Tampilkan postingan dengan label Kelainan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kelainan. Tampilkan semua postingan

Kidal Itu Tanda Bagian Otak Paling Dominan, Bukan Kelainan


Tidak sedikit orangtua yang mencemaskan kekidalan anaknya. Hal ini terkait dengan masalah kesopanan yang menandakan tangan kiri sebagai "tangan jelek", sedangkan tangan kanan adalah "tangan manis". Jadi hal tersebut lebih pada budaya dan pandangan masyarakat di timur, terutama negeri kita. Tangan kiri juga identik dengan tangan yang digunakan untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang kotor, sehingga dianggap tidak sopan untuk digunakan.
Kidal atau tidaknya seorang anak akan terlihat jelas saat usia prasekolah, karena di usia ini perkembangan motorik tangan seperti memegang, mengambil, melempar dan sebagainya sudah matang dan mantap. Selain itu, kecenderungan dan keluwesan penggunaan tangan pun sudah lebih terlihat, sehingga pada anak kidal akan tampak bila penggunaan tangan kirinya lebih baik dibandingkan jika menggunakan tangan kanan. Kidal atau tidaknya seorang anak biasanya akan menjadi permanen pada usia 6 tahun.

Kemampuan anak menggunakan tangan kiri ini berkaitan dengan fungsi otak kanan dan otak kiri yang sudah terprogram sejak anak berada dalam kandungan, walaupun nantinya lingkungan juga dapat mempengaruhi hal tersebut. Otak kiri berfungsi untuk mengatur kemampuan berbahasa, kemampuan membaca, berbicara, menulis dan segala sesuatu yang berkaitan dengan tata bahasa. Sedangkan otak kanan berfungsi untuk mengatur kemampuan kreativitas dan persepsi, pengenalan dimensi ruang dan situasi, kewaspadaan, serta perhatian dan konsentrasi atau yang dikenal dengan kemampuan matematik.
Anak kidal mengalami perkembangan otak kanannya lebih baik, begitu pun sebaliknya. Sebaiknya orangtua jangan memaksa anak kidal untuk memakai tangan kanan, karena akan membuat aktivitas otak sebelah kanan terhambat. Jika dipaksakan, bisa-bisa sang anak malah akan mengalami gangguan daya ingat, hilang konsentrasi, stres, emosi terganggu hingga gangguan bicara.

Sebagai orangtua, kita juga sebaiknya tidak mempermasalahkan keadaan anak kita yang kidal. Hindari juga menjuluki anak kita dengan "si kidal" karena hal tersebut akan berefek buruk pada konsep dirinya saat menyadari perbedaannya dengan anak-anak pada umumnya. Jika itu dilakukan, nantinya sang anak akan memiliki rasa malu dan rendah diri yang akan mencapai puncaknya pada masa remaja.

Jika kita menemukan anak-anak yang tertekan karena dia kidal, cobalah membantunya dengan memberi pengertian pada orangtuanya bahwa tidak ada yang salah dengan anak kidal. Atau jika perlu, langsung saja bantu sang anak untuk mengatasi ketertekanannya dengan memberikan beberapa contoh tokoh dunia yang sukses walaupun dia kidal seperti Pablo Picasso, Benjamin Franklin, Wolfgang Amadeus Mozart, Leonardo da Vinci, sampai "raja komputer" Bill Gates. Meskipun mereka kidal, mereka mampu sukses melebihi orang-orang normal.

Anak melakukan semua kegiatan dengan tangan kirinya. Anda berpikir akan lebih baik bila ia juga terampil menggunakan tangan kanannya. Anda bisa melatihnya, tapi jangan dengan cara dipaksa.

Tanda anak kidal. Sejak bayi, si kidal dapat kita kenali. Syaratnya, anak harus aktif. Semakin aktif tangannya bereksplorasi, semakin mudah mengenali keadaannya. Di usia sekitar 2 tahun, paling tidak, tanda-tanda kekidalannya tak dapat ditutup-tutupi. Anak kidal melakukan semua kegiatan dengan tangan kiri. Refleks tangan kirinya pun lebih cepat dibanding tangan kanannya.

Sylvia Weber, penulis dan kepala sebuah lembaga konsultasi khusus untuk orang yang kidal di negara bagian Bavaria, Jerman, menyebutkan bahwa kidal adalah fenomena yang muncul secara herediter, diwariskan. Meskipun fenomena ini alami terjadi namun, dalam kultur timur seperti di Indonesia, anak kidal bisa menemui masalah.

Anak yang lebih terampil bertangan kiri untuk semua urusan, kerap kali harus berkali-kali mengulang sesuatu. Sebagai contoh, ketika bersalaman atau mengambil kue yang ditawarkan orang yang lebih tua, dengan tangan kirinya. Maka ia harus mengulang dengan tangan kanannya. Akibatnya, tak jarang, selain unik karena kidal, perkembangan rasa percaya diri anak kidal pun bisa terhambat.

Tak jarang anak kidal juga terampil melakukan sesuatu dengan tangan kanannya. Anak yang terampil menggunakan tangan kiri dan sekaligus kanan memang lebih beruntung.

Jangan dipaksa. Anak-anak kidal sering dianggap anak yang tidak sopan karena, misalnya, selalu lupa bersalaman dengan tangan kanan. Padahal, menurut Weber yang juga ahli biologi, dominasi tangan kiri memberi tanda bahwa aktivitas otak sebelah kanan lebih dominan. Demikian juga sebaliknya, dominasi aktivitas otak bagian kiri menandakan tangan kanan si kecil lebih kuat, lebih dominan.

Ini menjelaskan mengapa para ahli tidak menyarankan orang tua untuk sekonyong-konyong mengoreksi, apalagi dengan paksaan, saat mengajarkan si kidal untuk selalu melakukan sesuatu dengan tangan kanan. Kalau si batita, yang kidal, dipaksa selalu menggunakan tangan kanannya atau bahkan dicerca karena kekidalannya, maka aktivitas otak sebelah kanannya akan terhambat. Tak jarang anak kidal yang mengalami hal ini terganggu ingatan dan perkembangan rentang konsentrasinya. Bahkan, mengalami gangguan bicara dan orientasi, jelas Weber.

Aturlah semua di tengah. Kalau batita Anda ternyata kidal, terimalah dengan lapang dada. Pada kenyataannya penggunaan tangan kanan dan tangan kiri pada si kecil dapat dilatih.

Cara termudah melatih keterampilan menggunakan tangan kanan pada si kidal adalah dengan menempatkan benda-benda yang biasanya dipegangnya dengan tangan kiri, ke tengah. Misalnya, letakkan sendok makan di tengah piring. Demikian juga kudapan favorit dan benda kesayangan seperti kukis atau pensil warna. Dengan demikian anak akan terdorong untuk meraih dengan tangan kanan, ungkap Weber, ibu dari dua gadis cilik yang juga kidal seperti dirinya.

Tak perlu ragu memberikan pujian saat si kidal mulai terampil dan sigap menggunakan tangan kanannya. Memang perlu waktu untuk melatih si batita. Namun, asalkan Anda peka dan sigap memberikan penanganan, Anda masih punya banyak waktu untuk melatih keterampilan ini hingga anak masuk sekolah. Saat mana ia mulai dituntut aktif menggunakan kedua tangannya dengan terampil.
http://arenaphoto.blogspot.com/2010/09/kidal-itu-tanda-bagian-otak-paling.html

Ajaib ! Manusia Ini Dapat Bertahan Walau Mempunyai Kelainan


Keajaiban bisa terjadi di mana saja, termasuk di atas meja operasi.

Ingin tahu berbagai pengalaman para wanita yang nyawanya diselamatkan setelah menjalani berbagai operasi beresiko tinggi? Kita intip bersama yuk. Tak seorang pun ingin sakit, apalagi sampai berakhir di meja operasi. Jangankan operasi otak, jantung, atau wajah, operasi kecil macam bedah usus buntu saja sudah membuat sebagian dari kita gemetaran. Meski begitu, jika seseorang mengalami pilihan antara hidup dan mati, maka operasi merupakan jalan yang kemungkinan besar tak dapat dielakkan, seperti beberapa kasus berikut ini.


Gadis Haiti dengan tumor seberat 8 kg
Bagaimana rasanya bila wajah 'ditumpangi' oleh sebuah benjolan seberat 8 kg? Setidaknya hal inilah yang pernah dialami oleh Marlie Casseus. Hidup gadis ini normal-normal saja hingga usianya menginjak angka 14. Sejak diserang sebuah penyakit aneh, wajah gadis ini jadi susah dikenali dan parahnya, tampak sangat menyeramkan. Akibatnya bukan hanya rasa sakit secara fisik saja yang harus dideritanya, namun juga penderitaan batin karena penolakan lingkungan sekitar. Penyakit genetik yang tergolong langka ini membuat tulang penderitanya jadi bengkak dan melunak seperti jeli. Tak sampai di situ saja, tekanan tumor pada rongga mata juga telah menyebabkan kebutaan pada penglihatan Marlie.

Untungnya, sebuah organisasi sosial Haiti "Good Samaritan' terketuk hatinya untuk mengulurkan tangan. Setelah diboyong ke Amerika Serikat, dan bertemu dengan para dokter di Jackson Memorial Medical Center (Miami), Marlie memiliki kesempatan untuk sembuh. Melalui bantuan dana yang datang dari seluruh penjuru dunia, Marlie menjalani operasi selama 17 jam agar tumor di wajahnya bisa disingkirkan. Hasilnya? Tak ada lagi beban berat di wajah Marlie.


Bayi yang lahir 2 kali

Chad dan Keri McCartney benar-benar serius saat mengatakan puteri mereka lahir 2 kali. Bagaimana bisa? Saat itu usia kandungan Keri memasuki minggu ke-23. Keri dan keluarga kemudian memutuskan untuk mencari tahu jenis kelamin sang bayi. Hasil pemeriksaan tersebut membuat mereka shock, sebab dokter menemukan adanya tumor besar yang tumbuh dari tulang ekor sang janin.

Mau tak mau, calon bayi perempuan ini harus dioperasi. Kelahiran pertama bayi ini terjadi saat para ahli bedah mengambil janin mungil ini dari dalam rahim Keri untuk menyingkirkan tumor yang bisa membunuhnya, bahkan sebelum ia dilahirkan. Sepuluh minggu setelah operasi, Macie kecil lahir lagi dengan sehat dan siap menyambut dunia baru.


Gadis separuh otak

Jessie Hall masih menduduki bangku TK saat ia harus menjalani operasi pengangkatan sebagian otaknya. Jessie mulai mengalami serangan pertama dari penyakitnya saat ia sedang asyik makan sandwich di rumahnya di Texas. Serangan kedua terjadi saat ia sedang sekolah, seiring dengan itu serangan rasa sakit yang ada semakin meningkat. Setelah diperiksakan, barulah ketahuan bahwa Jessie menderita radang otak Ramussen, sejenis peradangan yang memakan bagian otak seseorang. Operasi Jessie dilakukan 2 tahun silam, tepatnya tanggal 11 Juni 2008, di Johns Hopkins Children's Center oleh ahli bedah ternama, Ben Carson,M.D. Kini gadis itu bisa menikmati kembali keceriaan lazimnya anak-anak kecil lainnya, meski dengan separuh bagian otak saja.

Gadis India bertangan 4, berkaki 4
Namanya Lakshmi, lahir dengan 4 tangan, 4 kaki, dan kelebihan beberapa organ dalam. Operasi pengangkatan kelebihan tangan dan kakinya berjalan sukses di India. Hanya butuh waktu 27 jam (meleset dari perkiraan semula yang diperkirakan 40 jam) untuk menjadikan penampilan fisik gadis 3 tahun ini sama normalnya seperti gadis lain. Para dokter mengatakan bahwa Lakshmi takkan mungkin bertahan hidup melewati masa remajanya jika dia tak segera menjalani operasi.[break]

Model remaja dengan 11 sambungan di punggungnya
Kecelakaan mobil yang menimpa Katrina Burgess (18) telah mengubah hidup dan juga tubuhnya. Dokter bahkan mengatakan bahwa kecil kemungkinan bagi gadis muda tersebut untuk bisa berjalan lagi, mengingat musibah tabrakan tersebut telah mematahkan leher dan punggungnya. Namun, setelah menjalani operasi dengan 11 sambungan logam pada area punggungnya, Katrina malah menandatangani kontrak kerja dengan sebuah agen model.

Katrina mengalami kecelakaan dalam perjalanan pulangnya ke Weymoth, Dorset. Saat itu punggungnya terbanting keras, hingga menusuk kedua paru-parunya. Lehernya patah, demikian juga dengan tulang panggul, kaki kiri, dan beberapa tulang rusuknya. Untuk membenahi kerusakan parah dalam tubuhnya, para ahli bedah memasang batang logam sambungan yang diamankan dengan 4 jepit titanium, mulai dari pinggul hingga lutut kirinya, sehari setelah dia dibawa ke RS.

Operasi lain yang lebih berisiko datang saat mereka membedah punggungnya dan memasukkan 6 logam sambungan untuk menyangga tulang belakangnya. Seminggu kemudian, punggungnya kembali dibedah agar para dokter bisa memasang sekrup titanium untuk menopang lehernya yang patah. Hanya butuh sehari setelah operasi terakhirnya, dan Katrina bisa berjalan kembali. Ajaibnya lagi, 5 bulan setelah kecelakaan, remaja berpostur kurus tinggi ini dinyatakan sembuh total dan dia tidak lagi membutuhkan obat penghilang rasa sakit.

Gadis muda, 118 hari tanpa jantung
Apa jadinya bila tubuh seseorang tak diwarnai dengan indahnya irama degupan jantung? Kita semua tahu jawabnya, dia pasti meninggal dunia. Ajaibnya, hal ini tak terjadi pada D'Zhana Simmons, gadis 15 tahun yang senang saat dirinya memiliki kesempatan untuk menerima transplantasi jantung. Namun, kesenangan tersebut berubah menjadi mimpi buruk saat jantung barunya tak berfungsi dengan baik.

Para dokter pun dibuat bingung, jantung lama telah dibuang, jantung baru tak memenuhi syarat. Lalu, bagaimana gadis berkulit gelap ini bisa bertahan tanpa donor baru? Akhirnya mereka menggunakan pengganti jantung sementara, 2 pompa buatan untuk menjaga aliran darah tetap lancar. Baru 4 bulan kemudian, D'Zhana menerima donor jantung baru, dan ia pun bisa kembali hidup secara normal.

Si kembar yang bertahan hidup

Adalah pilihan berat bagi orang tua saat mereka harus memilih salah satu dari anaknya, dan 'membunuh' anaknya yang lain. Hal inilah yang pernah dihadapi oleh Shannon dan Mike Gimbel. Para dokter mengatakan bahwa mereka harus memilih salah satu dari janin kembar mereka, sebab jika tidak maka keduanya akan mati. Para dokter di Swedish Medical Center mendiagnosa si kembar Gimbel terkena sindrom TTTS (Twin-To-Twin Syndrome), kondisi di mana pembuluh darah keduanya menyatu. Sulit untuk memisahkan janin dengan kondisi demikian, namun jika mereka dibiarkan tetap hidup pun, kemungkinan besar mereka berdua takkan bertahan. Jadi, mereka disarankan untuk 'meniadakan' janin yang paling lemah.

Saat sedang bergumul, datanglah tawaran ajaib dari seorang Dr. Kent Heyborne. Bekerja sama dengan berbagai ahli bedah dari Utah, si kembar disarankan untuk dibedah dengan menggunakan laser. Shannon mengatakan dirinya masih ingat bagaimana dia menahan nafas saat suster menggunakan alat ultrasound untuk memeriksa detak jantung setelah pembedahan. Satu detakan ditemukan,....kemudian satu lagi. Hore, keduanya, Reese dan McKenna Gimbel berhasil bertahan hidup dan lahir di Swedia 2 bulan setelah itu.

Connie Culp dan wajah barunya
Jika banyak wanita melakukan bedah wajah karena terlihat ingin lebih mancung, cantik, dan sebagainya, namun tidak demikian dengan Connie. Wanita 47 tahun ini menjalani bedah plastik karena ia membutuhkan wajah baru, setelah wajah lamanya rusak karena ditembak oleh suaminya sendiri. Wajah baru Connie memang terlihat sedikit kaku, namun dengannya dia masih bisa bicara, tersenyum, dan merasakan nikmatnya rasa makanan yang disantap. Meski bicaranya agak susah dimengerti, namun keluarganya cukup terharu saat membandingkan kondisi wajah Connie sebelum dan sesudah pembedahan.

Connie ditembak oleh Thomas, suaminya, pada tahun 2004. Akibat perbuatannya tersebut, Thomas diganjar hukuman 7 tahun. Namun, sejak itu, kehidupan dan wajah Connie berubah drastis. Ia harus menjalani 30 operasi untuk mendapatkan kembali hidung, pipi, mata, dan mulutnya, sebab yang tersisa dari penembakan tersebut hanyalah kelopak mata bagian atas, dahi, bibir bawah, dan dagu. Hasilnya? Anda lihat sendiri.


http://anasarema.blogspot.com/2010/09/ajaib-manusia-ini-dapat-bertahan-walau.html