Tampilkan postingan dengan label Badai. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Badai. Tampilkan semua postingan

Mengenang kembali Badai Katrina 5 Tahun Lalu


Badai Katrina adalah siklon tropis yang sangat dahsyat yang menerjang sebagian besar wilayah tenggara Amerika Serikat pada 24-31 Agustus 2005. Akibat badai ini banyak terjadi perampokan, penjarahan, penembakan, hingga mempengaruhi harga minyak dunia yang juga mempengaruhi nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika yang terus melemah.
Berikut ini adalah foto-foto keadaan sebelum dan sesudah badai katrina:

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBKBomJgrAS_Ro0lMV9kTBk1ihdTHTTxmjrGWTw-C3FgfLfZfCZJwkH3-9WBrtK3cVK7DhHRzOaaxv_nrqtmzm7CjxOBTABc9QVxZNRPqCZvmYNbNiMsPDdA75WHjL9hGtx1-VGOpPhF8/s1600/katrina-before-after-then-now-5-year-anniversary-port-sulphur-cemetery.jpg


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjBOIjbtD4KuzDG0aLlfcAVG5m83BShLtVjT9TSIlGzbXqf0olpd-M03kdonV8zjm7phwUdLyjuRYaI5J1evDJ1O6QFK76MZMKhD-FUFgxmXCC3NHNRuNfp_1HpepWQukTCedJ3mQyuNJw/s1600/katrina-before-after-then-now-5-year-anniversary-buras-cemetery.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgBwQI9EqPByx4QPeW01xrn0gxzPkHqoDf9xO8v_bBoW5KhNzWvwcrgYUng4NPb5X9RuimldeWLMlpnvb8b7pILGRHIKAdsP4kUiqTwAlXZpZhF_Z45BXOQnwNe0JrSf30qMzIT8Hle0p4/s1600/katrina-before-after-then-now-5-year-anniversary-chandeleur-islands.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiafLRsSilOdKxbJDAu74taFmOrV6ZqwqEFKbE3KDTol0-DqPD0mRqZLEdAJvbeXVMRCHhkfoPePUwS3lUzUn9iHN4-2WURbX_-EgypXo3NoJMYxb7TDLT8V3e11jhW-BdOb9fqeo5Hkyc/s1600/katrina-before-after-then-now-5-year-anniversary-industrial-canal.jpg

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEil1D58dXcXeL10zz8efvbJTdwrma-F_q_VJFMPymt1nWrYHH9zDQ7tRBy90QI6FLFVjn6IojMJwv9V8vHzmqaF_m7Us6O4Q48AGyMXwMCatLDSXjp8YRoAJw6fyaav4w1Uri3vgw-40xM/s1600/katrina-before-after-then-now-5-year-anniversary-superdome.jpg 
http://jelajahunik.blogspot.com/2010/09/mengenang-kembali-badai-katrina-5-tahun.html

Badai Matahari 2012 Setara 100 Bom Hidrogen ?

Setelah 10 tahun 'terlelap' dalam tidur panjangnya, Matahari bangun. Bangkitnya Sang Surya membuat para astronom bersiaga penuh.

Minggu ini, beberapa media Amerika Serikat (AS) memberitakan, Badan Antariksa AS, NASA memperingatkan 'tsunami Matahari' yang menciptakan fenomena aurora -- saat suar Matahari memukul perisai Bumi awal Agustus lalu, hanya permulaan.

Itu hanya awal dari badai Matahari masif yang berpotensi merusak jaringan listrik dan satelit di seluruh planet Bumi.

NASA telah menangkis semua pemberitaan itu dengan mengatakan, hal itu bisa terjadi 'dalam waktu 100 tahun atau hanya 100 hari'. Namun astronom Australia mengatakan, komunitas ilmuwan luar angkasa bertaruh badai Matahari bisa datang lebih cepat.

Meski mengeluarkan bantahan, NASA telah mengawasi aktivitas badai di Matahari sejak 2006. Dan berita yang beredar di AS menyebut badai matahari bisa terjadi di tahun bencana yang 'diramalkan'  Hollywood -- 2012.

Kilas balik ke belakang, badai Matahari pada 1859 dan 1921 menyebabkan kekacauan, badai itu memutus jaringan telegram dalam skala yang masif. Dan, badai 2012 diduga lebih berefek negatif.

"Konsensus umum di kalangan para astronom, badai Matahari pada 2012 atau 2013 akan jadi yang terburuk dalam 100 tahun terakhir," kata dosen astronomi dan kolumnis, Dave Reneke, seperti dimuat laman News.com.au, 25 Agustus 2010.

Peringatan khususnya ditujukan untuk maskapai penerbangan, perusahaan telekomunikasi, dan siapapun yang tergantung pada sistem GPS modern.

"Bahkan bisa memutus rangkaian listrik dan 'memukul' satelit yang mengorbit, seperti yang terjadi tahun ini," tambah Reneke.

Namun, ilmuwan tak begitu peduli apakah badai Matahari berikutnya terburuk dalam sejarah, ataukah separah badai 1859.

Yang jadi sumber kegelisahan adalah fakta bahwa masyarakat kita sangat tergantung dengan teknologi. Meski tak ada yang bisa memprediksikan efek badai Matahari 2012-2013 dalam masyarakat digital.

Sementara itu, Dr Richard Fisher, Direktur Divisi Heliophysics NASA, mengatakan, pukulan badai super seperti 'sengatan' yang bisa menyebabkan bencana bagi kesehatan dunia, layanan darurat, bahkan keamanan nasional -- jika tak ada tindakan pencegahan yang diambil.

Dan Amerika jadi kampiun. Awal tahun ini AS menyelenggarakan latihan Boulder, Colorado, untuk memetakan apa yang mungkin terjadi jika bumi itu dipukul dengan badai seintens badai 1859 dan 1921.

NASA menyatakan, sesuai laporan National Academy of Sciences, jika badai yang sama dengan 1859 terjadi hari ini, kerugian diperkirakan sebesar $1 sampai $2 triliun. Perlu 10 tahun untuk pemulihan.

Saat badai Matahari menerjang, satelit diduga akan seperti berumur 50 tahun, GPS sama sekali tidak berguna. Dan ledakan badai Matahari diduga memiliki energi setara 100  bom hidrogen. Bom hidrogen memiliki kekuatan lebih besar lagi dari bom atom.
Sekadar diketahui, Maret 1954, AS telah mengujicoba bom hidrogen pertama bernama "Bravo" di Atol Bikini, Kepulauan Marshal, Samudera Pasifik. Bravo berkekuatan 10 megaton TNT atau kira-kira 700 kali energi bom atom Little Boy.  Alhasil, jutaan ton pasir, batu karang, tumbuhan, dan fauna laut dalam radius 20 mil beterbangan membentuk cendawan raksasa membakar langit. Tiga Atol Bikini, yakni Bokonijien, Aerokojlol, dan Nam, tidak terlihat lagi di atas permukaan air.
"Kami tahu ini datang, tetapi kita tidak tahu seberapa buruk itu akan terjadi," kata Dr Fisher kepada Reneke dalam edisi terbaru Australasian Science.
"Sistem akan terhenti. Suar Matahari akan mengubah medan magnet di bumi. Itu cepat, seperti petir. Itu efek matahari."
 
 
 
 
 
http://feeds2.feedburner.com/blogspot/Uyxg

Perwujudan Badai di Bumi Jika Dilihat Dari Luar Angkasa


Di bawah ini adalah beberapa foto badai yg diambil dari “International Space Station” selama beberapa tahun belakangan ini :
  • Badai Ike masih dalam kategori 4 pada tgl 4 September 2008 saat foto ini diambil dari International Space Station ( ISS ), 220 mil diatas bumi. Badai musiman ketujuh ini mengacaukan pertengahan samudera Atlantik dengan kecepatan 120 mil per jam sampai dengan 145 mph.


  • Pandangan jarak dekat dari pesawat ulang-alik Atlantis pada 18 September 2006 memberikan gambaran luarbiasa mata dari badai Gordon. Diperkirakan kecepatan badai 80 mph sampai dengan 90 mph. … Dan Masih Banyak Lagi

  • Foto ini menunjukkan mata badai Ivan yg terlihat dibalik panel surya International Space Station. Salah satu badai terkuat ini terlihat sedang beraksi di perairan barat Karibia dengan kecepatan angin mencapai 160 mil per jam.


  • Pada tgl 12 September 2003, instrumen imaging satelit Nasa – Terra mengambil gambar Badai Isabel di timur laut kepulauan Lesser Antilles. Pada saat itu Isabel sudah mencapai kategori 5 dengan kecepatan angin maksimum hampir 160 mph.


  • Ini adalah foto badai Felix yg diambil dari ISS pada tgl 3 September 2007. Badai ini terlihat di perairan timur Honduras dengan kecepatan angin 165 mph sehingga termasuk kategori 5 dlm skala Saffir-Simpson.


  • Gambar badai Catarina ini diambil pada 27 Maret 2004 oleh kru Ekspedisi 8 ISS. Badai ini terlihat baru saja mendarat di provinsi Catarina – Brazil Selatan (maka dari itu badai ini akhirnya disebut Badai Catarina).

  • Pemandangan dari “mata” badai Ivan pada tgl 15 September 2004. Ketika itu kecepatan angin sudah mencapai 135 mph saat sang badai mendekati pantai Alabama – USA. Foto ini diambil pada ketinggian 230 mil.


  • Gambar badai Wilma ini diambil pada tgl 19 Oktober 2005 oleh awak stasiun luar angkasa Nasa saat melintas pada ketinggian 222 mil diatas permukan bumi. Pada saat itu badai Wilma memegang rekor sebagai badai terkuat di Atlantik dengan kecepatan angin mencapai 175 mph. Wilma sedang terlihat di laut Karibia, 340 mil tenggara Cozumel, Mexico.


  • Pemandangan badai Ivan memenuhi foto ini yg diambil diatas wilayah utara teluk Mexico pada Rabu sore, 15 September 2004.


  • Gambar dari badai Epsilon yg diambil kru ekpedisi ke-12 ISS pada tgl 3 Desember 2005.


  • Badai Ivan, salah satu badai terkuat, difoto pada hari Sabtu 11 September 2004 oleh Astronot Edward M. Fincke dari luar jendela Stasiun Angkasa International.


  • Gambar close-up dari mata badai Isabel pada tgl 15 September 2003 dari atas International Space Station (NASA)


  • Gambar mata badai Isabel lagi, saat badai ini berubah menjadi kategori 5 dengan membawa angin berkecepatan 160 mph – 13 September 2003.

  • Badai Douglas pada tgl 23 Juli 2002. Saat itu Douglas kembali ke status 1 saat dia mulai bergerak meninggalkan wilayah Baja California Peninsula. Foto ini diambil melalui “Moderate Resolution Imaging Spectroradiometer (MODIS)” di satelit Terra.

  • Ini adalah gambar badai Ivan pada tgl 11 September 2004. Difoto oleh ilmuwan Nasa di ISS. Saat itu Ivan berada di wilayah barat perairan Karibia.


  • MODIS instrumen diatas satelit Aqua milik Nasa berhasil menagkap gambar badai Isabel saat berada di wilayah utara Puerto Rico dan sedang membawa hembusan angin dengan kecepata maksimum mencapai 155 mph.

  • Gambar detail dari mata badai Isabel yg terlihat dari ISS, 15 September 2003.


  • Ini pemandangan saat ISS melewati badai Frances pada tgl 2 September 2004.


  • Pemandangan dari badai Isabel dari ISS. Pada saat itu Isabel berubah menjadi badai kategori 5 dengan muatan angin berkecepatan 160 mph - 13 September 2003.


  • Gambar dari badai Kate pada tgl 4 Oktober 2003. Saat gambar diambil Kate membawa angin dengan kecepatan 115 mph dan bergerak ke arah barat dengan kecepatan 12 mph.

  • Pemandangan indah dari ketinggian ini mengabadikan badai Emily pada tgl 16 Juli 2005. Stasiun Luar Angkasa Nasa mengambil foto ini pada saat berada di teluk Mexico dan sepertinya sedang bergerak kearah barat menuju terbitnya bulan. Emily pada saat itu masuk dalam kategori 4 dengan kekuatan angin mendekati 155 mph dan bergerak dari barat ke barat laut melalui perairan Karibia.
http://www.kaskus.us/showthread.php?t=1239563

Foto Gambar Aktivitas Badai Matahari Nasa


Foto Gambar Aktivitas Badai Matahari Nasa Foto Gambar Aktivitas Badai Matahari Nasa. Foto aktivitas badai matahari atau foto badai yang terjadi di matahari, baru-baru ini dipublikasi oleh NASA. NASA mengatakan bahwa pada matahari sekarang ini terlihat ada bagian matahari yang keluar dari bintiknya (jilatan api matahari). Hal tersebut sangat penting untuk diteliti, karena sangat berpengaruh kepada kehidupan kita di bumi. Apa alasannya?, setiap jilatan matahari dapat meledak dengan energi 100 megaton bom hidrogen. Bayangkan bila hal tersebut terjadi, bagaimana kehidupan manusia di bumi ini?.

Kami mendengar kabar bahwa di canada, ketika kejadian ini, seluruh listrik mati total. Perubahan pada matahari ini mengakibatkan suhu yang sangat panas di bumi, ada larangan jangan memakai baju berwarna hitam saat ini. Dan juga ada pendapat, kemarin pada 23 april 2010, di sebuah wilayah, apabila terlalu lama terkena cahaya tersebut maka akan merusak kulit.

Apakah hal ini ada kaitannya dengan isu yang beredar, yaitu kiamat tahun 2010 penyebabnya adalah Badai Matahari 2012 (kiamat)?. Tentu saja hal tersebut adalah rahasia Yang Maha Kuasa.

Silahkan lihat Badai Matahari (Solar Storm)

Video Aktivitas Badai Matahari (Video Many different views of the Sun – HMI & AIA)

Foto Gambar Aktivitas Badai Matahari Nasa


Foto Gambar Aktivitas Badai Matahari Nasa

Foto Gambar Aktivitas Badai Matahari Nasa

Bagaimana pendapat anda semua?...

Badai Matahari 2012-2015

Film fiksi ilmiah '2012' yang menceritakan tentang terjadinya badai matahari (flare) bukan isapan jempol belaka. Flare diperkirakan akan terjadi antara tahun 2012-2015. Namun, tak serta merta hal itu melenyapkan peradaban dunia.


"Lapan memperkirakan puncak aktivitas matahari akan terjadi antara 2012 hingga 2015. Pada puncak siklusnya, aktivitas matahari akan tinggi dan terjadi badai matahari," ujar Kabag Humas Lapan Elly Kuntjahyowati dalam rilis yang diterima detikcom, Kamis (4/3/2010).

Flare tersebut, imbuhnya, merupakan salah satu aktivitas matahari selain medan magnet, bintik matahari, lontaran massa korona, angin surya dan partikel energetik. Ledakan-ledakan matahari itu, bisa sampai ke bumi. Namun, flare yang diperkirakan akan terjadi itu tak akan langsung membuat dunia hancur.

"Masyarakat banyak yang menghubungkan antara badai matahari dengan isu kiamat 2012 dari ramalan Suku Maya. Ternyata dari hasil pengamatan Lapan, badai matahari tidak akan langsung menghancurkan peradaban dunia," imbuhnya.

Efek badai tersebut, lanjut dia, yang paling utama berdampak pada teknologi tinggi seperti satelit dan komunikasi radio. Satelit dapat kehilangan kendali dan komunikasi radio akan terputus.

"Efek lainnya, aktivitas matahari berkontribusi pada perubahan iklim. Ketika aktivitas matahari meningkat maka matahari akan memanas. Akibatnya suhu bumi meningkat dan iklim akan berubah," jelas Elly.

Partikel-partikel matahari yang menembus lapisan atmosfer bumi akan mempengaruhi cuaca dan iklim. Dampak ekstremnya, bisa menyebabkan kemarau panjang. Namun hal ini masih dikaji oleh para peneliti.

Lapan pun berniat mensosialisasikan dampak aktivitas matahari ini ke masyarakat. Sosialisasi Fenomena Cuaca Antariksa 2012-2015 pun akan digelar di Gedung Pasca Sarjana lantai 3, Universitas Udayana, Jl Jenderal Sudirman, Denpasar, Bali pada 9 Maret 2010 pukul 11.00 Wita.(yahoo news)

Unik nya Badai Salju di NEVADA






















sumber : http://faroutworld.blogspot.com/2007/07/ice-storm-in-nevada.html