Tampilkan postingan dengan label Sadar. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sadar. Tampilkan semua postingan

PM Najib: RI Sadar Ada 2 Juta Warganya Yang Bekerja Di Malaysia

http://www.presidensby.info/imageD.php/3116.jpg


Presiden SBY mengirim surat pada PM Datuk Seri Najib Tun Razak untuk mengajak mempercepat membicarakan masalah perbatasan kedua negara. Namun Najib belum membaca surat itu.

Meski demikian, Najib telah memprediksi isi surat itu.

"Saya yakin Presiden Indonesia menyampaikan kekecewaannya atas situasi yang berkembang dan demonstrasi-demonstrasi yang terjadi seharusnya tidak dikaitkan dengan pemerintah Indonesia. Pemerintah Indonesia sadar ada 2 juta warganya yang bekerja di Malaysia dan ada investasi besar oleh perusahaan-perusahaan Malaysia (di Indonesia)," komentar PM Najib.

Hal ini dikatakan Najib pada Sabtu kemarin seperti dilansir media Malaysia, The Star, Minggu (29/8/2010).

Najib menyatakan, kedua negara memiliki kepentingan mutual dan situasi yang berkembang saat ini jangan sampai mengganggu hubungan bilateral.

Dia menambahkan, sejauh ini Malaysia tidak ada rencana untuk mengeluarkan saran perjalanan (travel advisory) bagi warga Malaysia yang bermaksud ke Indonesia.

Surat SBY pada PM Najib dikirim Jumat (27/8) sore. SBY mengajak mempercepat proses perundingan perbatasan dan menyelesaikan semua masalah yang ada secara baik. SBY berupaya juga mengajak bagaimana agar suasana ini sejuk kembali.

Di dalam surat itu, juga berisi dorongan mempercepat penuntasan secara bertahap perundingan soal perbatasan laut RI-Malaysia. Sudah disepakati masalah ini akan dibahas dalam pertemuan rutin yang tahun ini akan berlangsung pada 6 September 2010 di Kinabalu, Malaysia.

"Mulai dari yang di Selat Malaka, Tanjung Berakit, Selat Sulawesi, sekitar Pulau Natuna dan semuanya. Pembicaraannya akan bertahap dan prosesnya terus berlanjut," papar Menko Polhukam Djoko Suyanto.

sumber :http://www.detiknews.com/read/2010/08/29/172553/1430549/10/pm-najib-ri-sadar-ada-2-juta-warganya-yang-bekerja-di-malaysia?991101605

Tertancap Pisau Tapi Tidak Sadar

Beberapa dokter bedah terbelalak memandangi sebilah pisau menancap di punggung Julia Popova yang sempat tidak menyadari kehadiran sebilah pisau di punggungnya itu
Gambar yang telah beredar luas ke seluruh dunia ini bukan gambar rekayasa. Wanita ini sempat tidak menyadari jika punggungnya tertancap sebilah pisau.

Tidak secara rinci dijelaskan bagaimana peristiwa itu berlangsung. Laporan yang beredar menyebutkan, Julia sangat trauma dengan peristiwa penyerangan yang dialami dalam perjalanan pulang ke rumahnya sehingga ia tidak sadar ada sebilah pisau yang menancap di tubuhnya.

Julia Popova (22) ditancap dengan pisau oleh seorang perampok yang menyerangnya saat ia tengah dalam perjalanan menuju rumahnya. Dari foto itu terlihat, darah mengalir dari posisi pisau sepanjang lebih dari 15 sentimeter itu tertancap dan beberapa dokter bedah tampak terbelalak menatapnya sebelum menjalankan operasi.

"Ini foto kami, ia memang sempat menjalani perawatan di sini," jelas seorang dokter senior di rumah sakit sebelah utara ibu kota Rusia kepada MailOnline kemarin. Beberapa petugas medis lain juga memastikan kebenaran kasus ini, tetapi mereka menolak menyebutkan identitas mereka karena tidak dilibatkan langsung dalam perawatan Julia.

Rendahnya kualitas gambar yang dimuat oleh beberapa harian Inggris hari ini telah memicu timbulnya spekulasi bahwa foto tersebut palsu, terutama setelah foto itu pertama kali dimuat oleh sebuah tabloid Moskwa dan sebuah situs yang diragukan kebenaran informasinya.

Meskipun cukup panjang, pisau itu tidak sampai menyentuh syaraf tulang belakang dan pembuluh darah utama di lehernya. "Pisau ini tertancap di tulangnya. Peristiwa ini benar-benar unik dan tergolong sebagai kasus yang luar biasa. Dia benar-benar beruntung," jelas seorang dokter bedah senior yang tidak disebutkan namanya.

Julia menyadari ada yang tidak beres pada dirinya setelah tiba di rumah dan orangtuanya menyaksikan pisau yang tertancap itu. Sebuah ambulans kemudian didatangkan ke kediamannya dalam waktu 15 menit. Ini berarti Julia tertancap pisau itu selama lebih dari satu jam.

Foto ini diambil setelah ia tiba di rumah sakit. Dokter menjelaskan, gambar itu diambil oleh beberapa tenaga medis, tetapi ia tidak mengetahui bagaimana foto itu sampai dimuat oleh harian Rusia, Tvoi Den.

Dokter kemudian segera mencabut pisau yang tertancap di punggung Julia yang sempat menjalani perawatan di rumah sakit selama 10 hari setelah operasi. "Ia tidak lama kemudian pulih dari cedera dan tidak mengalami dampak yang berkepanjangan," ujar seorang dokter.

"Kasus ini berlangsung pada musim gugur lalu. Ia (Julia) berjalan menuju rumahnya selama 40 menit setelah tertancap pisau," tambahnya.