Tampilkan postingan dengan label Kecepatan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kecepatan. Tampilkan semua postingan

Melompat Dari Ketinggian 36,6 Km, Mencapai Kecepatan Supersonik Saat Jatuh


Penerjun payung Austria, Felix Baumgartner berencana untuk memecahkan rekor ketinggian selama 50 tahun untuk kategori terjun payung akhir tahun ini.

Melansir dari Space.com. Baumgartner akan melompat dari ketinggian 120.000 kaki (hampir 23 mil, atau sekitar 36,6 kilometer), dan diperkirakan akan mencapai kecepatan supersonik.

http://www.exposay.com/celebrity-photos/felix-baumgartner-4th-annual-taurus-world-stunt-awards-arrivals-d4wgmf.jpg
Rekor saat ini diciptakan pada 16 Agustus 1960, oleh Kapten Angkatan Udara AS Joe Kittinger, yang terjun dari ketinggian 102.800 kaki. Kittinger akan membantu Baumgartner.

Baumgartner akan dibawa ke ketinggian yang dimaksudkan dengan kapsul bertekanan yang dilekatkan pada balon gas raksasa. Perjalanan tersebut akan memakan waktu tiga jam.

Tanpa peralatan apapun, penerjunan ini akan sangat berbahaya. Ketinggian yang bagus adalah di atas garis Armstrong, di mana tekanan udara rendah sampai ke titik dimana cairan akan mendidih.
http://www.tribuneindia.com/2004/20041020/sp4.jpg

Tekanan rendah juga akan menyebabkan gas larut dalam darah seseorang yang akan menjadi gelembung udara dan menyebabkan penyakit dekompresi, yang dapat menyebabkan kelumpuhan atau kematian. Suhu pada ketinggian tersebut adalah sekitar minus 140 derajat Fahrenheit setara dengan minus 95 derajat Celcius.

Saat melompat, Baumgartner akan memakai sebuah pakaian ruang angkasa. Ini akan memberikan dia oksigen dan mengatur tekanan di dalam pakaian tersebut. Juga akan ada sensor pada pakaian untuk memantau gerak dan denyut jantungnya.

Baumgartner diperkirakan akan mencapai kecepatan supersonik 35 detik setelah lompat, dan membuka parasut sekitar enam menit kemudian, ketika ia berada sekitar satu mil di atas tanah
 
exposay.com

Binatang yang Mengalahkan Kecepatan Mobil F1

Speed Pernah melihat balap mobil formula 1 atau yang sering disebut F1..?cepat sekali bukan?.Tentu saja,karena mobil-mobil yang di operasikan untuk ajang lomba yang satu ini sudah di modifikasi sedemikian rupa hingga mampu mencapai kecepatan 370km/jam (229mph).Mungkin hal ini tidak terlihat dengan jelas pada saat kita menyaksikan lewat televisi..,namun salah seorang teman saya yang pernah menyaksikan langsung di sirkuit F1 sepang – Malaysia mengatakan bahwa saking cepatnya mobil F1 tersebut,dalam sekali kedip,mobil yang tadinya ada di depan mata anda tiba-tiba sudah jauh dari pandangan anda.Tapi tahukah anda bahwa ada binatang yang sanggup melebihinya..?
Kalau berbicara mengenai mesin mobil F1,mungkin itu sudah biasa.. karena memang mobil-mobil Formula 1 memang no.1 di bidang kecepatan dalam kategorinya.Namun,bagaimana jika ternyata ada hewan yang mampu menandingi kecepatan mobil F1..? hmm.. mengundang tanya bukan?
Kebanyakan orang akan menjawab Cheetah dari daratan afrika bila kita tanya tentang binatang yang tercepat di dunia.. terang saja,wong burung elang saja kalah sama cheetah.Red Elang mempunyai kecepatan (112 km/jam).Cepat sekali kan kecepatan cheetah??,hmm.. Namun sayangnya,kita agak tertipu oleh yg satu ini.Spesies kucing besar (cheetah) ini hanya mempunyai kecepatan lari sampai 114km/jam (70mph).Masih kalah jauh sama mobil F1.Waduh,cheetah saja yang yang larinya sekencang itu dalam mengejar mangsa masih kalah jauh.. duh,lalu apa sih yang bisa menandingi kecepatan mobil F1..?
nah ini dia nih yang menarik,tercatat bahwa ada satu spesies sejenis burung yang bernama The Peregrine Falcon (Falco pelegrinus) yang memiliki kecepatan hingga 390km/jam (229mph).Bandingkan dengan kecepatan tertinggi dalam sejarah F1 yang hanya mencapai 370km/jam (229mph).wow!!!Lebih cepat lho.. (Kalau di adu sama motor saya menang siapa yach..? gubrak!!! hehe.. Big Grin)