Tampilkan postingan dengan label Ya. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Ya. Tampilkan semua postingan

Mark Boyle Manusia Yang Bisa Hidup Tanpa Uang... Kok Bisa Ya ??


http://static.guim.co.uk/sys-images/Guardian/Pix/pictures/2009/10/27/1256646114253/Mark-Boyle-outside-his-ca-001.jpg


Setiap manusia yang hidup hampir tidak mungkin dipisahkan oleh uang. Hampir semua hal di dunia berhubungan dengan uang. Hal ini tidak berlaku bagi Mark Boyle. Sejak November 2008, pria 31 tahun ini hidup tanpa uang sepeser pun.



Boyle saat ini tinggal di salam sebuah mobil caravan yang ia dapatkan secara gratis dari Freecyle (uk.freecycle.org). Caravan ini ia parkir di dekat sebuah pertaniah organik di Bristol, Inggris. Di pertanian tersebut, Boyle menjadi sukarelawan selama tiga hari dalam seminggu.

Selama ini dia menanam sendiri berbagai bahan makanan, kemudian memasaknya dengan kompor kayu bakar. Bagaimana dengan listrik? dia menggunakan energi solar (alatnya dia beli 360 pound sebelum dia hidup tanpa uang). Dia punya telepon genggam hanya untuk telepon genggam masuk dan punya laptop yang menggunakan energi solar.

http://trinityrich.files.wordpress.com/2010/01/markboylezv42.jpg

Sebelum memutuskan hidup seperti ini, Boyle telah menjadi vegetarian selama enam tahun. Pada 2007 Boyle mulai dengan Freeeconomy, sebuah jaringan online yang mendorong orang-orang untuk membagi keahlian masing-masing. Saat ini jaringan online tersebut memiliki 17 ribu anggota.

Pengalaman hidup Boyle selama setahun tanpa uang ini dibukukan olehnya. Bukunya berjudul The Moneyless Man: A Year of Freeeconomic Living. Buku ini dijual dengan harga 10,99 Poundsterling yang baru keluar baru-baru ini.

Dalam bukunya, Boyle menuliskan, inspirasinya menjadi ‘moneyless man’, awalnya adalah pub, saat dia nongkrong dengan temannya. Mereka ngobrol ngalor ngidul soal masalah yang ada di dunia ini, dari lingkungan yang rusak, perang, percobaan hewan, sampai pada suatu kesimpulan bahwa semua ini rusak karena uang.

Boyle akhirnya mencoba untuk hidup tanpa uang, Dia menjual rumah kapalnya di Bristol, dia juga berhenti dari tempatnya bekerja, sebuah perusahaan makanan organik. Kemudian dia membuat daftar, hal apa saja yang bisa dapatkan tanpa harus membeli dan mencoba menggantikan beberapa benda, misalnya, untuk pasta gigi saya memakai campuran tulang sotong dengan biji adas liar. Nah, untuk benda yang tidak tergantikan, Boyle benar-benar meninggalkan, seperti Ipod. “Saat ini kicauan burung adalah Ipod saya,” ujarnya.

Hidup tanpa uang ini sebenarnya dia jalani hanya untuk setahun, tapi ternyata dia sangat menikmati. “Saya sangat bahagia,” ujar Boyle. Orang tua Boyle sempat heran dengan eksperimen ini. Tapi setelah dijelaskan mereka mengerti dan mendukung. Bahkan mereka ingin mencoba hidup seperti Boyle.

http://static.guim.co.uk/sys-images/Guardian/Pix/pictures/2009/11/2/1257178572825/Money-free-man-Mark-Boyle-002.jpg

Boyle sempat frustasi dalam hal menjalankan pertemanan tanpa uang, karena tradisi di sana biasanya saling traktir di antara teman. Tapi masalah ini terpecahkan, dia mengundang teman-temannya datang ke caravan.

Saat ini Boyle hidup membujang, tapi gara-gara buku dan blognya, banyak perempuan yang mendekatinya. Boyle tidak menutup kemungkinan untuk berkencan dan berpacaran. “Saya sangat beruntung bila nantinya dapat pacar yang tidak peduli dengan uang, bahkan hidup tanpa uang,” ujarnya.
http://zonapencarian.blogspot.com/2010/08/mark-boyle-manusia-yang-bisa-hidup.html

AMAZING PIC!!! Ternyata Gambar Bisa Membingungkan juga ya..... (MUST SEE)


























 
http://fenz-capri.blogspot.com/2010/04/amazing-pic-ternyata-gambar-bisa.html

Ayam Goreng Atau Tikus Goreng YA??

Ini dia bahan dasarnya
Dibakar dengan las untuk menghilangkan bulunya
Dipotong-potong agar menyerupai daging ayam
Campur dengan bumbu

Jadilah ayam goreng..eh..tikus goreng

Tanda Lahir, Berbahaya Tidak Ya ...

UMUMNYA para ibu khawatir dengan tanda lahir atau toh yang tampak pada bayinya. Benarkah membahayakan?

"Waktu lahir, saya lihat ada noda kecoklatan berbentuk lingkaran kecil di paha anak saya. Saya takut, noda itu akan melebar dan tak akan hilang sampai ia besar. Kasihan, kan. Soalnya, dia anak perempuan. Nanti kalau dia pakai bikini, bagaimana? Kan, malu, kelihatan nodanya," tutur Susi yang baru sebulan melahirkan anak pertamanya. Kekhawatiran para ibu akan tanda lahir ini, memang bisa dipahami. Bukan semata soal keindahan, tapi juga karena takut tanda lahir ini bisa membahayakan.

Menurut dr. A.D. Pasaribu, Sp.A dari RS Hermina Podomoro, kemunculan tanda lahir disebabkan ada hal-hal tertentu yang terjadi dalam proses jalan lahir, semisal trauma lahir atau terjadi pembuluh darah melebar.

Soal bahaya atau tidak, menurutnya, harus dilihat dulu dari perkembangan tanda lahir ini. Misalnya ada tanda kemerahan. Bila karena jalan lahir, biasanya sehari juga akan hilang. Tapi kalau setelah seminggu masih tetap ada, maka harus dipantau lagi perkembangannya. "Umumnya, sih, tanda lahir ini tak membahayakan," tukasnya.

Juga tak ada kaitannya dengan penyakit kulit. Jikapun ada yang bisa menjadi kanker, terangnya, biasanya berupa tahi lalat yang membesar. "Tapi untuk menentukan kanker-tidaknya, harus dilakukan biopsi lebih dulu," katanya.

Dalam dunia kedokteran, lanjutnya, tanda lahir ini tak terlalu dipersoalkan. Sebab, jelas lulusan Fakultas Kedokteran Unpad ini, "Begitu bayi lahir, yang lebih kita perhatikan adalah hal-hal yang akan membahayakan nyawanya. Misalnya, fungsi paru, jantung, dan sebagainya."

Kendati demikian, ia dapat memahami kekhawatiran para ibu tersebut. "Jika ibu merasa terganggu dengan adanya tanda lahir ini, sebaiknya konsultasikan ke dokter anak. Misalnya, terjadi gatal-gatal yang mengganggu di tanda lahir," anjur dokter yang kerap dipanggil sesuai singkatan nama depannya ini, A.D.

JENIS TANDA LAHIR
Tanda lahir dapat muncul dalam berbagai bentuk, warna dan tekstur, dan biasanya dikelompokkan dalam kategori sebagai berikut:

Hemangioma Stoberi
Tanda lahir yang lunak, menonjol dan berwarna seperti stroberi ini dapat berukuran sekecil titik atau sebesar alas gelas. Terdiri dari bahan-bahan sistem darah yang tak matang dan terpisah dari sistem peredaran darah selama perkembangan janin. Dapat tampak pada saat lahir atau sepertinya muncul tiba-tiba selama minggu pertama pascalahir.

Tanda ini begitu umum, sehingga kemungkinan 1 dari 10 bayi memilikinya. Ada kemungkinan tanda stroberi ini untuk sementara akan membesar, tapi akhirnya memudar menjadi keabu-abuan dan hampir selalu akan hilang sama sekali. Ketika si kecil usia antara 5-10 tahun.

Meski para orang tua kerap menginginkan tanda ini diobati, terutama jika terdapat di wajah, sebenarnya yang terbaik ialah membiarkannya. Kecuali jika terus tumbuh dan mengganggu fungsi, misalnya mengganggu penglihatan.

Pengobatan yang dilakukan pada tanda lahir ini, sebenarnya malah dapat menjurus pada komplikasi, jika dibandingkan cara membiarkan sampai ia hilang sendiri. Bila Anda berkeras untuk diobati, ada beberapa pilihan pengobatannya. Mana yang akan dipilih, diskusikanlah dengan dokter.

Banyak ahli berpendapat, tak lebih dari 0,1 persen dari tanda lahir ini memerlukan perawatan radikal. Jika tanda lahir stroberi ini setelah hilang oleh perawatan atau dengan berjalannya waktu, ternyata meninggalkan jaringan parut atau jaringan sisa, biasanya dapat dilakukan bedah plastik untuk menghilangkannya.

Kadang tanda stroberi ini dapat berdarah, secara spontan atau karena tergores atau terbentur. Aliran darah dapat dihentikan dengan memberi tekanan pada tanda.

Hemangioma Cavernos
Tanda lahir jenis ini lebih jarang terjadi daripada hemangioma stroberi. Diperkirakan hanya 1 atau 2 dari 100 bayi yang memilikinya. Seringkali berkombinasi dengan stroberi, dan terbentuk dari unsur-unsur sistem darah yang lebih besar dan lebih matang, serta menyangkut lapisan kulit yang lebih dalam.

Bisa berupa benjolan berwarna kebiruan atau merah kebiruan, dengan pinggiran yang kurang nyata dibandingkan jenis stroberi, dan pada mulanya tampak seperti rata, tak menonjol.

Ia tumbuh cepat selama 6 bulan pertama, lalu melambat pada 6 bulan berikutnya. Pada bulan ke-12 sampai ke-18, mulai mengerut. Lima puluh persen darinya akan menghilang di usia 5 tahun, 70 persen pada usia 7 tahun, 90 persen pada usia 9 tahun, dan 95 persen ketika anak usia 10 atau 12 tahun.

Umumnya bisa menghilang tanpa bekas, tapi kadang terdapat jaringan parut pada bekasnya. Kemungkinan pengobatannya sama seperti tanda lahir stroberi.

Pewarnaan Anggur Pot atau Nevus Flammeus
Tanda berwarna merah keunguan ini dapat timbul di mana saja pada tubuh, terdiri dari pembuluh-pembuluh darah kapiler yang sudah matang dan melebar.

Umumnya tampak pada saat lahir sebagai lesi (bercak) berwarna merah muda atau ungu kemerahan yang datar atau sedikit menonjol. Meski dapat sedikit berubah warna, tapi tak memudar sesuai dengan berjalannya waktu dan dapat dianggap permanen.

Kadang, lesi ini dihubungkan dengan adanya pertumbuhan berlebih dari jaringan lunak atau tulang yang berada di bawahnya. Atau jika terdapat di wajah, perlu diperhatikan, karena bisa berhubungan dengan kelainan di tempat lain seperti pertumbuhan pembuluh darah otak. Tanyakan pada dokter bayi Anda jika Anda merasa khawatir.

Bintik Berwarna seperti Kopi Susu
Noda-noda mendatar pada kulit, yang warnanya dapat bervariasi dari warna coklat seperti kopi dengan banyak susu sampai coklat seperti kopi dengan sedikit susu, dapat muncul di mana-mana.

Tanda ini sering sekali terjadi, bisa tampak pada saat lahir atau muncul beberapa tahun pertama setelah lahir, dan tak menghilang. Jika bayi Anda memiliki beberapa bintik atau noda seperti kopi ini (6 atau lebih), sebaiknya konsultasikan ke dokter.

Noda Mongol
Ia berwarna biru atau abu-abu seperti batu tulis, mirip tanda lebam. Dapat muncul di bagian bokong atau punggung, dan kadang-kadang pada tungkai dan pundak, pada 9 dari 10 anak berkulit hitam, Timur dan keturunan Indian.

Noda yang tampak nyeri ini, juga sering terdapat pada bayi keturunan Mediterania, tapi jarang terjadi pada bayi berambut pirang dan bermata biru.

Meski seringkali tampak pada saat lahir dan hilang dalam tahun pertama, tapi kadang-kadang tak muncul sampai beberapa waktu setelah lahir dan atau bertahan sampai dewasa.

Nevi Kongenital yang Berpigmen
Tahi lalat ini warnanya bervariasi dari coklat muda sampai kehitaman dan dapat berambut. Tahi lalat yang kecil sangat sering terjadi. Yang besar atau "nevi berpigmen raksasa" jarang terjadi tapi berpotensi lebih besar untuk menjadi ganas (kanker).

Biasanya tahi lalat yang besar atau tahi lalat yang kecil tapi mencurigakan, dianjurkan untuk dibuang bila pembuangannya dapat dilakukan dengan mudah. Bila tak dibuang, agar terus dipantau oleh dokter yang ahli dalam perawatan ini.

Sumber : tabloidnova.com