Tampilkan postingan dengan label Bumi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bumi. Tampilkan semua postingan

Siapa Penyumbang Oksigen Terbesar Untuk Bumi Kita

Sudah baca pertanyaan di atas gan? nah kalau udah dibaca, silakan dijawab..
Siapa sih yang rela-rela memberikan Oksigen bagi manusia..berjasa banget kan?

Kalau agan jawab : Pohon
Jawabannya: sory gan..masih salah..pohon adalah salah satu penyumbang oksigen, akan tetapi hanya sebesar 20% untuk bumi. pohon berguna untuk mitigasi (mengurangi) karbondioksida yang ada di bumi. jadi untuk mengurangi dampak pemanasan global, tanamlah pohon agar CO2 nya dapat dimanfaatkan oleh pohon. karena nilai wajar dari CO2 adalah 0,1% di bumi ini, tetapi tahun 2010 ini kadar CO2 di atmosfer bumi sudah mencapai 0,3% gan!!

Jadi Jawaban Yang Benar adalah :
agan tau siapa itu?
yap jawabannya adalah Plankton. Khususnya adalah Fitoplankton

Plankton didefinisikan sebagai organisme hanyut apapun yang hidup dalam zona pelagik (bagian atas) samudera, laut, dan badan air tawar. Secara luas plankton dianggap sebagai salah satu organisme terpenting di dunia, karena menjadi bekal makanan untuk kehidupan akuatik.

Bagi kebanyakan makhluk laut, plankton adalah makanan utama mereka. Plankton terdiri dari sisa-sisa hewan dan tumbuhan laut. Ukurannya kecil saja. Walaupun termasuk sejenis benda hidup, plankton tidak mempunyai kekuatan untuk melawan arus, air pasang atau angin yang menghanyutkannya.

Plankton hidup di pesisir pantai di mana ia mendapat bekal garam mineral dan cahaya matahari yang mencukupi. Ini penting untuk memungkinkannya terus hidup. Mengingat plankton menjadi makanan ikan, tidak mengherankan bila ikan banyak terdapat di pesisir pantai. Itulah sebabnya kegiatan menangkap ikan aktif dijalankan di kawasan itu.

Selain sisa-sisa hewan, plankton juga tercipta dari tumbuhan. Jika dilihat menggunakan mikroskop, unsur tumbuhan alga dapat dilihat pada plankton. Beberapa makhluk laut yang memakan plankton adalah seperti batu karang, kerang, dan ikan paus.

Plankton adalah organisme yang menyumbang 80% kebutuhan oksigen yang ada di bumi ini. dengan kemampuannya berespisari menghasilkan gelembung-gelembun oksigen yang terdapat di dalam laut, oksigen tersebut terlepas ke udara dan menjadi gas yang bisa kita nikmati sekarang

Para ilmuwan dari Amerika Serikat menemukan plankton secara tidak langsung dapat membuat awan yang dapat menahan sebagian sinar matahari yang merugikan. Sehingga plankton bisa membantu memperlambat proses pemanasan bumi.

Dierdre Toole dari Institusi Oceanografi Woods Hole (WHOI) dan David Siegel dari Universitas California, Santa Barbara (UCSB) adalah dua peneliti itu.

Penelitian yang dibiayai oleh NASA tersebut mengungkapkan ketika matahari menyinari lautan, lapisan atas laut (sekitar 25 meter dari permukaan laut) memanas, dan menyebabkan perbedaan suhu yang cukup tinggi dengan lapisan laut di bawahnya. Lapisan atas dan bawah tersebut terpisah dan tidak saling tercampur.

Plankton hidup di lapisan atas, tapi nutrisi yang diperlukan oleh plankton terdapat lebih banyak di lapisan bawah laut. Karenanya, plankton mengalami malnutrisi.

Akibat kondisi malnutrisi ditambah dengan suhu air yang panas, plankton mengalami stress sehingga lebih rentan terhadap sinar ultraviolet yang dapat merusaknya.

Karena rentan terhadap sinar ultraviolet, plankton mencoba melindungi diri dengan menghasilkan zat dimethylsulfoniopropionate (DMSP) yang berfungsi untuk menguatkan dinding sel mereka.

Zat ini jika terurai ke air akan menjadi zat dimethylsulfide (DMS). DMS kemudian terlepas dengan sendirinya dari permukaan laut ke udara.

Di atmosfer, DMS bereaksi dengan oksigen sehingga membentuk sejenis komponen sulfur. Komponen sulfur DMS itu kemudian saling melekat dan membentuk partikel kecil seperti debu. Partikel-partikel kecil tersebut kemudian memudahkan uap air dari laut untuk berkondensasi dan membentuk awan.

Jadi, secara tidak langsung, plankton membantu menciptakan awan. Awan yang terbentuk menyebabkan semakin sedikit sinar ultraviolet yang mencapai permukaan laut, sehingga plankton pun terbebas dari gangguan sinar ultraviolet.

Proses ini sebenarnya telah beberapa tahun dipelajari di laboratorium oleh para ilmuwan, namun proses alamiahnya baru kali ini dapat dipelajari.

Awan yang disebabkan oleh plankton ini, dipercaya dapat memperlambat proses pemanasan bumi, serta memiliki efek besar tehadap iklim bumi. Namun, untuk membuktikan hal tersebut, masih harus dilakukan penelitian lanjutan yang seksama.

Penelitian yang dilakukan di Laut Sargasso, lepas pantai Bermuda ini juga menemukan secara mengejutkan bahwa partikel DMS ini dapat terurai dengan sendirinya di udara setelah tiga sampai lima hari saja. Padahal, karbondioksida di udara, dapat bertahan hingga berpuluh-puluh tahun.

Karena penguraian alamiah DMS sangat cepat, DMS tidak akan menimbulkan efek rumah kaca, tidak seperti karbondioksida.

Sumber : http://lorongdunia.blogspot.com/2010/11/siapa-penyumbang-oksigen-terbesar-untuk.html

5 Laba-Laba Paling Berbahaya di Bumi

Laba-laba memberikan kontribusi tak terhitung untuk ekosistem bumi. Mereka membersihkan populasi serangga berbahaya, memelihara tanaman dan hewan penting. Sutra mereka adalah suatu keajaiban alam, dan dapat dimanfaatkan untuk aplikasi militer dan industri untuk manusia.Berikut adalah 5 laba-laba paling mematikan yang dikenal manusia.

5. The Red Back



Laba-laba Redback (punggung merah) ditemukan di seluruh penjuru Australia. Redback betina biasanya berwarna hitam dengan jejak merah dan bergaris oranye di punggung. Laba-laba ini memiliki racun neurotoksik dan bila tergigit dapat menyebabkan melemahnya otot, mual, muntah dan berkeringat. Yang paling fatal adalah lumpuh dan menimbulkan kematian.


4. The Funnel-Web



Laba-laba funnel-web juga berasal dari Australia. Funnel-web jantan berwarna hitam atau coklat mengkilap. Laba-laba ini saat menyerang, berdiri dengan kaki belakang mereka, memperlihatkan taring mereka. Mereka juga memiliki racun neurotoksik dan gigtan mereka dapat menyebabkan air liur berkeringat, kejang, dan keluar air mata. Bahkan hanya dengan melihat mereka, kamu bisa mengeluarkan air mata.

3. The Brazilian Wandering



Laba-laba Brazilian Wandering ditemukan di hutan Amerika Selatan. Mereka gugup dan agresif. Gigitannya sangat menyakitkan karena ia melepaskan serotonin ke aliran darah korbannya. Serotonin bisa membuatmu mati seperti terkena overdosis narkoba.

2. The Brown Recluse



Laba-laba kecil ini mempunyai punggung berbentuk biola. Racun Brown Recluse Spider menyebabkan bentol. Gigitannya juga tidak sakit, namun jangan salah, bentolan tersebut kemudian akan membusuk dan terlepas dari bagian tubuh korbannya.


1. The black Widow



Laba-laba ini mungkin adalah yang paling mematikan. Laba-laba hitam mengkilap ini dapat ditemukan di Amerika Utara. Racun neurotoksik mereka menimbulkan rasa sakit saat menggigit, dengan dua tanda taring yang jelas sesudahnya. Gejala-gejala gigitannya termasuk rasa sakit perut dan punggung, kram otot perut, gagal pernapasan, tekanan darah tinggi, kegelisahan dan jika terlampau lama digigit, akan menyebabkan kematian.

http://arenaphoto.blogspot.com/2010/09/5-laba-laba-paling-berbahaya-di-bumi.html

Mungkinkah Manusia Mengebor Bumi Sampai Tembus?

Tentu saja tidak mudah menjawab pertanyaan itu. Sekarang, tampaknya mustahil manusia bisa mengebor bumi sampai tembus. Entah di masa-masa mendatang, barangkali manusia menemukan teknologi yang lebih maju di bidang pengeboran.

Yang jelas, bola bumi memiliki diameter sepanjang 12.756 kilometer atau lebih dari 12 juta meter. Jadi, kalau manusia ingin mengebor bumi sampai tembus, diperlukan alat bor yang panjangnya lebih dari 12 juta meter. Wow…, panjang sekali.

Selain itu, suhu di inti bumi sangat panas. Inti bumi terdiri dari nikel beku setebal 1.370 km dan suhu mencapai 4.000 0C. Wow, panas sekali, ya? Apa alat bornya tidak meleleh pada suhu setinggi itu?

silahkan dilihat gambar dibawah ini


Pengeboran Terdalam
Bumi terdiri atas empat lapisan yang berbeda. Para ahli geologi menyatakan, sejak bumi mendingin 4,6 milyar tahun lalu, material yang berat “tenggelam”, sedangkan materi yang ringan muncul ke permukaan. Karenanya, lapisan kulit bumi terbuat terbuat dari materi yang ringan seperti batu granit. Sedangkan bagian dalam bumi berisi logam berat seperti nikel dan besi.

Kulit bumi adalah tempat yang kita tinggali ini. Di bawahnya adalah mantle (mantel), berupa materi berbentuk pasta seperti bubur. Inti bumi sangat panas dan memiliki tekanan yang sangat tinggi. Tubuh manusia akan hancur seperti perkedel jika datang ke pusat inti bumi karena tekanan yang sangat tinggi.

Manusia melakukan pengeboran bumi untuk beragam alasan. Untuk penelitian, mencari minyak, air, atau tujuan lain. Manusia sudah berhasil meneliti lapisan kulit bumi, tetapi inti bumi masih menjadi misteri.

Pengeboran minyak bumi biasanya ”tidak dalam”. Pada kedalaman 6.000 meter, minyak sudah ditemukan. Pengeboran terdalam yang pernah dilakukan manusia adalah yang dilakukan di Kola Peninsula, Rusia. Pengeboran itu dimulai pada 1970 dan mencapai kedalaman 12.262 meter pada tahun 1994. Teknik pengeboran tidak dengan memutar alat bor, tetapi ditekan sedikit demi sedikit sambil mengeluarkan lumpur.

Tujuan pengeboran Kola Peninsula adalah 15 ribu meter. Tetapi tidak berhasil. Pada kedalaman itu, suhu mencapai bisa mencapai 300 derajat celcius atau bahkan lebih tinggi lagi. Terlalu panas untuk mengoperasikan alat bor di sana.

Pengeboran lain yang cukup dalam dilakukan di laut Kaspia. Mencapai kedalaman hampir sedalam di Kola Peninsula. Selain itu, ada pengeboran untuk riset di Bertha Rogers, Oklahoma, Texas dengan kedalaman 9.583 meter.

Pada pengeboran di Peninsula, tidak ditemukan minyak atau sumber alam. Tetapi ilmuwan berhasil mempelajari susunan lapisan bumi, termasuk lempeng yang berkaitan dengan gempa bumi serta komposisi fisik dan kimia dari inti bumi.

Tidak selamanya manusia melakukan pengeboran dari darat. Manusia juga melakukan pengeboran di laut. Bisa dengan menririkan pangkalan bor di laut, biasa disebut rig. Bisa juga mengebor melalui kapal, seperti kapal “Joides Resolution”. Kapal Joides Resolution memiliki tujuh lantai, milik Joint Oceanographic Institute yang bergerak di bidang penelitian ilmiah.
Nah, manusia telah mampu mengebor ke bumi sedalam lebih dari 12 ribu meter. Padahal diameter bumi mencapai 12 juta meter. Jadi, baru satu dibanding seribu. Mungkinkah suatu saat manusia bisa mengebor bumi sampai tembus?

sumber: http://jelajahunik.blogspot.com/2010/09/mungkinkah-manusia-mengebor-bumi-sampai.html

Semut Purba Yang Pertama Kali Menghuni Bumi


http://isi-bumi-kita.blogspot.com/
Semut spesies baru yang ditemukan di hutan Amazon ini hidup di bawah tanah dan buta selama hidupnya. Para ilmuwan yang menemukannya yakin semut tersebut masih keturunan langsung semut purba yang pertama kali menghuni Bumi.

Seorang mahasiswa program studi biologi evolusi Universitas Texas, AS, Christian Rabeling, menemukannya pertama kali di hutan hujan Empresa Brasileira de Pasquisa Agropecuaria di Manaus, Brasil, tahun 2003. Ia adalah satu-satunya koloni semut yang hidup di bekas pohon yang membusuk di dalam tanah.

Maka, pantas kalau penemunya memberi nama Martialis heureka yang artinya semut dari Mars saking unik dan anehnya. Semut tersebut tak lagi menggunakan indera penglihatan dan tak membutuhkan pigmen atau pewarna tubuh karena telah beradaptasi dengan lingkungan yang gelap gulita. Sebagai gantinya, ia memiliki tubuh memanjang dan capit yang panjang yang diduga untuk meraba dan menangkap mangsa.

Martialis heureka tidak hanya tercatat sebagai spesies baru, tapi juga membentuk kelompok genus tersendiri, bahkan subfamili baru. Subfamili terakhir ditemukan tahun 1967. Saat ini semut terbagi dalam 21 subfamili.

Sampel DNA yang diambil dari kakinya menunjukkan bahwa semut dari Mars menempati pangkal pohon evolusi semut. Dari sifat genetikanya, semut diperkirakan mulai muncul sejak 120 juta tahun lalu dari nenek moyang yang sama dengan tawon. Para ilmuwan meyakini semut segera tersebar ke dalam habitat yang berbeda-beda, di tanah, dedaunan, dan sebagainya.

"Penemuan ini mendukung pendapat bahwa semut predator yang buta dan hidup di dalam tanah muncul di awal evolusi," ujar Rabeling. Meski demikian, hal tersebut bukan berarti nenek moyang semut buta dan hidup di tanah. Namun, saat mulai berevolusi, semut telah beradaptasi dengan lingkungan tanah hutan tropis.

Rabeling mengatakan, Martialis heureka memberi petunjuk bahwa rahasia evolusi semut mungkin masih tersembunyi di balik hutan hujan tropis. Penemuan yang dilaporkan dalam jurnal Proceedings of the National Academy of Sciences ini juga memberikan informasi baru untuk mempelajari lebih mendalam keragaman hayati serangga, khususnya semut.

sumber : http://asalkamutahuaja.blogspot.com/

Sungguh MENAJUKKAN, Suasana BUMI KITA Di Malam Hari Dari SATELIT


Foto-foto ini merupakan hasil pencitraan satelit terhadap bumi kita di malam hari. Coba anda perhatikan negara-negara maju di dunia, seperti amerika, negara-negara eropa dan beberapa negara maju lainnya. Bertaburan berbagai macam lampu hampir di seluruh penjuru negaranya.

Benua Amerika di Malam Hari




Benua Antartika di Malam Hari



Benua Eropa di Malam Hari



Benua Afrika di Malam Hari



Benua Asia di Malam Hari



Benua Australia di Malam Hari

 
http://ujung-bumi.blogspot.com/2010/09/sungguh-menajukkan-suasana-bumi-kita.html

Arah Perputaran Bumi

Aliran udara ini tidak memiliki arah dan kecepatan yang tetap; tetapi selalu berubah-ubah.

Perubahan itu untuk sebagian berlangsung bersama dengan pergantian musim yang teratur, tetapi untuk sebagian juga menunjukkan sifat lain yang sangat tak beraturan. Dekat permukaan bumi, aliran udara menunjukkan penyimpangan sistematik terbesar terhadap lingkaran-lingkaran lintang.
Hal itu timbul akibat perbedaan suhu yang terjadi karena pembagian daratan di bumi dan pengaruh arus laut serta hambatan-hambatan dan rangkaian pegunungan maupun karena gcsekan pada permukaan bumi.
Pola aliran udara yang agak teratur -- disebut sirkulasi udara umum - berhubungan sangat erat dengan pembagian tekanan rata-rata. Ciri-ciri terpenting dalam sirkulasi tersebut ialah: aliran yang mengarah agak ke barat pada semua ketinggian di troposfer antara sabuk tekanan tinggi subtropik dan sel-sel tekanan rendah sekitar daerah lintang 60°. Aliran mi sangat berubah-ubah wataknya. Pada peta suhu sudah dapat dilihat bahwa garis-garis Jintang sedang membentuk suatu daerah peralihan; di daerah-daerah sebelah timur dan tekanan udara rendah (depresi), udara dingin yang lebih berat mcndesak di bawah udara panas ke arah daerah khatulistiwa.

Di atas bidang front dan aliran udara dingin itu dijumpai aliran ke barat.
Terbentuknya daerah-daerah bertekanan rendah yang bergerak cepat di sisi kutub dan daerah aliran udara dan pembentukan daerah bertekanan tinggi di daerah khatulistiwa dapat dijelaskan sebagai berikut -- berdasarkan sifat umum dan aliran udara -- bahwa pada tepi aliran itu terjadi pusaran, yang sebagai akibat dan berkurangnya kecepatan, di sebelah utara memutar berlawanan dengan jarum jam dan di sebelah selatan memutar sesuai dengan jarum jam.
Pusaran ini ikut mengalir bersama arus dan barat dan tidak berlangsung lama (hanya beberapa hari).





Di dalam pusaran-pusaran itu, udara panas didorong ke daerah kutub dan udara dingin ke khatulistiwa.
Keadaan depresi di daerah kutub jelas menunjukkan sifat pusaran yang terjadi secara tak teratur.

Pembentukan pusaran di atas daerah subtropik menunjukkan suatu pemadatan secara periodik dan peluasan daerah bertekanan tinggi tempat itu.
Di atas daerah-daerah khatulistiwa (ekuatonal) aliran udara mengarah ke timur; menjelang permukaan bumi, udara di daerah pusat membelok ke khatulistiwa.

Di aliran timur terjadi gangguan berbentuk gelombang, yang disebut ‘eas/er/y waves’; gangguan itu menimbulkan gangguan cuaca (hujan)
pada cuaca tropik yang sebenarnya tidak sering berubah dan agaknya juga turut berperan dalam terjadinya sikion tropik.

Juga di sini angin mencapai kecepatan tertinggi dalam suatu daerah aliran yang tenletak 25 km di atas stratosfer. Pada belahan musim panas, aliran udara adalah terkuat dan terdalam.

Di arah kutub dan sel-sel bertekanan rendah, di sekitar lintang 60°, aliran udara di troposfer sangat berubah-ubah, meskipun masih tetap mcngarah ke timur. Pada musim dingin, di dalam stratosfer terdapat suatu aliran udara ke barat, hal itu berkaitan dengan kemerosotan suhu yang besar pada waktu itu; sebaliknya pada musim panas, di tempat itu aliran udara ke timur semakin kuat.

Aliran-aliran udara itu ternyata merupakan bagian esensial dan mesin termodinamika atmosfer. Kecuali pusaran-pusaran besar yang sudah dibicarakan, dalam aliran udara itu juga terjadi gerakangerakan turbulasi secara kecil-kecilan yang tak teratur; gerakan itu menyebabkan percampuran udara eoara intensif dan membawa pergantian panas antara daerah tropik dan subtropik di satu pihak, serta aerah subtropik dan daerah kutub di lain pihak. Perputaran arus air juga memegang peranan penting
dalam peralihan panas. Penyimpangan dalam sirkulasi udara secara umum, pada akhirnya menyebabkan terjadinya penggantian iklim.

http://www.indonesiaindonesia.com/f/88471-arah-perputaran-bumi/

NASA Temukan 'Planet Alien', Kembaran Bumi ?



Observatorium Kepler menemukan sistem planet mirip tata surya yang diberi nama, Kepler 9.

Badan antariksa Amerika Serikat (NASA) mengumumkan temuan baru yang dihasilkan satelit Kepler, Kamis 26 Agustus 2010. Kepler menemukan kelompok planet alien, planet-planet yang tak pernah dilihat sebelumnya itu mengelilingi sebuah bintang -- seperti planet dalam tata surya yang mengelilingi Matahari. Temuan itu dinamakan sistem Kepler 9.

Pengamatan dari observatorium Kepler mengkonfirmasikan dua planet seukuran Saturnus mengorbit sebuah bintang -- dalam jarak sekitar 2.300 tahun cahaya dari Bumi.

Mereka juga mengungkapkan kandidat planet yang mungkin sama ukurannya dengan Bumi dalam sistem yang sama.

Mengapa kandidat? Karena keberadaannya belum terkonfirmasi.

Sampai saat ini, para astronom belum mengkonfirmasi apakah ada planet yang potensial seperti Bumi -- dalam arti bisa menopang kehidupan. Namun, analisa awal mengatakan, planet tersebut punya radius 1,5 kali Bumi.

Observasi lanjutan dari sistem planet tersebut akan membantu menjawab pertanyaan adakah kehidupan di luar Bumi.

"Kami berharap dalam beberapa hari atau minggu, kami bisa memastikannya," kata William Borucki, peneliti utama Keppler di

Pusat Penelitian Ames milik NASA, seperti dimuat laman Space, 26 Agustus 2010.

Untuk kali pertamanya, analisis pengamatan Kepler juga dikombinasikan dengan waktu transit dan observasi kecepatan radial untuk memperkirakan massa planet-planet alien itu.

Dua planet terbesar dalam sistem ini yang dinamakan Kepler 9b dan Kepler 9c -- ditemukan memiliki diameter yang hampir sama. Keduanya punya massa dan kepadatan seperti Saturnus.

Namun, dua planet tersebut terlalu dekat dengan bintang -- mirip Matahari, seperti Merkurius yang mengorbit Matahari. Dua planet itu diduga kuat tidak memiliki kehidupan karena sangat panas.

Planet Kepler adalah kelompok planet ke dua yang diumumkan minggu ini. Sebelumnya, astronom Badan Antariksa Eropa (ESO) mengumumkan penemuan 'tata surya' yang terdiri dari tujuh planet yang berjarak 127 tahun cahaya dari Bumi.

Kembaran Bumi?

Para astronot belum menemukan planet mirip Bumi dari observatorium Kepler.

Jika keberadaan planet ketiga mirip yang Bumi sudah ada konfirmasi, planet itu bisa menjadi 'planet terkecil' yang dikenal.

"Kami bisa mengatakan, dalam hal ukuran fisik, ini akan jadi yang terkecil, tapi kami belum mengetahui massanya," kata Matthew Holman, staf direktur divisi teori astrofisika di Harvard-Smithsonian Center, yang mengkonfirmasi temuan Kepper.

Keppler mengungkapkan, planet ketiga ini memiliki radius 11,5 kali Bumi dan memiliki periode orbital sekitar 1,6 hari di Bumi -- lebih pendek dari Kepler-9b dan 9c.

Para peneliti sedang meneliti apakah kandidat 'Kembaran Bumi' mengorbit di bintang yang sama dengan dua planet lain.

"Salah satu pesan dari pekerjaan ini adalah bahwa Kepler membuat kemajuan menuju tujuan untuk menemukan sistem planet yang mirip dengan tata surya kita."

Namun dalam hal kelayakan huni, sistem Kepler-9 mungkin bukan tempat yang tepat untuk mencari kehidupan.

"Planet-planet ini seperti tidak layak huni," kata Holman. Diperkirakan temperatur dua planet terbesar sangat tinggi, sekitar 740 derajat Kelvin (872 derajat Fahrenheit) dan 540 derajat Kelvin (512 derajatFahrenheit).

"Temperatur itu jauh di atas titik didih air, maka diduga kuat itu bukan planet berpenghuni. (hs)



http://fenz-capri.blogspot.com/2010/08/nasa-temukan-planet-alien-kembaran-bumi.html

Planet Bumi Ternyata Menyusut


Planet kita menyusut, kata ahli geologi Rusia. Sejak pertama kali terbentuk bumi telah berkurang 585 kilometer.
Vyacheslav Orlenok, profesor geologi di Kant Russian State University, Kaliningrad, membandingkan struktur relief kuno dengan yang ada pada saat ini.
Dia mengatakan 4,5 miliar tahun yang lalu, ketika permukaan bumi baru saja mulai memadat ukurannya lebih besar. Jari-jari diperkirakan sekitar 6.956 km dan saat ini sudah berkurang 585 km.

Selama ribuan tahun permukaan berkurang sekitar 128 juta kilometer persegi. Hitungan tersebut didapatkan dengan membandingkan total luas semua benua saat ini yang mencapai 149 juta kilometer persegi. “Penyusutan adalah faktor utama dalam proses tektonik seperti dalam platform gerakan benua,” kata Orlenok.
Berkurangnya ukuran diakibatkan oleh gaya gravitasi dan hilangnya massa yang disebabkan oleh radiasi matahari yang meniup atom hidrogen menjauhi atmosfer bumi, ilmuwan itu menjelaskan. Ia telah mempelajari pembentukan bumi dan kerak samudera selama lebih dari 30 tahun
sumber koranbaru.com

Inilah Alasan Mengapa Tahun 2010 Ini Bakal Terjadi Hal Buruk Pada Bumi

anak smpSetelah 10 tahun 'terlelap' dalam tidur panjangnya, Matahari bangun. Bangkitnya Sang Surya membuat para astronom bersiaga penuh.Minggu ini, beberapa media Amerika Serikat (AS) memberitakan, Badan Antariksa AS, NASA memperingatkan 'tsunami Matahari' yang menciptakan fenomena aurora -- saat suar Matahari memukul perisai Bumi awal Agustus lalu, hanya permulaan.

Itu hanya awal dari badai Matahari masif yang berpotensi merusak jaringan listrik dan satelit di seluruh planet Bumi.NASA telah menangkis semua pemberitaan itu dengan mengatakan, hal itu bisa terjadi 'dalam waktu 100 tahun atau hanya 100 hari'. Namun astronom Australia mengatakan, komunitas ilmuwan luar angkasa bertaruh badai Matahari bisa datang lebih cepat.

Meski mengeluarkan bantahan, NASA telah mengawasi aktivitas badai di Matahari sejak 2006. Dan berita yang beredar di AS menyebut badai matahari bisa terjadi di tahun bencana yang 'diramalkan' Hollywood -- 2012.


Kilas balik ke belakang, badai Matahari pada 1859 dan 1921 menyebabkan kekacauan, badai itu memutus jaringan telegram dalam skala yang masif. Dan, badai 2012 diduga lebih berefek negatif.

"Konsensus umum di kalangan para astronom, badai Matahari pada 2012 atau 2013 akan jadi yang terburuk dalam 100 tahun terakhir," kata dosen astronomi dan kolumnis, Dave Reneke, seperti dimuat laman News.com.au, 25 Agustus 2010.

Peringatan khususnya ditujukan untuk maskapai penerbangan, perusahaan telekomunikasi, dan siapapun yang tergantung pada sistem GPS modern.

"Bahkan bisa memutus rangkaian listrik dan 'memukul' satelit yang mengorbit, seperti yang terjadi tahun ini," tambah Reneke.

Namun, ilmuwan tak begitu peduli apakah badai Matahari berikutnya terburuk dalam sejarah, ataukah separah badai 1859.

Yang jadi sumber kegelisahan adalah fakta bahwa masyarakat kita sangat tergantung dengan teknologi. Meski tak ada yang bisa memprediksikan efek badai Matahari 2012-2013 dalam masyarakat digital.

Sementara itu, Dr Richard Fisher, Direktur Divisi Heliophysics NASA, mengatakan, pukulan badai super seperti 'sengatan' yang bisa menyebabkan bencana bagi kesehatan dunia, layanan darurat, bahkan keamanan nasional -- jika tak ada tindakan pencegahan yang diambil.

Dan Amerika jadi kampiun. Awal tahun ini AS menyelenggarakan latihan Boulder, Colorado, untuk memetakan apa yang mungkin terjadi jika bumi itu dipukul dengan badai seintens badai 1859 dan 1921.

NASA menyatakan, sesuai laporan National Academy of Sciences, jika badai yang sama dengan 1859 terjadi hari ini, kerugian diperkirakan sebesar $1 sampai $2 triliun. Perlu 10 tahun untuk pemulihan.

Saat badai Matahari menerjang, satelit diduga akan seperti berumur 50 tahun, GPS sama sekali tidak berguna. Dan ledakan badai Matahari diduga memiliki energi setara 100 bom hidrogen. Bom hidrogen memiliki kekuatan lebih besar lagi dari bom atom.

Sekadar diketahui, Maret 1954, AS telah mengujicoba bom hidrogen pertama bernama "Bravo" di Atol Bikini, Kepulauan Marshal, Samudera Pasifik. Bravo berkekuatan 10 megaton TNT atau kira-kira 700 kali energi bom atom Little Boy. Alhasil, jutaan ton pasir, batu karang, tumbuhan, dan fauna laut dalam radius 20 mil beterbangan membentuk cendawan raksasa membakar langit. Tiga Atol Bikini, yakni Bokonijien, Aerokojlol, dan Nam, tidak terlihat lagi di atas permukaan air.

"Kami tahu ini datang, tetapi kita tidak tahu seberapa buruk itu akan terjadi," kata Dr Fisher kepada Reneke dalam edisi terbaru Australasian Science.

"Sistem akan terhenti. Suar Matahari akan mengubah medan magnet di bumi. Itu cepat, seperti petir. Itu efek matahari.

sumber berita : disini

Cara Memotret Bumi Dari Ruang Angkasa Hanya Dengan Modal 2,7 Juta Rupiah !!!

Bulan lalu, sinematografer Colin Rich mengirim dua kamera digital yang dia beli di eBay seharga $45 ke atmosfir dengan menggunakan balon cuaca yang diluncurkan dari Oxnard, California.
Pria berumur 27 tahun ini memprogram kamera untuk mengambil gambar dan video setiap tiga menit. Rich merupakan salah satu dari sejumlah para penggemar yang suka memotret bumi. Tadinya ini hanya mungkin dengan satelit teknologi tinggi yang mahal. Biaya keseluruhan misi yang Rich namakan Pacific Star II tidak sampai $300 (sekitar Rp 2,7 juta dengan kurs 9120).

pacstarground02
Foto pada ketinggian: 1000 kaki=304,8 meter:

1000 kaki

Rich membangun peralatannya dengan menggunakan dua kamera digital Canon Powershot yang dibungkus dengan styrofoam dan plester agar menjaga kamera tetap hangat dari suhu -60 derajat Fahrenheit=-51 derajat celsius, sebuah balon cuaca, sebuah parasut dan sebuah pelacak satelit GPS SPOT, sebuah pelacak GPS murah yang membaca data dari satelit yang mengelilingi bumi. Dia juga menggunakan sebuah GPS Lassen IQ - sebuah perangkat yang memberikan data ketinggian yang akurat berdasarkan triangulasi, proses untuk menentukan lokasi berdasarkan jaraknya ke titik geografis lainnya.

Foto pada ketinggian: 10.000 kaki=3.048 km:

pacstar15000feet02

Rich memonitor kondisi cuaca dan melakukan banyak perhitungan selama berminggu-minggu sebelum peluncuran untuk memastikan kamera ini tidak menyimpang sejauh ratusan kilometer.
Foto pada ketinggian 15.000 kaki=4,572 km:

pacstar60000feet02

Setelah persiapan yang matang dengan motif yang jelas: "Aku mau mengambil gambar pada ketinggian yang lebih tinggi daripada yang pernah aku lihat sebelumnya," Sementara sebagian besar balon meledak saat mencapai ketinggian 90.000 kaki=27,432 km dan 110.000 kaki=33,528 km di udara dikarenakan tekanan, dia mau mencapai ketinggian lebih tinggi lagi.

Foto pada ketinggian 60.000 kaki=18,288 km:

pacstar60000feet202

Ada banyak grup di AS yang sudah melakukan ini pada akhir tahun 1980an, menurut Rick Von Glahn, pendiri Edge of Space Sciences (EOSS), sebuah organisasi nirlaba yang bermarkas di Denver, Colorado yang mempromosikan sains dan pendidikan lewat balon di ketinggian. "Ini bukanlah tren baru, tapi tren ini sedang berkembang."

Tren ini mendapat perhatian khalayak ramai pada September 2009 saat dua mahasiswa MIT meluncurkan sebuah kamera digital yang dikaitkan dengan sebuah balon helium yang melayang sampai ketinggian 93.000 kaki=28,3464 km di udara untuk mengambil gambar-gambar bumi yang mengesankan. Ini pertama kalinya ekperimen semacam ini berhasil dilakukan dengan bujet yang sangat kecil ($150=Rp 1,36 juta dengan kurs $1=9120).

Foto pada ketinggian 19 mil= 30,57 km.:

pacstar19miles02

Foto pada ketinggian 23 mil= 37 km:

pacstar23miles02

pacstar23miles202

Beginilah Jadinya Jika Bumi BERHENTI Berputar

http://www.signaturesongs.net/images/070421_moon_earth_02.jpg



Ini serial Aftermath yang lain yg udah gw tonton. Kali ini bumi berhenti berotasi (berputar pada porosnya). Bumi berotasi dengan kecepatan 1600 km/jam. Sejarah menunjukkan rotasi bumi melambat 2 detik tiap 100 ribu tahun. Eksperimen ini mempercepat perlambatan itu untuk melihat efeknya pada kehidupan dibumi sebesar 1 km/jam per hari. Perlambatan hingga berhenti total dirancang memakan waktu 5 tahun.




Gejala pertama dirasakan oleh industri penerbangan.


Navigasi pesawat memakai GPS dengan bantuan satelit. Satelit ikut berputar di atas bumi menyesuaikan dengan waktu di darat. Perlambatan rotasi bumi menyebabkan satelit keliru memposisikan pesawat dan pesawat akan mendarat di tempat yang tidak seharusnya. Dengan kata lain akan terjadi banyak kecelakaan pesawat terbang.
Penerbangan hanya digunakan untuk yg penting2 aja. Penumpang dipaksa mencari alternatif transportasi. AKibatnya kereta api, kapal laut, dan bus penuh sesak.



Gejala lainnya adalah pertambahan durasi hari. Perlambatan rotasi bumi menyebabkan perpanjangan hari. 1 hari bukan 24 jam lagi tapi akan bertambah menjadi 28 jam setelah 5 bulan. Jam ga bisa diandelin lagi.

Dunia ekonomi pun hancur. Saham2 berguguran.

Rotasi bumi membuat bumi tidak bulat sempurna tapi agak lebar di khatulistiwa karena putarannya. Yang melebar adalah laut yg terkumpul di khatulistiwa.



Klo rotasi melambat laut akan mengalir ke kedua kutub menyebabkan banjir di Eropa dan surut di khatulistiwa termasuk Indonesia.

Bukan cuma laut, udara bakal mengalir ke khatulistiwa menyebabkan naiknya tekanan udara. Paru2 kita di Indonesia bisa pecah menghirup udara kayak gitu. Sebaliknya di belahan bumi utara & selatan udah kayak tinggal di gunung, udaranya tipis. Anak2 & orang tua tersiksa.



Kehidupan flora & fauna pun terganggu. Hewan yang bermigrasi akan kebingungan dengan hari yang terus bertambah panjang dan akhirnya mati kepanasan/kedinginan. Tanaman juga tersiksa dengan terik matahari yang lebih panjang dari pada biasanya & juga oleh dinginnya malam yang panjang.

Selain itu, juga terjadi aktivitas geologi yang ekstrim, seperti gempa bumi & gunung meletus di lokasi yang biasanya aman. Penyebabnya adalah gesekan yang timbul oleh lapisan2 bumi yang perlambatannya beda2.



Putaran inti bumi menghasilkan medan magnet yang melindungi bumi dari radiasi matahari. Klo udah melambat artinya medan magnet ini melemah dan radiasi matahari bebas masuk dan bikin kanker kulit pada manusia bahkan sunscreen pun ga berdaya.



Setelah 4 tahun, 1 hari = 13 hari normal. Semua manusia mengalami jet lag permanen, ga bisa tidur karena masih terang. Eropa, Amerika selatan, dan Afrika bagian selatan akhirnya tenggelam total. Di khatulistiwa muncul benua baru dari surutnya laut. Sumatera, Jawa, dan Kalimantan terhubung oleh dangkalan Sunda, sedangkan Papua & Australia terhubung oleh dangkalan Sahul.



Orang2 berbondong2 pindah ke tanah baru yang ga banjir dan masih bisa nafas enak. Kapal laut kandas ke dasar laut yg kering. Perdagangan internasional udah ga ada lagi.

Cuaca jadi sangat ekstrim. Karena sinar matahari berlangsung lama maka badai bisa berminggu-minggu lamanya.



Akhirnya setelah 5 tahun, bumi berhenti total tapi masih berevolusi (mengelilingi matahari). 1 hari = tahun, terdiri dari 6 bulan siang yang bisa nyampe 50 derajat celsius & 6 bulan malam yang suhunya sampe -50 derajat celsius (lebih dingin daripada kutub sekarang).

Jumlah manusia yang tewas mencapai 6 miliar orang (ampir semuanya). Mungkin ada sedikit orang yg pindah ke daerah yang ga kebanjiran & tekanan udaranya nyaman. Kutub bakalan malem sepanjang tahun. Banyak juga tanaman & hewan yg punah.

Syukurnya ini ga bakalan jadi kenyataan karena pasti kita udah punah. Tapi simulasi ini pengen kasih tahu bahwa rotasi bumi bukan cuma buat siang dan malam bahkan cenderung ga ada dipikirin sama manusia. Tapi ternyata banyak banget kontribusinya buat planet ini.

11 Cewek Cantik Yang Paling Menggairahkan Di Bumi

Setiap tahun majalah pria dewasa AskMen merilis 99 wanita paling menggairahkan atau dikenal dengan Men’s Most Desirable Women, berikut 10 nama papan atas ditambahkan 1 bonus diurutan ke 11, adakah idola anda di dalamnya?.
11. Megan Fox
Overall Score : 91.2
Reader Score : 93.8
AskMen.com staff score : 88.5

10. Miranda Kerr
Overall Score : 91.5
Reader Score : 90.5
AskMen.com staff score : 92.4
9. Eva Mendes
Overall Score : 91.7
Reader Score : 89.5
AskMen.com staff score : 93.8
8. Cheryl Cole
Overall Score : 91.8
Reader Score : 89.9
AskMen.com staff score : 93.7
7. Penelope Cruz
Overall Score : 92.1
Reader Score : 90.1
AskMen.com staff score : 94.2
6. Beyonce
Overall Score : 92.2
Reader Score : 90.5
AskMen.com staff score : 93.9
5. Jessica Alba
Overall Score : 92.6
Reader Score : 93.5
AskMen.com staff score : 91.7
4. Alessandra Ambrosio
Overall Score : 93.9
Reader Score : 95.0
AskMen.com staff score : 92.8
3. Kate Beckinsale
Overall Score : 94
Reader Score : 94.7
AskMen.com staff score : 93.3
2. Marissa Miller
Overall Score : 94.8
Reader Score : 95.2
AskMen.com staff score : 94.3
1. Emmanuelle Chriqui
Overall Score : 94.9
Reader Score : 92.9
AskMen.com staff score : 96.9Source