Tampilkan postingan dengan label New York. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label New York. Tampilkan semua postingan

Sejarah Dan Proses Pembuatan Patung Liberty New York


Patung Liberty
Liberty Enlightening the World, lebih dikenal dengan nama Statue of Liberty atau Patung Liberty dalam bahasa Indonesia, adalah suatu patung berukuran raksasa yang terletak di Pulau Liberty, di muara Sungai Hudson di New York Harbor, Amerika Serikat. Patung ini dihadiahkan Perancis untuk Amerika Serikat pada akhir abad ke-19 dan merupakan suatu simbol selamat datang untuk pengunjung, imigran dan orang Amerika yang kembali.

Patung perunggu yang diberikan pada tanggal 28 Oktober 1886 ini merupakan hadiah seratus tahun kemerdekaan Amerika Serikat dan merupakan ungkapan persahabatan antara kedua negara. Pemahat patung adalah Frederic Auguste Bartholdi, dan Gustave Eiffel (desainer Menara Eiffel) merancang struktur penyangga dalamnya. Patung Liberty adalah salah satu lambang AS yang paling terkenal di seluruh dunia, dan melambangkan kemerdekaan dan kebebasan dari tekanan.

Patung Liberty, Menjadi kebanggaan dan simbol Kota New York, ternyata bukan dibuat di New York. Patung tersebut, yang ternyata di desain oleh pemahat Prancis, Frederic-Auguste Bartholdi pertama kali dibangun dan disusun di Prancis pada tahun 1874. Patung Dewi Kemerdekaan tersebut dipersembahkan oleh rakyat Prancis kepada rakyat Amerika, sebagai hadiah ulang tahun kemerdekaan Amerika yang ke-100. Setelah selesai dibuat di Prancis, patung tersebut dibongkar, dan dikemas dalam 200 muatan besar untuk dikirim ke Amerika. Patung Liberty selanjutnya disusun kembali di Bedloe’s Island di mulut pelabuhan Kota New York. Sedemikian lama proses pengepakan ini, hingga patung Liberty baru bisa diresmikan pada tanggal 28 Oktober 1886, sepuluh tahun setelah HUT kemerdekaan Amerika yang ke-100.

Dengan tinggi 46 meter dan berat 204 ton, Patung Liberty berdiri diatas landasansetinggi 46 meter. Bagian dalamnya diisi oleh rangka baja, sementara bagianluarnya dibuat dari plat tembaga. Rangka baja patung Liberty, dibuat dan dirancang oleh Gustave Eiffel, orang yang juga merancang dan membangun Menara Eiffel.
Baru–baru ini perpustakaan umum di New York mengungkap beberapa gambar yang memperlihatkan tahapan konstruksi pada pembuatan patung liberty. Kembali ke masa lalu dan melihat pemandangan luar biasa di belakang foto dari penciptaan struktur superlatif ini.

Mulanya sebuah bentuk raksasa yang dibentuk. Skala yang digunakan dalam proses pembangunan dapat dilihat bahwa para pekerja melihat ke kamera yang merupakan penemuan yang baru ditemukan. Nama yang diambil memiliki arti bahwa Liberty akan menerangi dunia, dibangun dengan menggunakan tembaga murni meskipun pada gambar terlihat seperti marmer. Liberty merupakan sebuah keajaiban yang tercipta dari kontribusi Perancis dan Amerika.

Foto di atas diambil oleh seorang fotografer bernama Fernique Albert, gambar-gambar yang diambil sekitar 1883, dan harus diakui pula tentang kehandalah fotografer tersebut karena berhasil mengabadikan pembangunan karya yang luar biasa megah dengan mengcapcute bagian – bagian yang ada mengingat besarnya patung tersebut. Perancis telah memutuskan untuk memberikannya ke Amerika Serikat sebagai simbol perayaan kemerdekaan bahwa Amerika dan dunia tidak akan pernah lupa. Proses pembangunan patung ini sungguh-sungguh lambat dan penuh dengan kesulitan keuangan.

Pada saat itu di Perancis terjadi kekacauan politik, banyak orang melihat kembali pada waktu Napoleon dan sebelum monarki dengan menginginkannya kembali. Politisi Perancis yang licik kemudian melihat Lady Liberty sebagai cara terbaik untuk maju untuk dapat merebut Amerika.

Pada gambar tersebut terlihat pembalutan lengan kiri pada patung yang sebelumnya telah dibuat kerangka lengannya. Karena ada banyak pekerjaan di bawah carapace, sehingga politisi Perancis memiliki motif tersembunyi. Tujuan di mata politik sebagai hadiah adalah untuk membuat paham republic sebagai pusat ideologi politik dalam pikiran masyarakat. Bagaimanapun mereka tidak pernah berhasil sepenuhnya menanamkannya di masyarakat tetapi Perancis tidak boleh salah berpikir. Harus dikatakan di sini yang biasa Perancis, melalui substansial dari membeli tiket lotere (dan dana usaha) mempunyai tujuan yang lebih suci di hati mereka daripada politisi.

Wajahnya terinspirasi seperti dewa matahari Roma, Apollo atau setara Helios – Yunani. Bumi sebagai pusat sumber inspirasi pada perempuan dalam kehidupan seorang pengukir bernama Frederic Auguste Bartholdi. Mungkin juga setelah Isabella Eugenie Boyer yang merupakan figure yang baik di Perancis pada masa itu. Yang lebih mengkhawatirkan, beberapa percaya terhadap patung sebenarnya milik ibu Bartholdi bahwa Bartholdi tidak pernah mengungkapkan kebenaran model wajah, namun jika hal ini terjadi Freud akan mempunyai sebuah lapangan harian.

Pertama Bertholdi membuat model dengan skala kecil, yang masih ditampilkan di Jardin du Luxembourg di kota patung asli konstruksi di Paris. Sebelum patung itu dikirim ke Amerika, namun, patung itu harus dilihat untuk diuji. Pada kunjungan ke Mesir, Bartholdi dari menemukanan visi kebebasan yang sampaikan proporsi yang hadir. Kemudian pada tahun 1876 Perancis memberikan patung tersebut sebagai hadiah perayaan kemerdekaan ke seratus.

Sedikit demi sedikit, patung mulai terlihat bentuknya. Bertholdi melihat Terusan Suez dalam proses pembangunan tahun 1860an dan terinspirasi untuk membangun sebuah figur raksasa pada pintu masuk. Dia merencanakan untuk membangunnya tapi ditolak oleh pemerintah Mesir mengingat pada saat itu terjadi kesulitan keuangan. Patung telah dibangun di Mesir sebagai mercusuar, ide yang tidak akan pernah diambil untuk Amerika. Patung Liberty seperti yang kita tahu sebenarnya telah digunakan sebagai mercusuar, dari pembukaan tahun 1886 sampai 1902 – yang pertama di dunia yang menggunakan listrik.

Terdapat masalah strultural yang cukup besar yang harus dialamatkan dalam perancangan dan pembangunan sebuah patung seperti luasnya. Masukkan dari Gustave Eiffel, yang kemudian akan melanjutkan untuk membangun menara yang masih mendominasi jalan layang kota Paris.. Koechlin membuat sebuah tiang besar dari besi tempa dan kerangka bingkai untuk memastikan bahwa patung tidak akan jatuh di bawah angin tinggi.

Akhirnya pada tanggal 4 Juli 1876 terbentuklah patung yang selama ini dibangun. Hanya tangan kanan dan obor yang belum selesai Namun, karena Amerika telah mengambil tanggung jawab untuk pembangunan alas, maka potongan-potongan patung yang ditampilkan kepada Amerika berkenaan dengan pinggang di Centennial Exposition (di Philadelphia). Dan juga terlihat pula upaya untuk pendandanan alas patung.

Sebuah patung raksasa yang melambangkan gagasan dan aspirasi dari Amerika oleh Presiden Grover Cleveland di Liberty Island (nama dari Bedloe Love’s Island). Liberty ditetapkan sebagai simbol kebebasan dan obor yang dipegang adalah sebagai simbol penerangan bagi warga amerika.

http://fobita.com/2010/05/01/proses-pembuatan-patung-libertywith-pics/

Perbandingan New York Sekarang Dengan New York Ketika Belum Ada Bangunan

New York
sekarang
:
dulu:
hudson river:
sekarang:

dulu

harlem plains:

sekarang:

dulu:

foley square
sekarang:

dulu:
note: gambar-gambar New York di masa lampau merupakan gambar perkiraan, sedangkan gambar New York sekarang merupakan hasil fotografi
 


sumber: ceriwis.us

Penampakan Monster Di Danau Champlain New York

Para penduduk lokal di sekitar danau Champlain, New York mengatakan mereka juga memiliki Nessie sendiri. Mereka menyebutnya Champ. Walaupun monster danau Champlain tidak sepopuler Nessie, namun misteri Champ juga menarik banyak para pemburu monster dari seluruh dunia.

Sebuah rekaman video dari ‘makhluk’ yang kelihatannya sedang berenang di danau Champlain dekat Oakledge Park di Burlington minggu yang lalu telah memicu diskusi baru mengenai “Champ”, monster danau Champlain yang legendaris.

Rekaman yang berdurasi hampir dua menit itu diambil saat matahari terbit pada hari minggu oleh penduduk lokal Burlington bernama Eric Olsen, 37, menunjukkan sebuah objek sedang bergerak melintasi sebuah teluk kecil dan wilayah pantai di Park.
Di beberapa bagian dalam rekaman itu, objek itu kelihatannya seperti mengangkat kepalanya di atas permukaan air. Di bagian lain, apa yang sepertinya bagian badan makhluk itu sepanjang beberapa kaki juga dapat terlihat.

“Aku hanya sedang merekam situasi danau ketika disudut mataku aku melihat sesuatu yang sedang bergerak. Aku segera mengalihkan kameraku kepadanya,” Kata Olsen, seorang Web Developer dan musisi.

“Anda dapat melihat makhluk itu bergerak secara horizontal dan vertikal, naik turun permukaan air. Terlihat ia memiliki tubuh yang panjang” Katanya.
Olsen segera memposting videonya di Youtube. Tidak berani memastikan bahwa yang direkamnya adalah “Champ”, ia hanya memberi judul videonya “Strange Sighting on Lake Champlain.” Klik disini untuk melihat video Youtubenya.

Loren Coleman, seorang ahli kriptozologi terkenal yang bermarkas di Portland, Maine, mengatakan bahwa rekaman Olsen adalah salah satu bukti terbaik sampai hari ini mengenai “Champ” “Kita harus segera mencari tahu apa yang terlihat disitu.” Kata Coleman. “Film itu harus diteliti dengan serius.”

Kriptozologi adalah bidang ilmu yang mempelajari makhluk yang seharusnya tidak ada atau makhluk-makhluk legenda.

Sebelum rekaman ini, foto “Champ” yang terbaik adalah sebuah foto yang diambil tahun 1977 oleh Sandra Mansi dari Bristol ketika ia sedang berpiknik di danau itu dengan keluarganya. Foto itu diteliti dan dinyatakan asli hingga ditampilkan oleh majalah Time dan harian The New York Times.

Mansi, sekarang 66 tahun, yang menyaksikan video Olsen mengatakan bahwa ada beberapa kesamaan dan juga perbedaan antara apa yang dilihatnya pada tahun 1977 dengan apa yang terekam oleh Olsen.

“Aku memang melihat kesamaan bentuk kepala,” Katanya sambil membandingkan fotonya dan video Olsen. “Satu hal yang berbeda adalah ukuran panjang leher. Di rekaman itu, ukuran lehernya kurang panjang. Namun apapun yang dilihat Olsen, paling tidak ada hubungan dengan apa yang kulihat.

Scott Mardis dari Winooski, seorang ahli kriptozologi yang lain yang telah menghabiskan banyak waktu untuk meneliti legenda “Champ” mengatakan bahwa rekaman Olsen sangat meyakinkan dan terlihat asli.
“Rekaman itu tidak terlihat seperti direkayasa,” Kata Mardis. “Objek di dalam rekaman itu memiliki tekstur yang sama dalam semua frame. Tidak terlihat seperti hasil rekayasa komputer.”

Mardis dan Coleman mengatakan bahwa gerakan ojek itu menunjukkan bahwa makhluk itu bukan berang-berang, rusa besar atau mamalia umum lainnya. Keduanya berpendapat bahwa makhluk itu kemungkinan seekor spesies anjing laut yang baru dengan leher panjang. Selama ini sebagian ahli berpendapat bahwa Champ adalah seekor berang-berang.

“Memang banyak kemungkinan, namun apabila makhluk itu adalah anjing laut yang salah habitat, pasti akan menarik.” Kata Coleman.
Ellen Marsden, seorang profesor biologi di universitas Vermont memberikan pendapatnya bahwa makhluk itu kemungkinan seekor rusa besar yang sedang stress, bukan berang-berang.

“Ikan atau makhluk air lainnya jarang bergerak selambat itu di air.” Kata Marsden. “Makhluk itu sepertinya tidak nyaman di dalam air. Ia berenang seakan-akan ada sesuatu yang salah.” Ia juga berkata bahwa anjing laut tidak berenang dengan punggungnya keluar dari air.

Olsen mengatakan bahwa ia belum pernah melihat objek itu sepenuhnya keluar dari danau. Ia berhenti merekam setelah dua menit karena terbatasnya memori ponselnya dan ia takut apa yang direkamnya akan hilang.

Selain rekaman diatas, ABC News baru-baru ini juga mendapatkan sebuah video ekslusif yang menunjukkan seekor makhluk bergerak di dalam danau Champlain. Video itu diambil oleh dua orang nelayan dengan kamera digital pada musim panas yang lalu. Sebelumnya kedua nelayan tersebut tidak percaya bahwa Champ benar-benar ada.


Kami 100 persen yakin dengan apa yang kami lihat, namun kami tidak yakin 100 persen makhluk apa itu.” kata Peter Bodette, salah seorang dari nelayan tersebut. Sementara nelayan satunya lagi yang bernama Dick Affolter mengatakan, “Makhluk itu membuat aku merinding, aku belum pernah melihat makhluk seperti itu sebelumnya.
Kami tidak melihat keseluruhan tubuhnya, namun kadang-kadang kami melihat beberapa bagian tubuhnya muncul ke permukaan” Sampai sejauh ini, sudah ada ratusan laporan penampakan Champ. ”

Orang-orang melaporkan melihat sesuatu yang tidak biasa di danau, sesuatu yang seharusnya tidak ada di danau Champlain. Kemungkinan makhluk itu adalah makhluk purba yang seharusnya sudah punah.” Tulis Lohr McKinstry, reporter Press Republican yang telah menulis tentang Champ selama lebih dari 20 tahun.

Sesungguhnya Fenomena Champ telah dimulai sejak 1880 ketika PT Barnum, seorang pemilik sirkus terkenal menawarkan $50.000 bagi siapa saja yang dapat menangkap Champ, hidup atau mati. Para pemburu dan nelayan berlomba-lomba menangkap makhluk itu, namun tidak ada seorangpun yang berhasil.

Mengenai rekaman tersebut, dua orang pensiunan FBI yang menelitinya mengatakan bahwa rekaman itu otentik. Selama ini banyak penampakan Champ yang dilaporkan, namun hanya sedikit yang disertai dengan bukti foto yang meyakinkan.