Setiap pasangan memiliki caranya masing-masing untuk mempertahankan hubungannya. Namun jika Anda kehabisan ide, cobalah koreksi apakah ritual-ritual sederhana di bawah ini sudah Anda lakukan.
Berikut adalah ritual yang bisa dilakukan para pasangan kekasih atau suami istri agar dapat membuat hubungan tetap mesra hingga bertahun-tahun, seperti dilansir Yourtango.
1. Tegaskan pada pasangan Anda
Terkadang berat juga melihat pasangan pria yang tidur seranjang dengan Anda berubah menjadi botak atau wanita yang Anda cintai menjadi gemuk dan keriput, tapi itulah pasangan Anda.
Terimalah dan syukuri apa yang ada. Tegaskan padanya, mengapa Anda masih mencintainya sampai hari ini. Ungkapkan padanya rasa cinta Anda setiap hari, meskipun lewat cara-cara yang sederhana.
2. Bicara satu sama lain
Ketika Anda bersamanya, luangkan waktu untuk berbicara satu sama lain. Bertanya tentang hari yang dilalui pasangan pada malam hari adalah cara yang efektif. Mendengarkan cerita masing-masing tiap harinya adalah awal yang baik untuk seterusnya.
3. Cobalah terlihat selalu seksi di depannya
Menunjukkan keseksian Anda tiap hari pada pasangan tidak sama dengan melakukan seks, meskipun hal ini mungkin sulit dilakukan karena rutinitas yang padat.
Namun jangan sampai 24 jam dalam sehari atau 7 hari dalam seminggu terlewatkan begitu saja tanpa memberi kesan seksi pada pasangan. Cobalah membuat percakapan yang seksi dan menggoda melalui telefon jika terlalu sibuk atau tidak sempat bertemu.
4. Lakukan aktivitas di tempat terpisah
Buatlah kebiasaan yang memisahkan Anda satu sama lain. "Mengerjakan kegiatan secara terpisah dengan pasangan memberi kesempatan hal lain untuk mengisi hari Anda, yang mungkin tidak didapatkan dari pasangan," ujar terapis pasangan, Tina Tessina.
Berbagi waktu dengan teman atau keluarga, melakukan hobi masing-masing dan hal-hal lainnya akan membuat Anda memiliki banyak hal yang dapat diceritakan pada pasangan, sehingga percakapan pun tidak akan buntu.
5. Berdoalah
Berbagi kehidupan spiritual bersama-sama dapat membuat Anda dan pasangan lebih dekat lagi. Berdasarkan survei yang dilakukan di University of Chicago, mereka yang sering berdoa dan melakukan ibadah bersama merasa lebih menghargai dan menghormati satu sama lain dan menilai pasangannya mempunyai keahlian menuntun.
Tampilkan postingan dengan label Ritual. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ritual. Tampilkan semua postingan
Ritual Mencegah Hujan Saat Lebaran Yang Unik
Seperti yang dilakukan SASHA ASMARA (21) wargaPerumahan Kodim 0821 Lumajang, di kawasan Rowobujel ini. Meski mahasiswi ini tidak mempercayai hal-hal kuno seperti itu, namun setelah dirinya mendengar ritual ini cukup ampuh, ia berusaha mencobanya.
Saya cukup terusik setelah beberapa hari menjelang Lebaran di Lumajang turun hujan deras. Apalagi, banyak kejadian tanah longsor di jalur selatan yang menghubungkan wilayah Malang,”ungkap SASHA ketika ditemui DIDI reporter Sentral FM Lumajang.
Didorong rasa keingintahuan apakah ritual itu ampuh atau tidak, SASHA mencobanya, Sabtu (11/09). Bahkan, sejak pagi ia telah mempersiapkan sarana ritual ’penyarang’ hujan seorang diri.
Yang dipersiapkan sapu ijuk dengan dua bumbu dapur yang menjadi syarat utama ritual ini. Yakni, bawang merah dan cabe hijau. Ketika ditanya Sentral FM, dari mana ia mengetahui ritual itu, SASHA menyebutkan jika dirinya tahu dari tetangga.
”Pernah saya berbincang dengan seorang tetangganya yang bernama Pak RI. Kalau ada hajatan dan terus hujan, bisa dilakukan ritual itu. Jadi, nggak usah mendatangkan dukun atau lainnya. Tetangga menyakinkan, jika ritual itu cukup ampuh. Makanya saya iseng-iseng mau mencoba. Apalagi, kalau Lebaran hujan terus kan tidak asyik, tidak bisa jalan-jalan,” ungkap SASHA.
Dengan niat sekadar mencoba, SASHA mempersiapkan sarana itu di rumahnya. Sapu ijuk diberdirikan secara terbalik di halaman dan bawang merah serta cabe hijau, ia tancapkan ke lidinya.
Entah ritual itu memang ampuh ataukah tidak, namun yang jelas sejak matahari mulai muncul, cuaca di Lumajang terus dipayungi mendung. Namun, beranjak cerak pada pukul 08.00 WIB. (her/tin)
Teks foto :
- Sapu ijuk diberdirikan secara terbalik dengan ditancapkan bawang merah dan cabe untuk antisipasi hujan. Ritual Cara mencegah Hujan
Sumber http://jaringradio.suarasurabaya.net/?id=12fc40d677fbf3d75d279c0041be9ad8201082225
Ritual Makan Bayi di China
Salah seorang pengusaha di china dan juga pemilik pabrik di negara tersebut mengaku punya ritual yang telah turun temurun untuk menjaga vitalitasnya dan awet mudanya, yaitu dengan mengkonsumsi "Healthy Soup", sebagai pengkonsumsi tetap ‘"Healthy Soup". Sebagai hasilnya, pria berusia 65 tahun menjelaskan khasiat "Healthy Soup" ini mempertahankan kemampuannya untuk dapat berhubungan seks beberapa kali dalam semalam. Penulis diajak oleh pengusaha tersebut di atas ke salah satu restoran yang menyediakan "Healthy Soup" dan diperkenalkan kepada juru masak restoran tersebut. Kata sandi untuk "Healthy Soup" adalah BAIKUT. Juru masak restoran menyatakan jenis makanan tersebut tidak mudah di dapat karena mereka tidak tersedia ‘ready stock’. Ditambahkan pula bahwa makanan tersebut harus disajikan secara fresh, bukan frozen. Tetapi kalau berminat, mereka menyediakan ari-ari bayi (plasenta) yang dipercaya dapat meningkatkan gairah seksual dan juga obat awet muda.
Juru masak restoran tersebut mengatakan jika memang menginginkan "Healthy Soup", dia menganjurkan “untuk datang ke sebuah desa di luar kota dimana ada sepasang suami istri yang istrinya sedang mengandung 8 bulan. Diceritakan pula bahwa si istri sebelumnya sudah pernah mengandung 2 kali, tetapi kedua anaknya lahir dengan jenis kelamin perempuan. Jika kali ini lahir perempuan lagi, maka "Healthy Soup" dapat disantap dengan waktu dekat. Cara pembuatan "Healthy Soup", seperti yang diceritakan oleh jurnalis yang meliput kisah ini adalah sebagai berikut : Janin yang berumur beberapa bulan, ditambah Pachan, Tongseng, Tongkui, Keichi, Jahe, daging ayam dan Baikut, di tim selama 8 jam, setelah itu dimasak selayaknya memasak sup biasa.
Beberapa hari kemudian seorang sumber menghubungi penulis untuk meberitahukan bahwa ada restoran yang sudah mempunyai stok untuk"Healthy Soup" . Bersama sang pengusaha, penulis dan fotografer pergi ke restoran tersebut untuk bertemu dengan juru masak restoran tersebut yang tanpa membuang waktu langsung mengajak rombongan untuk tour ke dapur. Di atas papan potong tampak janin tak bernyawa itu tidak lebih besar dari seekor kucing. Sang juru masak menjelaskan bahwa janin tersebut baru berusia 5 bulan, tidak dijelaskan berapa harga belinya, yang pasti itu tergantung besar-kecil, hidup-mati janin tersebut dan sebagainya. Kali ini, harga per porsi "Healthy Soup" 475 USD atau setara dengan Rp 4.750.000 karena stok sedang sulit untuk didapat. Sambil mempersiapkan pesanan kami, dengan terbuka juru masak tersebut menerangkan bahwa janin yang keguguran atau di gugurkan, biasanya mati, dapat dibeli hanya dengan beberapa puluh USD saja, sedang kalau dekat tanggal kelahiran dan masih hidup, bisa semahal 300 USD. Urusan bayi itu diserahkan ke restoran dalam keadaan hidup atau mati, tidak ada yg mengetahui.
Bisa anda bayangkan, harga bayi yang masih hidup hanya seharga Rp 3 jt. itu pun anda membelinya bukan untuk di adopsi atau di jadikan anak angkat, namun untuk Dimakan..!!
Setelah selesai, "Healthy Soup" disajikan panas di atas meja, penulis dan fotografer tidak bernyali untuk ikut mencicipi, setelah kunjungan di dapur, sudah kehilangan semua selera makan, maka cepat-cepat meninggalkan mereka dengan alasan tidak enak badan. anda mau mencobanya..?
Ritual Menghormati Arwah Secara Online
Label:
Arwah,
Menghormati,
Online,
Ritual,
Secara
/
Pemerintah Taiwan menganjurkan warga untuk tidak lagi membakar kemenyan dan uang kertas untuk orang mati saat menjalani ritual tahunan Bersih-bersih Makam awal bulan ini. Sebagai gantinya, warga dianjurkan menggunakan internet untuk mendoakan leluhur dan kerabat yang telah meninggal.Demikian kebijakan Badan Perlindungan Lingkungan Hidup Taiwan (EPA), Jumat 2 April 2010, seperti yang dikutip laman The China Post. Kebijakan itu diumumkan jelas Hari Bersih-bersih Makam pada 5 April mendatang.
Pada festival tahunan itu, warga di Taiwan melakukan tradisi yang sudah dilakukan turun-temurun, yaitu membakar kemenyan atau dupa dan uang kertas yang dibuat khusus untuk orang mati. Menurut kepercayaan orang-orang China, bakar dupa dan uang ini merupakan pertanda bahwa mereka tidak lupa dengan leluhur dan kerabat yang telah meninggal sehingga tetap "hidup layak" di alam baka.
Namun, menurut studi, ritual itu justru menyebabkan polusi udara karena menimbulkan asap yang tebal dengan bau yang menyengat serta berisiko menyebabkan kasus kebakaran. "Tradisi itu menyebabkan emisi karbon dioksida yang menimbulkan polusi lingkungan," kata Direktur Jenderal Bidang Kualitas Udara dan Pengendalian Kebisingan dari EPA, Hsieh Yen-ju.
Demi mencegah polusi udara dengan tidak bermaksud menghilangkan ritual warisan nenek moyang, pemerintah Taiwan akhirnya menawarkan alternatif. Hsieh menyarankan warga untuk membakar uang kertas ke suatu lokasi terpusat yang telah ditunjuk.
Tidak hanya itu, Kantor Layanan Pemakaman Taipei dan Pemerintah Daerah Taoyuan kini menawarkan layanan unik. Warga bisa mengirim modal kepada arwah leluhur atau kerabat tanpa harus membakar hio dan uang kertas namun cukup melalui laman internet khusus.
"Lebih baik jangan membakar kertas. Kan ada cara lain yang ramah lingkungan untuk mengungkapkan penghormatan kepada leluhur." kata Hsieh.
