Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Puisi. Tampilkan semua postingan

Puisi Cinta Sejati Untuk Pacar

Kujalani hidup mengaruhi samudra
Mengayuh dayung menjalankan bahtera
Mencari penawar rasa di hati
Mencari makna cinta sejati
 

Kini ku tahu makna cinta
Cinta bukanlah sekedar rasa
Cinta bukanlah sekedar tutur kata
Dan cinta, bukan sekedar pengorbanan raga
Jika cinta sekedar rasa
Pasti hati kan tersiksa
Jika cinta sekedar ucapan
Manusia pasti dalam kebinasaan
Jika cinta sekedar pengorbanan
Tiada jiwa ini merasa aman
Cinta sejati adalah perasaan
Terungkap dengan ucapan
Tertuang dengan pengorbanan

http://www.riefki.com/puisi-cinta-sejati-untuk-pacar.aspx

"Seperti Waktu Itu" Contoh Puisi



seperti waktu itu
di sebuah telaga yang tersinari sinar senja
kau berdiri menatap ku dalam
dan kau berkata
jagalah aku di sepanjang sisa waktu ku
lantas aku berkata
yah ..akan ku jaga engkau hingga waktu menutup mata ku

lantas kita berjalan beriringan
menapaki tapak-tapak bebatuan yang terkadang merobek mata kaki
tak kurasakan luka itu !!
sebab kau ada mengobati setiap luka yang berdarah

Dan seperti waktu itu
di suatu malam yg tak berbintang
dihadapan sebuah lilin kau berkata
Selamat Ulang Tahun ...
Semoga Panjang Umur ..
lantas aku berkata pada mu
Semoga di tahun-tahun berikutnya
kau tetap ada mengucapkan kata itu dihadapan sebuah lilin

Namun tak pernah terbayang akan seperti ini jadinya
kisah-kisah indah yang kau tanam terkikis oleh riak gelombang yang tak kunjung reda
lantas akupun berjalan mengurai detik demi detik hingga terlelap di ubun-ubun pagi

Terimakasih atas semua kisah yang pernah kau beri.

Depok, Sabtu 5 Juni 2010
saat usia ku bertambah menjadi 35 thn




Source

Puisi Cinta Patah Hati 2010


Aku sudah tak bisa menangis…
karena sudah tak ada air mata lagi…
aku sudah tak bisa berdoa…
karena sudah tak ada kata lagi…
aku sudah tak bisa berusaha…
karena sudah tak ada kekuatan lagi…

kenapa kamu masih belum mengerti…
apa arti dirimu untukku…
kenapa kamu masih belum sadar…
apa arti hadirmu untukku…
kenapa kamu masih belum melihat…
apa arti KAMU untukku….
bisakah kamu sadar ?? mengerti?? melihat??
apalagi merasa??…
memang aku hanya mondar mandir di depanmu setiap hari…
memang aku hanya jadi teman biasa untukmu..
tapi cobalah sadar, mengerti, lihat, dan rasakan…
apa arti KAMU bagiku…
sudah lah….
aku tak kuat lagi…
maafkan aku kalau aku membisu…
bukan karena aku lelah…
bukan karena santunku hilang…
tapi memang…
hati ini sudah tak mengerti hadirmu…
hati ini sudah mencapai batas untuk terus maju…
hati ini sudah tak bisa lagi menjadi yang terbaik bagimu…

tapi ya biarlah yang berlalu, berlalu…
dan aku akan selalu menunggu di sini dalam kesunyian…
kembali menatapi apa yang harus ku cari…
dan memang ada yang lebih baik untukmu….