Toko Aplikasi Porno 'Bonceng' Popularitas Android




Menanjaknya popularitas ponsel berbasis Android coba dimanfaatken sebagian pihak untuk mengeruk untung dengan segala cara. Misalnya perusahaan bernama MiKandi coba membuat website toko aplikasi pornografi khusus Android.


Dilansir Cnet dan dikutip detikINET, Senin (30/11/2009), konten mesum yang ada di toko aplikasi online ini dilaporkan hanya bisa digunakan di ponsel berbasis Android saja.

Terkait rilis website ini, bukan berarti Google selaku pengembang utama Android mengizinkan aplikasi pornografi. Raksasa internet itu sebenarnya melarang developer membuat aplikasi porno di mana di Android Market, aplikasi cabul tidak diperbolehkan.

Ini sama seperti kebijakan Apple yang juga tidak membolehkan konten porno terpampang di App Store, toko aplikasi eksklusif untuk iPhone.

Namun karena Android adalah sebuah sistem terbuka, maka pembuatan aplikasi porno sulit terhindarkan. Pembuat MiKandi pun memanfaatkan celah ini dengan membuat toko aplikasi porno Android yang diklaim pertama di dunia.

Terdapat peringatan bahwa konten yang ada hanya bisa diakses oleh mereka yang berusia 18 tahun ke atas. Namun user yang coba memakai layanan MiKandi diperingatkan soal ketidakamannya. (detik)