Tampilkan postingan dengan label Perang. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Perang. Tampilkan semua postingan

Mummi Tentara Perang Dunia I Ditemukan Dalam Kondisi Menakjubkan di bawah Gletser

Walker menemukan kerangka tentara Perang Dunia I dipelihara dalam kondisi yang menakjubkan dimakamkan di gletser pada resor ski Italia. Seorang sejarawan amatir telah menemukan tubuh mumi dari Perang Dunia I solider beku ke gletser Italia. Dino De Bernardin membuat muram menemukan saat ia berjalan di pegunungan dekat ke rumahnya, yang menjadi tempat pertempuran sengit antara pasukan Italia dan Austria-Hungaria antara 1915 dan 1917.
Pada ketinggian 2.800 meter, perhatiannya tertarik pada sebuah ‘buntelan kain lap’ yang ia melihat muncul dari es mencair. Ketika dia pergi untuk menyelidiki, ia terkejut menemukan kerangka tentara lengkap dengan sepatu bot membusuk.

Polisi dipanggil ke tempat kejadian tepat di bawah stasiun kereta gantung di dekat Serauta untuk Canazei di pegunungan Marmolada dari Dolomites di Italia utara-timur. Dekat perbatasan dengan Austria, daerah tersebut adalah sebuah resor ski populer di musim dingin. Alpine tim penyelamat juga waspada dan hati-hati kerangka digali dari gletser sebelum dibawa ke kamar mayat rumah sakit setempat.

Mereka sekarang akan diperiksa oleh ahli patologi untuk menentukan penyebab pasti kematian dan identitasnya. Ia kemudian akan dimakamkan di pemakaman militer. Hari ini emosional Mr De Bernardin, yang merupakan kolektor memorabilia Perang Dunia I, mengatakan: “Aku tidak bisa percaya ketika saya menyadari bahwa apa yang saya telah menemukan adalah sisa-sisa solider berani.
 
http://unikboss.blogspot.com/2010/10/mumi-tentara-perang-dunia-i-ditemukan.html

Senjata Perang Paling Ekstrim & Aneh Dalam Perang Dunia

1. Anti Tank Dogs

Kebrutalan perang dapat tercermin dari cara bertempur. Anjing anti tank adalah anjing yang diikatkan bom pada punggung mereka, dan merupakan hasil kreasi tentara Soviet, dan telah diturunkan untuk menghancurkan lebih dari 300 tank Jerman selama Perang Dunia II.
http://thecontaminated.com/wp-content/uploads/2008/02/tank-dog.jpg

Cara kerjanya adalah anjing diajari untuk menemukan makanan di bawah tank (melatih insting mereka bahwa selalu ada makanan di bawah tank), dan kemudian anjing tersebut dibuat kelaparan sebelum pertempuran.

Setelah sampai di bagian bawah tank, tuas yang berada di punggung anjing segera terpicu tak berapa lama kemudian anjing-anjing tersebut akan meledak, menghancurkan tank-tank Jerman. Akhirnya Jerman mengatasi taktik ini dengan penyembur api.

2. Corkscrew Tanks

Corkscrew tanks tidak berjalan seperti cara berjalan ular, maupun tank pada umumnya dan bukan juga didorong oleh ulir raksasa. Tapi sama seperti sebuah bor listrik pada sepotong kayu, sehingga tapak dari tank inilah yang menajadikan tank tersebut tampak berlayar di sepanjang tanah, tanpa peduli daerah.
http://weburbanist.com/wp-content/uploads/2010/01/Corkscrew.gif

Akan tetapi dalam berjalan arah mereka agak tidak menentu (sulit dikendalikan), dan tank harus sangat ringan untuk berguna dalam pertempuran.

3. Senjata Melengkung

http://img145.imageshack.us/img145/6001/senjata.jpg

Ketika terjadi pertempuran kota, di setiap sudut tersembunyi sekelompok prajurit musuh. Bahkan dengan sedikit keuntungan bisa memenangi pertempuran, sehingga berbagai senjata ini dirancang agar tentara dapat melihat setiap sudut, dan mereka pun dapat menembak dari belakang perlindungan dinding beton.

4. The Tsar Tank Rusia

http://www.empiresofsteel.com/assets/images/EarlyTank-TzarTank2.jpg

The Tsar tank Rusia dibangun dengan dua roda dengan diameter 27 kaki, yang menarik dua roda yang jauh lebih kecil dibelakangnya. Tank ini berisi dengan senjata besar dan berat, tank ini dirancang untuk menaklukkan setiap rintangan. Desain yang besar dan tinggi, tidak cocok untuk peperangan sesungguhnya, dan tank ini dapat cepat jatuh.

5. Barrage Balloons

Barrage balloons digantung di ratusan kota-kota di Inggris selama Perang Dunia II. Seperti ranjau terbang, mereka akan menyulitkan pesawat musuh yang berniat untuk menjatuhkan bom.
http://www.annefrankguide.net/en-GB/content/barrage.jpg

Balon-balon ini digunakan untuk mengancam pesawat-pesawat pembom tersebut agar terbang rendah karena kabel dan perangkat pembakar di dalam balon tersebut. Kalau pesawat pembom tersebut sudah terbang rendah maka tentara-tentara Inggris dapat menembaki pesawat tersebut dengan leluasa.

6. Project Habbakuk

Dengan kelangkaan logam menjelang akhir Perang Dunia II, Project Habbakuk adalah usaha untuk membuat kapal induk dari pykrete (campuran es dan bubur kayu). Lapisan yang cukup tebal untuk menahan tembakan musuh, dan mudah diperbaiki.
http://www.mondolithic.com/wp-content/uploads/2009/08/hab4.jpg

Pykrete akan memungkinkan pembangunan kapal besar dengan menggunakan sumber daya minimal. Akan tetapi perang sudah selesai sebelum kapal tersebut menjadi kenyataan.

7. Bat Bomb

http://belablack.com/wp-content/uploads/2008/06/bat-bom.jpg

Ini mengejutkan, sebuah prototipe bom kelelawar, bahkan pernah dibuat. Idenya sederhana, memberi alat peledak pada Free-tailed Meksiko Bats, turunkan suhu mereka sehingga mereka hibernasi dalam perjalanan mendekati kota musuh, dan kemudian melepaskannya di kota musuh untuk bertengger di gedung-gedung dan rumah. Pada waktu tertentu, semua kelelawar akan meledak dan menyulut kebakaran di seluruh kota.

8. The Goliath Tracked Mine

http://4.bp.blogspot.com/_CbwnjooteyI/SAy-tpxPmnI/AAAAAAAAJJI/UHPOnXgV3G4/s400/goliath_1.jpg

The Goliath tracked mine adalah anti-tank mini yang dikendalikan remote dan membawa hampir 200 pon (sekitar 90,7 kilogram) bahan peledak dan akan dijalankan mengarah ke pasukan musuh atau formasi tank dan kemudian diledakkan. Tank ini diciptakan oleh Jerman dan digunakan selama Perang Dunia II dan dikenal sebagai kumbang tank oleh pasukan Sekutu.

9. The Flying Jeep

http://weburbanist.com/wp-content/uploads/2010/01/Jeep.gif

The flying jeep diciptakan untuk memenuhi kontrak untuk membuat sebuah helikopter ringan yang dapat mendarat di daerah manapun. Beberapa prototipe diciptakan tetapi mereka tidak pernah di produksi penuh. Tidak peduli seberapa baik jeep itu tampak di atas kertas, tampilan konyol jip terbang itulah yang memberikan indikasi mengapa jeep tersebut tidak akan dapat melakukan tugasnya dengan baik dalam panasnya pertempuran.

10. Flying Aircraft Carriers

Flying aircraft carriers merupakan pandangan imajinasi rakyat jaman perang. Banyak ide seperti hoverpacks dan mobil terbang, ide itu tidak pernah terealisasi, hanya hidup dalam novel dan pertunjukan.
http://1.1.1.3/bmi/weburbanist.com/wp-content/uploads/2010/01/Flying.gif

Mereka memiliki banyak kelemahan seperti mudah untuk ditembak jatuh, mengkonsumsi banyak sekali bahan bakar, dan memiliki sedikit keuntungan untuk melawan pesawat musuh.

sumber: http://www.blogger.com/feeds/1832902781186979449/posts/default/1426186523251310347

Perang Kata Kata Indonesia VS Malaysia

vs



INDONESIA : Kementerian Hukum Dan HAM

MALAYSIA : Kementerian Tuduh Menuduh



INDONESIA : Kementerian Agama

MALAYSIA : Kementerian Tak Berdosa…



INDONESIA : Angkatan Darat

MALAYSIA : Laskar Hentak-Hentak Bumi



INDONESIA : Angkatan Udara

MALAYSIA : Laskar Angin-Angin



INDONESIA : ‘Pasukaaan bubar jalan !!!’

MALAYSIA : ‘Pasukaaan cerai berai !!!’



INDONESIA : Merayap

MALAYSIA : Bersetubuh dengan bumi



INDONESIA : rumah sakit bersalin

MALAYSIA : hospital korban lelaki



INDONESIA : telepon selular

MALAYSIA : talipon bimbit



INDONESIA : Pasukan terjung payung

MALAYSIA : Aska begayut



INDONESIA : belok kiri, belok kanan

MALAYSIA : pusing kiri, pusing kanan



INDONESIA : Departemen Pertanian

MALAYSIA : Departemen Cucuk Tanam



INDONESIA : 6.30 = jam setengah tujuh

MALAYSIA : 6.30 = jam enam setengah



INDONESIA : gratis bicara 30menit

MALAYSIA : percuma berbual 30minit



INDONESIA : tidak bisa

MALAYSIA : tak boleh



INDONESIA : WC

MALAYSIA : tandas



INDONESIA : Satpam/sekuriti

MALAYSIA : Penunggu Maling



INDONESIA : Aduk

MALAYSIA : Kacau



INDONESIA : Di aduk hingga merata

MALAYSIA : kacaukan tuk datar



INDONESIA : 7 putaran

MALAYSIA : 7 pusingan



INDONESIA : Imut-imut

MALAYSIA : Comel benar



INDONESIA : pejabat negara

MALAYSIA : kaki tangan negara



INDONESIA :bertengkar

MALAYSIA : bertumbuk



INDONESIA : pemerkosaan

MALAYSIA : perogolan



INDONESIA : Pencopet

MALAYSIA : Penyeluk Saku



INDONESIA : joystick

MALAYSIA : batang senang



INDONESIA : Tidur siang

MALAYSIA : Petang telentang



INDONESIA : Air Hangat

MALAYSIA : Air Suam



INDONESIA : Terasi

MALAYSIA : Belacan



INDONESIA : Pengacara

MALAYSIA : Penguam



INDONESIA : Sepatu

MALAYSIA : Kasut



INDONESIA : Ban

MALAYSIA : Tayar



INDONESIA : remote

MALAYSIA : kawalan jauh



INDONESIA : kulkas

MALAYSIA : peti sejuk



INDONESIA : chatting

MALAYSIA : bilik berbual



INDONESIA : rusak

MALAYSIA : tak sihat



INDONESIA : keliling kota

MALAYSIA : pusing pusing ke Bandar



INDONESIA : Tank

MALAYSIA : Kereta kebal



INDONESIA : Kedatangan

MALAYSIA : ketibaan



INDONESIA : bersenang-senang

MALAYSIA : berseronok



INDONESIA : bioskop

MALAYSIA : panggung wayang



INDONESIA : rumah sakit jiwa

MALAYSIA : gubuk Gila



INDONESIA : dokter ahli jiwa

MALAYSIA : Dokter Gila



INDONESIA : narkoba

MALAYSIA : dadah



INDONESIA : pintu darurat

MALAYSIA : pintu kecemasan



INDONESIA : hantu pocong

MALAYSIA : hantu Bungkus



Sumber: http://hermawayne.blogspot.com/2009/10/perbandingan-antara-bahasa-indonesia.html

Cara Ampuh Melumpuhkan Malaysia Tanpa Perang





Dokumentasi Seputar Indonesia
JAKARTA – Tindakan Malaysia yang telah berbuat semena-mena kepada Indonesia dirasa sudah melewati batas kesabaran. Tindakan tegas pun sudah sepantasnya dilakukan pemerintah dan rakyat Indonesia.

Bagaimana tidak, Malaysia selama ini kerap bertindak di luar batas. Perlakuan kasar kepada TKI, mengklaim budaya dan sederet karya Indonesia, sering memasuki wilayah perbatasan, serta memanggil warga Indonesia dengan sebutan “Indon” menjadi contoh jika Malaysia selama ini tidak menghargai kedaulatan Indonesia.

Namun, perang ternyata bukan satu-satunya cara untuk memberikan syok terapi bagi Malaysia. Sebagai bangsa besar, Indonesia memiliki banyak cara untuk bertindak dan bersikap atas wujud protes kepada Malaysia.

Pengamat Hubungan Luar Negeri Syamsul Hadi mengatakan, saat ini terdapat dua juta warga Indonesia yang mengadu nasib di Negeri Jiran. Jika dua juta warga tersebut dipulangkan dan diberikan lapangan kerja, secara lambat laun perekonomian Malaysia akan terkena dampaknya.

“Bagaimana pun, tenaga kerja Indonesia adalah terbaik jika dibandingkan dengan negara lain. Malaysia pun mengakui itu. Karenanya, mereka kembali membuka kran agar TKI masuk sekalipun sempat ada pemulangan besar-besaran pada 2002,” tandas Syamsul saat berbincang dengan okezone, Kamis (2/9/2010).

Soal biaya pemulangan dan membuka lapangan kerja, kata dia, tidak perlu dikhawatirkan selama pemerintah serius menyikapi hal ini. Sebab, lanjutnya, saat ini ada uang sebesar Rp650 triliun yang terparkir di perbankan Indonesia. Jumlah tersebut diyakini mampu menyelesaikan persoalan TKI.

“Pemerintah bisa membuka lahan peternakan yang selama ini kita selalu import dari Australia. Ini pasti bisa dilakukan asalkan serius,” ujar akademisi Universitas Indonesia ini.

Selain itu, kata Syamsul, pemerintah juga bisa menarik kantor duta besar Indonesia di Malaysia untuk beberapa waktu sebagai bentuk protes. “Karena menurut saya, kerjasama dengan Malaysia tidak terlalu menguntungkan bagi Indonesia,” tukasnya.

Hal tak jauh beda dikemukakan Anggota Komisi I DPR Effendi Choirie dalam satu kesempatan. Menurut dia, jumlah wisatawan Indonesia di Malaysia lebih banyak dibandingkan jumlah wisatawan Malaysia di Indonesia. Jika warga Indonesia tidak ada yang melancong ke Negeri Jiran, secara tidak langsung akan berdampak besar bagi roda perekonomian Malaysia.

“Malaysia itu orang kaya baru. Dia sombong karena merasa lebih hebat dari Indonesia. Karena itu, kita harus tegas menyikapi persoalan ini,” pungkas politisi Partai Kebangkitan Bangsa yang kerap disapa Gus Choi tersebut.
(teb)

source: http://news.okezone.com/read/2010/09/02/337/369400/inilah-cara-melumpuhkan-malaysia-tanpa-perang

"Jika Perang Jadi Jawaban, Tak Hanya Malaysia Yang Menderita"


JAKARTA (Berita SuaraMedia) - Perang dengan Malaysia, itu bukan pilihan bijak. Seperti dikatakan Ketua DPR Marzuki Alie. Dia meminta masyarakat Indonesia untuk tidak terprovokasi.

Masalah Malaysia, kata Marzuki, harus diselesaikan dengan cara damai. Perang sama sekali tidak ada gunanya. "Menegakkan harga diri tidak hanya dengan perang," kata Marzuki Alie di Gedung DPR, Jakarta, Rabu 1 September 2010.

Senada, Peneliti Puslit Kemasyarakatan dan Kebudayaan (PMB) LIPI dan The Indonesian Institute, Jaleswari Pramodhawardani mengatakan, kedua belah pihak akan sama-sama menderita jika perang jadi jawaban.

Jaleswari juga mengingatkan, warga Indonesia bisa saja bermodalkan semangat berkobar. Tapi kita juga harus realistis. Malaysia adalah anggota aliansi Five Power Defence Arrangements (FPDA) bersama dengan Singapura, Selandia Baru, Australia, dan Inggris.

"Jika Malaysia mengaktifkan klausul serangan terhadap satu negara anggota akan merupakan serangan terhadap anggota aliansi lainnya, maka kita bisa dikeroyok empat negara lainnya," kata Jaleswari.

Jangan lupa juga, Inggris adalah anggota pakta pertahanan Atlantik Utara (NATO), yang juga punya klausul sama.

Berikut petikan wawancara dengan Jaleswari Pramodhawardani:
Jika perang terjadi, apa untung ruginya untuk Indonesia?

Untuk menuju perang tidak mudah. Selain kedua negara memiliki hubungan strategis di Asean, kedua kepala negara tidak berminat untuk mencari solusi itu -- jika mengamati statemen keduanya di media.
Urusan perang juga tidak mudah kedua belah pihak akan sama-sama menderita.

Walaupun teknologi persenjataan Malaysia lebih modern dan banyak, tapi untuk menang perang tidak hanya ditentukan oleh teknologi dan jumlah alutsista. Masih banyak elemen yang menentukan kemenangan perang, seperti kepemimpinan, strategi, jumlah pasukan, dan kondisi psikologis prajurit.

Bagaimana perimbangan kekuatan dua negara, juga melihat bahwa Malaysia terikat dengan FPDA?

Kita boleh modal semangat berkobar melawan Malaysia, tapi jangan lupa, musuh kita tidaklah Malaysia saja. Malaysia memiliki aliansi pertahanan FPDA yang anggotanya juga Inggris, Australia, Singapura, dan Selandia baru.

Jika malaysia mengaktifkan klausul, serangan terhadap satu negara anggota akan merupakan serangan terhadap anggota aliansi lainnya, maka kita bisa dikeroyok empat negara lainnya.

Belum lagi Inggris yang juga anggota NATO, dalam artikel 5 nya juga memiliki klausul yang hampir sama dengan FPDA.

Memang ada pendapat bahwa itu kan perjanjian tahun 1970-an yang pasti memiliki konteks yang berbeda. Tapi menurut saya, sepanjang klausul dalam aliansi pertahanan itu belum dicabut, tetap masih berlaku.

Apalagi setelah 30 tahun berdirinya aliansi ini mereka semakin memantapkan kerja samanya di bidang keamanan.

Apa yang harus dilakukan untuk mengakhiri konflik ini?

Konflik bisa diakhiri jika kedua negara saling ada respek dan menghargai. Selama ini kasus dengan Malaysia dengan persoalan perbatasan saja sudah berulang kali terjadi. Tahun 2009 ada 14 kasus 2010 ada 11 kasus, belum lagi urusan lain.

Saya pikir, perlu ada terapi kejut untuk Malaysia, entah itu dalam bidang ekonomi, melalui pembatasan-pembatasan yang dilakukan atau warning keras lainnya.

Terapi kejut ini memperingatkan agar Malaysia memiliki respek sebagai negara yang bertetangga.

Kedua, mengaktifkan forum Asean. Selama ini forum Asean terkesan mandul. Tidak ada terobosan strategis yang dilakukan satu dekade ini. Terutama untuk menyelesaikan perselisihan antar anggotanya.

Persoalan perbatasan juga persoalan pembangunan diplomatik yang tangguh dan kuat.

Sebaiknya dilakukan pemerintah dalam pertemuan RI-Malaysia 6 September nanti. Pada pertemuan tersebut perlu mendesakkan semangat nasionalisme Indonesia ke dalam kebijakan luar negeri kita.

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan, Irgan Chairul Mahfiz menyebut sikap Presiden Susilo Bambang Yudhoyono tepat dan meminta pemerintah tidak terpancing berbagai provokasi terkait Malaysia.

"Karenanya diminta kepada Presiden RI untuk tidak terpancing atas berbagai provokasi yang akhirnya menghancurkan hubungan kedua negara, langkah-langkah penyelesaian yang dilakukan pemerintah sudah tepat, salah satu di antaranya dengan melakukan perundingan pada tanggal 6 September 2010," kata Irgan di Gedung DPR RI di Jakarta.

Irgan juga meminta pemerintah untuk menekan Malaysia agar mau mengikuti dan menerima tapal batas maritim untuk kepentingan NKRI.

"Tentu saja mengoptimalkan kepentingan NKRI, sebagai bangsa yang berdaulat, dan menekan Malaysia agar bisa menerima tapal perbatasan maritim yang proposalnya disampaikan pihak RI," kata Irgan.

Dia menyatakan, kedaulatan adalah harga mati dan tidak bisa ditawar-tawar lagi. Namun bagi masyarakat pantai timur Pulau Sumatera, situasi itu akan sulit.

"Karena kedekatan kultural dan hubungan persaudaraan yang erat, bahkan adanya proses kawin-mawin antarkeluarga di antara kedua negeri yang punya budaya sama yakni Melayu," kata dia.

Ia menyesalkan tindakan melempar "kotoran" ke Kedubes Malaysia yang dilakukan aktivis Bendera.

"Sesungguhnya tidak hanya pukulan bagi warga Malaysia, tetapi juga melukai hati masyarakat Melayu, yang punya tradisi saling menghormati, saling menghargai, tidak menghina-dina dengan cara-cara yang kurang elok," kata Irgan.
 
http://www.indonesiaindonesia.com/f/88567-perang-jawaban-malaysia-menderita/

[HOT] Brunei Akan Bantu Indonesia Jika Terjadi Perang VS Malaysia ?

TNI dan Tentara Brunei Darussalam Makin Erat

Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso, menyambut secara resmi kedatangan Panglima Angkatan Bersenjata Pemerintah Diraja Brunei, Yang Mulia Mejar Jeneral Haji Aminuddin Ihsan Bin Pehin Orang Kaya Saiful Mulok Dato Seri Paduka Haji Abidin di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, Senin (30/8).

Kedatangan Panglima ABDB diawali dengan jajar kehormatan dan dilanjutkan kunjungan ke Ruang Tamu Panglima TNI. Dalam kesempatan tersebut, Panglima TNI menyampaikan terima kasih atas kunjungan Panglima ABDB yang merupakan kehormatan bagi pemerintah RI khususnya TNI.

Ia berharap kerjasama antara kedua Angkatan Bersenjata yang selama ini telah terjalin dengan baik dapat lebih ditingkatkan di masa yang akan datang.

Panglima TNI juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah Brunei dan Angkatan Bersenjatanya, atas partisipasi dalam pertemuan Panglima Angkatan Bersenjata se-Asia Pasifik (CHOD) di Bali dan kegiatan Sail Bunaken di Manado. Serta bantuan dalam penanggulangan bencana alam di Indonesia seperti di Aceh, Sumatera Barat dan Yogyakarta, termasuk kepercayaan pemerintah dan Angkatan Bersenjata Brunei yang telah memilih peralatan senjatanya dari produk Industri Strategis Indonesia.

Sementara itu, Panglima ABDB menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan serta kerja sama yang telah terjalin dengan baik selama ini. Terutama di bidang peningkatan sumber daya manusia Angkatan Bersenjata Brunei melalui pendidikan dan berharap hubungan kerjasama tersebut dapat ditingkatkan di masa mendatang dalam rangka menjalin kerjasama dan persahabatan antar angkatan bersenjata kedua negara.

Dalam kunjungan tersebut, Panglima ABDB didampingi Duta Besar Brunei untuk Indonesia, Athan Brunei Darussalam di Jakarta dan Asisten Intelijen (Pengarah Perisikan). Sedangkan Panglima TNI didampingi Kasau, Kasal, Wakasad, Asintel Panglima TNI, Askomlek Panglima TNI, Kapuspen TNI dan Staf Khusus Panglima TNI.

Selesai kunjungan ke Mabes TNI, Panglima ABDB beserta rombongan menuju ke Kementerian Pertahanan untuk melakukan kunjungan kepada Menteri Pertahanan RI.

ni fotonya Panglima Angkatan Bersenjata Pemerintah Diraja Brunei, Yang Mulia Mejar Jeneral Haji Aminuddin Ihsan Bin Pehin Orang Kaya Saiful Mulok Dato Seri Paduka Haji Abidin:




Ini gan tentara brunei: 


 

http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5153992

Waspada Pihak Ketiga Yang Sengaja Membuat Indonesia Perang Dengan Malaysia


Rumor adanya pihak ketiga yang menunggangi konflik antara Indonesia dan Malaysia mencuat. Disebutkan ada upaya menjadikan Indonesia dan Malaysia sebagai Irak dan Iran di kawasan Asia. “Disinyalir ada pihak yang sengaja mengadu domba Indonesia dan Malaysia agar berperang supaya simbol umat Islam hancur dan dijadikan Iran-Irak nya Asia. Dibalik kasus ini ada operasi intelijen internasional yang sengaja buat Indonesia konslet dengan Malaysia. Waspada provokasi!!!,” demikian isi peringatan yang beredar di situs jejaring sosial Facebook.

Pengamat Hubungan Internasional dari Universitas Indonesia (UI) Fredy Buhama Lumban Tobing ketika dikonfirmasi mengenai isu ini menyatakan peringatan tersebut sekadar rumor saja. “Saya melihat itu sekadar rumor, gak lah kalau antara Indonesia dan Malaysia. Apalagi dalam situasi sekarang antar pimpinan dalam kerangka negara bersahabat, dalam kerangka ASEAN,” ujarnya.

Dia pun menegaskan hampir mustahil Indonesia dan Malaysia akan berperang, lantaran terlalu banyak kepentingan kedua negara yang akan dipertaruhkan. Fredy menyarankan insiden penangkapan tiga petugas DKP oleh marine police Malaysia seharusnya dijadikan bahan instropeksi atas kondisi Indonesia. “Ini saatnya kita bangkit bahwa keterpurukan ini harus segera diakhiri,” ujarnya.

Seperti dikutip dari Wikipedia, Perang Iran-Irak bermula pada September 1980 dan berakhir pada Agustus 1988. Umumnya, perang ini dikenal sebagai Perang Teluk Persia sehingga Konflik Iraq-Kuwait meletus pada awal 1990-an, dan untuk beberapa waktu dikenali sebagai Perang Teluk Persia Pertama.

Peperangan ini bermula ketika pasukan Irak menerobos perbatasan Iran pada 22 September 1980 akibat masalah perbatasan yang berlarut-larut antara kedua negara dan juga kekhawatiran Saddam Hussein atas perlawanan Syiah yang dibawa oleh imam Khomeini dalam revolusi Iran.

Walaupun Irak tidak mengeluarkan pernyataan perang, tentaranya gagal dalam misi mereka di Iran dan akhirnya serangan mereka dapat dipukul mundur Iran. Walaupun PBB meminta adanya gencatan senjata, pertempuran tetap berlanjut sampai tanggal 20 Agustus 1988. Pertukaran tawanan terakhir antara kedua negara ini terjadi pada tahun 2003. Perang ini telah mengubah wilayah dan situasi poltik global.

Perang ini juga memiliki kemiripan seperti Perang Dunia I. Taktik yang digunakan seperti pertahanan parit, pos-pos pertahanan senapan mesin, serangan dengan bayonet, penggunaan kawat berduri, gelombang serangan manusia serta penggunaan senjata kimia(seperti gas mustard) secara besar-besaran oleh tentara Irak untuk membunuh pasukan Iran dan juga penduduk sipilnya, seperti yang dialami juga oleh warga suku Kurdi di utara Irak.

Dalam perang ini dipercaya lebih dari satu juta tentara serta warga sipil Irak dan Iran tewas, dan lebih banyak lagi korban yang terluka dari kedua belah pihak selama pertempuran berlangsung
 http://berita-lampung.blogspot.com/2010/08/waspada-ada-operasi-intelijen.html

Perang Hacker Indonesia VS Malaysia


Jakarta – Dedemit maya yang mengaku dari Indonesia kembali meluncurkan serangan pada situs internet milik warga Malaysia. Kali ini sasarannya adalah situs yang dikelola oleh perguruan tinggi yang cukup terkenal di negera tetangga kita ini, yakni Universiti Utara Malaysia (UUM).
Situs resmi UUM yang beralamat di uum.edu.my, nampak dipermak habis oleh sang cracker. Pengamatan detikINET, halaman situs menampilkan gambar tengkorak muncul di tengah-tengah bendera Malaysia. Selain itu juga ada rekaman foto aksi pembakaran bendera Malaysia.
Sepertinya aksi ini dipicu oleh kekesalan para cracker yang menilai Malaysia terus berulah merongrong kedaulatan negara Indonesia. Hal ini tampak pada pesan yang ditampilkan di situs tersebut:
“Rakyat Indonesia cinta damai, tapi kalau terus-terusan diusik dan dilecehkan kami juga bisa marah, sabar ada batasnya. Pulau Sipadan dan Ligitan sudah diambil, sekarang mau mencaplok blok Ambalat, Saudara Kami yang ada di sana Dengan Kejinya Kalian Siksa tanpa Rasa kemanusiaan..!! Ini adalah peringatan dari kami, Jika kalian terus mengusik kami, maka akan kami lanjutkan perjuangan ini dengan cara kami sendiri..!,”
Tidak jelas siapa sebenarnya yang berada di balik aksi serangan cyber ini. Pelaku hanya memakai identitas bernama the_g3mb3L pada halaman situs yang telah diserang. Namun ada baiknya, kita semua tetap berkepala dingin agar tidak terpancing provokasi yang bisa merugikan banyak pihak.


http://www.untukku.com/berita-untukku/perang-hacker-indonesia-malaysia-untukku.html

Meski Di Landa Perang, Palestina Berhasil Ciptakan Mobil Tenaga Surya

Tiga mahasiswa Palestina berhasil merakit sebuah mobil bertenaga surya. Keberhasilan menciptakan mobil bertenaga surya dengan anggaran terbatas merupakan prestasi luar biasa bagi mahasiswa di kawasan konflik seperti Palestina.

Kendaraan berwarna putih yang dilengkapi dengan panel solar tersebut dirakit oleh tiga mahasiswa teknik di Universitas Politeknik Palestina di kota Hebron, Tepi Barat. Mobil itu bisa melaju hingga kecepatan sekitar 30 kilometer per jam.

Tiga mahasiswa perancangnya memerlukan waktu tiga bulan untuk merancang dan merakit mobil, dengan anggaran dan sumber daya terbatas. Kendaraan ini dilengkapi dengan mesin elektronik berkapasitas 2 bph bertenaga baterai yang menyimpan energi dari panel surya di atap mobil.

Selain memanfaatkan energi surya, baterai tersebut bisa diisi ulang menggunakan peralatan elektronik bila cuaca mendung. Mobil ini dirakit sebagai bagian dari proyek pengembangan sumber energi terbarukan untuk mengurangi polusi di kawasan Palestina.

"Kami tidak punya industri, jadi hampir semua polusi kami berasal dari kendaraan," kata Dr. Zahdi Salhab, direktur departemen teknik mesin di Hebron. Dia berharap proyek ini akan menarik donasi untuk membiayai pengembangan mobil serupa sehingga warga di Tepi Barat bisa menggunakannya.

"Butuh biaya sekitar US$4 ribu untuk merakitnya, tapi kami akan membutuhkan dua kali lipatnya agar bisa membuat mobil sebenarnya, yang lebih baik, lebih cepat, dan bisa dikemudikan di semua kondisi," kata Salhab pada surat kabar The Guardian, akhir pekan lalu.



Robot Perang Tempur Buatan Indonesia

Siapa bilang putra Indonesia tidak mampu menciptakan teknologi perang, seperti produksi Amerika Serikat atau negara maju lainnya. Buktinya, meski dengan segala keterbatasan fasilitas yang dimiliki, Lembaga Pengkajian Teknologi (Lemjitek) TNI AD, Karangploso, Kabupaten Malang, mampu menciptakan robot tempur.

Memang robot tempurnya masih dalam bentuk prototype. Namun, ia sudah mampu dioperasionalkan dan diujicobakan di lapangan terbuka. Sistem operasionalnya juga sangat canggih, yakni menggunakan sistem kendali jarak jauh memanfaatkan gelombang radio.

Menurut salah seorang anggota teknisi lapangan Lemjitek TNI AD, Kapten Arh. Petrus Gunawan, prototype robot tempur ini sudah beberapa kali diujicobakan,dan mampu menempuh jarak hingga 1 km dari pusat kendali. ”Ukurannya 1,5 m kali 0,5 m dengan berat sekitar 100 kg. Robot ini memiliki mesin penggerak dua roda,dan mampu mengangkut beban hingga sekitar 150 kg, kecepatan maksimalnya bisa mencapai 60 km/jam,” terangnya.
Hari ini i-dus.com bertemakan tentang" Robot Perang Tempur Buatan Indonesia Robot yang diciptakan pada tahun 2009 dan belum memiliki nama ini, digerakkan dengan tenaga listrik dari dua baterei yang tersimpan di dalam bodi robot.

Dua baterei ini memiliki kekuatan 36 volt yang berfungsi untuk penggerak, dan 12 volt untuk sistem kontrolnya. Gunawan mengaku, kondisi robot ini belum sepenuhnya sempurna karena baru selesai proses perakitannya, kemungkinan masih sekitar 70-80% dari kondisi ideal yang diinginkan.

Meski dinyatakan belum sepenuhnya sempurna, namun robot tempur ini memiliki kemampuan yang setara dengan robot tempur impor. Selain dapat dikendalikan secara jarak jauh, robot ini dilengkapi dengan kamera pengintai sebanyak enam unit, dan sensor ultrasonic untuk mengenali setiap hambatan yang dihadapi. ”Kami juga memasang dua senjata perusak pada robot ini, yakni senapan mesin ringan (SMR) jenis Minimi kaliber 5,56 mm, dan roket anti tank Estalansa caliber 90 mm yang bisa dioperasionalkan dari jarak jauh,” ungkapnya.

Rencananya Lemjitek TNI AD akan terus menyempurnakan robot tempur ini, bahkan akan mengusulkannya ke Lembaga Penelitian dan Pengembangan (Litbang) TNI AD,untuk dijadikan salah satu perlengkapan tempur indonesia.

Teknisi lapangan Lenjitek TNI AD Indonesia lainnya, Kapten Arm. Gatut Yuli Susanto mengaku bahwa robot tempur ini sengaja dirancang untuk senjata pengintaian sehingga dilengkapi kamera dan alat sensor. ”Namun, apabila ada kondisi darurat seperti ada serangan dari lawan,baik senjata ringan maupun kendaraan tempur berat, robot ini mampu juga menjadi alat tempur yang efektif dan aman,karena bisa dikendalikan dari jauh” katanya.