Tampilkan postingan dengan label Lho. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lho. Tampilkan semua postingan

Wow, Facebook Bakal Difilmkan Lho !


Wow, Facebook Bakal Difilmkan Lho!

Meroketnya Facebook menjadi media sosial utama didunia mengilhami seorang Ben Mezrich's membuat buku berjudul The Accidental Billionaires. Buku itu kemudian diadaptasikan David Fincher untuk diterjemahkan ke dalam layar lebar berjudul The Social Network atau disebut The Facebook Movie.



The Social Network adalah film yang menceritakan kesuksesan seorang Mark Zuckerberg ketika merancang Facebook dalam kamarnya di Harvard. Sayangnya, tidak banyak bocoran yang beredar seputar film ini. Meski demikian, tag yang dijabarkan dalam film berbunyi," Anda tidak bisa membuat 500 juta teman tanpa membuat beberapa musuh" bisa menjadi inti cerita film ini.


Guna memunculkan daya tarik, sang produser Scott Rudin, Kevin Spacey dan Michael De Luca menggandeng Jeese Eisenberg yang bakal memerankan Mark Zuckerberg. Selain itu, film ini juga bakal menggandeng Justi Timberlake yang bertugas menggarap soundtrack sembari berakting. Justin bakal memerankan Sean Parker, salah satu kroni Zuckerberg ketika menggarap Facebook.

Menanggapi pembuatan film itu, salah seorang pendiri Facebook yang didepak, Dustin Moskovitz, menilai film ini bakal mendramatisasi sejarah. Menurut dia, sangat menarik untuk melihat masa lalu yang ditulis ulang dengan cara menekankan hal-hal yang tidak penting. "Banyak hal menarik yang terjadi di tahun 2004, kebanyakan kita hanya bekerja dan stres. Namun, apa yang terlihat dalam trailer nampak menarik," kata dia.

Proses produksi film ini telah dimulai sejak Oktober 2009 lalu. Pengambilan gambar banyak dilakukan di Cambridge, Wheelock College dan Havard. Rencananya, film ini baru tersedia di bioskop mulai Oktober mendatang. Anda penasaran, coba intip lewat trailer yang kini telah tayang di YouTube


Nih cuplikan videonya:


 


http://fenz-capri.blogspot.com/2010/08/wow-facebook-bakal-difilmkan-lho.html

Semut Dapan Mencium Kematian Lho


Ketika seekor semut mati, teman satu sarangnya dengan segera mengevakuasi dan menyingkirkannya. Dengan begitu, risiko koloni tersebut terinfeksi suatu wabah penyakit dapat diminimalisir.

Tetapi bagaimana mereka mengetahui rekannya sudah mati? Ada teori yang menyebutkan bahwa semut mati melepas zat kimia yang dihasilkan oleh pembusukan, semisal asam lemak. Bau zat kimia itu menjadi pertanda kematian mereka bagi koloni semut yang masih hidup.
Kini ahli serangga yang meneliti semut Argentine, serangga galak yang sangat teritorial, menyodorkan bukti adanya mekanisme lain di balik necrophoresis, pembuangan anggota koloni yang mati.
Semua semut, baik hidup maupun mati, memiliki “zat kimia kematian”, namun semut hidup mempunyai zat kimia lain yang diasosiasikan dengan kehidupan, yaitu “zat kimia kehidupan.” Ketika seekor semut mati, zat kimia kehidupannya memudar atau terurai, dan hanya zat kimia kematian yang tersisa.
“Itu karena semut mati tidak lagi tercium seperti semut hidup sehingga langsung diangkut ke kuburan, bukan karena tubuhnya mengeluarkan zat kimia unik baru yang terbentuk setelah dia mati,” kata Dong-Hwan Choe, peneliti utama riset di University of California, Riverside, Amerika Serikat.
Temuan Dong-Hwan Choe dipublikasikan dalam jurnal online Proceedings of the National Academy of Sciences. “Memahami mekanisme yang tepat tentang necrophoresis semut dapat membantu para peneliti mengembangkan strategi manajemen hama yang ramah lingkungan sehingga mencapai hasil maksimal dengan jumlah insektisida lebih sedikit,” kata Choe.
Studi terhadap semut Argentine yang dilakukan Choe dan timnya mengindikasikan bahwa sesama penghuni sarang mendistribusikan insektisida yang bekerja lambat dan non-repellent yang efisien di antara mereka lewat necrophoresis.
“Ketika seekor semut yang terpapar insektisida itu mati di dalam sarang, semut lainnya akan menggotong jasadnya berkeliling, dan insektisida pun dengan mudah tersebar dari mayat semut kepada semut sehat,” ujarnya.