Tampilkan postingan dengan label Lahir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Lahir. Tampilkan semua postingan

10 Cara Sehat Lahir dan Batin

Ada banyak cara untuk meraih kebahagiaan, termasuk sehat jasmani dan rohani. Tapi para ahli psikologi mengungkapkan ada beberapa cara sehat untuk meraih kebahagiaan lahir batin. Apa saja?

Semua orang pasti ingin sehat lahir batin sehingga dapat terbebas dari stres dan sakit. Perasaan emosional ini tidak hanya dipengaruhi oleh gen semata, tapi banyak hal lainnya yang bisa bikin bahagia.

Kebahagiaan adalah salah satu hal yang ingin dicapai oleh semua orang, tapi tanpa disadari banyak hal yang bisa dilakukan untuk meningkatkan suasana hati tersebut.

Psikolog Amerika telah menerbitkan sebuah laporan dalam jurnal The Psychological Science, yang mengungkapkan rahasia kebahagiaan dan mengelompokkannya dalam sepuluh faktor.

Selain itu, jurnal tersebut juga menunjukkan bahwa ada hal-hal kecil yang ternyata bisa menjadi kunci utama untuk merasakan kebahagiaan.

Hanya dengan kebahagiaan kecil ternyata dapat mengatasi berbagai macam penyakit dengan lebih cepat dan dapat memperpanjang waktu hidup bahkan hingga 7 tahun.

Dilansir dari GeniusBeauty, Sabtu (18/9/2010), berikut 10 faktor untuk meraih kebahagiaan yang :
  1. Berbagi kebahagiaan dengan orang lain
  2. Menganalisa memori-memori yang menyenangkan
  3. Pujilah diri Anda sendiri
  4. Selalu berpikir positif dan berpikir bahwa Anda bisa melakukan hal dengan lebih baik
  5. Lakukan aktivitas yang Anda sukai
  6. Berpura-puralah bahagia meski sebenarnya Anda sedang tidak dalam suasana bahagia
  7. Rayakan momen besar dalam hidup Anda
  8. Jauhkan pikiran suram, ketakutan dan keraguan
  9. Katakan 'terima kasih' sesering mungkin
http://lubang-kecil.blogspot.com/2010/09/10-cara-sehat-lahir-dan-batin.html

Berita Islam: Ternyata Arti "Minal 'Aidin wal Faizin" Bukan "Mohon Maaf Lahir Batin"



Ucapan ini: Selamat Hari Raya Idul Fitri, Taqobalallahu Minnaa wa Minkum, Minal 'Aidin wal Faizin, Mohon Maaf Lahir Batin, merupakan ucapan yang biasa disampaikan dan diterima oleh kaum muslimin di hari lebaran baik melalui lisan ataupun kartu ucapan idul fitri. Ada dua kalimat yang diambil dari bahasa arab di sana, yaitu kalimat ke dua dan tiga. Apakah arti kedua kalimat itu? Dari mana asal-usulnya? Sebagian orang kadang cukup mengucapkan minal 'aidin wal faizin dengan bermaksud meminta maaf. Benarkah dua kalimat yang terakhir memiliki makna yang sama?


Para Sahabat Rasulullah biasa mengucapkan kalimat Taqobalallaahu minnaa wa minkum di antara mereka. Arti kalimat ini adalah semoga Allah menerima dari kami dan dari kalian. Maksudnya, menerima amal ibadah kita semua selama bulan Ramadhan. Para sahabat juga biasa menambahkan: shiyamana wa shiyamakum, semoga juga puasaku dan kalian diterima.

Jadi kalimat yang ke dua dari ucapan selamat lebaran di atas memang biasa digunakan sejak jaman para Sahabat Nabi hingga sekarang.

Lalu bagaimana dengan kalimat: minal 'aidin wal faizin? Menurut Quraish Shihab dalam bukunya Lentera Hati, kalimat ini mengandung dua kata pokok: 'aidin dan faizin (Ini penulisan yang benar menurut ejaan bahasa indonesia, bukan aidzin,aidhin atau faidzin,faidhin. Kalau dalam tulisan bahasa arab: من العاءدين و الفاءيزين )

Yang pertama sebenarnya sama akar katanya dengan 'Id pada Idul Fitri. 'Id itu artinya kembali, maksudnya sesuatu yang kembali atau berulang, dalam hal ini perayaan yang datang setiap tahun. Sementara Al Fitr, artinya berbuka, maksudnya tidak lagi berpuasa selama sebulan penuh. Jadi, Idul Fitri berarti "hari raya berbuka" dan 'aidin menunjukkan para pelakunya, yaitu orang-orang yang kembali. (Ada juga yang menghubungkan al Fitr dengan Fitrah atau kesucian, asal kejadian)

Faizin berasal dari kata fawz yang berarti kemenangan. Maka, faizin adalah orang-orang yang menang. Menang di sini berarti memperoleh keberuntungan berupa ridha, ampunan dan nikmat surga. Sementara kata min dalam minal menunjukkan bagian dari sesuatu.

Sebenarnya ada potongan kalimat yang semestinya ditambahkan di depan kalimat ini, yaitu ja'alanallaahu (semoga Allah menjadikan kita).

Jadi, selengkapnya kalimat minal 'aidin wal faizin bermakna (semoga Allah menjadikan kita) bagian dari orang-orang yang kembali (kepada ketaqwaan/kesucian) dan orang-orang yang menang (dari melawan hawa nafsu dan memperoleh ridha Allah). Jelaslah, meskipun diikuti dengan kalimat mohon maaf lahir batin, ia tidak mempunyai makna yang serupa. Bahkan sebenarnya merupakan tambahan doa untuk kita yang patut untuk diaminkan.


SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI, TAQOBALALLAHU MINNA WA MINKUM, SHIYAMANA WA SHIYAMAKUM, JA'ALANALLAAHU MINAL 'AIDIN WAL FAIZIN, AMIN...


Sumber: http://www.yaiyalah.com/2010/09/yaiy...nal-aidin.html

[AJAIB] Bayi Lahir di Dalam TANAH..!! Ibu Meninggal Sang Bayi Masih Hidup..!!!


Subhanallah... Pertama kali baca berita ini gw terharu banget gan..

Berita yang menggetarkan jiwa yang menunjukkan kebesaran Tuhan, Allah Yang Mahakuasa dan Perkasa.
Begini singkat ceritanya. Peristiwa ini berawal dari bencana banjir yang melanda India. Pada saat itu, Seorang wanita yang tengah hamil tua terseret oleh arus air bah yang dahsyat. Setelah air surut dan dilakukan pencarian, si ibu tak kunjung ditemukan kecuali bayinya yang dilahirkan di tempat dan situasi yang mengerikan. Allah SWT mengeluarkan si bayi dalam keadaan hidup, dan mewafatkan si ibu.

Berikut ini adalah gambar yang menunjukkan peristiwa tersebut.










Benar-benar ajaib ya gan...
http://jelajahunik.blogspot.com/2010/08/ajaib-bayi-lahir-di-dalam-tanah-ibu.html

Tanda Lahir, Berbahaya Tidak Ya ...

UMUMNYA para ibu khawatir dengan tanda lahir atau toh yang tampak pada bayinya. Benarkah membahayakan?

"Waktu lahir, saya lihat ada noda kecoklatan berbentuk lingkaran kecil di paha anak saya. Saya takut, noda itu akan melebar dan tak akan hilang sampai ia besar. Kasihan, kan. Soalnya, dia anak perempuan. Nanti kalau dia pakai bikini, bagaimana? Kan, malu, kelihatan nodanya," tutur Susi yang baru sebulan melahirkan anak pertamanya. Kekhawatiran para ibu akan tanda lahir ini, memang bisa dipahami. Bukan semata soal keindahan, tapi juga karena takut tanda lahir ini bisa membahayakan.

Menurut dr. A.D. Pasaribu, Sp.A dari RS Hermina Podomoro, kemunculan tanda lahir disebabkan ada hal-hal tertentu yang terjadi dalam proses jalan lahir, semisal trauma lahir atau terjadi pembuluh darah melebar.

Soal bahaya atau tidak, menurutnya, harus dilihat dulu dari perkembangan tanda lahir ini. Misalnya ada tanda kemerahan. Bila karena jalan lahir, biasanya sehari juga akan hilang. Tapi kalau setelah seminggu masih tetap ada, maka harus dipantau lagi perkembangannya. "Umumnya, sih, tanda lahir ini tak membahayakan," tukasnya.

Juga tak ada kaitannya dengan penyakit kulit. Jikapun ada yang bisa menjadi kanker, terangnya, biasanya berupa tahi lalat yang membesar. "Tapi untuk menentukan kanker-tidaknya, harus dilakukan biopsi lebih dulu," katanya.

Dalam dunia kedokteran, lanjutnya, tanda lahir ini tak terlalu dipersoalkan. Sebab, jelas lulusan Fakultas Kedokteran Unpad ini, "Begitu bayi lahir, yang lebih kita perhatikan adalah hal-hal yang akan membahayakan nyawanya. Misalnya, fungsi paru, jantung, dan sebagainya."

Kendati demikian, ia dapat memahami kekhawatiran para ibu tersebut. "Jika ibu merasa terganggu dengan adanya tanda lahir ini, sebaiknya konsultasikan ke dokter anak. Misalnya, terjadi gatal-gatal yang mengganggu di tanda lahir," anjur dokter yang kerap dipanggil sesuai singkatan nama depannya ini, A.D.

JENIS TANDA LAHIR
Tanda lahir dapat muncul dalam berbagai bentuk, warna dan tekstur, dan biasanya dikelompokkan dalam kategori sebagai berikut:

Hemangioma Stoberi
Tanda lahir yang lunak, menonjol dan berwarna seperti stroberi ini dapat berukuran sekecil titik atau sebesar alas gelas. Terdiri dari bahan-bahan sistem darah yang tak matang dan terpisah dari sistem peredaran darah selama perkembangan janin. Dapat tampak pada saat lahir atau sepertinya muncul tiba-tiba selama minggu pertama pascalahir.

Tanda ini begitu umum, sehingga kemungkinan 1 dari 10 bayi memilikinya. Ada kemungkinan tanda stroberi ini untuk sementara akan membesar, tapi akhirnya memudar menjadi keabu-abuan dan hampir selalu akan hilang sama sekali. Ketika si kecil usia antara 5-10 tahun.

Meski para orang tua kerap menginginkan tanda ini diobati, terutama jika terdapat di wajah, sebenarnya yang terbaik ialah membiarkannya. Kecuali jika terus tumbuh dan mengganggu fungsi, misalnya mengganggu penglihatan.

Pengobatan yang dilakukan pada tanda lahir ini, sebenarnya malah dapat menjurus pada komplikasi, jika dibandingkan cara membiarkan sampai ia hilang sendiri. Bila Anda berkeras untuk diobati, ada beberapa pilihan pengobatannya. Mana yang akan dipilih, diskusikanlah dengan dokter.

Banyak ahli berpendapat, tak lebih dari 0,1 persen dari tanda lahir ini memerlukan perawatan radikal. Jika tanda lahir stroberi ini setelah hilang oleh perawatan atau dengan berjalannya waktu, ternyata meninggalkan jaringan parut atau jaringan sisa, biasanya dapat dilakukan bedah plastik untuk menghilangkannya.

Kadang tanda stroberi ini dapat berdarah, secara spontan atau karena tergores atau terbentur. Aliran darah dapat dihentikan dengan memberi tekanan pada tanda.

Hemangioma Cavernos
Tanda lahir jenis ini lebih jarang terjadi daripada hemangioma stroberi. Diperkirakan hanya 1 atau 2 dari 100 bayi yang memilikinya. Seringkali berkombinasi dengan stroberi, dan terbentuk dari unsur-unsur sistem darah yang lebih besar dan lebih matang, serta menyangkut lapisan kulit yang lebih dalam.

Bisa berupa benjolan berwarna kebiruan atau merah kebiruan, dengan pinggiran yang kurang nyata dibandingkan jenis stroberi, dan pada mulanya tampak seperti rata, tak menonjol.

Ia tumbuh cepat selama 6 bulan pertama, lalu melambat pada 6 bulan berikutnya. Pada bulan ke-12 sampai ke-18, mulai mengerut. Lima puluh persen darinya akan menghilang di usia 5 tahun, 70 persen pada usia 7 tahun, 90 persen pada usia 9 tahun, dan 95 persen ketika anak usia 10 atau 12 tahun.

Umumnya bisa menghilang tanpa bekas, tapi kadang terdapat jaringan parut pada bekasnya. Kemungkinan pengobatannya sama seperti tanda lahir stroberi.

Pewarnaan Anggur Pot atau Nevus Flammeus
Tanda berwarna merah keunguan ini dapat timbul di mana saja pada tubuh, terdiri dari pembuluh-pembuluh darah kapiler yang sudah matang dan melebar.

Umumnya tampak pada saat lahir sebagai lesi (bercak) berwarna merah muda atau ungu kemerahan yang datar atau sedikit menonjol. Meski dapat sedikit berubah warna, tapi tak memudar sesuai dengan berjalannya waktu dan dapat dianggap permanen.

Kadang, lesi ini dihubungkan dengan adanya pertumbuhan berlebih dari jaringan lunak atau tulang yang berada di bawahnya. Atau jika terdapat di wajah, perlu diperhatikan, karena bisa berhubungan dengan kelainan di tempat lain seperti pertumbuhan pembuluh darah otak. Tanyakan pada dokter bayi Anda jika Anda merasa khawatir.

Bintik Berwarna seperti Kopi Susu
Noda-noda mendatar pada kulit, yang warnanya dapat bervariasi dari warna coklat seperti kopi dengan banyak susu sampai coklat seperti kopi dengan sedikit susu, dapat muncul di mana-mana.

Tanda ini sering sekali terjadi, bisa tampak pada saat lahir atau muncul beberapa tahun pertama setelah lahir, dan tak menghilang. Jika bayi Anda memiliki beberapa bintik atau noda seperti kopi ini (6 atau lebih), sebaiknya konsultasikan ke dokter.

Noda Mongol
Ia berwarna biru atau abu-abu seperti batu tulis, mirip tanda lebam. Dapat muncul di bagian bokong atau punggung, dan kadang-kadang pada tungkai dan pundak, pada 9 dari 10 anak berkulit hitam, Timur dan keturunan Indian.

Noda yang tampak nyeri ini, juga sering terdapat pada bayi keturunan Mediterania, tapi jarang terjadi pada bayi berambut pirang dan bermata biru.

Meski seringkali tampak pada saat lahir dan hilang dalam tahun pertama, tapi kadang-kadang tak muncul sampai beberapa waktu setelah lahir dan atau bertahan sampai dewasa.

Nevi Kongenital yang Berpigmen
Tahi lalat ini warnanya bervariasi dari coklat muda sampai kehitaman dan dapat berambut. Tahi lalat yang kecil sangat sering terjadi. Yang besar atau "nevi berpigmen raksasa" jarang terjadi tapi berpotensi lebih besar untuk menjadi ganas (kanker).

Biasanya tahi lalat yang besar atau tahi lalat yang kecil tapi mencurigakan, dianjurkan untuk dibuang bila pembuangannya dapat dilakukan dengan mudah. Bila tak dibuang, agar terus dipantau oleh dokter yang ahli dalam perawatan ini.

Sumber : tabloidnova.com

Bayi di India Lahir dengan Jantung di Luar Tubuh


lahir pada 26 november lalu tahun 2008
di timur laut india di kota siliguri