Tampilkan postingan dengan label Lulus. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lulus. Tampilkan semua postingan

Cha Sa-soon, Lulus Tes Mengemudi Setelah Usaha Ke 960 !!!


http://www.kagakribet.com/artikel/chaSasoon.jpg


Cha Sa-soon, nenek 69 tahun dari Korea Selatan ini akhirnya berhasil lulus dari tes berkendaraan setelah sebelumnya selalu gagal saat melakukan usahanya itu.

Namun Cha Sa-soon gak begitu saja lulus dengan mulus. Seperti yang diberitakan orange.co.uk, Cha Sa-soon melakukan tes mengemudi 3 – 4 kali dalam seminggu dari bulan April 2005 dan nenek satu ini harus melakukan tes mengemudi sebanyak 959 kali sebelum akhirnya usaha ke-690 membawa hasil.


Adapun alasan Cha ingin memiliki SIM karena dirinya ingin mengajak cucunya bepergian.

“Aku ingin mendapatkan SIM sehingga aku bisa mengajak cucu-cucuku ke kebun binatang,”

Sedang instruktur mengemudinya, Park Su-yeon mengatakan,” ketika akhirnya dia mendapatkan SIM, kami semua gembira dan memeluknya, memberinya bunga.”

Menurut Park, Cha banyak gagal ujian tes mengemudi tertulis, jadi Cha bukanlah orang berbahaya jika di jalan.

Atas keberhasilannya itu, kini Cha Sa-soon menjadi selebriti nasional di Korea Selatan. Bahkan saat ini Cha Sa-soon, dimana nama keluarganya itu berari ‘kendaraan’ dalam bahasa Korea, tampil di iklan utamanya Hyundai.
ungkap Cha.

sumber :http://www.kagakribet.com/fun.php?id=m8t3373SHRD9

Siswa Banyak Tak Lulus, Kepala Diknas Dicopot

MEDAN - Pejabat Walikota Medan, Syamsul Arifin menyatakan akan segera mengganti Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan. Ini menyusul banyaknya siswa SMU yang tak lulus Ujian Nasional.

"Kepala Dinas Pendidikan akan segera diganti. Itu sudah pasti," kata Syamsul Arifin, Selasa (27/4) di Medan.

Dikatakan, saat ini ada 4.800 atau 3,9% dari 123.985 siswa SMU/madrasah Aliyah (MA) peseta UN di Sumut tidak lulus.

Selain mengganti kepala dinas, sejumlah kepala sekolah juga akan dimutasi. Sedangkan kepada siswa, Syamsul minta lebih banyak belajar. Sebab, kegagalan yang dilami banyak siswa dalam UN antara lain akibat kurangnya kesadaran siswa untuk belajar.

"Siswa harus punya kesadaran dan orangtua juga jangan memaksakan anak-anaknya. Kalau tidak mampu, toh masih ada sekolah lain atau sekolah kejuruan lain," ujar Syamsul.[*/ims] 


http://radarmingguonline.blogspot.com/2010/04/siswa-banyak-tak-lulus-kepala-diknas.html

Gawat Semua Siswa SMK PGRI Ambon TIDAK LULUS

Berita Lampung Semua Siswa SMK PGRI Ambon Tak Lulus ; Ke-21 murid kelas tiga SMK Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) di Ambon harus mengulang ujian nasional. Pasalnya, nilai yang mereka peroleh saat ujian nasional belum mencukupi standar kelulusan.

Sebanyak 21 peserta ujian nasional ini merupakan bagian dari 796 siswa kelas III SMA/SMK/MA di Ambon yang harus mengulang ujian nasional yang akan dilaksanakan mulai tanggal 10 Mei mendatang. Adapun jumlah semua peserta ujian nasional adalah 6.160 siswa.

Pengumuman kelulusan ujian nasional di SMK PGRI dilakukan pukul 17.00 WIT, bersamaan dengan pengumuman kelulusan ujian nasional di 44 SMA/SMK/MA lainnya. Pengumuman kelulusan di SMK PGRI dilakukan sendiri oleh Ketua Panitia Ujian Nasional Kota Ambon Jan Lawalata dan Kepala SMK PGRI R Mual.

Orangtua atau anggota keluarga yang mendampingi 21 murid kelas III tersebut sontak kaget saat mengetahui anak-anak mereka harus mengulang ujian nasional. Beberapa anak itu pun terlihat langsung menangis.

Lawalata dan R Mual kemudian meyakinkan para murid bahwa mereka hanya disuruh mengulang ujian nasional, bukan tidak lulus ujian nasional. "Belajar lebih ditingkatkan, orangtua pun harus memerhatikan anak-anaknya dan membimbing mereka," ujar Lawalata. Antoni Atuany, kakak dari Inte Yelin Atuany, salah satu peserta ujian nasional di SMK PGRI, mengatakan bahwa adiknya sudah belajar intensif menjelang ujian nasional. "Lampu listrik padam, adik saya masih belajar, kok hasilnya harus mengulang? Orangtua yang ada di Seram bisa kecewa kalau tahu anaknya harus mengulang ujian," ujarnya.

R Mual tidak heran kalau ternyata murid-muridnya harus mengulang ujian nasional. "Mereka sudah berusaha, tetapi ternyata hasilnya belum memuaskan. Kami akan tingkatkan lagi pemberian pelajaran kepada mereka agar bisa lulus saat ujian ulang nanti," tambahnya. Selain di SMK PGRI, kondisi di SMKN 2 Ambon pun hampir serupa. Dari 122 peserta ujian, 121 murid di antaranya dinyatakan harus mengulang.

Wah! 5.426 Siswa di Jakarta Tidak Lulus

Heboh Anak Dhani Tidak Lulus UAN



Anak Dhani Tidak Lulus UAN

Anak pertama Ahmad Dhani, Ahmad Al Ghozali, atau yang akrab disapa Al mengikuti ujian susulan kesetaraan. Penyebabnya karena Al tidak lulus ujian akhir nasional tahun ajaran lalu.

Al mengikuti Ujian Kesetaraan Paket A khusus siswa Sekolah Dasar (SD). Ujian yang digelar di SDN 07 Komplek Kostrad, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan Kamis (19/11/2009) itu mengadakan ujian untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Sebelumnya mata ujian yang digelar adalah Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA).

"Ini berasal dari homeschooling Kak Seto dan diadakan per 6 bulan sekali. Ujian berlangsung 3 hari, tahun lalu seingat saya dia pernah ikut di bulan Juli 2009, tapi tidak lulus," jelas Zulfahri, pengawasa ujian, saat ditemui di SDN 07, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Kamis (19/11/2009).

Karena tidak lulus di ujian sebelumnya, Al yang duduk di bangku kelas 6 SD tidak bisa melanjutkan jenjang pendidikannya ke bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP). Hasil ujian akan bisa diketahui satu bulan setelah digelar.