Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Penyakit. Tampilkan semua postingan

8 PENYAKIT ANEH DI INDONESIA

Bumi memang sudah tua, segala macam penyakit yang aneh aneh mulai bermunculan di dunia ini. Sebut saja di Indonesia, banyak sekali penyakit peyakit aneh yang menghinggap manusia Indonesia. Dari ada yang tumbuh sisik sampai ada juga yang keluar kawat dari tubuhnya. Pengobatan zaman sekarang ada yang bisa mengobati penyakit-penyakit aneh ini tapi banyak juga yang angkat tangan. Ironi memang kehidupan yang modern ini masih saja memiliki penyakit penyakit aneh. Dan itu semua ada sekitar kita. Didepan mata kita.
1. Dede Si Manusia Pohon













Dede, seorang nelayan mengalami luka gores saat masih remaja. Anehnya, setelah itu beberapa bagian tumbuhnya ditumbuhi sejenis kutil nyerupai akar pohon.


Kondisi Dede (35 tahun), seorang nelayan, sungguh sangat mencengangkan para ahli medis ketika melihat kutil-kutil seperti “akar pohon” tumbuh di lengan dan kakinya. Menurutnya, keadaan bagian tubuhnya itu mulai terjadi perubahan setelah lututnya tergores semasa remaja dulu.
Masalah yang dialami Dede, menurut Gaspari, ia hanya memiliki sifat genetik yang angka sehingga menghalangi sistem kekebalan tubuh. Oleh karena itu, virus tersebut menguasai “mesin seluler” sel-sel kulitnya sehingga terbentuklah kutil-kutil aneh dalam jumlah besar yang tumbuh seperti pohon di tangan dan kakinya.

Pada sekarang ini Dede telah berhasil mengalami operasi di RS Sadikin Bandung dan sudah kembali hidup normal

2. Noorsyaidah, Si Manusia Kawat
DUNIA semakin tua dan aneh. Dari Sangatta, Kutai Timur, seorang perempuan bernama Noorsyaidah memproduksi kawat dari dalam tubuhnya. Seperti tampak dalam gambar, kawat-kawat yang tertanam di dalam tubuhnya tembus hingga keluar. Jika pada bagian telapak tangannya, kawat-kawat itu hanya tercetak di bawah lapisan kulit, justru pada bagian perut, batang-batang kawat berukuran 10-20cm itu melesak keluar.

Fenomena Noor ini tergolong aneh. Bahkan beberapa dokter mengaku belum menemukan gejala medis seperti yang dialami perempuan yang sehari-hari bekerja sebagai seorang guru TK itu. Upaya serius pun dilakukan tim medis, Beberapa pejabat setempat hingga menteri kesehatan menaruh perhatian serius pada penderitaan Noor.
Menurut Noor, kawat-kawat itu sudah bersemayam di dalam tubuhnya selama 20 tahun. Ia sendiri pernah mencoba mencabut kawat tersebut dari luar perutnya, anehnya kawat itu mencelup masuk ke dalam dan keluar lagi pada beberapa saat kemudian. Kawat-kawat itu juga seperti tumbuh secara acak. Adakalanya kawat itu jatuh sendiri dan anehnya kemudian muncul lagi.
Sejauh ini, sudah beberapa kali operasi ditempuh Noor, termasuk mendatangi dukun. Tapi, upaya itu menemui jalan buntu. Manusia Kawat dari Kalimantan Timur masih terus menanti keajaiban.




3. Halifah, Betis yang Membesar

Halifah (37) warga Sotek Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Kalimantan Timur sejak tahun 2000 menderita penyakit aneh berupa benjolan seberat 30 kg di sekitar betis kirinya.

Di wajah Halifah terdapat puluhan benjolan sebesar kelereng. Di lengan kanannya terdapat puluhan benjolan sebesar bola tenis dan kelereng, begitu juga di telapak kakinya. Yang lebih mengagetkan, di betis kirinya terdapat benjolan sebesar bola sepak. Benjolan tersebut seperti balon yang diisi air. Lembek dan lentur.

Halifah tinggal di Jl Haji Pelori RT 3 Kelurahan Sotek, Kecamatan Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara. Ia mengidap penyakit tersebut sejak lahir. Kedua orangtuanya sudah meninggal sejak Halifah berusia 8 tahun. Awalnya, benjolan-benjolan tersebut tidak begitu dipedulikan keluarganya. Namun, awal tahun 2000 benjolan di betis kirinya semakin membesar. Padahal, sebelumnya benjolan tersebut hanya sebesar biji jagung.

4. Abdul Hazem, Kulitnya Hitam dan Bersisik

Bangkalan - Sudah setahun lebih, Abul Hazem (17) warga Dusun Naro’an Timur, Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan, Madura terbaring di rumahnya. Pria lulusan SD itu, mengalami penyakit aneh. Dokterpun tidak tahu jenis penyakitnya, tapi pihak keluarganya menyebut penyakit bersisik dan seluruh tubuhnya berwarna hitam pekat.

Semula, anak kedua dari pasangan Mat Rakis (38) dan Mukdiyah (36) mengalami benjolan kecil yang menyerupai penyakit cacar di pipi kanannya. Kemudian menjalar ke dada dan punggungnya hingga akhirnya tumbuh di sekujur tubuhnya. Yang tersisah hanya mulut dan telapak tangan dan kakinya yang kelihatan sempurna.

Lambat laun, tubuh Abul Hazem sulit digerakkan. Bahkan, panas dan gatal lebih mendominasi. Sedangkan hasrat makan normal seperti layaknya manusia yang sehat. Dalam sehari makan 3 kali, dan snack apapun juga dilahap.

Pihak keluarga Abul Hazem yang tergolong keluarga kurang mampu ini, tetap berusaha memeriksakan penyakit aneh tersebut. Mulai dari pusat kesehatan masyarakat (Puskesmas), Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bangkalan hingga RSU dr Soetomo, Surabaya. Namun, tidak ada hasilnya.

Pihak dokter pun juga tidak menyebut secara jelas apa jenis penyakit tersebut. Setiap obat yang diberikan dokter selalu diminum, tapi tidak ada hasilnya. Pihak keluarga Abul Hazem akhirnya memutuskan untuk dirawat di rumah, sebab, tidak lagi mempunyai biaya untuk pengobatan.

Mat Rakis, bapak penyandang penyakit aneh menuturkan, upaya medis sudah dilakukan.
Bahkan, minta barokah kepada para Kyai juga seringkali diupayakan, tapi tidak ada hasilnya. Malah, kondisi tubuh Abul Hazem semakin parah.

“Saat ini sering gatal bercampur panas. Dia sering minta digaruk hingga berjam-jam,” ujar Mat Rakis pada wartawan di rumahnya, Dusun Naro’an, Kelurahan Tunjung, Kecamatan Burneh, Bangkalan.

Dia berharap ada kepedulian dari masyarakat untuk pengobatan Abul Hazem. Sebab, pihak keluarga sudah tidak lagi mempunyai kemampuan berobat. “Saya sudah tidak mempunyai kemampuan lagi untuk berobat. Ya semoga ada orang yang peduli,” harapnya.

5. Ari, Bocah berkulit Kadal

Ari (12) anak pasangan Ernawati dan Nurali, warga Jalan Palem Indah RT 07/01, Kelurahan Ponduk Pucung, Kecamatan Pondok Aren, Tangerang, Banten, sungguh menyedihkan. Dari sekujur kulit tubuhnya bersisik. Penyakit aneh?

Kondisi Ari saat ini masih bisa bermain seperti layaknya anak-anak. Hanya, sebagian aktivitasnya dilakukan di dalam rumah. Maklum, dari sekujur tubuhnya bersisik. Mmebuat orang yang melihatnya merasa iba.

Kakek Ari, Sharfan, menuturkan bahwa , kelainan kulit yang diderita cucunya itu muncul sejak lahir dan sangat sulit untuk disembuhkan. "Dokter hanya menyebutkan ada kelainan kulit yang sulit disembuhkan," tutur Sharfan.

Masih menurut cerita sang kakek, penyakit aneh yang diderita Ari diduga karena Ernawati saat mengandung pernah menyiksa biawak saat Ari dalam kandungan berusia empat bulan. Namun, ini hanya dugaan sang kakek, karena dokter belum melakukan pemeriksaan detail apa yang sebenarnya diderita Ari.

6. Yani, Manusia Tumor

Warga Riungasih Rt 03/12 Kelurahan Tuguraja, Kec. Cihideung, Kota Tasikmalaya, Yani Suryani (39), hanya bisa pasrah dengan nasib yang dialaminya. Setiap saat ia senantiasa berdoa Kepada Allah swt agar penyakit aneh yang dideritanya sejak 39 tahun lalu bisa segera sembuh dan normal kembali seperti sediakala.

Anak ke dua dari empat keluarga pasangan Ny E Maskiah dan Kodir (alm) tersebut di sekujur tubuhnya dipenuhi dengan benjolan-benjolan. Benjolan itu tumbuh dari mulai sebesar jari tangan hingga sebesar kepalan orang dewasa, sehingga badan aslinya seperti sudah tidak terlihat jelas dan tertutup oleh benjolan tersebut.

Benjolan itu tumbuh dari kepala hingga kakinya, dan beberapa di antaranya sudah membesar, terutama di bagian kaki dan paha termasuk punggung. Sementara benjolan di bagian punggung yang diduga sebagai induknya kondisinya terus membesar, dan semakin memanjang hingga bentuknya seperti ekor dengan panjang sekitar 30 senti meter.

Ternyata benjolan itu bukan hanya tumbuh di bagian kulit luar saja, tapi juga tumbuh di bagian dalam hidung dan juga tumbuh pada lidah. Dampaknya, pernapasanya menjadi terganggu. Bukan itu saja, Yani saat ini sudah tidak bisa berjalan jauh, karena benjolan pada kaki dan betisnya terus membesar, sehingga terasa berat untuk dibawa jalan kaki. "Ayeuna mah tos teu tiasa mapah kanu tebih asa bareurat. Janten upami ngiring ngaos oge mung dinu caket we," ungkapnya saat ditemui di rumahnya Rabu

7. Sumini, Wajahnya Hilang Akibat Penyakit Aneh

Sumini (54), warga Desa Nglanduk, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, Jatim, selama puluhan tahun menderita penyakit aneh.
Suami Tumini, Marto (65), Minggu (21/6), mengatakan, akibat penyakit aneh tersebut, sebagian wajah Tumini telah hilang dan berlubang. Bagian kedua matanya, hidung, dan bibir hilang. Yang tersisa hanya tinggal dagu dan kening saja.

Menurut dia, penyakit aneh tersebut telah menyerang istrinya selama hampir 30 tahun lebih. Namun, karena keajaiban Tuhan, Sumini bisa bertahan meski jaringan hidung untuk bernafasnya juga tidak sempurna akibat penyakit tersebut. Bahkan kesadaran dan indera pendenagaran Sumini juga masih bagus.

8. Ahmad Yunus, Manusia Sisik Ikan
http://www.kabarinews.com/Media/4/jpg/2009/7/359bcbc7-de85-a017-25350b6cf90a279f.jpg
Ahmad kini hanya bisa pasrah oleh penyakit yang aneh, seluruh tubuhnya bersisik dan kulitnya terus mengelupas. Bahkan, kedua matanya nyaris buta karena tertutup kulit yang mengelupas.

Tubuhnya pun kini tidak bisa digerakkan lagi karena terasa sakit luar biasa. Penyakit ini datang berawal ketika tumbuh benjolan-benjolan kecil di wajahnya, tetapi kemudian seluruh bagian kepala dan punggungnya terasa gatal yang amat sangat.

Ahmad sebenarnya pernah dirawat di RSUD Karawang dengan menggunakan Kartu Gakin, namun setelah dirawat selama tiga minggu Ahmad dipaksa pulang oleh pihak rumah sakit dengan alasan sudah terlalu lama dan hanya menggunakan Kartu Gakin. Tragisnya lagi, pihak rumah sakit menyatakan penyakit Ahmad sudah tidak bisa disembuhkan lagi.

Sejak saat itu, Ahmad sudah tidak pernah berobat atau pergi ke rumah sakit karena takut ditolak. Sudah tiga bulan ini Ahmad hanya bisa pasrah dan tergeletak tak berdaya. Namun, Ahmad masih berharap ada perhatian dari pemerintah daerah atau bahkan pemerintah pusat untuk dapat menyembuhkan penyakitnya.

Ahmad berharap dengan adanya bantuan para dermawan, penyakitnya tidak akan semakin parah. Pria ini hanya hidup dalam keterbatasan di sebuah rumah yang sangat sederhana bersama ibunya, Cici (50), sementara sang ayah sudah meninggal beberapa tahun lalu.


http://ptsii.blogspot.com/2010/12/8-penyakit-aneh-di-indonesia.html

Waspada Penyakit Pasca Lebaran


Harus diakui rangkaian kegiatan di hari Lebaran, mulai dari mudik, bersilaturahim, hingga menyiapkan sajian untuk tamu, merupakan kegiatan yang bisa menguras energi. Ditambah lagi dengan konsumsi makanan yang berlebihan yang sesungguhnya merupakan musuh kesehatan, tak sedikit orang yang "tumbang" pasca-Lebaran.

Menurut dr Ari F Syam, SpPD, ahli penyakit dalam dari FKUI-RSCM, minggu-minggu pertama pasca-Lebaran biasanya rumah sakit dan puskesmas akan ramai oleh masyarakat yang mengalami berbagai penyakit, seperti infeksi saluran pernapasan atas, gangguan perut, hingga penyakit berat seperti stroke. "Pada dasarnya penyakit-penyakit pasca-Lebaran ini bisa dihindari," katanya.

Penyakit seputar Lebaran, urai dr Ari, pada umumnya terjadi karena seseorang kelelahan. Perjalanan pulang ke kampung halaman menjelang Lebaran memang sangat melelahkan, apalagi jika perjalanan jauh itu dilakukan oleh seseorang yang sedang berpuasa.

"Pada keadaan kelelahan karena kurang tidur, apalagi jika seseorang tersebut masih melakukan ibadah puasa selama perjalanan, hal ini bisa menurunkan daya tahan tubuhnya sehingga seseorang mudah sakit," kata dokter yang menjabat sebagai Ketua Bidang Advokasi PB.PAPDI ini.

Penyakit akibat kelelahan ini juga bisa dialami oleh orang-orang yang tidak mudik tetapi ditinggal mudik pengurus rumah tangganya. Ketiadaan PRT juga membuat banyak orang memilih membeli makanan di luar atau mengonsumsi makanan siap saji. Karena itulah, penyakit seputar gangguan perut, seperti sakit maag, tifus, atau diare kerap mendominasi ruang pemeriksaan dokter.

Agar tubuh tetap sehat setelah Lebaran, menjaga kebugaran tubuh perlu diperhatikan. Sepadat apa pun rencana kegiatan Anda, selalu cukupi kebutuhan tidur Anda agar stamina terus terjaga. Utamakan konsumsi makanan bergizi, seperti buah dan sayur, di sela hidangan yang bersantan atau daging. Di pagi hari sebelum beraktivitas, lakukan peregangan ringan. Bila perlu, konsumsi suplemen vitamin. Selamat ber-Lebaran. 

KOMPAS.com —

10 Penyakit yang Bisa Membuat Kita Malu

1. Keringat yang Berlebihan

Tingkat malunya termasuk sedang, karena bisa berhubungan dengan bau badan dan enggan untuk mencari bantuan. Penyebabya bisa karena kelenjar keringat yang produksinya berlebih, stres atau tiroid yang terlalu aktif.

Untuk mengatasinya bisa dengan latihan relaksasi untuk mengontrol ketegangan atau menggunakan deodoran dengan antiperspirant yang kuat. Tak ada salahnya untuk menghubungi dokter dan melakukan tes darah untuk mengetahui ada masalah tiroid atau tidak..

2. Wasir
Tingkat malunya sedang, karena bisa membuat seseorang tak nyaman untuk beraktivitas. Penyebabnya karena adanya pelebaran pembuluh darah vena di anus atau dubur. Penyakit ini biasanya menimbulkan rasa gatal, nyeri dan tak nyaman ketika sedang duduk. Jika masih awal bisa diatasi dengan beberapa gerakan latihan, olahraga atau banyak makan sayuran, tapi jika sudah parah harus dilakukan operasi.

3. Bau Kaki

Tingkat malunya tinggi, karena berhubungan dengan kebiasaan pribadi yang jorok. Penyebabnya bisa kombinasi antara kaki berkeringat dengan kurangnya menjaga kebersihan, penggunaan sepatu yang tidak tepat atau adanya infeksi. Cara mengatasinya dengan mengganti kaus kaki setiap harinya, rajin membersihkan kaki serta mencuci sepatu secara teratur.

4. Rambut berlebih pada perempuan

Tingkat malunya sangat tinggi, karena takut dicap mirip laki-laki. Penyebab tumbuhnya rambut yang tidak diinginkan ini seringkali karena faktor keturunan, penyakit yang ada ditubuhnya atau efek samping dari suatu obat.

Cara mengatasinya bisa dengan melakukan waxing, mencukur, menggunakan krim perontok rambut, perawatan laser atau elektrolisa. Jika masalah ini disebabkan oleh faktor hormonal, maka tak ada salahnya jika meminta bantuan medis.

5. Payudara pada laki-laki (gynecomastia)

Tingkat malunya tinggi, karena hal ini biasanya terjadi pada kaum perempuan. Penyebab tumbuhnya payudara pada laki-laki adalah karena adanya gangguan pada hormon testosteron dan estrogen. Gangguan ini menyebabkan puting menjadi sakit, payudara membengkak atau keduanya. Pada beberapa kasus bisa hilang dengan sendirinya, tapi ada juga yang menjadi permanen dan memerlukan bantuan medis.

6. Disfungsi ereksi

Saat ini tingkat malunya sudah lebih rendah dari sebelumnya. Kemungkinan penyebabnya adalah masalah sirkulasi, depresi, diabetes, konsumsi alkohol, efek samping obat atau masalah psikoseksual. Tapi biasanya tidak ditemukan penyebab yang spesifik.

Jika ingin mengatasinya sendiri cobalah untuk mengurangi alkohol, berhenti merokok, olahraga teratur serta menghindari penggunaan viagra yang dijual bebas. Jika tidak ada kemajuan, tak ada salahnya untuk berkonsultasi dengan ahlinya agar diketahui penyebabnya.

7. Mendengkur

Masalah kesehatan ini memiliki tingkat malu yang tinggi, serta seringkali membuat seseorang menjadi kurang tidur. Penyebabnya bisa bermacam-macam seperti adanya kelainan pada anatomi rahang dan tenggorokan, karena tidur terlentang atau bisa juga akibat adanya polip di hidung.

Masalah ini bisa jadi salah satu gejala awal dari gangguan pernapasan di malam hari. Sebaiknya konsultasikan denga dokter jika hal ini terus berlangsung dan sudah sangat mengganggu waktu tidur.
8. Kebotakan pada laki-laki


Tingkat malunya tinggi, karena bisa menurunkan kepercayaan diri. Penyebabnya kemungkinan karena faktor genetik atau usia yang semakin bertambah.

Cara mengatasinya bisa dengan menggunakan obat penumbuh rambut, tapi cara ini tidak efektif untuk semua orang. Jika kebotakan dialami sat masih muda, sebaiknya meminta bantuan dokter untuk mengatasinya seperti pemberian obat seperti minoxidil.

9. Anus yang gatal

Tingkat malunya tinggi, karena bisa membuat seseorang menjadi canggung dan menurunkan kepercayan dirinya. Gatal yang awalnya hanya biasa saja, tapi jika tidak ditangani akan semakin memburuk. Terkadang hal ini disebabkan oleh adanya infeksi atau masalah kulit seperti eksim. Cobalah untuk menjalani pola hidup yang bersih.

Jika langkah-langkah kebersihan tidak membantu, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui apa penyebabnya dan memberikan resep krim yang efektif dan tidak berbahaya.
10.Bau Mulut

Tingkat malunya tinggi, karena bisa berhubungan dengan kepercayaan diri. Penyebabnya bisa karena adanya lubang di gigi, sisa makanan yang tertinggal, karang gigi atau bisa juga karena adanya suatu penyakit di tubuh. Cara mengatasinya bisa dengan gosok gigi secara teratur, menggunakan cairan pembersih mulut atau rajin membersihkan gigi ke ahlinya.
Source

Kenali Penyakit Yang Diidap Dari Warna Kuku (Must Read)

img

Tahukah Anda bahwa ada banyak cara untuk mendiagnosa suatu penyakit? Salah satunya adalah dengan perubahan warna kuku.

Diagnosa penyakit lewat warna kuku sebenarnya sudah dilakukan sejak lama. Ini adalah beberapa cara mengenali warna kuku dan penyakitnya.

1. Kuku berwarna kekuningan
Menandakan adanya penyakit pernapasan, seperti bronkhitis atau pembengkakan di tangan. Tetapi apabila kuku berwarna kekuningan dan disertai dengan pertumbuhan yang lambat dan keras bisa jadi ada gangguan getah bening atau penyakit pencernaan.

2. Kuku berwarna kehitaman
Menandakan adanya indikasi kanker kulit, oleh karena itu harus selalu diperiksa untuk menentukan apakah itu merupakan melanoma (kanker kulit).

3. Pangkal kuku membiru
Adanya indikasi peredaran darah yang kurang lancar dan juga gejala penyakit jantung.

4. Kuku berbintik merah atau hitam
Menandakan adanya peredaran darah ke otak kurang baik.

5. Kuku kusam dan ada kerutan
Adanya indikasi kekurangan gizi, gejala penyakit campak, cacar air, gondok serta jantung.

6. Separuh ujung kuku merah muda atau coklat
Bisa jadi Anda memiliki penyakit pada ginjal.

Tips:
Untuk mengetahui kesehatan tubuh secara menyeluruh, cobalah untuk memijat setiap kuku jari Anda. Bila satelah ditekan kuku menjadi merah, berarti peredaran darah dalam tubuh Anda baik. Namun jika saat ditekan tidak memerah, maka peredaran darah kurang lancar dan terdapat suatu organ tubuh yang tidak sehat.



"Low Latent Inhibition" Penyakit Yang Bikin Orang Jadi Lebih Jenius

Saat tubuh anda bertumbuh dan berkembang, pikiran belajar untuk mengenal dan menyaring berbagai macam objek dan informasi. Proses ini disebut dengan Latent Inhibition atau disingkat dengan LI (Indonesia: Inhibisi Laten).
Dalam beberapa kasus, manusia mempunyai kepekaan berlebih terhadap berbagai kondisi lingkungan, seperti bunyi-bunyian di dalam dan di kamar, nomor seri telepon genggam di meja anda, atau merek dan tanggal produksi lampu di kamar anda. Kelainan ini disebut dengan Low Latent Inhibition atau LLI.

Tanda-tanda orang yang mengidap LLI:

1. Lebih peka terhadap informasi di sekitar anda:
Anda melihat lebih banyak, mendengar lebih banyak, lebih bau dan merasa lebih melalui kontak sentuhan. Tanpa upaya sadar, pikiran Anda memiliki sebuah asupan yang lebih luas informasi. Setelah menghadapi segala bentuk rangsangan (yang menarik bagi Anda), pikiran Anda secara otomatis dismantles dan mengeksplorasi komponen-komponennya. Jadi anda akan mendapatkan informasi tentang sesuatu yang pada terlewatkan oleh orang normal.

2 .Dapat mengetahui kebohongan seseorang:
Anda biasanya mampu melihat kebohongan dan penipuan yang digunakan orang dalam kehidupan sehari-hari.

3. Mampu belajar dengan cepat:
Ketika belajar, Anda dapat membuat perubahan seketika. Anda dapat mempraktekkan pelajaran yang baru saja anda serap, dan mampu membuat koneksi atau asosiasi antara 2 hal atau lebih yang biasanya pada orang normal, tampak seperti tidak berhubungan sama sekali. Mudah memahami penjelasan. Anda melihat informasi latar belakang non-verbal dan ini sering memberikan gambaran yang lebih komprehensif daripada apa yang diucapkan.

4. There is no talking voice in your head:
Anda berpikir secara jernih dengan pikiran sadar anda. Informasi tenggelam sepenuhnya dalam pikiran sadar anda tanpa pengaruh pikiran bawa sadar.

5. Sulit untuk mengungkapkan apa yang ada dalam pikiran:
Karena pikiran anda sangat teliti dan mendetail tentang hal-hal yang dianggap sepele oleh orang lain, maka anda akan sulit untuk menjelaskannya secara verbal kepada orang lain.

6. Orang lain terlihat bodoh dan membosankan dengan penjelasannya:
Anda akan merasa sebal dan geregetan bila mendengarkan penjelasan orang normal karena dalam pikiran anda, orang tersebut menjelaskan tentang sesuatu yang anda anggap seharusnya sudah dijelaskan beberapa jam sebelumnya. Jadi ibarat, seseorang berbicara masih sampai di poin A, sedangkan pikiran anda sudah mencapai poin P (dalam alfabet).

7. Ilmu pengetahuan adalah sumber ketenangan:
Anda dapat menemukan ketenangan dan ketenteraman dalam mempelajari berbagai hal yang berbau sains.
Orang yang mengidap LLI beresiko mengalami keterbelakangan mental bila orang tersebut tidak memiliki IQ yang cukup untuk memproses segala informasi yang dia dapatkan dari lingkungan sekitarnya.
Sedangkan pengidap LLI yang memiliki IQ tinggi akan menjadi seseorang yang biasa kita sebut jenius.
Ini adalah ulasan dari sebuah serial yang awalnya tayang di ANT* dan sekarang di RCT*, namun akhir-akhir ini karena ada siaran PD 2010, maka penayangan serial tersebut terhambat. Serial itu berjudul Prison Break.


“Michael has been clinically diagnosed with low latent inhibition, a condition in which his brain is more open to incoming stimuli in the surrounding environment. As a result of this condition he is unable to block out peripheral information and instead processes every aspect and detail of any given stimulus. This, combined with a high IQ, as a psychiatrist explains in the episode “Tweener”, theoretically makes him a creative genius”

Michael yang disebut dalam serial di atas adalah Michael Scofield, sang aktor utama, yang diperankan oleh Wenworth Miller

Wenworth Miller as Michael Scofield:

ni dia badannya full tato berisi peta penjara Fox River gan


Serial Prison Break:

ni gan poster promo di Fox entertainment gan…

Apakah agan merasa mengidap LLI? Mungkin agan tidak, karena pengidap LLI tidak akan menyadari kalo dirinya mengidap LLI. Karena mendiagnosa diri sendiri terhadap LLI tidak dapat dilakukan karena mereka menganggap orang lain juga melihat apa yang dilihat dirinya. Bahkan dalam beberapa kondisi tetap tidak terdiagnosis.
Ingat, kemungkinan LLI saja sudah kecil apalagi LLI+Jenius, jarang sekali ditemukan.

Bukti ilmiah dari penelitian:

grafik yang cukup jelas kan?



GEJALA PENYAKIT, Merupakan "SIGNAL POSITIF TUBUH"

Tubuh selalu memberi kita signal adar seluruh aktivitas kita sesuai dengan tubuh yang inginkan...........


Quote:
1. RASA LAPAR


Spoiler for infonya:

Rasa lapar merupakan signal positif tubuh yang memberitahukan informasi kepada kita bahwa mesin pengolah makanan kita sudah kosong dan siap diisi lagi. Karena itu sebaiknya kita tidak makan dengan acuan jam, tetapi dengan acuan rasa lapar. Sangat banyak kebiasaan orang makan sebelum lapar, makan dengan patokan jam , dan sangat banyak pula orang menunda-nunda waktu makan ketika sidnalnya sudah muncul, yang berefek pada meningkatnya asam lambung dan mengganggu keseimbangan sistem pencernaan kita. Akhirnya , muncul penyakit, seperti gastritis atau gastric ulcer (radang atau luka tukak lambung)
Quote:
2. RASA HAUS

Spoiler for infonya:

Rasa haus merupakan signal positif tubuh. Tubuh meminta kita agar menambah cadangan air dalam tubuh kita. Mayoritas kita tidak tahu kapan sebaiknya kita minum dan berapa banyak tubuh membutuhkan air dalam 1 hari.
Quote:
3. RASA NGANTUK

Spoiler for infonya:

Rasa ngantuk merupakan signal positif tubuh. Tubuh mohon agar kita segera menidurkannya atau mengistirahatkannya. Betapa banyak orang memaksakan tubuhnya untuk tetap terjaga dengan tonik dan obat-obatan untuk mengacu tetap segar, ketika signal positif rasa kantuk muncul, padahal itu memperbudak tubuhya sendri dengan memaksa proses alami tubuh.
Quote:
4. RASA LELAH
Spoiler for infonya:

Rasa lelah merupakan signal positif tubuh., setelah kita bekerja berlebihan, menguras fisik dan pikiran. Setelah itu berharap agar kita mengistirahatkannya, guna energi bisa segera pulih seperti sedia kala. Mengonsumsi yang banyak di pasaran, hanya akan memaksa tubuh tetap segar sesaat. Namun berefek terhadap tergantungnya sistem keseimbangan tubuh dan penyakit.
Quote:
5. RASA MUAL
Spoiler for infonya:

Rasa mual merupakan signal positif tubuh yang tidak boleh di rendam dengan berbagai obat anti mual. Rasa mual mengindikasikan mesin pengolahan makanan kita sedang rusak atau bermasalah, bahkan mungkin banyak penumpukan toksin atau racun di organ pencernaan.Tugas kita adalah segera memperbaiki dan mengistirahatkannya dengan hanya memberi makan yang mudah di cerna dan memiliki efek cleansing (pembersihan), seperti pada buah-buahan dan sayur-sayuran yang sesuai dengan kebutuhan tubuh. Atau jenis makanan harus sesuaikan dengan faktor penyebab gejala mualnya.
Quote:
6. RASA SAKIT
Spoiler for infonya:

Rasa sakit bukannlah penyakit, melainkan efek yang ditimbulkan leh penyakit. oleh karena itu, seharusnya kita tidak boleh begitu saja merendam rasa sakit dengan berbagai obat-obatan analgetik, kecuali terpaksa karena rasa sakit yang sangat hebat dan tidak bisa ditahan. Kebiasaan merendam rasa sakit dengan berbagai obat-obatan hanya akan memperbudak tubuh kita dan justru akan semakin mempersulit kita untuk mencari sumber kerusakan tubuh penyebab rasa sakit . Cara-cara ini hanya akan memperburuk tubuh kita daripada memperbaikinya. WAlaupun untuk sementara waktu obat dapat mengurangi atau mengencangkan rasa sakit, tetapi itu hanyalah perbaikan semu yang dipaksakan.
Quote:
7. DEMAM
Spoiler for infonya:

Ingat! Demem tidak selalu diindikasikan penyakit, tetapi itu sering kali reaksi positif tubuh. Demem bisa jadi indikator adanya infeksi dalam tubuh, atau reaksi positif tubuh karena terjadi penumpukan toksin/ racun dalam sitem tubuh kita sehingga tubuh harus menghasilkan ekstra panas dengan peningkatan suhu suhu tubuh guna membakar/ menetralisir kelebihan toksin yang harus dibuang, yang tidak bisa diprosesdengan suhu normal tubuh. Tugas kita adalah memberikan ekstra cairan pada tubuh kita (banyak minum) agar keseimbangan cairan dalam tubuh tetap terjaga.
Quote:

8. DIARE

Spoiler for infonya:

Diare merupakan signal positif yang tidak boleh di stop dengan obat-obtan. Ini harapkali menjadi indikasi bahwa sudah terjadi pe-numpukan toksik dalam sistem pencernaan kita. Umumnya diare munul kalau kita salah makan, makan makanan sembarangan yang tidak higienis, atau kelebihan makan (kekenyangan) dengan berbagai jenis makanan yang tidak sinergis satu sama lain.Tugas kita adalah menyetop semua makanan yang masuk agar akumulasi bakteri penyebab diare bisa dihentikan, dan menggantinya dengan cairan yang bayak (seperti banayk minum air madu hangat atau air kelapa muda).
Quote:
9. KONSTIPASI ( SULIT BUANG AIR BESAR )
Spoiler for infonya:

Perlu kita sadari bahwa sulit buang air besar merupakan bagian penyakit dan penyebab berbagai penyakit akibat infeksi. Buang air besal yang normal 2kali sehari (tanpa kesulitan). Konstipasi merupakan cara tubuh memberi tahu kita bahwa keseimbangan bakteri positif dalam usus kita sedang terganggu. Bukan hanya itu, tubuh juga memberitahu kita bahwa itu merupakan dampak dari pola makan yang salah dan tidak seimbang.
(kesimpulan)

Quote:
Ketika tubuh mengeluh dengan berbagai gejalanya, itu bisa memiliki banyak makna:

1. Gejala penyakit merupakan cara tubuh memohon perhatian si pemilik tubuh untuk melakukan suatu perbaikan nyata, pada saat tubuh sedang tidak mampu melakukan tugas rutinya.

2.
Gejala penyakit merupakan cara tubuh memohon untuk deberi makan(nutrisi seimbang) sesuai dengan kebutuhannya.

3. Gejala penyakit merupakan cara tubuh memohon pembersihan dari penumpukan toksik atau racun(detoksifikasi).

4. Gejala penyakit merupakan cara tubuh untuk menuntut haknya yang barang kali sering kita lupakan, sering kita makan lebih banyak mengikuti selera lidah daripada selera tubuh.
Sumber berasal dari.............. Buku "TUBUH ANDA ADALAH DOKTER TERBAIK"

Sebenarnya masih banyak signal positif-positif tubuh. Saya saranKan " Sayangi Diri Anda demi Kelangsungan Hidup yang baik".


http://satriasputra.blogspot.com/2010/04/gejala-penyakit-merupakan-signal.html

Penyakit Hati Pada Manusia dan Terapinya

Banyak karakter dalam sosial dibelahan dunia manapun dari setiap ras, bangsa, agama, umur, budaya dan lingkungan yang membutuhkan pengertian jiwa dan logika kedewasaan agar semua itu bisa diterima dengan hati legowo tanpa terpaksa. Saya termasuk dalam kategori personal yang mencoba memahami berbagai karakter tersebut yang dengan senang hati menerima karakter baik seseorang tapi dalam kenyataannya sangat sulit untuk menerima karakter negatif seseorang dalam sosial. Dalam pengamatan saya, ada beberapa karakter negatif yang umum berada dlm lingkungan sosial seperti : berkata kasar dan sinis, bersumpah serapah, iri dengki, tidak sportif dan sombong.
Karakter-karakter tersebut akan selalu ada dalam tingkat sosial manapun termasuk dalam lingkungan kerja.
Sangat sulitnya menerima karakter negatif seseorang karena secara psikologi kita mungkin memiliki karakter tersebut, kita seperti bercermin, hanya saja kita tidak mau mengakui bahwa kita sendiri memiliki satu, dua atau lebih karakter negatif itu. Sebelum kita berkomentar dan merasa tidak nyaman terhadap karakter seseorang ada baiknya jika kita mengetahui dahulu, yang mana karakter negatif kita? tanyalah hati pribadi, karena hati tidak pernah berbohong atau keluarga terdekat atau sahabat kita, karakter macam apakah yg kita miliki? baru setelah kita mengetahuinya, dengan pasrah, sadar, sabar dan tidak munafik “mengobati” karakter negatif tersebut, karena jiwa kita “sakit”. Jiwa yang sakit tidak dapat dengan serta merta dihilangkan secepat kilat dan instan dengan terapi pengobatan psikologi, hanya dengan keimanan dan kedewasaan, jiwa yang sakit dapat sembuh. Pertanyaannya bagaimana melakukan pengobatan itu? perlu ditelusuri sebelumnya asal muasal jiwa yang sakit berasal dari mana? dari kekecewaankah? kesedihan menahun? amarah? dendam? tidak mau menerima kenyataan? tidak puas diri? karena sebagian point-point yang disebutkan tsb dapat dengan mudah merubah karakter baik seseorang menjadi karakter terburuk. Untuk itu silahkan tanyakan dengan jujur pada diri anda sebabnya apa? kategorikan sebab2 tersebut, pilah dan obati satu-satu. Jangan lakukan pengobatan massal atas karakter negatif tersebut, karena emosi kita seringkali menolak untuk menyembuhkan jiwa yang sakit. Jadilah seperti kupu-kupu, dari sesuatu yang buruk menjadi sesuatu yang indah.
Tidak sedikit manusia mencari pengobatan tersebut dengan mendengar, mendatangi ceramah-ceramah, dakwah, seminar motivasi dsb, padahal obat penyembuhannya ada pada diri kita sendiri, hanya kita pura-pura tidak tahu atau rasa itu terhalang oleh keegoisan karena merasa nyaman bersembunyi dalam karakter itu, memakai topeng dan tidak mau mengakui bahwa jiwa kita sakit.
Penyakit hati paling sering dialami dengki, hasud, prasangkas buruk, berpikir negatif, khianat, dan lain sebagainya. Penyakit-penyakit ini apabila tidak ditangani dan ditanggulangi dengan baik bisa berakibat buruk pada diri kita. Seperti halnya sakit pada organ tubuh / fisik kita, penyakit hati yang berupa sifat perilaku buruk bisa diobati / disembuhkan dengan obat hati.
Dengki atau sirik atau hasud itu tidak sekedar dosa biasa, bahkan dianggap bahaya, karenanya harus dijauhi. Dalam Al-Qur’an sendiri dalam surat al-Falaq, Allah memerintah Nabi Muhammad untuk berlindung dari tindakan penghasud. Ini cukup menunjukkan betapa bahayanya tindakan hasud tersebut.
Dengki atau sirik atau hasud itu tidak sekedar dosa biasa, bahkan dianggap bahaya, karenanya harus dijauhi. Dalam Al-Qur’an sendiri dalam surat al-Falaq, Allah memerintah Nabi Muhammad untuk berlindung dari tindakan penghasud. Ini cukup menunjukkan betapa bahayanya tindakan hasud tersebut. Mengapa hasud itu sangat berbahaya? Karenabermula dari ketidaksenangan terehadap kebahagiaan seseorang, biasanya hasud lantas diiringi dengan keinginan mencelakakan orang tersebut. Perbuatan buruk itu merupakan serangan sepihak, tanpa orang yang dihasud tahu kapan dan dari mana asalnya serangan. Serangan sepihak seperti ini tentu lebih bahaya, karena pihak yang diserang tidak punya persiapan untuk balas melawan atau bertahan. Serangan di sini tidak terbatas pada hal-hal yang bersifat fisik, tapi bisa juga berujud fitnah.
Di samping berbahaya bagi orang lain, hasud adalah sumber kesengsaraan bagi diri penghasud. Rasulullah bersabda: “Jauhilah olehmu semua kedengkian, sebab kedengkian itu memakan segala kebaikan, sebagaimana api melalap kayu bakar yang kering.” Ini artinya, kebaikan-kebaikan yang kita lakukan tidak ada artinya jika kita masih suka menghasud. Jelasnya demikian: karena hasud itu merupakan rasa ketidaksenangan atas kebahagiaan orang lain, dan bahkan bisa diiringi dengan tindakan yang mencelakakan orang tersebut, maka sebenarnyalah hasud itu membuktikan bahwa kebaikan-kebaikan yang telah kita lakukan itu hanya bohong-bohongan belaka. Karena hati kita ternyata masih menyimpan keinginan (bahkan rencana-rencana) mencelakakan orang lain. Hasud, dengan ungkapan lain, adalah membangun kebahagiaan diri kita di atas kesengsaraan orang lain, dan sebaliknya, kesengsaraan diri kita atas kebahagiaan orang lain. Sekarang yang terpenting mengetahui kenapa sampai timbul hasud (iri, dengki, dan semacamnya)? Sebab utama munculnya hasud adalah ketiadaan rasa syukur atas nikmat-nikmat Allah yang kita terima. Kita selalu saja beranggapan “the grass over the fence always looks greener” (rumput di ladang orang lain selalu nampak lebih hijau), orang lain senantiasa lebih banyak kenikmatannya dari kita. Akibatnya muncul rasa rendah diri, rasa tidak percaya diri disertai iri, dengki, lalu hasud. Ini senada dengan penegasan Allah : “Dan ingatlah ketika Tuhanmu sekalian menegaskan, jika kamu benar-benar bersyukur maka pasti Aku akan tambahi (karunia) bagi kamu, dan jika kamu benar-benar ingkar maka sesungguhnya azab-Ku amat pedih.” (QS. Ibrahim/14:7) Kalau kita pandai-pandai mensyukuri nikmat yang kita terima maka kenikmatan akan terus bertambah, dan sebaliknya, kalau tidak kesengsaraan terus bertambah. Baik kenikmatan dan kesengsaraan di sini tidak harus langsung berujud materi, tapi rasa, sikap, dan nuansa batin. Kita sepenuhnya sadar, siapapun tidak akan sukses dunia-akherat tanpa rasa percaya diri, optimis, bahagia/senang (atas nikmat yang kita terima atau yang diterima orang lain), semangat, dan semacamnya. Dan yang menjadi pangkal kegagalan adalah adanya penyakit-penyakit batin: rasa tidak percaya diri, pesimis, iri, dengki, dan semacamnya. Yang terakhir, teruslah berdoa mohon ampunan Allah, mohon agar dikaruniai ketulusan, mudah mensyukuri nikmat yang kita terima dan diterima orang lain, agar dihindarkan dari rasa/sikap dengki, iri, hasud, dan sikap-sikap negatif lainnya, dan sebaliknya agar dikaruniai sikap-sikap positif. Perlu saya tegaskan, doa itu tidak harus dipanjatkan dengan bahasa Arab, tapi yang penting adalah kita tahu apa yang kita panjatkan disertai hati khusyuk dan memelas. Allah Maha Tahu apa yang terlintas dlm hati kita.
Kesabaran itu menempati spektrum yang luas. Sabar atas cobaan dan penderitaan, sabar atas datangnya musibah, sabar menjalani program-program yang telah direncanakan sampai mencapai target, sabar menunggu teman, dll. Singkatnya, kesabaran itu tidak hanya musti dikerahkan pada saat-saat tertimpa duka saja, tapi juga saat-saat suka. Kita perlu kesabaran ketika mengalami saat-saat suka agar kita tidak terlena dengan kesuka-riaan kita. Dan perlu diketahui, kesabaran itu adalah sikap yang amat terpuji. Nabi Muhammad saw sendiri dalam sebuah ayat diperintahkan untuk bersabar dan dilarang memohon pada Allah untuk menyegerakan siksa bagi musuh-musuhnya: “Maka bersabarlah kamu seperti sabarnya para Rasul yang mempunyai keteguhan hati dan janganlah kamu meminta disegerakan (azab) bagi mereka.” (QS. 46:35) Dan banyak ayat-ayat lain yang menegaskan betapa pentingnya sikap sabar itu. “…dan bersabarlah, sesungguhnya Allah beserta orang-orang yang sabar.” (QS. 8:46) “Dan bersabarlah, karena sesungguhnya Allah tiada menyia-nyiakan pahala orang-orang yang berbuat kebaikan.” (QS. 11:115) “Bersabarlah (hai Muhammad) dan tiadalah kesabaranmu itu melainkan dengan pertolongan Allah dan janganlah kamu bersedih hati terhadap (kekafiran) mereka dan janganlah kamu bersempit dada terhadap apa yang mereka tipu dayakan.” (QS. 16:127) “Bersabarlah atas segala apa yang mereka katakan.” (QS. 38:17) “Maka bersabarlah kamu, karena sesungguhnya janji Allah itu benar, dan mohonlah ampunan untuk dosamu dan bertasbihlah seraya memuji Tuhanmu pada waktu petang dan pagi.” (QS. 40:55) Setelah tahu bahwa kesabaran itu sesuatu yang niscaya, tidak bisa tidak, perlu diketahui pula apa sih kesabaran itu? Kesabaran adalah kesadaran untuk bertindak secara kontinyu atau terus-menerus sesuai logika dan agama. “Kesadaran untuk bertindak” berarti bertindak dengan sadar. Tindakan tidak sengaja atau di luar kesadaran tidak bisa disebut kesabaran. “Kesadaran untuk bertindak” juga berarti tidak diam atau vakum, karena kevakuman itu sendiri adalah tidak baik. Bahkan diam saja sementara zaman terus berubah itu sama saja dengan kemunduran. Jadi, “Kesadaran untuk bertindak secara kontinyu sesuai logika dan agama” berarti tekad untuk bertindak secara sadar dan kontinyu sesuai logika dan norma-norma agama dalam segala situasi-kondisi dan kapanpun. Manakala kontinyuitas itu terputus, otomatis kesabaran menjadi terputus. Ini juga menunjukkan bahwa kesabaran sesuai ajaran agama kita dilakukan dengan tanpa batas, kita harus bersabar tanpa mengenal batas. Jangan semata karena motor kita dicuri lantas kita menggebuki pencurinya sampai mati; jangan karena kebandelan anak kita menghajarnya habis-habisan; jangan karena tahu ada acara yang lebih menarik kita tinggalkan janji; jangan karena sang kekasih meninggalkan kita lantas kita putus asa; dll. Dalam kondisi-kondisi seperti itu, kapan kesabaran hilang, otomatis emosi/amarah tidak terkontrol merasuk, lantas mendorong kita melakukan hal-hal negatif. Memang, mustahil manusia terlepas total dari emosi (hanya berlandaskan logika dan agama) , sehebat apapun dia. Persoalannya bukan kita hendak membebaskan diri dari emosi, tapi mengendalikannya agar kita termotivasi berbuat hal-hal positif. Lantas, bagaimana kita bisa berlaku sabar? Kita akan bisa berlaku sabar setelah mengetahui apa sebab utama ketidaksabaran, dan setelah tahu kita mau mengatasinya. Tiada lain adalah faktor atau sebab utama ketaksabaran adalah ketidakmauan atau ketidakmampuan berfikir panjang dan ketidakmauan atau ketidakmampuan mengambil hikmah/pelajaran dari kejadian yang dihadapinya.
Terapi atau Pengobatan Penyakit Hati
Untuk mengatasinya, pertama adalah harus membiasakan diri berfikir panjang mengenai sebab-akibat yang berkaitan dengan tindakan yang akan kita lakukan. Kita bikin daftar panjang: andai saya begini kira-kira apa yang akan terjadi, lantas akan berdampak apa.. terus apa…terus apa, dst; seandainya saya begitu kira-kira apa akibatnya, lantas akibat ini akan membuahkan apa.. lalu apa…lalu apa, dst. Kemauan berfikir seperti ini akan membuat kita tahu apa yang seharusnya dan sebaiknya kita lakukan. Kita bikin skala prioritas: mana yang harus dikerjakan lebih dulu, lalu yang harus berikutnya, dst. Sebab, tidak mungkin kita bisa bersabar tanpa mengetahui bahwa apa yang seharusnya kita perbuat itu baik.
Manusia harus pandai-pandai mengambil hikmah dari kejadian yang menimpa kita. Kalau tertimpa kesedihan jangan lantas kita lupa daratan, demikian pula kalau dikaruniai nikmat yang luar biasa. Tapi ambillah hikmah atau pelajaran dari sebuah kejadian. Misalnya sepeda motor kita dicuri orang, maka setidaknya hikmah itu berupa kesadaran “betapa nikmatnya orang memiliki sepeda motor, bisa ke sana kemari dengan cepat, bisa bekerja dg waktu yang sangat efisien.” Munculnya kesadaran seperti ini adalah sebuah nikmat pula, yang boleh jadi memicu kita untuk bekerja lebih baik di masa-masa mendatang. Itu hikmah yang paling minim kita rasakan setelah hilangnya sebuah kenikmatan. Perlu diketahui, kebanyakan orang itu tidak menyadari adanya sebuah kenikmatan kecuali setelah hilangnya kenikmatan tersebut. Juga kebanyakan orang merasa harus bersabar setelah mengalami keadaan sulit. Namun hendaknya kita jangan seperti kebanyakan orang itu. Tapi galilah hikmah-hikmah lainnya yang intinya menuntut kita untuk berbuat lebih baik. Bila kehilangan motor, kita telusuri sebab akibatnya: oh, salah sendiri saya tidak menguncinya; oh, salah sendiri saya terlalu lama meninggalkannya; oh salah sendiri saya tidak menitipkannya di tempat penitipan yang aman. Kita gali semua kemungkinan-kemungkinan penyebabnya, lantas kita bertekad agar keteledoran-keteledoran itu tidak terulang di waktu mendatang. Sampai kita pada kesadaran bahwa kebaikan atau kenikmatan itu adalah kesabaran itu sendiri. Pernah ada seseorang mengeluh ke Rasulullah: “Wahai Rasul, harta saya hilang dan badan saya sakit.” Jawab beliau: “Kebaikan (keberuntungan) itu tidak terdapat pada orang yang hartanya tidak hilang dan badannya tidak sakit. Sebab, jika Allah itu memang mencintai seorang hamba maka Allah menurunkan cobaan padanya lantas membekalinya kesabaran.” Dalam hadis lain, Nabi bersabda: “Besok di hari Kiamat didatangkan orang yang paling banyak kenikmatan duniawinya, lantas dimasukkanlah orang itu sebentar di neraka dan dikeluarkan dalam keadaan hangus terbakar, setelah itu ditanya: ‘Apakah selama kamu di dunia selalu mendapati kenikmatan duniawi?’ Jawabnya: ‘Tidak. Saya selalu menemui cobaan sejak saya tercipta.’ Dan didatangkan juga orang yang paling berat cobaan hidupnya di dunia, lalu dimasukkan ia ke surga sesaat dan dikeluarkan dalam keadaan bersinar laksana bulan purnama, lantas ditanya: ‘Apakah selama di dunia kamu selalu tertimpa cobaan?’ Jawabnya: ‘Tidak. Saya senantiasa mengalami kenikmatan sejak saya tercipta.’” Kedua hadis itu menegaskan bahwa kebaikan/kenikmatan itu tidak identik dengan sesuatu yang mengenakkan, seperti harta benda. Tapi kebaikan/kenikmatan adalah kesabaran itu sendiri. Sebab andai saja kita kaya raya, maka itu berarti cobaan: apakah kita bisa dg sabar membelanjakan harta di jalan yang benar? Bila dikaruniai ilmu yang tinggi, maka apa kita akan kontinyu mengamalkan ilmu demi kebenaran? Bila dikaruniai fisik sempurna, sehat tidak kurang suatu apa, maka apakah kita akan senantiasa menggunakan kesehatan tersebut untuk hal-hal yang manfaat? Pertanyaan-pertanyaan (muhaasabah) seperti inilah yang perlu kita bisikkan terus-menerus dlm hati dan pikiran kita. Demikian sekelumit nasehat ini, semoga bermanfaat bagi saya, Anda, dan saudara-saudara kita yang lain. Tulisan singkat ini sama sekali tidak menyarankan agar meninggalkan kenikmatan dunia. Tapi adalah penegasan bahwa kita harus bekerja sebaik-baiknya di bidang masing-masing. Kewajiban bekerja itu bukan semata untuk menumpuk harta, tapi untuk mencari harta yang harus (senantiasa/kontinyu) kita gunakan sebaik-baiknya. Kewajiban menuntut ilmu setinggi mungkin tidak hanya agar kita menjadi pintar (apalagi sekedar mendapat gelar), tapi agar senantiasa bisa memanfaatkannya untuk kebaikan. Arif Hidayat
Tidak Banyak Bicara
Terlalu banyak bicara dapat membuat hati kita menjadi keras. Berbicaralah yang tidak penting secukupnya dan hindari menjadi orang yang omong besar, omdo / omong doang, pembual, tukang bohong, ghibah, ngerumpi, dan lain sebagainya. Banyak bicara dalam kebaikan boleh-boleh saja seperti untuk mengajar, petugas pelayanan, ngobrol biasa dengan teman, tetangga, keluarga, dan lain sebagainya.
Menjaga Emosi Dan Nafsu
Emosi dapat membuat hidup menjadi tidak tenang. Oleh karena itu kita sebaiknya selalu menjaga emosi kita agar tidak menjurus ke penyakit hati. Beberapa contoh nafsu yang harus kita tundukkan antara lain seperti nafsu akan harta, nafsu seks, nafsu makan, nafsu jabatan, nafsu marah, nafsu mewujudkan impian, dan lain sebagainya. Salah satu cara untuk melatih emosi dan nafsu kita adalah dengan melakukan ibadah puasa, baik puasa sunah maupun puasa wajib ramadhan.
Selalu Mengingat Allah SWT
Ada beberapa cara untuk dapat selalu mengingat Allah SWT yaitu seperti dengan rajin sholat baik sholat wajib lima waktu, shalat tahajud, sholat dhuha, solat malam, dan lain-lain. Selain itu zikir, doa dan mengaji atau membaca al-qur’an juga dapat menghindarkan kita dari penyakit hati. Diharapkan dari mengingat Allah SWT kita menjadi takut atas ancaman Allah SWT jika kita melakukan dosa yang disebabkan oleh penyakit hati dan perbuatan maksiat.
Bergaul Dengan Orang Saleh / Soleh
Dengan berteman dengan orang-orang yang penuh dengan penyakit hati hanya akan menulari kita dengan penyakit-penyakit itu sehingga kita akan semakin jauh dari Allah. Salah pergaulan juga dapat menambah dosa akibat perbuatan maksiat yang baik disadari atau tidak telah kita lakukan. Lain hal apabila kita bergaul dengan orang shaleh yang selalu menjaga dan membatasi diri dalam pergaulan agar mereka tidak terjerumus dalam maksiat.
Bersihkan jiwa kita dari akar penyebabnya dengan : banyak bersyukur, ikhlas menerima hal buruk yang terjadi dalam hidup kita dan gembleng terus keimanan kita, tersenyumlah, karena dengan tersenyum hati yang kecut jadi segar dan lembut, balaslah perbuatan buruk orang lain dengan kebaikan kita tanpa pamrih dan tidak dibuat-buat, sering-seringlah melihat dengan mata lebar dan hati yang jernih dilingkungan sekitar dan sesama kita yang masih kurang beruntung dibanding kita, niscaya sakitnya jiwa kita akan sirna. Mulailah semua itu dari diri kita sendiri…. alhasil orang disekitar kita akan terkontaminasi dengan karakter perubahan kita yang lebih baik.
Jadi tak usah heran, kesal atau marah jika kita menemukan orang yang berkarakter buruk dan sangat menganggu hubungan sosial kita, pahami saja karena justru kita seharusnya prihatin pada mereka karena mereka “sakit” dan kita tidak mau jadi seperti mereka kan?
Tips menghadapi orang-orang yang berkarakter buruk :
1. jangan terpancing emosi atau sakit hati, tetaplah jernih berpikir
2. tak usah membalas apalagi melabrak
3. jangan menjelek-jelekan mereka
4. ramahlah pada mereka
5. jangan kucilkan mereka
6. berbaik sangkalah pada mereka
7. balas dengan perkataan yang sopan
8. ajaklah berbicara empat mata
9. jangan sinis menghadapi mereka
10. kasihanilah mereka dengan mencoba menyadarkan mereka
11. berilah kado
12. maafkan mereka

Sarang Semut Dapat Menyembuhkan Berbagai Penyakit Maut. Termasuk Kanker



Tahukah Anda Sejak dipekenalkan 6 tahun yang lalu Sarang Semut sudah dikonsumsi oleh RIBUAN ORANG?
Tahukah Anda bahwa Sarang Semut sudah TERBUKTI AMPUH mengatasi berbagai jenis Kanker dan Tumor, TBC, Diabetes, Hipertensi, Lever, Asam urat, Jantung, dan berbagai penyakit berat lainnya?

"Saya yakin Sarang Semut adalah satu obat herbal yang sangat ampuh bisa menolong banyak orang yang penyakitnya susah disembuhkan dengan obat medis. Apalagi sekarang telah didukung dengan penelitian ilmiahnya. Rata-rata mereka meminum... mendapatkan hasil setelah seminggu, bahkan ada yang 3 hari sudah terlihat hasilnya." - Hendro Saputro, Peneliti Sarang Semut, Majalah Natural

Jika Anda ingin lebih mengenal Sarang Semut dan tertarik untuk mencobanya sebagai obat alternatif untuk suatu penyakit, silakan baca terus keterangan di bawah ini untuk mendapatkan informasi yang benar dan terpercaya.

Sarang Semut (Myrmecodia jack) merupakan tanaman yang berasal dari Papua yang secara tradisional telah digunakan oleh penduduk asli Papua untuk mengobati berbagai penyakit. Dan berdasarkan hasil penelitian modern didapati bahwa tanaman ini mengandung senyawa aktif penting seperti Flavanoid, Tokoferol, Fenolik dan kaya berbagai mineral yang sangat berguna sebagai antioksidan dan anti kanker.

Keunikan Sarang Semut terletak pada interaksi semut yang bersarang pada umbi yang terdapat lorong-lorong didalamnya. Kestabilan suhu di dalamnya membuat koloni semut betah berlama-lama bersarang di dalam tanaman ini. Dalam jangka waktu yang lama terjadilah reaksi kimiawi secara alami antara senyawa yang dikeluarkan semut dengan zat yang terkandung di dalam Sarang Semut, perpaduan inilah yang diduga membuat Sarang Semut ampuh mengatasi berbagai penyakit.

Dilaporkan bahwa ada banyak pengguna Sarang Semut yang mengaku sembuh dari Kanker, Tumor, Stroke, Mimisan, Alergi, Lemah Syahwat, Nyeri Punggung, dan Jantung Bocor. Banyak pula yang mengatakan tak lagi mengalami Gangguan Prostat dan Wasir setelah mengkonsumsi Sarang Semut.

Peminat Sarang Semut tidak hanya datang dari Papua, karena itu mulai awal tahun 2004, Sarang Semut mulai diproduksi dalam jumlah banyak agar mudah dimanfaatkan oleh masyarakat. Saat ini Sarang Semut semakin banyak dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia, bahkan hingga ke Singapura dan Malaysia.

Kehebohan ini pun tidak luput dari perhatian majalah, surat kabar, stasiun televisi dan radio yang berlomba-lomba mengulas tentang khasiat Sarang Semut. Hampir semua media tersebut memberikan komentar positif tentang khasiat Sarang Semut dalam menumpas berbagai penyakit berat dan merupakan sumber obat baru bagi dunia medis. Banyak dari media massa ini menampilkan testimonial dari mereka yang sudah tersembuhkan oleh Sarang Semut.

"Tak heran, setahun terakhir ini Sarang Semut semakin dipercaya dan banyak orang menyandarkan harapan kesembuhan padanya. Kenyataan ini sebenarnya cukup beralasan, apalagi banyak peneliti membuktikannya melalui berbagai kajian ilmiah." — Harian Kompas.

"Hasilnya memang mencengangkan, tanaman ini terbukti ampuh mengatasi beragam penyakit berat, seperti: kanker, diabetes, hepertensi, lever, asam urat, dan jantung. Setelah khasiatnya terkuak sejumlah lembaga penelitian tergerak untuk melakukan penelitian mendalam." — Majalah Trubus

"Setelah dicoba selama 5 tahun hasilnya sangat mencengangkan. Penyakit-penyakit seperti Kanker, Wasir, nyeri Sendi, jantung, gangguan ginjal, prostat pun lenyap. Selain itu hasil olahan Sarang Semut juga dapat meningkatkan air susu ibu."

Sumber : Majalah Natural