Tampilkan postingan dengan label Minyak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Minyak. Tampilkan semua postingan

Insiden Kecelakaan Tanker Minyak Terbesar

1. Amoco Cadiz
http://geology.uprm.edu/MorelockSite/morelockonline/9_image/oilspl.jpg

Amoco Cadiz merupakan sebuah VLCC (Very Large Crude Carrier) yang kandas di lepas pantai Brittany, Perancis pada tanggal 16 Maret 1978. Seluruh kargo dari 68.7 juta galon minyak tumpah ke laut, mencemari sekitar 200 mil dari garis pantai Brittany itu.


2. Tumpahan Minyak Teluk Arab
http://www.antarafoto.com/dom/prevw/grab.php?id=1234611843

Dimulai pada akhir Januari dari Perang Teluk 1991, Angkatan Darat Irak menghancurkan tanker, kilang minyak, dan sumur minyak di Kuwait, menyebabkan pelepasan sekitar 900,000,000 barel minyak. Ini adalah tumpahan minyak terbesar dalam sejarah.


3. Argo Merchant
http://www.maritime-connector.com/Administration/_Upload/LargeImages/nesrece/argo_merchant1.jpg

Pada tanggal 15 Desember 1976, Argo Merchant kandas di Fishing Rip (Nantucket Shoals), 29 mil sebelah tenggara Pulau Nantucket, Massachusetts. Enam hari kemudian, kapal pecah dan menumpahkan seluruh kargo dari 7,7 juta galon Nomor 6 bahan bakar minyak.


4. Barge Bouchard 155
http://farm4.static.flickr.com/3202/2698201700_8d2cda7c6e.jpg

Pada tanggal 10 Agustus 1993, tiga kapal bertabrakan di Tampa Bay, Florida: barge Bouchard 155, the freighter Balsa 37, dan barge Ocean 255. barge Bouchard 155 menumpahkan 336.000 galon minyak mentah ke Tampa Bay.


5. Barge Cibro Savannah
http://rpitt.eng.ua.edu/Class/EffectsandFates/Module7/Module7_files/image012.jpg

Pada 6 Maret 1990, Savannah Cibro meledak dan terbakar ketika berangkat dari dermaga di fasilitas Citgo di Linden, New Jersey. Sekitar 127.000 galon minyak tetap terhitung setelah kejadian. Tak seorang pun tahu berapa banyak minyak yang terbakar dan berapa banyak yang tumpah ke lingkungan.


6. Burmah Agate
http://rpitt.eng.ua.edu/Class/EffectsandFates/Module7/Module7_files/image010.jpg

Pada 1 November 1979, Burmah Agate bertabrakan dengan kapal barang tenggara Galveston Mimosa Entrance di Teluk Meksiko. Tumbukan menyebabkan ledakan dan kebakaran di Burmah Agate yang membakar sampai 8 Januari 1980. Diperkirakan 2,6 juta galon minyak dilepaskan ke lingkungan, dan lain 7,8 juta galon itu dikonsumsi oleh api.


7. Exxon Valdez
http://celebrating200years.noaa.gov/events/exxonvaldez/Valdez_grounded650.jpg

Pada 24 Maret 1989, Exxon Valdez kandas di Bligh Reef di Prince William Sound, Alaska. Tangki sedang mencari jalan di luar jalur perkapalan normal dalam upaya untuk menghindari es. Akibatnya minyak mentah yang tumpah sebanyak 10,8 juta galon (dari total kargo dari 53 juta galon), dan berdampak lebih dari 1.100 mil dari Alaska kontinu non-pantai. Pemerintah dan badan-badan Federal terus memantau dampak dari tumpahan ini, yang merupakan tumpahan minyak terbesar dalam sejarah AS.


8. Ixtoc I
http://mattsonlaw.com/photos/1979_ixtoc_blowout.jpg

Sumur eksplorasi sedalam 2 mil, Ixtoc I, meledak pada 3 Juni 1979 di Teluk Campeche Ciudad del Carmen, Meksiko. Saat sumur tersebut dikendalikan pada bulan Maret 1980, sekitar 140 juta galon minyak telah tumpah ke teluk. Kejadian ini merupakan kecelakaan tumpahan minyak terbesar nomor 2.


9. Jupiter

http://www.boatnerd.com/news/newsthumbs/images-09-3/1-jupiter-4-10-09-ts-a.jpg

Pada 16 September 1990, kebakaran terjadi saat kapal tangki Jupiter yang sedang melakukan bongkar muat di sebuah kilang minyak di dekat Sungai Saginaw Bay City, Michigan, dan kapal meledak.


10. Megaborg
http://www.mxak.org/home/news/news_images/megaborg.jpg

The Megaborg menumpahkan 5,1 juta galon minyak. Insiden itu terjadi 60 mil laut selatan-tenggara Galveston, Texas pada 8 Juni 1990.

Gila..Kecanduan Bedah Plastik, Wanita Korea Menyuntikkan Minyak Goreng Ke Wajahnya

Kecanduan Bedah Plastik wanita Korea menyuntikkan minyak goreng ke wajahnya. Akibat Kecanduan Bedah Plastik wanita Korea menyuntikkan minyak goreng ke wajahnya, Obsesi agar terlihat cantik mendorong seorang wanita Korea menyuntikkan minyak goreng ke wajahnya. Kecanduan bedah plastik membuat wajahnya tidak dapat dikenali lagi.

Wanita itu adalah Hang Mioku. Wanita yang berusia 48 tahun mengaku pertama kali menjalani bedah plastik di usia 28 tahun. Ia pun ketagihan, bahkan ketika ia pindah bekerja ke Jepang, ia terus melanjutkan obsesinya. Yaitu, menjalani sejumlah operasi plastik, yang kebanyakan ‘permak’ di bagian wajah, seperti yang dikutip dari telegraph.co.uk.

Dari operasi ke operasi, bentuk wajah makin tak berbentuk dan mulai membesar. Namun baginya saat melihat wajahnya di cermin, ia masih menganggap wajahnya terlihat cantik. Hingga akhirnya dokter bedah langganannya tak mau lagi mengoperasi wajahnya, dan menyarankan Mioku untuk berkonsultasi ke psikiater. Menurut dokter bedahnya, obsesi Mioku sudah merupakan gelaja dari kelainan psikologis.


Ketika ia kembali ke Korea, wajah Mioku sudah berubah drastis, bahkan keluarganya pun sudah tak bisa mengenalinya. Setelah menyadari wajah anaknya makin membengkak, orangtua Mioku mengantar putrinya ke dokter untuk memperbaiki wajah Mioku.

Sayangnya, perawatan tersebut memakan biaya besar, dan akhirnya Mioku kembali ke kebiasaan lamanya, yaitu menjalani operasi plastik murah dan tidak aman. Hingga akhirnya, ia menemukan doker yang bersedia memberikan suntikan silikon. Bahkan, dokter tersebut juga memberikan Mioku suntikan dan silikon sehingga ia bisa menyuntikkan silikon sendiri ke wajahnya.

Parahnya, saat dia kehabisan silikon, Mioku menggantikan silikon dengan minyak goreng, dan menyuntikan minyak goreng ke wajahnya. Bukan makin baik, wajahnya makin rusak dan makin membengkak. Mioku pun mendapat julukan ‘kipas angin berdiri’, karena berwajah besar namun bertubuh kecil. Kejadian yang dialami Mioku pun diketahui banyak orang, hingga satu stasiun teve Korea menampilkannya di salah satu acaranya pada 2009. Melihat bentuk wajahnya yang sangat rusak membuat banyak penonton merasa kasihan dan memberikan donasi untuk mengecilkan ukuran wajahnya.

Pada operasi pertama, dokter bedah mengeluarkan 60 gr cairan asing dari wajahnya, dan 200 gr dari lehernya. Setelah beberapa kali operasi, wajahnya mulai mengecil. Namun, wajahnya masih belum bisa kembali ke bentuk normal. Akhirnya, Mioku menyadari kesalahannya yang amat terobsesi ingin cantik. Yang hanya ia inginkan saat ini adalah wajahnya kembali seperti dulu, seperti sebelum operasi plastik.

Sumber Minyak Melimpah di Luar Angkasa

NASA - Perbandingan Bumi dengan Titan, salah satu bulannya Planet Saturnus
NASA - Perbandingan Bumi dengan Titan, salah satu bulannya Planet Saturnus

Di tengah cadangan minyak semakin menipis dan harga yang bergejolak, siapa menyangka kalau nun jauh di luar angkasa terdapat sumber minyak yang sangat melimpah dan lebih besar dari seluruh cadangan minyak di Bumi.

Baru-baru ini para peneliti menyiarkan bahwa Titan, salah satu bulannya Planet Saturnus yang beratmosfer tebal, menyimpan kandungan gas alam dan cairan hidrokarbon lain ratusan kali lipat lebih banyak dari yang terkandung di Bumi.

Sejauh ini telah ditemukan beberapa ratus danau dan laut di daerah kutub utara Titan. Untuk mendapatkan gambaran potensi sumber daya alam disana, ilmuwan mengukur kedalaman perairan disana dengan menggunakan pembanding danau-danau di Bumi, dimana kedalaman danau seringkali kurang dari 10 meter.

“Dengan demikian kita tahu kedalaman beberapa danau lebih dari 10 meter, karena mereka tampak sangat gelap di radar. Kalau dangkal, kita akan dapat melihat dasarnya,” kata Ralph Lorenz dari laboratorium fisika terapan di John Hopkins University.

Kesimpulan tersebut didapat berdasarkan pemantauan melalui wahana Cassini milik NASA, yang telah menuntaskan survei terhadap 20 persen permukaan Titan. Hasil pantauan tersebut juga memperlihatkan bahwa kandungan sumber daya alam di beberapa wilayah di bulan itu saja sudah lebih banyak dari semua kandungan sumber daya alam di bumi (minyak bumi, gas alam dan batu bara).

Meskipun demikian, para peneliti juga mengatakan bahwa Titan tidak dapat ditinggali manusia. Menurut mereka, permukaanya tidak mengandung air, melainkan hidrokarbon cair dalam bentuk methane dan ethane, sementara daratannya terbentuk dari tholins. Kondisi ini diduga serupa dengan Bumi pada waktu sebelum ada kehidupan.

“Kami memperkirakan kodisi serupa juga terdapat di daerah kutub selatan, namun kami belum tahu berapa jumlah kandungan cairan disana,” kata Ralph. Menurut dia, data ini penting karena umur hidup Titan tergantung dari berapa banyak jumlah methane yang terkandung dalam zat cair disana.

Lanjutnya, jika kandungan methane habis, maka suhu disana akan semakin dingin, yang saat ini diketahui minus 179 derajat Celcius. Asumsi sementara, kandungan methane tersebut semakin berkurang melalui letusan gunung api, yang diperkirakan telah menyebabkan fluktuasi suhu yang dramatis di masa lalu.

“Memahami kompleksitas yang terjadi di Titan dapat membantu kita memahami asal-usul kehidupan di alam semesta,” kata Ralph.(SPACE.COM/C3-08)