Tampilkan postingan dengan label Upin. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Upin. Tampilkan semua postingan

Unyil dan Upin Ipin Damai

Di tengah hubungan Indonesia dan Malaysia yang sedang memanas, muncul ’Gerakan Damai Indonesia - Malaysia’ di internet. Salah satunya di Fanpage resmi Upin&Ipin di situs jejaring sosial, Facebook.

Gerakan ini punya logo yang diwakili dua tokoh kartun, Unyil -- representasi dari Indonesia dan Upin dari Malaysia.

Dalam logo tersebut, Si Unyil dan Upin sedang bersalaman di atas tanda dua jari yang membentuk simbol perdamaian. Di depan Unyil dan Ipin tertera ajakan, "Damai yuk."
http://image.tempointeraktif.com/?id=46215&width=490

Ternyata logo ini diciptakan oleh sekelompok mahasiswa Indonesia yang berkuliah di Malaysia.

"Tujuan utamanya, menyebarkan virus damai ke mind set orang Indonesia," kata salah satu penggagas gerakan damai Indonesia-Malaysia, Ardira Anugrah Putra.

Mahasiswa Multimedia University, Cyber City, Putra Jaya, Malaysia ini mengaku kampanye tersebut sebagai penyeimbang pemberitaan sejumlah media massa di Indonesia yang justu makin membuat panas.

"Kami juga ingin menunjukkan bahwa ada orang-orang Indonesia yang ingin damai," tambah Dira, nama akrab Ardira.

Tiga tahun kuliah di Malaysia, Dira merasa diperlakukan baik oleh masyarakat negeri jiran. Bahkan ketika situasi kian memanas akibat isu belakangan ini.

"Saya rasakan sebenarnya nggak ada apa-apa, santai, adem ayem," kata perwakilan sahabat Multimedia University itu.

sumber http://re-tweet.blogspot.com/2010/09/inilah-bukti-kalau-indonesia-dan.html

TPI Akan Hentikan Upin-Ipin



TPI Akan Hentikan Upin-Ipin Jika Pemerintah Embargo Produk Malaysia

Televisi Pendidikan Indonesia (TPI) menghormati usulan Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan untuk menghentikan program tayangan Upin-Ipin, sebagai gertakan ringan pada Malaysia. TPI akan menghentikan tayangan edukatif itu jika ada keputusan embargo pemerintah terhadap produk Malaysia.

"Kita akan lihat, kalau itu keputusan politik, dari putusan pemerintah (meminta) kita harus melakukan embargo produk Malaysia, kita akan taati," ujar Corporate Secretary TPI, Wijaya Kusuma Soebroto, kepada detikcom, Senin (30/8/2010).

Wijaya menuturkan Upin-Ipin merupakan salah satu program unggulan TPI. Wijaya mengaku bukannya menolak usulan Taufik itu, namun selama tidak ada keputusan embargo dari pemerintah, tentunya pertimbangan bisnis harus dipikirkan.

Wijaya menambahkan, hingga kini pihaknya belum menemukan animator Indonesia yang memiliki kreativitas setara dengan Upin-Ipin. Miniseri Upin-Ipin itu bersifat universal.

"Upin-Ipin itu berlaku universal. Kita ambil Upin-Ipin juga karena banyak nilai moral dan pembelajaran dalam film itu. Seperti mengajarkan cuci tangan sebelum makan," kata Wijaya.

Sebelumnya, Wakil Ketua Taufik Kurniawan mengusulkan stasiun televisi untuk menghentikan tayangan Upin-Ipin yang menunjukkan representasi industri Malaysia. Dengan melarang stasiun TV menayangkan film ini, Taufik meyakini Pemerintah Malaysia akan memahami semangat Indonesia menjaga kedaulatan.

"Tentunya paling tidak Pemerintah Indonesia harus mencoba gertakan diplomasi yang enteng-enteng seperti memblokir film seri Upin-Ipin yang dibuat Malaysia," usulnya.

sumber: detiknews

Tolong Gan ! Si Unyil Diserang Sama Upin & Ipin Dari Malingsia

Bahaya gan!!!
Upin & Ipin yg berasal dari malingsia mulai berani nyerang si Unyil dari negara kita.
klo agan tdk percaya ni pic-nya.


http://ujung-bumi.blogspot.com/2010/08/tolong-gan-si-unyil-diserang-sama-upin.html