelidiki sisa-sisa bekas peninggalan yang ditemukan orang sebagai bukti yang meyakinkan tentang adanya bekas jejak kaki manusia di tengah-tengah bekas jejak kaki dinosaurus. Jika dinosaurus sudah punah 65 juta tahun sebelum manusia berevolusi maka bagaimana mungkin ada jejak dinosaurus bersama jejak manusia di lapisan tanah yang sama. “Kami juga menemukan bukti-bukti tambahan di Sungai Paluxy yang dapat menghapus paham evolusi mengenai skala waktu geologis. Pada lapisan yang paling atas dari batu-batuan di sungai itu, yang diperkirakan usianya oleh para ahli kaum evolusi hanya berusia 25 juta tahun, dengan jelas sekali kami menemukan bekas jejak kaki dinosaurus. Menurut paham kaum evolusi fosil-fosil ini mestinya tidak boleh terdapat pada lapisan yang paling atas (yang berusia 25 juta tahun) karena binatang dinosaurus sudah punah sejak 65 juta tahun lalu. Jadi, dengan menggunakan metode perhitungan waktu (skala waktu geologis) yang dipergunakan oleh kaum evolusi sendiri, yang juga mengabaikan adanya bekas jejak kaki manusia, maka sisa-sisa fosil di Sungai Paluxy itu telah menaklukan paham evolusi mengenai skala waktu geologis (maksudnya skala waktu geologis tidak akurat dan salah)!”
paluxitracelt3 Apakah Yang Terjadi Dengan Dinosaurus?
Dr. Clifford Wilson, seorang pengarang buku terkenal dari kota Melbourne dan ahli ilmu purbakala yang tersohor, “pada hakekatnya telah membuat penggalian dan menemukan bekas jejak kaki di sekitar Sungai Paluxy dan telah menemukan bekas jejak kaki manusia.” Letter, 5 April 1984.
Dr. John D. Morris dalam bukunya Tracking Those Incredible Dinosaurus menyatakan bahwa 1) jejak dinosaurus dan bekas kaki manusia telah ditemukan untuk pertama kalinya dan dibuat fotonya dalam tahun 1908. 2) Jejak kaki manusia telah ditemukan pada kurang lebih 20 tempat di sekitar Sungai Paluxy sehingga memberikan bobot bukti yang meyakinkan sekali. 3) Bekas jejak kaki manusia yang ditemukan oleh rombongan Leaky di Afrika Timur dan diterima secara luas oleh kaum evolusionis sebagai penemuan yang murni adalah tidak begitu jelas seperti penemuan Sungai Paluxy, yang justru telah ditolak oleh mereka karena mereka menganggap manusia itu tidak mungkin hidup sezaman dengan dinosaurus.
Dennis R Petersen, M.A. (Master of Art in Museum Administration) dalam bukunya Unlocking The Mysteries of Creation halaman 143 menyatakan ada beberapa puzzle misteri di Sungai Paluxy. Beberapa jejak seperti jejak beruang dan kucing telah ditemukan juga di sana. Pertanyaan yang timbul adalah bagaimana mungkin binatang-binatang ini (yang mestinya belum berevolusi) kembali ke masa jutaan tahun sebelumnya yaitu di zaman dinosaurus. Atau mereka hidup pada zaman yang sama dengan dinosaurus ?
Pada halaman terdepan dari surat kabar harian Sydney Morning Herald, edisi sore, tanggal 21 November 1983, terdapat sebuah laporan berupa berita yang sangat berkaitan dengan masalah jejak manusia dan dinosaurus. Penemuan ini mungkin merupakan hal yang paling penting yang datangnya dari sebuah kantor berita negara komunis yang tidak ber-Tuhan: “Sebuah laporan dari Kantor Berita Soviet, Tass, menyatakan bahwa kurang lebih 1500 bekas jejak peninggalan binatang dinosaurus telah ditemukan di Turkmenia, akan tetapi di antara jejak kaki ada terdapat jejak yang mirip jejak kaki manusia. Menurut keterangan Profesor Ammaviyazov, Direktur Institut Geologi Turkmenia, “Apabila analisa lebih lanjut membuktikan bahwa jejak kaki itu adalah bekas peninggalan makhluk anthropoid, maka sejarah umat manusia (menurut kaum evolusionis) haruslah diperluas sampai 150 juta tahun jauhnya, dan bukan saja 5 juta tahun.” Tetapi kaum kreasionis tetap tidak menerima bahwa manusia mengalami evolusi.
Jejak di Sungai Paluxy maupun di Turkmenia ini menyebabkan kaum evolusionis mau tidak mau seharusnya menerima bahwa dinosaurus tidak punah 65 juta tahun sebelum manusia berevolusi. Tetapi jika mereka bersikeras untuk menyatakan bahwa manusia saat itu belum ada, maka mungkin gambar ilustrasi ini dapat menjelaskannya.
SUNGAI PALUXY :
paluxiriveriw6 Apakah Yang Terjadi Dengan Dinosaurus?
Bukti-Bukti Lain Bahwa Manusia Pernah Hidup Bersama Dinosaurus
Banyak kebudayaan di dunia yang mempunyai legenda Naga. Legenda Naga ini ada di China, Jepang, Australia, Amerika Selatan, India, Eropa, Inggris, Yahudi dan di Amerika. Kalau naga hanyalah merupakan daya khayal manusia, mengapa legenda ini ada di beberapa kebudayaan bukan hanya terdapat pada satu bangsa saja? Diduga bahwa makhluk ini sebenarnya adalah dinosaurus.

Tyrannosaurus rex hidup di hutan
plesiosaurus Apakah Yang Terjadi Dengan Dinosaurus?
Plesiosaurus (dinosaurus yang hidup di air)
dinosaurus4pc7 Apakah Yang Terjadi Dengan Dinosaurus?Ada sebuah cerita mengenai pahlawan bangsa Sumeria 3000 tahun SM yang bernama Gilgamesh. Ia pergi ke sebuah hutan terpencil untuk menebang pohon Cedar kemudian menemukan seekor naga jahat yang besar. Ia membunuh naga tersebut dan memotong kepalanya sebagai tanda kemenangannya. Ketika Alexander Agung dan prajuritnya tiba di India, mereka menemukan bahwa penduduk asli India menyembah reptil yang sangat besar yang mereka simpan di gua-gua. China sangat terkenal dengan cerita naganya, dan naga selalu ditonjokan dalam guci, sulam-menyulam, dan ukiran China. Inggris mempunyai cerita mengenai St. George yang membunuh naga yang hidup di sebuah gua.
Pada abad ke-10 seorang Irlandia mencatat perjumpaannya dengan seekor makhluk yang rupanya seperti Stegosaurus. Pada tahun 1500-an, sebuah buku scientific Eropa, Historia Animalium, mencatat beberapa jenis binatang, yang bagi kita adalah dinosaurus, masih hidup pada saat itu. Seorang ahli ilmu pengetahuan alam terkenal, Ulysses Aldrovandus, mencatat sebuah pertemuan antara seorang petani bernama Baptista dan seekor naga yang ciri-cirinya mirip dengan dinosaurus Tanystropheus. Pertemuan itu terjadi tanggal 13 Mei 1472 dekat Bologna di Itali, dan petani itu membunuh naga tersebut. Jadi bukti dari keberadaan dinosaurus pada sejarah umat manusia sangat kuat.
Stegosaurus
Terdapat laporan-laporan yang menyatakan penampakan dinosaurus pada akhir-akhir ini. Pada Science Digest, Juni 1981 dan Science Frontiers No. 33 tahun 1983, penyelidik dan penduduk di Afrika melaporkan penampakan makhluk seperti dinosaurus. Deskripsi yang diberikan cocok dengan rupa dinosaurus. Dalam Melbourne Sun, 6 Februari 1980, lebih dari 40 orang mengklaim bahwa mereka melihat plesiosaurus dari pantai Victorian Australia akhir-akhir ini. Mungkin benar bahwa monster Loch Ness (jika monster ini benar-benar ada) adalah seekor variasi dari Plesiosaurus (dinosaurus yang hidup di air) yang masih hidup sampai sekarang. Bukan hal yang memalukan bagi kaum kreasionis jika seseorang menemukan Tyrannosaurus rex hidup di hutan. Tetapi hal ini jelas-jelas akan memalukan bagi seorang evolusionis.
Dinosaurus di Dalam Alkitab :
Lewiatan (reptil laut) dan Behemot.
Apakah dinosaurus terdapat juga dalam buku yang paling tua, yang pernah ditulis oleh manusia, yang masih ada sampai kini ?
Alkitab berkata, “Allah menciptakan binatang-binatang laut yang besar” (Kejadian 1:21) . Allah melukiskan salah satu binatang laut itu kepada Ayub (kira-kira 2.000 tahun SM). Dalam bahasa Yunani makhluk itu disebut lewiatan (Ayub 40:20), dan Alkitab bahasa Indonesia menyebutnya buaya. Makhluk ini sangat besar dan kuat, sehingga orang tidak dapat menangkapnya dengan kail, atau melukainya dengan pedang atau lembing (Ayub 41:17). Sebenarnya kita tidak tahu jelas makhluk laut apa yang Allah maksudkan dalam kitab Ayub ini. Tapi Allah berkata, “Tidak ada taranya di atas bumi, itulah makhluk yang tidak mengenal takut” (Ayub 41:24).
Nampaknya mustahil ada makhluk yang dapat menyemprotkan lidah api dari mulutnya. Tapi Alkitab berkata, “Dari dalam mulutnya keluar suluh dan berpancaran bunga api” (Ayub 41:10). Berdasarkan ayat ini tidaklah salah berpendapat bahwa makhluk raksasa itu bukanlah buaya. Dan belum pernah ada buaya atau binatang reptil lainnya yang menyemburkan bunga api dari mulutnya. Kita mengenal dan mengagumi kunang-kunang. Kita tahu, bila malam tubuh kunang-kunang memancar berkelip-kelip sinar jernih benderang. Itu merupakan bukti nyata, bahwa ‘menyemburkan’ api bukanlah mustahil bagi makhluk ciptaan Allah. Kita juga mengenal cerita naga yang menyemburkan api dari mulutnya, dari mana ide naga yang menyemburkan api jika hal ini hanya khayalan manusia ?
Alkitab melaporkan bahwa Allah berfirman kepada Ayub, “Perhatikan kuda Nil, yang telah Ku-buat seperti juga engkau” (Ayub 40:10).
Dalam Alkitab bahasa Ibrani yang disebut bukanlah kuda Nil, melainkan BEHEMOT. Artinya binatang raksasa yang luar biasa besarnya dan luar biasa kuatnya. Allah mengatakan bahwa Behemot itu mempunyai tulang-tulang seperti pembuluh tembaga. Kerangka tubuhnya seperti batang besi, dan ekornya seperti pohon aras (lihat Ayub 40:11-19).
Gambaran itu menyatakan bahwa binatang yang dimaksud bukanlah kuda Nil dan bukan pula gajah karena ekor mereka tidak sebesar kayu aras (kayu libanon, yang besar-besar) . Dan para ahli (dari kaum kreasionis. Ct. Henry M. Morris) percaya bahwa BEHEMOT itu adalah dinosaurus, binatang raksasa yang sangat menakjubkan.
Allah menyuruh Ayub ke Sungai Yordan memperhatikan makhluk luar biasa ini. Allah berfirman, “Sesungguhnya, biarpun sungai sangat kuat arusnya, ia tidak gentar” (40:18). Pada musim semi, salju di Gunung Libanon – kira-kira 80 km di utara dari Sungai Yordan – mencair. Luapan air cairan salju itu, deras menggemuruh turun ke Sungai Yordan. Sungai yang biasanya tenang itu, berubah menjadi ganas. Tapi gemuruh air sungai ini, sama sekali tidak mengusik dinosaurus yang berleher panjang. Alkitab berkata, “Ia tetap tenang, walaupun Sungai Yordan meluap melanda mulutnya” (Ayub 40:18b).
BEHEMOT cukup mengangkat kepalanya lebih tinggi sedikit, untuk menahan dan melahap pohon yang dihanyutkan luapan air.
Allah menyuruh Ayub memperhatikan dinosaurus – makhluk raksasa itu. Itu berarti dinosaurus pernah hidup di bumi pada zaman Ayub.
Kapan Dinosaurus Diciptakan ?
Pada hari ke-5 Allah mulai mengisi bumi dengan binatang-binatang. Alkitab berkata, “Allah menciptakan binatang-binatang laut yang besar dan segala jenis makhluk hidup yang bergerak, yang berkeriapan dalam air” (Kejadian 1:21). ‘Binatang-binatang laut yang besar’ itu termasuk Lewiatan raksasa. Itu disebut dalam Ayub pasal 41 dan Mazmur 104:26. Allah juga menciptakan ikan-ikan paus dan jenis ikan-ikan besar. Kejadian 1:21 mengatakan bahwa ‘segala jenis burung yang bersayap’ juga diciptakan pada hari ke-5.
Pada hari ke-6, yakni hari terakhir penciptaan, “Allah menjadikan segala jenis binatang liar dan segala jenis ternak dan segala jenis binatang melata di muka bumi’. Ingatlah, dinosaurus juga termasuk binatang melata. Lalu “Allah menciptakan manusia menurut gambar-Nya … laki-laki dan perempuan diciptakanNya mereka” (Kejadian 1:25,27).
Banyak orang tidak mempercayai apa yang Allah katakan tentang penciptaanNya atas makhluk-makhluk melata. Mereka berpendapat bahwa binatang berasal dari zat kimia dalam air, melalui proses evolusi yang memerlukan ribuan juta tahun. Allah yang mengetahui segala sesuatu sebelum hal itu terjadi, tahu persis bahwa manusia tidak akan mempercayai Dia. Mungkin itulah sebabnya Allah sampai tiga kali menegaskan kepada kita (kejadian 1:24,25,26), bahwa Ia menjadikan semua makhluk melata pada waktu yang sama, ketika Ia menciptakan manusia – laki-laki dan perempuan.
Allah menciptakan dinosaurus darat termasuk Behemot perkasa, pada hari ke-6 penciptaan-Nya (Ayub 40:15). Pada mulanya Allah menciptakan mereka jinak, sebagai pemakan tumbuh-tumbuhan. Alkitab berkata, “…kepada segala binatang di bumi … yang bernyawa, Kuberikan segala tumbuh-tumbuhan hijau menjadi makanannya” (Kejadian 1:30). Pada mulanya segala makhluk itu makan tumbuh-tumbuhan, biji-bijian, dan buah-buahan. Mereka tidak saling memangsa. Tapi setelah Adam dan Hawa jatuh ke dalam dosa, banyak binatang menjadi pemakan daging.
Mengapa Dinosaurus Punah ?
Ada beberapa kemungkinan yang dikemukakan baik oleh para evolusionis maupun dari orang lain. Mereka berkata ada satu benda raksasa dari luar angkasa jatuh menghantam lautan, mengakibatkan punahnya beberapa makhluk laut. Mereka mengatakan juga, bahwa kemudian ada benda lain yang membentur bumi, sehingga menyebabkan dinosaurus-dinosaurus berangsur-angsur punah. Yang lain mengatakan bahwa punahnya dinosaurus akibat radiasi dari bintang yang meledak. Ada lagi yang mengatakan akibat wabah virus dinosaurus. Ada yang mengatakan akibat serangan diare, hujan meteor (lihat majalah Time edisi 6 May 1985), dsb.
Menurut Kaum Kreasionis.
Bumi kita yang sekarang ini sangat berbeda dari bumi pra-Air Bah. Allah menempatkan lapisan uap air di atas atmosfir di sekeliling bumi (Kejadian 1:6-8). Adam, Kain, Nuh dan orang lain yang hidup sebelum zaman Air Bah, tidak dapat melihatnya. Lapisan uap air itu tidak terlihat oleh mata kita. Kita dapat melihat matahari pada siang hari, bulan dan bintang-bintang pada malam hari. Tapi kita melihatnya melalui pantulan lapisan uap air itu.
Lapisan uap air itu adalah bagian dari rencana agung Allah. Lapisan uap air itu menjaga dan memelihara penguapan suhu bumi. Karena itulah pada zaman itu tidak ada daerah yang terus menerus dingin di bumi, bahkan di Kutub Utara atau di Kutub Selatan. Suhu udara di seluruh bumi tetap sama sepanjang tahun. Cuaca yang hangat dan lembab, mirip sekali dengan udara dalam rumah kaca zaman sekarang, kalau kita masuk ke dalamnya.
Para ilmuwan mengatakan bahwa sinar ultra-violet dari matahari berbahaya bagi kehidupan setiap makhluk di bumi. Selama 1,600 tahun lapisan uap yang tidak kelihatan itu melindungi bumi dari sinar ultra-violet . Karena perlindungannya itu tumbuh-tumbuhan, binatang-binatang dan manusia dapat hidup lebih lama, dan bisa bertumbuh lebih besar daripada keadaan zaman sekarang ini. Sebagai contoh adalah buah-buahan yang dihasilkan di rumah kaca biasanya lebih besar daripada yang dihasilkan di kebun.
Ketika Allah memberi tahu Nuh, bahwa hujan lebat akan turun, maksud-Nya ialah lapisan uap air itu berubah menjadi air hujan. Maka hujan lebat pun turun. Firman Allah melukiskan hujan itu demikian “… terbelah segala mata air samudera raya yang dahsyat dan terbukalah tingkap-tingkap di langit” (Kejadian 7:11). Air Bah itu sebagian besar disebabkan oleh curahan air yang dahsyat dari langit ke bumi.
Kemudian datanglah air bah. Tetapi Allah melindungi ciptaannya dengan menyediakan satu bahtera yang menyelamatkan satu keluarga, dan juga segala jenis makhluk yang bernafas.
Ketika keluarga Nuh dan semua makhluk binatang itu keluar dari bahtera, dinosaurus-dinosaurus muda menyaksikan satu bumi yang sangat berbeda dari bumi yang mereka pernah huni sebelumnya. Gunung-gunung terjal, seperti Gunung Alpo dan Himalaya, muncul pada daerah pegunungan yang jauh lebih datar sebelumnya. Ngarai-ngarai curam terbentuk oleh arus air deras, yang mengkikis tanah lunak. Laut yang dangkal berubah menjadi samudera yang dalam, seperti yang kita kenal pada zaman sekarang ini.
Barangkali bumi memiliki lebih banyak tanah daratan, dan lebih banyak lahan bagi tumbuh-tumbuhan dan makhluk-makhluk binatang sebelum Air Bah. Setelah zaman itu, tumbuh-tumbuhan tidak tumbuh sesubur dan serimbun sebelumnya. Demikian pula rawa-rawa semakin langka. Padang gurun mulai ada, sehingga sebagian dinosaurus sulit mendapat makanan. Karena kekurangan bahan makanan, banyak dinosaurus mungkin mati kelaparan. Sementara dinosaurus herbivora mulai punah, dinosaurus karnivora terancam punah pula.
Radiasi sinar matahari mulai merusak segala yang hidup. Sebab sinar ultra-violet yang berbahaya tidak lagi ditapis oleh lapisan uap air di cakrawala. Akibatnya, masa hidup tumbuh-tumbuhan dan makhluk binatang semakin pendek. Ini berarti dinosaurus tidak sempat bertumbuh sampai menjadi raksasa seperti dahulu.
Cuaca bumi berubah begitu jauh setelah Air Bah. Cuaca di seluruh bumi tidak lagi hangat atau pun lembab. Beberapa bagian dunia bahkan sangat dingin. Mungkin sebagian dinosaurus tidak dapat menyesuaikan diri karena perubahaan cuaca ini, sehingga mati kedinginan. Jadi kesimpulannya banyak dinosaurus yang punah karena habitatnya berubah dan suhu bumi berubah sehingga mereka tidak dapat bertahan hidup. Ada yang masih bertahan hidup sampai jaman Ayub dan ada yang masih bertahan hidup sampai sekarang.
Dinosaurus dalam bahtera Nuh ? Apa muat ?
Apakah semua binatang dapat masuk ke bahtera Nuh, termasuk dinosaurus ? Bagaimana Nuh dapat mengangkut jutaan spesies binatang dalam bahtera ? Di mana ia menempatkan Brachiosaurus yang tingginya 50 kaki dan berat 80 ton ? Tidak perlu menempatkan dinosaurus dewasa yang besar itu dalam bahtera. Untuk menjaga kelangsungan jenisnya dapat dilakukan dengan cara membawa bayi dinosaurus. Hal ini memudahkan masalah tempat tinggal mereka di bahtera. Lebih jauh lagi, jutaan spesies tidak dimasukkan ke dalam bahtera. Alkitab menyatakan bahwa Allah memerintahkan untuk membawa sepasang setiap jenis binatang darat dan udara kecuali binatang tidak haram yang digunakan untuk korban yaitu sebanyak 7 pasang. Saat ini ada sekitar 20.000 spesies dari binatang darat dan udara yang masih hidup (seperti mamalia, burung, reptil, dan amfibi). Kalau kita mengasumsikan ada 20.000 spesies yang punah, maka berarti ada 40.000 species yang dimuat, atau kira-kira ada 80.000 binatang yang masuk ke dalam bahtera.
brachiosaurus Apakah Yang Terjadi Dengan Dinosaurus?
Beberapa binatang besar, tetapi kebanyakan dari mereka, seperti tikus, kadal, dan burung, cukup kecil. Ukuran rata-rata binatang-binatang ini kira-kira sebesar ukuran domba. Bahtera Nuh panjangnya kira-kira 450 kaki, tingi 45 kaki, dan lebar 75 kaki. Hal ini berarti, dengan 3 dek, bahtera ini mempunyai lantai seluas lebih dari 100.000 kaki persegi. Kedelapan puluh ribu binatang ini dapat disangkarkan dalam area sebesar 50.000 kaki persegi, menyebabkan separuh ruang lainnya dapat digunakan untuk menyimpan makanan, udara, tempat tinggal untuk Nuh dan keluarganya, dan lain-lain. Mungkin Allah menyebabkan sebagian binatang berhibernasi (tidur selama musim dingin/tidak aktif selama suatu periode tertentu), untuk meminimalkan perawatan mereka. Air bah dilimpahkan ke bumi oleh Allah, dan dengan keinginanNyalah Nuh, keluarganya, dan sepasang binatang darat, udara dapat selamat, termasuk dinosaurus.
Dinosaurus Masa Kini
Walaupun reptil raksasa sudah punah (mungkin ada yang masih tersisa dan tidak pernah ditemukan manusia), ada beberapa reptil kecil masih hidup sampai sekarang ini. Kita tidak tahu pasti mengapa jenis reptil kecil ini bisa bertahan hidup. Mungkin mereka dapat menyesuaikan diri pada dunia sekitarnya yang sudah berubah. Makhluk-makhluk itu dikatakan “kecil” karena dibandingkan dengan dinosaurus raksasa yang beberapa ton beratnya. Namun demikian di antara makhluk melata yang bertahan hidup ini, ada yang ratusan kilogram beratnya.
komodo dragon Apakah Yang Terjadi Dengan Dinosaurus?
Komodo
Di Pulau Komodo, Indonesia, hidup satu jenis kadal terbesar di dunia, yakni Komodo. Sayang, hanya sekitar seribu ekor komodo yang masih hidup sekarang ini.
Komodo mirip naga-naga pada lukisan zaman abad pertengahan. Satu-satunya hal yang membedakan Komodo dari naga, ialah Komodo tidak menyemburkan lidah api dari lubang hidungnya seperti naga dalam gambar itu.
Kulit Komodo hitam mengkilat.. Cakar-cakar Komodo panjang dan tajam. Kepalanya seperti berketopong baja. Lidahnya panjang dan berbilah, mirip lidah ular.
Komodo dapat bertumbuh sepanjang hampir 3 meter dan beratnya kira-kira 136 kg. Mereka suka menyantap bangkai binatang, seperti rusa, babi hutan, kambing dan kerbau. Komodo dewasa bergerak lamban di darat, Komodo kecil bergerak gesit, lincah seperti kera. Demikian lincahnya, Komodo kecil pandai memanjat pohon. Belum banyak yang kita ketahui tentang kebiasaan hidup Komodo, sehingga banyak perihal makhluk ini masih merupakan misteri besar.

Kura-kura Galapagos
 Apakah Yang Terjadi Dengan Dinosaurus?
Mona Iguana
Di Pulau kecil Kariben hidup satu jenis kadal besar. Melihat rupanya, timbul dugaan bahwa kita sedang berhadapan dengan satu makhluk mistik dalam lukisan Mesir kuno. Kadal ini dinamai Mona Iguana sesuai nama tempat asalnya, yakni Pulau Mona kecil berbentuk buncis. Pulau Mona terletak di antara Puerto Rico dan Republik Dominika.
Kaki Kadal Mona Iguana pendek dan gemuk, begitu pula ekornya sangat pendek. Tubuhnya besar berkeriput. Kepalanya besar, ditutupi oleh benjolan-benjolan besar. Sebuah cula yang bertengger di moncongnya membuatnya nampak buas dan garang.
Walaupun makhluk ini nampak buas, ia sebenarnya tidak berbahaya bagi manusia ataupun bagi makhluk-makhluk binatang lainnya. Mona Iguana adalah pemakan tumbuh-tumbuhan. Salah satu makanan kesukaannya ialah buah manchineel. Buah itu dapat mengakibatkan penyakit mendadak, bahkan kematian bagi manusia yang memakannya. Mona Iguana tidak harus makan setiap hari.
Sekitar 95 persen dari waktu siangnya, Mona Iguana beristirahat di dalam tanah. Berada di dalam tanah melindungi kadal ini dari pertarungan dengan musuh, memelihara kestabilan suhu tubuhnya, menghemat cairan dalam tubuhnya, dan menghemat tenaganya.
Kura-kura besar ini berasal dari Pulau Isabela di Lautan Pasifik. Pulau Isabela termasuk kepulauan Galapagos, 965,4 kilometer di sebelah barat dari Ekuador, Amerika Selatan.
Reptil berbentuk kubah ini terkenal sebagai makhluk berdarah dingin terberat di dunia. Kura-kura jantan ada yang beratnya sampai 272 kg. Berat kura-kura betina memang jarang yang lebih dari 136 kg. Usia makhluk ini dapat mencapai 150 tahun.
Kura-kura Galapagos suka hidup santai. Setiap hari ia tidur kira-kira 16 jam. Ia bangun pukul 7 atau 8 pagi, kemudian berjemur di bawah matahari dua-tiga jam lamanya, sampai badannya yang besar itu terasa hangat. Pada sisa waktu hari itu ia mungkin bergerak beberapa meter saja untuk mencari makanan.
Makanan makhluk raksasa ini aneka macam dan agak aneh. Ia melahap jelatang dan buah per berduri. Seperti reptil Mona Iguana, ia menyukai buah-buahan beracun yang berbahaya bagi manusia.
Kura-kura ini tidur pukul 4 atau 5 sore. Supaya tubuhnya tetap hangat sepanjang malam, ia membenamkan setengah tubuhnya dalam lumpur. Lumpur itu juga melindunginya dari serangan nyamuk. Esok harinya lumpur yang melekat pada tubuhnya mengering dan melindunginya dari serangan kutu-kutu kecil yang suka menyelusup ke dalam celah-celah kulitnya.
Jika kutu-kutu kecil menyelinap ke dalam tungkainya yang panjang dan berkerut, ke kepala atau kakinya, ia cukup menjulurkan bagian tubuhnya itu dan membiarkan burung kutilang mematuk habis kutu-kutu itu. Allah mengatur makhluk-makhluk binatang sedemikian rupa supaya mereka dapat saling menolong.
Sekitar 5 jam lamanya kura-kura betina yang akan bertelur menggali, mengukur dan membentuk satu lubang. Kemudian dalam waktu kurang lebih 20 menit, ia bertelur sebanyak 17 butir. Selesai mengerami telur-telur itu, sang induk menata ulang letak telur-telurnya dalam susunan melintang di dasar lubang. Kemudian ia melapisi bagian atas telur-telur itu dengan lumpur agar telur-telur itu tidak kedinginan di malam hari dan tidak kepanasan di siang hari. Telur-telur itu menetas mulai dari 3 sampai 8 bulan kemudian, tergantung kepada keadaan suhu udara.
Selama satu sampai lima hari, bayi kura-kura bergumul memecahkan kulit telurnya. Kemudian bayi itu harus mengorek sarang lumpurnya yang sudah mengeras untuk dapat keluar. Umumnya bayi kura-kura berhasil keluar setelah beberapa minggu, namun tidak dapat menunggu berminggu-minggu untuk mendapat makanannya. Jadi apakah yang membuat bayi kura-kura tidak mati kelaparan? Allah menciptakan satu kantong kuning telur yang melekat pada perut bayi kura-kura itu. Kantong kuning telur itu menyediakan makanan bagi bayi kura-kura selama 7 bulan bila perlu. Setelah berhasil keluar, bayi kura-kura bebas berkeliaran seperti buldoser mini yang beratnya sekitar 1 ons.

sumber http://wahw33d.blogspot.com/2010/02/sejarah-dan-jenis-jenis-dinosaurus.html#ixzz0yZMCTVXV

Jenis - Jenis Senjata Sniper Terkini Serta Penjelasannya


Tendensi senapan runduk dewasa ini semakin berkembang dengan pesat, tidak saja kaliber tradisional 7,62mm, tetapi juga kaliber-kaliber besar yang lebih ditujukan sebagai senapan runduk anti material dengan jarak tembak yang mencapai diatas 1 km.

Berikut ini beberapa jenis senapan runduk yang digunakan oleh berbagai kalangan angkatan bersenjata.


MSG-90

MSG-90 merupakan senapan runduk militer semi-otomatis yang dirancang oleh Heckler & Koch. MSG-90 merupakan standar untuk "Militärisches Scharfschützen Gewehr" (senapan runduk penembak tepat), angka "90" menandai tahun produksi pertamanya. Senapan ini merupakan versi militer dari senapan PSG1, keduanya merupakan kelanjutan dari senapan G3.

Kesamaan antara MSG-90 dan PSG1 pada trigger group (3 lb adjustable trigger pull). Popor pada MSG-90 dapat disetel posisi ketinggiannya (cheek), alas bahu (shoulder), dan lebih kecil dan lebih ringan dari popor PSG1. Sistem pembidik menggunakan sistem rel ‘Weaver’ untuk meletakan pembidik senapan. Rel yang serupa digunakan pada senapan sesri HK21E, 23E, dan G41.


Bobot laras lebih kepada moncongnya untuk membantu keharmonisan kestabilannya untuk meningkatkan akurasinya. Laras semakin panjang dengan adanya tambahan flash suppressor. Senapan ini juga dilengkapi dengan bipod yang dapat disetel ketinggiannya.

Data Teknis:
Kaliber: 7,62x51mm NATO (STANAG 2310)
Kapasitas megasen: 5 atau 20 butir (detatchable box magazine)
Aksi: semi oomatis (roller-delayed blowback)
Berat kosong: 6,4 kg
Panjang: 1165mm
Panjang laras: 600mm
Jarak tembak efektif: 1000 meter


SVG DRAGUNOV

Senapan runduk Dragunov SVD (Snayperskaya Vintovka Dragunova), merupakan senapan semi otomatis rancangan Evgeniy Fedorovich Dragunov dari Rusia antara tahun 1958 dan 1963. Senapan ini dianggap sebagai senapan penembak tepat militer pertama dengan presisi tinggi dan banyak dipakai oleh kalangan penembak tepat dinegara-negara Eropa Timur.

Kamar peluru SVD kaliber 7.62 x 54R, dengan kecepatan laras 830 meter/detik, senapan ini dapat menggunakan amunisi Mosin Nagant M1891/30, tetapi akan lebih akurat untuk amunisi 7N1 yang memang dirancang untuk senapan SVD. Tahun 1999, amunusi 7N1 diganti dengan 7N14 dengan bobot proyektil 151 grain. Sejauh ini amunisi 7N14 masih belum dipasarkan untuk ekspor.Jarak mematikan tembakan SVD mencapai 1000 meter, namun jarak tembak yang paling efektif adalah 600 meter.Standar senapan SVD termasuk scope PSO-1 4x24 dan dengan filter infra-merah pasif bertenaga batere. Terdapat juga reticule yang terdiri dari multiple aiming point (chevrons) untuk pembidikan jarak sampai 1000 meter.

Senapan SVD terus dimodernisir oleh pabrik Izhmash dengan menghilangkan lightening cuts (peredam cahaya) pada kedua sisi receiver. Dengan cara tersebut ternyata senapan lebih efektif dalam menggunakan amunisi dengan tekanan yang lebih tinggi.


Variant:
RUSIA:
• Snayperskaya Vintovka Dragunova Skladnaja (SVDS): versi Linud, dikembangkan pada 1980an. SVDS memiliki popor tubular metal yang dapat ditekuk ke kanan. Pada posisi popor terlipat, senapan tidak dapat ditembakan, panjang laras 590mm.
• SVU: versi bullpup dari SVD dengan laras 520mm, dilengkapi bipod dan flash/sound suppressor.
• SVU-A (SVU dengan kemampuan selective fire).
• Dragunov Tiger: versi sipil dari SVD.
CINA:
• Type 79: Tiruan SVD buatan Norinco.
• Type 85: Penyempurnaan dari Type 79.
• NDM-86: Versi ekspor, tersedia dalam kaliber .308 Winchester atau 7.62x54R.
IRAQ:
• Al-Kadesiah: SVD versi Iraq
POLANDIA:
• SWD-M: versi modernisasi dengan laras yang lebih berat, bipod, scope PCO LD-6x42.

MARK 12 SPR

Senapan serba guna (Special Purpose Rifle/SPR) AL AS, Mark 12 Mod 0/1 digunakan oleh pasukan khusus AS dalam operasi di Iraq. Senjata ini merupakan format deviasi dari senapan infantri AR15/M16, kamar peluru untuk kaliber 5,56x45mm. Maka perannya lebih diarahkan sebagai fungsi penembak tepat dan penembak runduk terbatas.

SPR awalnya diperkenalkan oleh Mark Westrom, saat ini sebagai president direktur Armalite. Program SPR tumbuh dengan dukungan AD dan AL Amerika karena kemampuannya yang jauh lebih baik dari senapan karabin M4 M4 namun ukurannya lebih pendek dari standar M16A2/A4. Perkembangannya berjalan seiring dengan program SOPMOD Block II, dan senapan pengintai U.S. Navy SEAL (16" flat-topped AR-15/M16).



SR-25

Senapan runduk semi-otomatis SR-25 dirancang oleh Eugene Stoner dan diproduksi oleh Knight's Armament Company. Menggunakan metoda rotating bolt dan sistem gas direct impingement. Dasar mekanismenya mirip AR-10 Stoner (sama dengan AR-15/M16), yang dirancang ulang untuk kaliber 7.62 x 51 mm NATO. Lebih dari 60% komponen SR-25 serupa dengan komponen AR15/M16 - kecuali receiver, hammer, laras dan carrier/bolt. Laras SR-25 dibuat oleh Remington Arms dengan model rifling 5R (5 grooves, rounded), dengan twist 1:11.25 (1 putaran dalam jarak 11.25" (286mm)). Panjang laras 609mm jenis free-floating dengan tingkat akurasi 0,75 MOA (minute of arc) – sangat bagus untuk semi-otomatis.

Semua model SR-25 dilengkapi dengan sistem rel Picatinny-weaver pada bagian atasnya untuk dipasangi berbagai macam alat teropong bidik, termasuk tuas penjinjing M16A3 dengan pisir logamnya. Senapan ini dirancang untuk penembakan 1 minute-of-angle groups pada jarak 600 yards (~150mm groups at 550 meters).

Sistem senapan runduk AL-AS Mk 11 Mod 0 (Nomor stok nasional 1005-01-475-7980) merupakan sistem senapan yang lengkap dengan dasar rancangan senapan semi-otomatis SR-25. Awalnya dikonstruksi untuk memenuhi kebutuhan pihak US Navy SEAL.

Mk 11 Mod 0 oleh kalangan luas dianggap sebagai salah satu senapan semi-otomatis yang sangat akurat, digunakan juga oleh kalangan pasukan elit Israel. Dibuat juga untuk versi sipil dengan harga jual US$. 7.500 per pucuk.

Mk 11 Mod 0 menggunakan amunisi kaliber 7.62x51mm NATO (setara dengan .308 Winchester). Sistem Mk11 termasuk senapan, magasen isi 20 butir, QD scope ring, Leupold Vari-X Mil-dot riflescope, Harris swivel-base bipod pada Knight mount, dan QD sound suppressor, diproduksi oleh Knight's Armament Co.

Menurut pihak pabrik Knight's Armament Company, inti dari sistem Mk 11 adalah free-floated RAS (Rail Accessory System) fore-end. Fore-end aluminium tidak menimbulkan kontak dengan laras didepan receiver, sehingga memungkinkan untuk mencapai keakuratan yang tinggi. Mk 11 Mod 0 menggunakan RAS fore-end KAC 11.35 in (288 mm) long match, memudahkan dalam penambahan/pengurangan komponen dengan standar MIL-STD-1913.

Sistem Mk 11 Mod 0 sama dengan KAC senapan runduk semi-otomatis XM110 yang menggunakan sistem rel URX, memiliki popor yang dapat disesuaikan panjangnya.

Catatan; KAC SR-25 sebagai dasar sistem Mk 11 Mod 0 tidak sama dengan senapan runduk M21 yang digunakan oleh USSOCOM. Walau keduanya menenmbakan amunisi kaliber 7.62 x 51 mm NATO, M21 modifikasi dari M14, sementara KAC SR-25 merupakan derivatif dari AR-10.

SPESIFIKASI:
Varian: Match rifle – laras 609mm, bobot: 4,88 kg
Match rifle ringan – laras 508mm, bobot: 4,31 kg
Karabin – laras 406mm, bobot: 3,52 kg
Sport – laras 508mm, bobot: 3,97 kg
Panjang senapan: 1118mm
Kaliber amunisi: 7,62x51mm NATO
Aksi: Gas operation, rotating bolt, semi-automatic
XM107/M107

Senapan runduk jarak jauh, semi-otomatis M107 kaliber .50 BMG, mulai digunakan oleh AD AS awal tahun 2000, untuk versi komersial disebut sebagai Barret M107. Ini merupakan jenis baru dari M82 Special Applications Scoped Rifle. M107 digunakan untuk taktis tradisional penembak runduk, namun untuk jarak jauh, kontra penembak runduk, dan peran anti-material.

Tidak ada perbedaan yang significant antara Barret M82A1M/M82A3 dan M107. Namun pada M107 terdapat monopod belakang dan sedikit penyempurnaan pada bagian dalam isi senapan.

XM107 awalnya dibuat sebagai senapan runduk bolt-action yang menjadi pilihan AD Amerika setelah melalui kompetisi ketat. Pemilihan XM107 ini didasari dari versi Barret M95. Namun sesunggunya AD AS tidak memerlukan senapan runduk tersebut. Saat pernyataan tidak ada kebutuhan dikeluarkan, justru anggaran untuk XM107 sudah disediakan. Maka diambil keputusan untuk mengganti M82 dengan M107. Barrett saat ini tengah mengembangkan M107 dalam versi yang lebih ringan dalam program yang disebut "Anti-Material Sniper Rifle Congressional Program," dan sudah dibuat skema untuk pembuatan komponen utamanya seperti rangka receiver dan muzzle brake dengan bahan yang lebih ringan. Barret XM107 dan M107, seperti versi M82 masih dikelompokkan pada Barrett "Light Fifty" (kaliber .50).

Barrett M107CQ
Barret mengeluarkan versi baru dari M107 yaitu, M107CQ dengan ukuran yang lebih pendek dan lebih ringan. Tujuannya untuk digunakan oleh petembak tepat di pesawat helikopter, kapal patroli kecil, kendaraan pengawal konvoi dan CQB (Close quarter battle).

Karakteristik umum: Kaliber .50, bobot kosong 12,9 kg, kapasitas magasen 10 butir, bobot megasen isi 1,87 kg, panjang senapan 1,446 mm, panjang laras 737mm, kecepatan laras 853 m/detik, jarak tembak maksimum 6.812 meter dengan jarak efektif 1.829 meter.

M95 BARRET

Senapan runduk bolt action Barrett M95 atau dikenal juga dengan nama 95M merupakan penyempurnaan dari M90. Dirancang dengan konfigurasi bullpup sehingga ukurannya lebih pendek (114,3 cm) – panjang laras 73,7 cm, memiliki bobot kosong 10,7 kg. Kamar peluru dibuat dari bahan pelat chrome untuk mendapatkan ekstraksi yang lebih baik dan tidak menimbulkan korosi. Selain itu terdapat sedikit penyempurnaan pada mekanisme trigger/firing pin. Megasen dengan kapasitas 5 butir peluru kaliber .50 BMG, seperti Barret M82, dapat digunakan sebagai senapan anti-material maupun penembak runduk jarak jauh. Kecepatan laras 854 meter/detik dengan jarak maksimum 1.800 meter.

M82 BARRET

Senapan runduk M82 merupakan senapan dengan kategori high-powered heavy sniper rifle dikembangkan dan diproduksi oleh American Barrett Firearms Company. Disebut juga dengan nama "Light Fifty" karena kalibernya yaitu .50 BMG (12.7 mm). M82 dibuat dalam dua varian – varian asli M82A1 (dan A3) serta varian bullpup M82A2 yang kini tidak diproduksi lagi dan akan digantikan dengan versi XM500.

Barrett Firearms Company didirikan oleh Ronnie Barrett untuk membuat senapan semi-otomatis dengan kaliber .50 (12,7mm), awalnya untuk digunakan pada senapan mesin Browning M2. Pekerjaan mulai dilaksanakan pada awal 1980 dan membuahkan hasil pada tahun 1982 dengan sebutan M82. Barrett melanjutkan pengembangannya sepanjang era 1980an dengan mengeluarkan versi M82A1 (1986). Keberhasilan secara nyata dicapai dengan dibelinya 100 pucuk M82A1 oleh AD Swedia pada 1989. dilanjutkan dengan pembelian oleh AB AS dalam jumlah yang cukup besar (1990) untuk dioperasikan dalam Operasi Desert Shield dan Desert Storm di Kuwait dan Iraq. Dalam jajaran AB AS M82A1 disebut sebagai SASR — "Special Applications Scoped Rifle", dan digunakan sebagai senjata anti material dan alat EOD (explosive ordnance disposal).

Jarak tembak efektif mencapai 1500 meter dengan record 2500 meter, dengan amunisi bertenaga tinggi yang sangat efektif seperti API dan Raufoss Mk 211, sangat efektif untuk menghadapi target seperti kabin radar, truck, pesawat udara yang sedang parkir dll. M82 juga dapat digunakan terhadap target manusia dari jarak yang cukup jauh atau saat ia berada dibalik pelindung seperti dinding.

Namun, senapan M82 maupun kaliber .50 lainnya tidak ditujukan sebagai senjata anti-personil. Terdapat salah konsepsi tentang kegunaan senapan kaliber .50 terhadap target manusia, para instruktur kini mengarahkan para siswa agar mengoperasikan senapan caliber .50 atas manusia hanya pada web gear atau perlengkapan lain yang dibawanya. Namun demikian U.S. Army Judge Advocate General's office telah menerbitkan legal opinion bahwa amunisi .50 BMG dan Raufoss Mk 211 legal untuk digunakan terhadap personil lawan.Versi bullpup M82A2 diproduksi pada 1987 yang kemudian akan digantikan dengan XM500 yang mulai dikembangkan pada 2006.

Derivatif terakhir dari M82 adalah M82A3 SASR yang digunakan dalam jumlah besatr oleh USMC. Perbedaan dengan M82A1 adalah adanya Picatinny rail dibagian atas senpan untuk penempatan berbagai jenis alat bidik. Perubahan lainnya adalah penambahan monopod dibagian belakang senapan. Varian lain dari versi asli M82A1A Special Application Scoped Rifle, modelnya hampir identik hanya dirancang untuk penembakan amunisi Raufoss Mk 211 Mod 0, jenis API (Armour Piercing Incendiary).

Sebagai catatan: Senapan Barret M82A1 digunakan pada tahun 2002 sebagai platform untuk prototype percobaan OSW (Objective Sniper Weapon). Senapan ini dilengkapi dengan laras kaliber 25mm ukuran pendek, dan menembakan low-velocity high explosive shells yang dikembangkan untuk senapan pelontar granad otomatis OCSW kaliber 25mm. Dalam percobaan OSW ini terlihat bahwa hasil penembakan sangat efektif untuk berbagai jenis target, senjata ini kemudian dikenal dengan sebutan Barret 'Payload Rifle', dengan kode XM109.

M82 telah dirancang ulang oleh AD AS sebagaiM107. Sesungguhnya AD AS menginginkan senapan runduk kaliber .50 BMG dengan bolt-action, lalu mereka memilih Barret M95. Barrett M82 dapat dilihat dalam beberapa film buatan Hollywood seperti Navy SEALs, RoboCop, Miami Vice, Smokin' Aces, sering digambarkan dengan kemampuan yang berlebihan sehingga menimbulkan konsepsi yang salah.

US Designation Summary
M82: 12.7x99mm Barrett M82 semi-automatic rifle.
M82A1: 12.7x99mm Barrett M82A1 semi-automatic rifle. Improved variant including redesigned muzzle brake.
M82A1A: 12.7x99mm Barrett M82A1 semi-automatic rifle variant. Optimized for use with the Mk 211 Mod 0 .50 caliber round.
M82A1M: 12.7x99mm Barrett M82A1 semi-automatic rifle variant. Improved variant including lengthened accessory rail.
M82A2: 12.7x99mm Barrett M82A2 semi-automatic bullpup rifle.
M82A3: 12.7x99mm Barrett M82A3 semi-automatic rifle. New production rifles built to M82A1M specficiations, featuring lengthed accessory rail.
XM107/M107: Initially used to designate 12.7x99mm Barrett M95 bolt-action rifle. Designation changed to apply to an product improved M82A3 variant.

SPESIFIKASI:

M82A1

Kaliber: .50 BMG (12,7 x 99mm)
Operasi: short recoil, semi-automatic
Panjang keseluruhan: 1448 mm
Panjang laras: 737mm
Megasen: isi 10 butir peluru
Pembidik: telescopic 10x
Bobot kosong: 12,9 kg
Muzzle velocity: 854 meter/detik (M3 Ball)
Jarak efektif: 1800 meter
Akurasi: sub-MOA dengan amunisi match
Harga perunit: sekitar US$. 8,010.00

M82A2

Kaliber: .50 BMG (12,7x99mm)
Panjang: 1409mm
Panjang laras: 737mm
Bobot kosong: 14,75kg
Jarak tembak maksimum atas target peralatan: 2100 meter
Muzzle velocity: 900 meter/detik.
Kapasitas megasen: 10 butir.
Harga perunit: sekitar US$ 6,000.00
Status: tidak diproduksi lagi.

M82A3 BARRET

SASR (Special Application Scoped Rifles) M82A1 dan M82A3 merupakan senapan runduk jarak jauh caliber .50 BMG, efektif untuk menghadapi target manusia maupun material. Banyak digunakan oleh kalangan USMC.
Amunisi untuk M82A1/A3. Untuk mencapai keakuratan maksimum digunakan amunisi DODIC A606, kaliber .50 API MK211 Mod 0, digunakan sebagai standar untuk operasi. Juga dapat menggunakan amunisi jenis standar militer .50 cal. M2 Browning (.50 BMG atau 12,7x99mm NATO). Tidak dibenarkan untuk menggunakan amunisi jenis .50 SLAP (Saboted Light Armor Penetrator).

Pembidik Optik untuk M82A1/A3. Senapan M82 dilengkapi dengan pembidik optic Leupold M series 10x atau Unertl 10-power scope, USMC menggunakan 10x Unertl Sniper Scope yang biasa digunakan pada senapan runduk M40A1/A3. M82A1M (USMC M82A3) dilengkapi dengan rel Picatinny (MIL-STD-1913) untuk pemasangan alat bidik seperti AN/PVS-10. Disiapkan juga pisir lipat sebagai pendukung.

XM500

Kaliber: .50BMG (12.7x99mm)
Operasi: gas operated, semi-automatic
Bobot: 11.8 kg
Panjang: 1168 mm (46")
Megasen: isi 10 butir
Mulai diperkenalkan pada tahun 2006, dibandingkan senapan runduk produksi Barret Firearms Co. lainnya, senapan ini lebih ringan, kompak dan ergonomis serta memiliki akurasi yang lebih tinggi (karena factor stationary, non-recoiling barrel), kontruksi dengan layout bullpup. Jarak tembaknya sama dengan versi Light Fifty (keluarga M82).

Kamar gas dan piston berada dibawah laras. Kunci laras menggunakan rotary bolt. Popor bullpup terbuat dari bahan metal, dengan alas bahu dari bahan karet. Dilengkapi dengan bipod yang dapat disetel ketinggiannya. DIlengkapi dengan rel Picatinny untuk meletakkan alat bidik.

XM109 BARRET

Senapan runduk lainnya dari Barret adalah XM109, dikembangkan dengan kaliber 25mm.
Dalam pengembangan XM109 tahun 2002, digunakan M82A1 sebagai platform experimental prototype OSW (Objective Sniper Weapon). M82A1 dipasangi dengan laras kaliber 25mm yang ukurannya lebih pendek, dan menembakan amunisi low-velocity high explosive yang dikembangkan untuk 25 mm OCSW automatic grenade launcher. Percobaan OSW memperlihatkan peningkatan efektivitasnya terhadap berbagai jenis target, tetapi recoilnya diluar batas manusia. Senjata ini kemudian dikenal dengan sebutan Barrett 'Payload Rifle', dengan kode XM109, dirancang untuk menghadapi target kendaraan tempur ringan dan sejenisnya.
Amunisi yang digunakan pada XM109 dan XM307 (produk untuk program Objective Crew Served Weapon/OCSW) adalah kaliber 25x59mm. Apabila dikehendaki, baik XM109 maupun XM307 dapat dikonfigurasi ulang menjadi kaliber .50 BMG.
SPESIFIKASI:
Kaliber: 25x59mm
Operasi: Short recoil, semi-otomatis
Megasen: isi 5 butir amunisi
Bobot: 15 kg
Panjang keseluruhan: 1168mm
Muzzle velocity: 790 meter/detik
Jarak tembak efektif: 3000 meter (3 km).

Pengembangan senapan runduk diberbagai pabrik senjata terus dilakukan bahkan sampai dengan saat ini. Kecenderungan pengembangan senapan runduk anti-material semakin intensif sejalan dengan pengamatan berbagai operasi yang ada saat ini seperti invasi Amerika dan sekutunya di Iraq dan berbagai operasi anti-teroris.Pengembangan dilakukan bukan saja untuk memperoleh jenis senapan baru, tetapi juga untuk mendapatkan amunisi jenis baru yang dianggap lebih efektif.

AW50F

Senapan anti-material AW50F digunakan oleh militer Inggris dan Australia, dibuat oleh Accuracy International dalam kaliber .50 BMG. Merupakan versi dari AM50 varian Accuracy International Arctic Warfare, Laras dan popor lipat diproduksi oleh Madco, Toowoomba, Queensland, Australia. Dapat menembakan amunisi multi-purpose Raufos Mk 211, NM140, dan berbagai jenis amunisi standar lainnya seperti efek penetrator, high-explosive dan incendiary. AW50F ditujukan uneuk menghadapi berbagai jenis target, termasuk instalasi radar, kendaraan tempur ringan dll., termasuk untuk anti-personil.
Bobot AW50F sekitar 15 kg, bobot berat ini dilengkapi dengan muzzle brake pada ujung larasnya dan sistem hydraulic buffer pada popor, sehingga recoilnya rendah dan tingkat akurasi meningkat.Rel untuk alat bidik dengan standar MIL STD 1913 dapat mengakomodasi berbagai jenis alat bidik optik. Pembidik normal yang digunakan pada AW50F adalah 3-12 x 50 MKII Mil dengan Al Mil Dot reticle, 0.2 MRad clicks dan elevasi sampai 1,500m dan proteksi laser. Pembidik malam seperti seri Simrad KN atau Hensoldt NSV 80 juga dapat dipasang pada rel tersebut.

KSVK

Senapan runduk anti-material dari Rusia KSVK 12.7 dirancang untuk kontra petembak runduk dan dapat menembus dinding tebal maupun kendaraan tempur ringan.
Kaliber: 12.7x108 mm (.50 Rusia)
Operasi: manually operated, bolt action rifle
Laras: 1000 mm
Bobot tanpa alat bidik: 12 kg
Panjang keseluruhan: 1400 mm
Isi megasen: 5 butir.
KSVK dikembangkan pada akhir 1990an oleh ZID pland, Kovrov, Rusia, dengan dasar senapan percobaan SVN-98 kaliber 12.7mm. Awalnya dikenal dengan sebutan ASVK, kini digunakan sebutan KSVK yang dalam jumlah kecil digunakan oleh pasukan khusus Rusia di Checnya sebagai kontra petembak runduk dengan kemampuan menembus tembok batu bata atau dinding kayu tebal. KSVK dibuat dalam konfigurasi bullpup, bolt operated. Dilengkapi dengan unit muzzle yang massif yang bertindak sebagai muzzle brake dan damper suara, rel untuk alat bidik, dan dilengkapi juga dengan pisir logam.

HECATE II

Kaliber: .50 BMG (12,7x99mm)
Operasi: Bolt action
Panjang laras: 700mm
Panjang senapan: 1380mm
Bobot: 13,8 kg
Kapasitas megasen: 7 butir peluru
HECATE II dibuat oleh PGM Precision company, Perancis. Menggunakan kerangka dari bahan metal. Dilengkapi dengan bipod yang dapat dilipat dan kaki belakang.



NTW Denel

Terdapat dua versi NTW;
Kaliber 20mm dan caliber 14,5mm.
Spesifikasi:
Kaliber 20mm.
Kaliber: 20x83,5mm MG 151
Operasi: manual bolt action
Panjang laras: 1000 mm
Panjang senapan: 1795mm
Bobot: 26 kg
Isi Megasen: 3 butir peluru
Jarak tembak efektif: lebih dari 1500 meter.
Kaliber 14,5mm
Kaliber: 14,5x114mm Rusia.
Operasi: manual bolt action
Panjang laras: 1220 mm
Panjang senapan: 2015 mm
Bobot: 29 kg
Isi megasen: 3 butir peluru
Jarak tembak efektif: lebih dari 2300 meter

Senapan NTW dirancang oleh Perancang senapan Afrika Selatan Tony Neophytou pada awal hingga pertengahan 1990an, selain senapan ini Ia juga merancang Shotgun tempur Neostead. Pengembangan pertama dibawah Aerotek, lalu oleh Mechem, salah satu Divisi dari grup DENEL yang kemudian membeli seluruh hak cipta senapan ini. NTW mulai digunakan oleh Pasukan Pertahanan Afrika Selatan pada tahun 1998.
NTW-20

NTW-20 merupakan senapan anti-material jarak jauh, terdapat dalam versi caliber 20mm dan 14,5 mm, kedua senapan dapat dikonversi dengan mudah dengan mempertukarkan laras, bolt, magasen dan teropongnya (dilapangan cukup memakan waktu satu menit).
Kedua versi senapan ini memiliki aplikasi yang berbeda; versi caliber 20mm dibuat berdasarkan senjata pesawat Jerman pada masa Perang Dunia 2, MG-151, dapat memuntahkan amunisi HE, fragmentasi atau incendiary dengan akurasi yang baik. Versi caliber 14,5mm untuk menembus lapisan baja dari jarak jauh, dikembangkan dari senjata caliber 14,5mm Rusia, juga berdasarkan pada senjata pada masa Perang Dunis 2 lainnya. Menembakan amunisi high velocity caliber 14,5mm Rusia jenis AP.
NTW-20 beroperasi secara manual, rotating bolt action, laras dikunci dengan rotating bolt yang memiliki 6 lug. Laras bersama receiver dapat melakukan gerak tolak-balik didalam kerangka chassis senapan berlawanan dengan kombinasi sistem hidraulis dan pneumatic. Gerak tersebut juga ditopang oleh muzzle brake dua kamar. Senapan ini dapat diurai dan dibawa oleh dua personil dalam paket yang masing-masing beratnya 12 sampai 15 kg. Satu pak berisi kerangka senapan, popor, dan bipod, dan satu pak lagi berisi laras, magasen dan peralatan pembidik teleskop dengan pembesaran 8x.



M24
Kaliber: 7,62x51mm NATO (.308 Winchester)
Operasi: Bolt action
Megasen (Internal): isi 5 butir peluru.
Bobot kosong: 5,49 kg
Panjang: 1092 mm
Pembidik: Teleskop 10x42 Leupold Ultra M3A (Mil-Dots), pisir logam.
Panjang laras: 610mm
Jarak tembak efektif: 800 meter
Kekaurtan: 1,5 MOA dengan amunisi M118, 1 MOA dengan amunisi M118LR dan 0,50 MOA dengan amunisi komersil match grade.
Senapan runduk M21 dikembangkan dengan dasar aksi M14, AD Amerika men-set aplikasi senapan ini untuk bolt-action, laras dari bahan stainless steel dengan popor dari bahan kevlar graphite. Setelah percobaan penembakan akhir dengan senapan Steyr SSG dan Remington model 700BDL, pada tahun 1987 senapan ini distandarkan sebagai senapan runduk M24. Angka 24 diambil dari panjang laras (24 inci atau 609 mm), untuk menembakan amunisi caliber 7,62mm (M118). Laras dengan sistem ulir putaran model Remington yang disebut 5R (radial) (lima alur putar/land & groove disepanjang laras) – 1 twist dalam 284mm.
Senapan runduk yang juga digunakan oleh kalangan militer Israel ini disebut sebagai sistem karena memiliki berbagai kelengkapan lain seperti pembidik teleskop dan accessories lainnya.

M24A2

Remington juga mengembangkan versi penyempurnaan M24 yaitu model A2 dengan magasen isi 10 butir peluru dan dilengkapi rel Picatinny, laras dimodifikasi untuk mengakomodasi sound suppressor dan penyempurnaan pada popornya. Prototype M24A2 diperkenalkan pada bulan Februari 2005.

M40

Senapan runduk M40 digunakan oleh kalangan USMC dalam tiga varian; M40, M40A1 dan M40A3. M40 pertama diperkenalkan pada tahun 1966. Perubahan menjadi versi A1 pada tahun 1970an dan A3 pada tahun 2001.
Senapan ini didasari pada senapan Remington 700 yang dimodifikasi dengan tangan oleh pihak gudang senjata USMC dipangkalan Quantico, dengan komponen dari berbagai pemasok. Akhirnya tercipta versi M40A3, (A3 merupakan upgrad dari A1) dengan menggunakan laras Schneider 610/24 inci (25 inci), 5-groove, 1:12” match-grade veavy barrel.
M40A1 memiliki bobot 6,57 kg, panjang 1117mm laras Hart dan stock fiberglass McMillan, M40A3 memiliki bobot 7,5 kg, panjang 1124mm, laras Schneider Match Grade SS#7, stock McMillan Tactical A4


Steyr AMR / IWS 2000
Kaliber: 15,2mm Steyr APFSDS
Operasi: long recoil, semi-otomatis
Panjang senapan: 1800mm
Panjang Laras: 1200mm
Bobot: 18 kg
Magasen: isi 5 butir peluru.
Pengembangan senapan runduk ini dimulai pada pertengahan 1980an oleh Steyr-Mannlicher AG, Austria sebagai senapan anti-material untuk menghadapi kendaraan tempur ringan, helicopter, kabin radar, peluncur rudal dan tanki bahan bakar, pada jarak tembak sampai 1000 meter. Para ahli dipabrik Steyr memutuskan untuk menggunakan amunisi jenis APDS (armour piercing, discarding sabot), atau sub-kaliber. Pengembangan diawali dengan menggunakan amunisi kaliber 12.7mm, sampai akhirnya Steyr mengembangkan amunisi kaliber 14.5mm APFSDS (Arnour percing, fin stabilised, discarding sabot), dan dirancang senapan dengan laras licin dan aksi semi-otomatis yang disebut sebagai Steyr AMR 5075.
Pengembangan selanjutnya dilakukan sampai caliber 15,2mm juga dengan proyektil APFSDS yang disebut sebagai Steyr IWS 2000 (Infantry Weapon System 2000) dan saat ini sudah memasuki tahap akhir.
IWS 2000 menembakan amunisi dengan proyektil jenis tungsten dart (fleschette) dengan bobot sekitar 20 gram (308 grain), muzzle velocity 1450 meer/detik (4750 fps). Pada jarak 1000 meters proyektil dapat melakukan penetrasi pelat baja RHA (rollded homogenous steel armour) setebal 40mm dan menimbulkan efek kedua berupa ledakan setelah penembusan pelat baja. Dapat dikatakan, menembus dua dinding Kendaraan Lapis Baja Pengangkut Personil (APC) moderen pada jarak 1 km. Trajectory (jalannya proyektil) sangat rata dan tidak lebih dari 800 mm diatas garis pandang. Selongsong peluru dari bahan plastik dengan kepala dan pangkal dari baja. Proyektil berada dalam plastic sabot.
Senapan buatan Steyr ini sangat unit, menggunakan sistem long-recoil yang langka, saat laras melakukan gerak tolak-balik bersama bolt pada jarak tertentu. Pada akhir gerak tolak-balik, bolt akan terbuka dari laras dengan gerak rotasi dan bergerak kebelakang, laras kembali ke posisi kedepan, mencuatkan selongsong peluru. Bolt akan tetap pada posisinya saat laras bergerak, lalu turut bergerak kedepan, peluru berikut mengisi ke kamar peluru dari magasen dan mengunci pada posisi laras. Muzzle brake yang besar juga membantu control gerak tolak-balik.
Magasen berada pada sisikanan senapan, membentuk sudut 45 derajak kebawah (kearah tempat masuk magasen). IWS 2000 dilengkapi dengan bipod dan kaki belakang dibawah popor dan teleskop standar dengan pembesaran 10x.
Steyr .50 HS (Austria)
Kaliber: .50 BMG (12,7x99mm) atau .460Steyr
Operasi: manual rotating bolt action
Panjang laras: 833mm
Panjang senapan: 1370mm
Bobot: 12,4 kg
Mekanisme amunisi: single shot, tidak ada magasen.
Satu lagi senapan runduk Steyr .50 HS yang diperkenalkan pertama kali pada bulan Pebruari 2004 di Las Vegas, Amerika. Senapan penembakan tunggal ini ditujukan sebagai senapan anti-material dan kontra petembak runduk, terdapat dua kaliber yaitu .50BMG dan .460Steyr.
Steyr .50 HS beroperasi secara manual, rotating bolt dengan dua large locking lugs pada bagian depan. Trigger dengan dua-tahap diset oleh pabrik untuk tekanan 1,8kg. Pangkal popor dapat disetel panjang-pendeknya serta sandaran pipi juga dapat disetel. Dilengkapi dengan muzzle brake, tidak dilengkapi dengan pisir logam, pembidik dapat dipasang pada rel Picatinny.

RT-20 (Kroasia)

Kaliber: 20x110mm Hispano
Operasi: manual, bolt action
Panjang Senapan: 1330 mm
Panjang laras: 920mm
Bobot: 19,2 kg
Mekanisme isi peluru: single shot, isi manual
Jarak tembak efektif: 1800 meter
Senapan runduk anti-material RT-20 dibuat oleh RH-Alan, Kroasia pada pertengahan 1990an murni sebagai anti-material dan anti-lapis baja. Nama RT-20 artinya "Rucni Top, 20mm", atau “Kanon Tangan 20mm”. Merupakan senapan anti-material yang sangat kuat yang ada pada saat ini – saingan lainnya adalah senapan dari Afrika Selatan NTW-20 dan Helenius APH-20 dari Finlandia. RT-20 diturunkan dalam konflik di bekas Negara Yugoslavia.
RT-20 dibuat dengan caliber 20mm yang amunisi aslinya dibuat untuk senapan anti pesawat udara Hispano Suiza HS404 pada masa Perang Dunia 2. Amunisi masih digunakan oleh beberapa Negara dan tersedia dalam berbagai jenis seperti HE, AP dan lain-lain. Amunisi caliber 20x110mm menembakan proyektil seberat 130 gram (2000 grain) dengan kecepatan laras 850 meter/detik.
Sistem pada senjata terdiri dari tabung reaktif yang cukup besar pada bagian atas laras, ujung depan tabung dihubungkan dengan laras pada titik ditengah panjang laras. Bagian belakang tabung membentuk reactive nozzle. Saat senapan ditembakan serbuk gas panas yang ditimbulkan masuk kembali dari laras ke tabung reaktif dan menimbulkan back-blast dengan tekanan reaktif yang timbul dari tekanan recoil.
Sistem selanjutnya sangat sederhana, kunci laras dengan rotating bolt dengan tiga masif lug.

AS50

Kaliber: 12,7x99mm (.50 BMG)
Operasi: gas, semi-otomatis
Panjang senapan: 1369mm
Panjang laras: 692mm
Bobot: 14,1 kg
Magasen: isi 5 butir peluru.
Senapan runduk anti-material AS50 merupakan pengembangan mutakhir dari Accruracy International Ltd., Inggris. Pertama kali dipamerkan pada Januari 2005 di Amerika Serikat. Menurut informasi yang ada, senapan ini dikembangkan bagi kebutuhan Komando Pasukan Khusus Amerika (US SOCOM) dan kini diuji oleh US NAVY Special Operations center. Receiver dengan dua-part dibuat dari bahan baja berkualitas tinggi, laras free-floated dilengkapi dengan muzzle brake. Popor dilengkapi engan bantalan penahan gerak tolak-balik juga terdapat pegangan (grip) yang juga berfungsi sebagai penyangga senapan.
Senapan ini dilengkapi dengan bipod yang dapat disetel, dan rel Picatinny untuk peletakan alat bidik.

VSSK Vychlop ("Exhaust")

Kaliber: 12,7mm special subsonic.
Operasi: semi otomatis
Panjang senapan: 795mm dengan peredam suara integral.
Bobot kosong: 5 kg, lengkap, tanpa amunisi: 7 kg.
Magasen: isi 5 butir peluru.
Senapan runduk berperedam suara kaliber 12,7mm VSSK (Vintovka Snayperskaya Spetsialnaya Krupnokalibernaya - special sniper rifle, large caliber) "Vychlop" (Exhaust) dari Russian Instrument Design Bureau (KBP). Dikembangkan sekitar tahun 2002 atas pesanan khusus FSB (Federal Security Service, pengganti KGB), pertama kali diperlihatkan keumum pada akhir tahun 2005 pada pameran INTERPOLITEX 2005 di Moscow.
Senapan ini akan digunakan oleh unit khusus FSB untuk operasi anti teroris dan operasi anti-kriminalitas tingkat tinggi.
Jenis target VSSK Vychlop antara lain berupa kendaraan, teroris yang mengunakan pelindung anti-peluru dan sebagainya. Kerumitan pada VSSK ini adalah pengembangan senjata berkaliber 12,7 yang meluncurkan amunisi pada subsonic muzzle velocity sekitar 290 meter/detik (~950 fps). Amunisi yang diberi nama STs-130PT memiliki panjang 97mm. Bobot peluru 59 gram (910 grain) atau 76 gram (1170 grain) “High Penetration” (HP) dengan keakuratan 1 MOA pada jarak 100 meter. Amunisi HP dapat menembus body armor kelas 5 Rusia (Amerika setara NIJ Type III/HP) pada jarak 100 meter atau pelat baja setebal 16mm pada jarak 200 meter.
Konsep senapan ber-peredam suara dengan caliber .50 dengan amunisi subsonic pernah dikembangkan pada tahun 1900an oleh J.D. Jones, seorang ahli amunisi Amerika, dari SSK Industries, dikenal dengan sebutan .50 Whisper. Peluru ini menggunakan dasar pemendekan selongsong dari amunisi .460 Weatherby Magnum, diberi muatan peluru pointed low-drag dengan bobot yang cukup berat. Peluru ini ditujukan untuk digunakan pada senapan modifikasi bolt action seperti Winchester Model 70 atau Sako TRG-S yang dilengkapi peredam suara. Kelengkapan balistik dari .50 Whisper hampir serupa dengan amunisi 12,7 STs-130, keduanya meng-klaim memiliki keakuratan 1MOA pada jarak efektif 600 meter.
Senapan VSSK “Vychlop” dilengkapi dengan peredam suara integral berkuran besar yang dapat dilepas. Senapan dibuat dengan layout bullpup.
Senapan runduk caliber .50 BMG saat ini dianggap senagai senapan runduk yang controversial. Bila dipegang oleh orang yang salah, senapan ini dapat membahayakan pesawat udara, sebab jarak tembaknya yang cukup jauh mampu menembak pesawat udara yang terbang rendah.
Namun, untuk anti-personil, senapan runduk dengan kaliber 7,62mm NATO (.308 Winchester) masih menjadi favorit petembak runduk.

FALCON

Terdapat dua versi FALCON; OP 96 dan OP 99.
OP96:
Kaliber: .50 BMG (12,7x99mm
Operasi: bolt action
Panjang senapan: 1380mm
Panjang laras: 927mm
Bobot: 13,4 kg
Mekanisme amunisi: 2 butir peluru built-in
OP98:
Kaliber: 12,7x108mm
Operasi: bolt action
Panjang senapan: 1260mm
Panjang laras: 839mm
Bobot: 12,9 kg
Mekanisme amunisi: 2 butir peluru built-in
Senapan runduk Falcon diproduksi oleh ZVI, Republik Ceko, dibuat dalam dua varian, OP96 untuk standar NATO .50 BMG dan OP99 untuk standar Rusia 12,7x108mm.
Dibuat dalam konfigurasi bullpup dengan jenis Mauser, tiga lug bolt, pada senapan dimuat dua butir peluru dengan mekanisme penembakan tungal. Dapat dilengkapi dengan berbagai jenis teleskop dan juga terdapat pisir logam. Dilengkapi dengan muzzle brake dan spring-power recoil pad.

M-93 Black Arrow

Kaliber: .50 BMG (12,7x99mm) juga tersedia dalam caliber 12,7x108mm
Operasi: manual bolt action, rotating bolt
Panjang senapan: 1670mm
Panjang laras: 1000mm
Bobot: 16 kg
Magasen: isi 5 butir peluru
Senapan runduk kaliber .50, M-93 Crna Strela (”Black Arrow”) dikembangkan leh pabrik senapan Zastava Arms, Kragujevc pada era 1990an, digunakan oleh militer Yugoslavia dan telah memasuki pasar internasional termasuk Amerika. Mekanismenya mirim dengan senapan Mauser. Dilengkapi dengan kedudukan alat bidik dan sistim pisir buka pada bagian belakang dan pisir lipat dibagian depan laras. Untuk penyeimbang recoil, moncong laras dilengkapi dengan muzzle brake yang kokoh.
Dilengkapi dengan popor yang dapat disetel panjangnya, bipod lipat dimuka receiver, tuas penjinjing senapan diatas kedudukan bipod dan teropong standar ukuran 8x32.

TAC-50

Kaliber: .50 BMG (12,7x99mm)
Operasi: manual, rotary bolt action
Panjang senapan: 1448mm
Panjang laras: 736mm
Bobot: 11,8 kg
Magasen: isi 5 butir peluru
Senapan runduk kaliber .50 TAC-50 diprodsuksi oleh McMillan Bros. Rifles Co. Amerika. Masuk kategori anti-material jarak jauh, merupakan pengembangan senapan sejenis dari pabrik yang sama. Pabrik ini utamanya memproduksi senapan untuk kepolisian dan sipil.
TAC-50 merupakan versi militer dan menjadi standar militer Kanada sejak tahun 2000. Memiliki tingkat akurasi 0,50 MOA, tlah mencapai rekor jarak jauh pada tahun 2003 di Afganistan dimana petembak runduk Kanada menembak anggota Taliban pada jarak 2430 meter.
Beroperasi secara manual, dual front locking lugs, untuk mengurangi bobot senapan, badan senapan dibuat dengan sistem spiral flutes. Moncong laras dilengkapi muzzle brake, popor dibuat dari bahan fibreglass yang dapat disetel panjangnya, pangkal popor dilapisi karet (rubber spacer). Alat bidik bergantung pada terpong bidik, pada pasukan Kanada menggunakan telescope dengan pembesaran 16x.

M500, M600, M650 dan AMAC-5100
RAMO M600:
Kaliber: .50 BMG (12,7x99mm), 12,7x108mm Rusia, 14,5x115mm Rusia.
Operasi: manual rotating bolt action, single shot
Panjang senapan: 1384mm
Panjang laras: 813mm
Bobot kosong: 10,4 kg
Magasen: -

RAMO M650:

Kaliber: .50 BMG (12,7x99mm), 12,7x108mm Rusia, 14,5x115mm Rusia.
Operasi: manual rotating bolt action
Panjang senapan: 1448mm
Panjang laras: 762mm
Bobot kosong: 13,5 kg
Magasen: isi 7 butir peluru
Senapan runduk kaliber .50 Model 500 aslinya dirancang oleh tim yang dipimpin oleh D. Haskins di Research Armaments Prototypes (RAP) sebuah perusahaan kecil di Jacksonville, Arkansas, Amerika. Pengembangan dilakukan atas pesanan Militer Amerika pada masa 1981-82 bersama dengan senapan kecil Model 300. Tahun 1983 dibeli sekitar 125 pucuk senapan Model 500 dan disebar ke pasukan di Bairut, Grenada, Panama dan sebagainya. Senapan Model 500 memiliki ketahanan yang sangat baik.
Model 600 awalnya ditawarkan oleh pihak Daisy, lalu dilanjutkan oleh Redick Arms Development, perusahaan ini kemudian dibeli oleh Ramo Defense yang kemudian selain menawarkan Model 600 juga Model 650.
RAP Model 500, Iver Johnson AMAC-1500 dan Ramo M600 memiliki rancangan dasar yang sama, perbedaan hanya pada laras, muzzle brake dan bipod. Semua senapan tersebut memiliki ”shell holder” rotating bolt yang dapat dilepas dilengkapi dengan tiga lugs. Setiap penembakan bolt akan berputar dan pindah dari receiver, lalu selongsong peluru masuk ke muka bolt, kemudian bolt bersama peluru masuk ke-receiver dan mengunci.
Picu dapat disetel, demikian juga dengan popornya sehingga petembak akan merasakan kenyamanan ergonomis senapan ini. Senapan dilengkapi dengan bipod lipat dan penjinjing yang mudah dipasang. Senapan ini juga dilengkapi dengan muzzle brake yang sangat efektif. Informasi yang diperoleh mengatakan bahwa telah dibuat teropong bidik Leupold Series M untuk senapan Model 500.

SG550

Pabrik senapan SIG (Schweizerische Industrie Gesellschaft) merupakan salah satu pabrik senapan terkemuka dunis dari Swiss. Pabrik ini telah memproduksi berbagai jenis senapan dan pistol dengan sangat inovatif, dan memiliki pasar internasional yang sangat luas.
Salah satu senapan runduk yang diproduksi oleh SIG adalah SG550, senapan semi-otomatis dengan kaliber 5,56x45mm (.223 Remington), di Swiss dikenal dengan sebutan Stgw 90 (Sturmgewehr 90). Senapan ini telah melalui serangkaian pengujian dengan standar tinggi dengan menggunakan amunisi jenis SS109 (M855) tip hijau 62 grain dan SS92 (M193) 55 grain, serta amunisi buatan Kanada XM-287, 68 grain, serta peluru untuk pertandingan olahraga menembak.
Tujuan dari pengetesan ini untuk mengetahui kemampuan dan ketahanan laras senapan runduk SG550-1.

TRUVELO .50

Kaliber: .50 BMG (12,7x99m)
Operasi: manual, bolt action
Panjang senapan: 1510mm
Panjang laras: 950 mm
Bobot: 16 kg
Magasen: single shot atau magasen isi 5 butir peluru.
Senapan runduk anti-material kaliber .50 buatan pabrik senjata Truvelo Armory, Afrika Selatan dirancang untuk menghadapi material tempur dan anti-petembak runduk. Senapan runduk ini diklaim memiliki keakuratan 1 MOA pada jarak efektif 1500 meter.
Truvelo .50 menggunakan ”backbone” metalic yang sederhana, dimana berbagai komponen lainnya dipasang pada badan utama tersebut. Receiver masif dibuat dari bahan baja, rotating bolt dirancang dengan dua locking lug frontal, dan satu locking lug belakang. Laras dengan free-floated dan muzzle brake yang cukup besar. Senapan ini dibuat dalam dua versi, versi penembakan tunggal dan versi dengan magasen isi 5 butir peluru.
Senapan ini tidak memiliki laras konvensional, penembakan bertumpu pada bipod.

OSV96

Kaliber: 12,7x108mm
Operasi: gas operated, rotatin bolt, semi-otomatis
Panjang senapan: 1746 mm (popor lipat: 1154 mm)
Panjang laras: 1000 mm
Bobot kosong: 12,9 kg
Magasen: isi 5 butir peluru.
Senapan runduk kaliber 12,7mm PSV-96 awalnya dikenal dengan nama V-94, dirancang dan diproduksi pada era 1990an oleh KBP (Instrument Design Bureau), Tula, Rusia. Beberapa tahun kemudian senapan ini mengalami beberapa penyempurnaan dan perancangan ulang dan hasilnya berupa Senapan runduk OSV-96.
Senapan ini memiliki rancangan yang uni, bolt lock terpasang langsung ke perpanjangan laras, hal ini memungkinkan membentuk engsel antara laras dan receiver. Saat senapan OSV96 tidak digunakan, senapan dapat dilipat pada engsel tersebut. Dengan demikian senapan akan mudah disimpan dan dibawa-bawa. Laras free-floated dengan kombinasi muzzle brake - flash hider. Bipod dapat dilipat dan disetel ketinggiannya. OSV-96 biasanya dilengkapi dengan teropong bidik atau pembidik malam hari, dilengkapi juga dengan pisir logam.

SVN98 Eksperimental

Kaliber: 12,7x108mm
Operasi: bolt action
Panjang senapan: 135 cm
Panjang laras: 100 cm
Bobot: 11 kg
Magasen: isi 5 butir peluru.
Pembidik: teleskopik

Armalite AR50

Kaliber: .50 BMG (12,7x99mm)
Operasi: bolt action, single shot
Panjang senapan: 1499 mm
Panjang laras: 787 mm
Bobot: 18,61 kg
Muzzle device: cylindrical multiflute recoil check

SSG-P1

Kaliber: 7,62x51mm NATO (.308 Winchester) dan .243
Operasi: Bolt action, rotating bolt
Panjang senapan: 1140 mm
Panjang laras: 650mm
Bobot kosong: 3,9 kg (4,6 kg dengan teleskop)
Magasen: isi 5 atau 10 butir peluru.
Senapan runduk Steyr SSG (SchrfShutzenGewer 69) dikembangkan dan diproduksi oleh pabrik Steyr-Daimler-Puch, Austria (Bukan Steyr Manlincher). Secara teknis SSG-69 beroperasi dengan sistem bolt action, rotating bolt (6 lug) dengan masukan magasen. Senapan yang diberi nama SSG 69 (AKA SSG-P1) aslinya dilengkapi dengan pisir logam, dan pada versi modifikasi tidak dilengkapi pisir tersebut. Di Amerika senapan ini diberi kode M24 dan banyak digunakan oleh petembak runduk dari Angkatan Darat Amerika (kemudian disaingi oleh Remington Model 700).
Senapan runduk Steyr SSG kini ditawarkan dalam empat model versi militer; SSG-PI, SSG-PII, SSG-PIIK dan SSG-PIV. SSG-PI aslinya dikembangkan sebagai senapan kontra petembak runduk, dan dilengkapi dengan synthetic stock. Memiliki laras sepanjang 660mm dilengkapi dengan pembidik logam dan pembidik teleskop standar NATO.
SSG-PII versi polisi sebagai senapan runduk taktis memiliki laras sepanjang 26”, SSG-PIIK memiliki laras dengan panjang 20” (508mm). SSG-PIV di Eropa disebut SSG SD memiliki laras sepanjang 16” (406mm) dengan tambahan flash hider (peredam cahaya api saat memuntahkan peluru) dan dapat dipasangi peredam suara. Semua versi SSG dilengkapi popor dari bahan polymer.

SIG SCOUT TACTICAL

Kaliber 7,62mm NATO (.308 Winchester)
Operasi: bolt action, rotating bolt
Panjang senapan: 1039 mm
Panjang laras: 508 mm
Bobot kosong: 3,3 kg
Magasen: isi 5 atau 10 butir peluru

Senapan runduk SIG Scout diproduksi oleh Steyr company, Austria, dengan mengambil konsep dari ‘suhu’ senjata Amerika Jeff Cooper, dengan kemampuan tembak jarak menengah antara 300-400 meter. Akhirnya senapan ini diproduksi dengan sistem operasi Safe Bolt System. Popor dari bahan polymer yang dapat disetel panjangnya, bipod lipat dan teropong bidik dengan pembesaran 2,5x untuk akuisisi target secara cepat pada jarak pendek dan menengah. Magasen cadangan dapat disimpan pada penyimpan khusus pada popor senapan yang bentuknya agak unik.

AIG Alpine TPG-1

Kaliber: bervariasi dari .223 (5,56x45mm) sampai .338 Lapua
Operasi: manual, rotating bolt
Panjang senapan:
Panjang laras: 650 mm (untuk kaliber Lapua: 700 mm)
Bobot:
Magasen: isi 5 butir peluru
Akurasi: sampai 0,5 MOA dengan amunisi pilihan khusus untuk pertandingan.
Senapan runduk Alpine TPG-1 (Taktisches PrГzisions Gewehr - tactical precision rifle) diproduksi oleh Unique Alpine AG, Austria. Senapan TPG-1 merupakan senapan modular, berpresisi tinggi dapat digunakan oleh militer maupun kepolisian. TPG-1 dirancang dengan aksi three-lug rotating bolt. Dilengkapi dengan rel Picatinny untuk penempatan lat bidik.
Popor dari bahan polymer dan dapat disetel serta mudah dilepas. Dilengkapi dengan bipod dan dapat dipasangi peredam suara.

FN30-11

Kaliber: 7,62mm NATO (.308 Winchester)
Operasi: Bolt action
Panjang senapan: 1117 mm
Panjang laras: 502 mm
Bobot kosong: 4,85 kg
Magasen: isi 5 butir peluru
Senapan runduk FN30-11 diproduksi oleh Fabrique Nationale, Belgia, dengan rancangan penyempurnaan dari Mauser 1898, dengan aksi three lug bolt (2 forward), popor dari kayu yang dapat disetel. Pembidik teropong standar FN pembesaran 4x dan pisir logam micrometric. Laras dilengkapi flash hider yang sama dengan FN MAG. Walau sudah tidak diproduksi lagi, senapan ini masih banyak digunakan oleh berbagai kalangan angkatan bersenjata.

QBU-88

Kaliber: 5,8 mm Cina
Operasi: gas, rotating bolt
Panjang senapan: 920 mm
Panjang laras: 620 mm
Bobot: 4,1 kg
Magasen: isi 10 butir peluru
Jarak tembak efektif: sampai diatas 800 meter
Senapan runduk GBU-88 atau sering disebut Type 88 merupakan senapan runduk produksi Cina dengan kaliber 5,8x42mm. Senapan ini bukan senapan runduk murni, lebih cocok disebut sebagai senapan petembak tepat (marskman), penembakan semi otomatis denga pembidikan semampu mata memandang seperti standar senapan serbu infanteri.
Senapan ini dilengkapi dengan teleskop dengan pembesaran 4x atau dengan pembidik malam. Senapan semi-otomatis dengan operasi sistem gas, menggunakan short stroke gas piston yang terletak diatas laras, serta three lug rotating bolt. Layout bullpup dilengkapi dengan bipod yang dapat disetel, serta teleskop.

CZ700

Kaliber: 7,62mm NATO (.308 Winchester)
Operasi: Bolt action
Panjang senapan: 1215 mm
Panjang laras: 650 mm (4 groove, twist 305mm RH)
Bobot: 6,2 kg
Magasen: isi 10 butir peluru

CZ 700M1

Kaliber: 7,62mm NATO (.308 Winchester)
Operasi: Bolt action
Panjang senapan: 1142mm
Panjang laras: 650mm (4 groove, twist 305mm RH)
Bobot: 5,4 kg
Magasen: isi 10 butir peluru
Senapan runduk seri M700 dikembangkan oleh Czheska Sbrojevka – Uhersky Brod SA, atau CZUB, republic Ceko. Baik model 700 maupun 700M1 menggunakan sistem rotating bolt action yang sama dengan 6 lug dibelakang bolt yang terkunci pada receiver. Keduanya menggunakan megasen isi 10 butir peluru caliber 7,62mm NATO (.308 Winchester).
Perbedaannya pada rancangan popor dan laras; model 700 memiliki popor yang lebih berat, sementara 700M1 memiliki popor kayu yang diluminasi. Kedua jenis popor tersebut dapat disetel panjangnya. Tingkat akurasi diperkirakan sekitar 1 MOA dengan amunisi 7,62mm NATO 168 grain (10,9 gram) boattail match ammo. seperti M118 Ball.

SAKO TRG

Kaliber: TRG-21/22: 7,62x51mm NATO (.308 Winchester),
TRG-41/42: .300 Winchester Magnum dan 8,60x70mm (.338 Lapua)
Operasi: bolt action
Panjang senapan: TRG-22: 1150mm (TRG-42: 1200mm)
Panjang laras: TRG-22: 660mm (TRG-42: 690mm)
Bobot: TRG-22: 4,7 kg (TRG-42: 5,1 kg)
Magasen: TRG-22 isi 10 butir peluru, TRG-42 isi 5 butir peluru.
Senapan runduk TRG dirancang dan diproduksi oleh perusahaan Sako dari Finlandia. Versi dasarnya TRG-21 dan TRG-41, bolt action dengan rotating bolt yang memiliki three massive lug di depan. Sistem aksi yang sama juga terdapat pada senapan berburu TRG-S. Popor dari bahan komposit yang dapat disetel, demikian juga dengan picu senapan. Laras dibuat dari bahan khusus yang sangat kuat.
Perbedaan utama antara TRG-21 dan TRG-41 adalah amunisi yang digunakan, TRG-21 merupakan standar caliber 7,62mm NATO (.308 Winchester), sedangkan TRG-41 memiliki caliber .300 Winchester dan .338 Lapua (kelas Magnum) serta memiliki laras yang lebih panjang.

PPG MINI HECATE
Kaliber: .338 Lapua Magnum (8,6x70mm)
Operasi: rotating bolt, manual
Panjang senapan: 1290mm
Panjang laras: 700mm
Bobot: 6,6 kg
Magasen: isi 10 butir peluru
Senapan PGM Mini-Hecate ditujukan untuk operasi anti-personil jarak jauh, dan mengisi celah antara kaliber 7,62mm (.308 Winchester) dan kaliber .50 BMG. Dirancang oleh Chris Movigliatti dari perusahaan ASMP, Swiss ddan diproduksi oleh PGM Precision, Perancis. Dijual secara luas keseluruh dunia oleh grup perusahaan FN Herstal, Belgia.
Mini-Hecate .338 memiliki rancangan moderen dengan kerangka dari bahan metal. Receiver dibuat dari bahan aluminium alloy berkualitas tinggi, bolt dengan three lug dari bahan baja, mengunci pada perpanjangan laras. Laras dibuat oleh Lothar Walther dengan sistem flute, dilengkapi dengan muzzle brake. Grip dan penyangga laras dari bahan polymer yang melekat pada kerangka. Popor dibuat dari bahan metal, dapat disetel panjangnya, dilengkapi dengan recoil pad.
Mini-Hecate memiliki jarak tembak efektif antara 500 sampai 1200 meter, penembakan jarak pendek dengan amunisi kaliber .338 Lapua hasil tembakan akan menimbulkan penetrasi yang dalam, dan untuk jarak tembak 1200 meter dengan amunisi caliber .338 Lapua standar, proyektil akan melesat dengan kecepatan subsonic dengan akurasi dan efektifitas yang meningkat. Akurasinya diperkirakan sekitar 0,5 MOA. Tentu saja untuk penampilan ini memerlukan petembak yang handal.

Sumber: http://devidarthur.blogspot.com/2009/02/jenis-jenis-senjata-sniper-terkini.html