Tampilkan postingan dengan label Teman. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Teman. Tampilkan semua postingan

9 Kriteria Teman Yang Pantas Di Remove di Facebook

 Nah, berikut ini adalah 9 Kriteria teman yang pantas agan remove di Facebook, yang bisa kita jadikan alasan untuk meremovenya dari daftar teman kita:

  • 1. Tidak saling kenal
Tidak selalu orang yang menginvite kemudian akhirnya menjadi teman kita di Facebook adalah orang yang kita kenal. Baik kenal di dunia offline (nyata) maupun online apalagi jika bukan tipe teman dalam seprofesi, sehobby atau teman dalam komunitas lain di dunia maya, tentu tidak ada gunanya berteman dengan orang seperti ini karena kita pun pasti bingung mau ngobrol apa dengan teman seperti ini sehingga saya rasa kita sudah cukup punya alasan untuk meremove atau tidak melanjutkan pertemanan dengan orang seperti ini karena hanya akan bikin penuh address book saja.
  • 2. Tidak peduli dengan anda
Salah satu alasan kita berteman adalah untuk berbagi, baik di kala suka maupun duka. Lantas apakah tetap kita pertahankan jika salah satu dari teman kita di Facebook ada yang cuek, tidak memperdulikan kita? Contoh misal kita lagi sakit dan kemudian menuliskan status mengabarkan kalau sedang sakit, tapi dia sama sekali cuek, tidak peduli dengan kita untuk hanya sekedar kirim sebuah komentar pada status kita.
  • 3. Terlalu asyik dengan dirinya sendiri
Hampir sama dengan alasan nomor dua, apakah perlu kita teruskan berteman dengan orang AUTIS yang terlalu asyik dengan dirinya sendiri dan tidak peduli dengan orang lain? Contoh Facebooker yang lebih asyik main game Mafia Wars tanpa peduli sama sekali dengan kita apalagi mengomentari status yang kita buat.
  • 4. Terlalu hyperaktif update status
Seorang teman yang terlalu hyperaktif update status, terlebih dengan hal-hal yang hanya berupa “What are you doing” saja tanpa memberikan manfaat apapun buat kita, kita juga punya pilihan untuk meremovenya. Mengapa? Karena update status teman seperti ini hanya akan memenuhi halaman atau dinding Facebook kita. Kasihan, kan teman kita yang lain, yang hanya sesekali update status di Facebook jadi tidak terlihat karena cepat tergeser ke bawah oleh update status orang-orang yang model begini.
  • 5. Mempunyai sifat-sifat buruk
Lingkungan tidak bisa dipungkiri sangat berpengaruh terhadap kepribadian seseorang. Jika kita setiap hari disuguhi update status dari teman yang isinya cuma misuh-misuh, mengejek, menghujat dan menghina orang lain setiap hari, kita secara tidak sadar sudah membiasakan diri membaca dan mendengar sifat negative ini. Jadi jangan heran suatu saat kita akan menganggap biasa sebuah pisuhan dan berubah ketularan sifat buruk seperti ini. Maka agar hal ini tidak sampai terjadi, kita punya pilihan untuk meremove teman model seperti ini.
  • 6. Berlagak seperti artis
Dalam sebuah pertemanan kita tentu ingin mendambakan sebuah kesetaraan, dianggap dan tidak diperlakukan sebagai ikan kecil diantara ikan-ikan kecil lainnya dalam sebuah kolam luas dimata teman kita yang berlagak seperti ikan besar, sok artis. Teman seperti ini samasekali tidak menghargai kita. Nah, saya rasa kita juga punya pilihan untuk meremove model teman yang begini.
  • 7. Hanya mau menerima tidak mau memberi
Di Facebook ternyata tidak sedikit orang yang lebih suka menerima komentar dalam statusnya, tapi tidak terlalu peduli dengan memberi komentar sebaliknya pada status yang kita buat. Kasarnya hanya mau menerima tapi tidak mau memberi. Apakah orang seperti ini juga pantas tetap dipertahankan jadi teman kita?
  • 8. Menjadikan anda sebagai obyek bisnis
Semua orang pasti tidak suka dijadikan obyek. Apalagi obyek bisnis berorientasi profit. Kalau kita hanya dijadikan sebagai obyek bisnis dalam sebuah pertemanan yang tanpa ada impact apa pun buat kita sendiri, ngapain harus rela diperlakukan dan menjadi teman orang model seperti ini?
  • 9. Pasang Avatar bukan foto dia
Sudah kita tidak kenal siapa dia, profile juga dibuat sangat tertutup, avatar juga bukan berupa foto dia, apakah juga perlu berteman dengan orang seperti ini? It is okey mau pasang avatar bukan foto tapi itu bila kita sudah kenal dan sudah tahu siapa dia. Kalau tidak, ya buat apa berteman dengan orang introvert seperti ini. Betul tidak?

Demikian gan!!, semoga Thread 9 Kriteria teman yang pantas diremove di Facebook ini bisa menjadi ajang instropeksi diri dan sebagai bahan renungan bersama, apakah agan sudah termasuk kategori teman yang baik buat orang lain?




http://satriasputra.blogspot.com/2010/04/9-kriteria-teman-yang-pantas-diremove.html

Inilah Indra Giri Mahasiswa IPB, Yang Menipu Teman-temannya Hingga 12 Milyar


Untuk ukuran seorang mahasiswa, “prestasi” yang dicapai oleh seorang oknum mahasiswa ini tergolong fantastis. Dia dikabarkan sudah berhasil mendapatkan uang sampai 12 milyar dengan cara menipu teman-temannya berkedok bisnis MLM.

Cukup disayangkan, seorang mahasiswa perguruan tinggi ternama sekelas IPB (Institut Pertanian Bogor) memanfaatkan kecerdasannya dan mungkin juga reputasi kampusnya untuk melakukan penipuan seperti itu. Yang jadi korban tentunya bukan hanya para korban penipuan yang dilakukannya, tapi juga teman dan segenap penghuni kampusnya karena telah mencoreng nama baik kampusnya itu.

Alamat Facebooknya


Sumber : Kompas Sabtu, 10 April 2010 | 03:50 WIB
Bogor, Kompas – Aparat Kepolisian Resor Kota Bogor menangkap Indra Giri (23) di rumah kerabatnya di Kranggan, Bekasi, Jumat (9/4) pukul 19.00. Indra adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi Institut Pertanian Bogor yang menipu ratusan orang dengan nilai lebih dari Rp 8 miliar.

”Pelaku dalam pemeriksaan. Dia baru ditangkap. Pengakuan awal tersangka, ada 175 orang menyetor uang tunai kepada tersangka, sebagian besar rekan dia, sesama mahasiswa IPB. Uang yang disetor kepada tersangka dari para korban Rp 8 miliar-Rp 12 miliar,” kata Kepala Polres Kota Bogor Ajun Komisaris Besar Nugroho Slamet Widodo.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Kota Bogor Ajun Komisaris Irwansyah memastikan tersangka adalah mahasiswa Fakultas Ekonomi IPB yang tengah menyelesaikan skripsi kesarjanaannya dengan indeks prestasi kumulatif 3,4.

”Penangkapan Indra Giri berawal dari laporan Rita Permata- sari (42), ibu rumah tangga warga Bogor Tengah, seorang korban, pada 30 Maret. Dia melapor bersama sejumlah saksi, sesama korban, yang mewakili seluruh korban. Rita menderita kerugian Rp 193 juta,” kata Irwansyah.

Berdasarkan pengakuan tersangka, total penyetor uang kepada dirinya 175 orang, 60 orang di antaranya mahasiswa IPB. Namun, yang berhubungan langsung dengan Indra hanya 16 orang dan semuanya mahasiswa IPB yang dikenalnya dekat.

”Ke-16 orang itu mengajak temannya lagi untuk ikut berbisnis dengan tersangka. Mereka mengajak orang lain lagi karena sebelumnya pembayaran keuntungan kepada mereka lancar,” kata Irwansyah.

Indra menawarkan bisnis berupa menanam modal kepada pelaku dalam usaha pengadaan cendera mata dengan keuntungan 50 persen lebih dalam sebulan.

”Semula para korban menanam modal Rp 1 juta, keuntungannya Rp 2 juta dan dibayar,” kata Irwansyah.

Indra menjalankan usahanya itu sejak Juni 2009. Namun, sejak tiga bulan terakhir, Indra sulit ditemui, apalagi memberikan keuntungan kepada para kliennya.

”Pengakuan tersangka, dia kabur ke Belitung, lalu ke Bali, dan bersembunyi di rumah kerabatnya di Kranggan. Kami membuntuti kerabatnya,” kata Irwansyah. Barang yang disita dari tersangka adalah 3 komputer, 8 telefon seluler, 3 laptop, 2 televisi layar datar, dan 3 sepeda motor.