Tampilkan postingan dengan label Mati. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mati. Tampilkan semua postingan

Agar Selamat, Bayi Ini Dibekukan Sampai Mati

Sudah sejak lahir, kondisi Samaa abnormal. Pembuluh darah yang mengalir ke jantungnya terhubung dengan cara yang salah. Harusnya, pembuluh darah itu membawa darah beroksigen dari paru-paru ke sisi kiri jantung. Yang terjadi, justru sebaliknya.

Namun, mengoperasi jantung bayi seukuran lebih kecil dari bola golf jelas tantangan besar untuk para dokter dari Great Ormond Street Hospital, London. Akhirnya sebuah terobosan revolusioner diputuskan: bayi ini dibekukan sampai mati.

Samaa dibuat mati suri. Caranya, dokter meletakkan kantung berisi es di sekeliling kepala bayi itu–darahnya didinginkan dari suhu normal, 37 derajat Celcius, menjadi 18 derajat menggunakan mesin bypass jantung dan paru-paru.

Bayi Ini Dibekukan Sampai Mati Agar SelamatPembuluh darah yang mengalir ke jantungnya terhubung dengan cara yang salah.Senin, 18 Oktober 2010, 06:27 WIB

Elin Yunita Kristanti
Bayi Ini Dibekukan Sampai Mati Agar Selamat
Tak hanya itu, para dokter nekat itu juga menghentikan detak jantungnya dengan cara menyuntikkan obat dan mematikan mesin bypass. Di titik ini, secara klinis, bayi Samaa telah meninggal dunia. Tubuhnya hampir sepenuhnya kehabisan darah.

Sementara itu, ahli bedah kardiotoraks Tain-Yen Hsia dan timnya harus bekerja melawan waktu. Jendela keselamatan maksimum (maximum window of safety) adalah 50 menit–sebelum jantung orok ini harus di-restart untuk mencegah kerusakan pada otak dan organ dalam.

Untungnya, Samaa tak harus menunggu 50 menit untuk hidup kembali. Dokter berhasil membawanya kembali ke dunia dalam waktu 23 menit.

Setelah mesin dihidupkan, darah hangat langsung terpompa dan mengembalikan suhu tubuhnya ke titik normal, 37 derajat Celcius. Jantung mungil itu pun kembali berdetak.

Mengapa Samaa harus dibekukan? Menurut Dokter Hsia, tim medis harus melakukan operasi mikro. Sebab, mereka berurusan dengan pembuluh darah yang setipis kertas beras (rice paper). Satu-satunya cara yang bisa dilakukan adalah membekukan tubuh dan menghentikan sirkulasi darah agar pasien masuk ke fase hipothermia.

“Ini seperti mencemplungkan bayi ke dalam seember air es. Saat menghentikan jantung, kami harus melakukan operasi secepatnya dengan tingkat presisi tinggi,” katanya. “Tidak ada ruang melakukan kesalahan sekecil apapun.”

***
Lima bulan setelah operasi yang dramatis, Samaa telah sembuh total. Satu-satunya bekas operasi yang dimiliki bayi asal Finchley, London Utara ini, adalah bekas luka di dadanya. Ibunya, Roosina Ahmed (30) dengan haru menceritakan saat-saat terberat dalam hidupnya.

“Saat pertama anakku membuka matanya, tak terkira bahagia yang saya rasakan. Bayangkan, selama 20 menit ia terbaring dengan tubuh dingin, tanpa kehidupan,” kata Roosina seperti dimuat Daily Mail, Minggu, 17 Oktober 2010.

Perubahan drastis juga dialami Samaa pasca operasi. Jika sebelumnya ia bayi yang sangat lemah, bahkan untuk menangis sekalipun, kini dia gembul makan dan bermain tak kenal lelah. (sj) [*]CPS/GO


sumber : http://gokilonline.com/bayi-ini-dibekukan-sampai-mati

Melihat Kuntilanak Seret Peti Mati


misteriPONTIANAK,Pengalaman ini tak akan pernah hilang dari ingatan Agus Wandi (25), seorang satpam yang bekerja di kantor sebuah perusahaan swasta di Kota Pontianak. Dia menyaksikan dengan mata kepalanya sendiri, sesosok kuntilanak melayang sambil menyeret peti mati dengan rantai.

"Waktu itu, sekitar jam 4 subuh, saya bersama lima teman nongkrong di jembatan Simpang Benteng di Kota Mempawah," ujar Agus kepada Tribun, Minggu (12/9/10).

Agus kelahiran Kota Mempawah, ibu kota Kabupaten Pontianak, sekitar 67 kilometer dari Kota Pontianak. Sekitar 1,5 tahun lalu, dia masih tinggal di Mempawah dan belum bekerja sebagai satpam.

Dia dan teman-temannya sering nongkrong di jembatan yang terletak di daerah yang biasa disebut Simpang Benteng. Meski namanya Simpang Benteng, tutur Agus, tapi daerah itu bukanlah persimpangan. Memang, sekitar 50 meter dari tempat itu, dijumpai persimpangan tiga, yang satu di antaranya merupakan akses menuju Kota Singkawang.

Di areal yang diyakini angker dan ada penunggunya itu, berdiri sebuah jembatan besi untuk melintasi anak sungai yang memotong, disebut Jembatan Benteng. Nah, di situlah ada belokan mematah yang sangat tajam menuju ke kanan, jika ditempuh dari arah Kota Pontianak.

Meski letaknya sudah di Kota Mempawah, areal itu gelap di malam hari. Kala itu, ujar Agus, di sekitar Simpang Benteng, ada tiga buah rumah toko (ruko) di kiri jalan. Kemudian di sebelah kanannya, ada sebuah rumah penduduk.

"Agak sepi, karena pemukiman penduduk agak ke arah dalam. Lagi pula sekitar beberapa puluh meter dari jembatan itu, ada kuburan," kata dia.

Malam itu, seingat Agus, merupakan malam Jumat. Dia dan lima temannya nongkrong di Jembatan Benteng, menemani seorang rekannya yang berjualan bensin eceran di pinggir jembatan itu.

"Kalau malam sering pengendara melintas, dan kadang-kadang mereka beli bensin juga," ujar Agus.

Menjelang pukul 04.00, dia dan lima temannya melihat sesosok putih melintasi tempat itu. Agus yakin, dia tidak salah lihat. Sosok itu persis gambaran kuntilanak yang sering diceritakan orang- orang.

"Pakaiannya putih, rambutnya panjang hingga kaki. Saya dan kelima teman melihat sejelas- jelasnya dalam jarak sekitar 10 meter," ucap Agus, yang mengaku masih merinding jika mengingatnya.

Sosok kuntilanak itu melintas dengan cara melayang. Dia tampak menyerat peti mati dengan rantai. Tanpa suara, karena dalam penglihatan mereka, sosok kuntilanak dan peti mati itu seperti melayang.

"Kami segera lari menjauh menuju ruko yang ada di situ. Kuntilanak itu melayang ke arah kuburan. Setelah hilang dari pandangan kami, bensin eceran jualan teman saya segera dikemas, dan kami kabur naik sepeda motor, pulang," tutur Agus.

Sebelumnya, Agus mengaku pernah diceritakan oleh para orangtua, kalau Simpang Benteng itu angker dan ada penunggunya. Dia pun pernah mendengar cerita, sering muncul kuntilanak menyeret peti, pertanda akan ada korban jiwa esok harinya.

"Ini benar terjadi, besoknya sekitar pukul 10 pagi, saya dengar ada pengendara sepeda motor yang kecelakaan dan meninggal seketika di Jembatan Benteng. Saya dan teman-teman sampai tiga pekan tak berani muncul ke situ," ucap Agus.

Menurut catatan Tribun Pontianak, daerah tersebut memang rawan kecelakaan. Meski dalam tahun ini tidak terjadi korban jiwa, tapi kecelakaan kecil nyaris terjadi tiap pekan. Jalan dengan belokan mematah yang cukup tajam, dan lagi ruas itu merupakan lintasan akses dari Kota Pontianak menuju Singkawang, dan sebaliknya. (*)KOMPAS.com
 
http://gedabruss.blogspot.com/2010/09/melihat-kuntilanak-seret-peti-mati.html

7 Prajurit Paling Gokil Yg Mati Di Medan Pertempuran !

#7 : Agis III Of Sparta (331 sm)




Pada tahun 338 SM Agis menggantikan posisi ayahnya sebagai raja, saat itu kebetulan
Alexander Yang Agung lagi berperang dengan Kaisar Darius III. Karena dipikir sama Agis waktu ini adalah waktu yang tepat untuk meluaskan daerah kekuasaan, ia lalu membangun satu bala tentara dan mulai memobilisasi prajuritnya ke Athena, Yunani.

Karena dipikir" ini orang bukan sembarang orang, Alexander lalu mengirimkan beberapa jendral terbaiknya beserta 40.000 prajurit untuk menahan laju para Spartans itu. Di sebuah medan pertempuran, tepatnya di luar kota 
Megalopolis (namanya kek di game apa gitu ) dua kubu itu lalu bertemu dan menjadikannya salah satu peperangan terbesar sepanjang sejarah Yunani.

Walaupun ngga sebanding hampir 2 lawan 1. Agis rupanya pantang mundur, ia terus maju menghajar semua orang yang ada didepan ga perduli seberapa banyak kerumunan itu, sebelum akhirnya ia mendapatkan luka parah disekujur dada, kepala dan kaki.

Karena dikira pemimpinnya dah mati, beberapa pengawal Agis kemudian mengevakuasi tubuhnya ke pinggir daerah pertempuran. Tapi ternyata Agis masih mempunyai sedikit kekuatan, ia bangung lalu melihat sekelilingnya. Dia berpikir kalau dia ngga akan membiarkan dirinya terbaring disini sementara prajuritnya berjuang mati"an melawan musuh. Dia lalu memerintahkan anak buahnya untuk mundur sementara ia menahan laju serangan musuh, sendirian..

Hampir ngga bisa berdiri dan berlumuran darah, Agis menggunakan sisa" kekuatan terakhirnya. Ia lalu mengambil pedang dan perisai miliknya dan maju kembali menahan serangan musuh. Para Macedonians itu lalu mundur perlahan", menyadari ngga ada seseorang yang berani mendekatinya. Salah satu jenderal memerintahkan anak buahnya untuk melempar sebuah tombak, dan ngga disangka tombak itu tepat mengenai badan agis dan dia tewas seketika.

Pengorbanan pun agis ngga sia", sebagian prajuritnya yang bertahan berhasil mundur dengan selamat..
#6 : Sempronius Densus (69 sm)


Densus adalah seorang veteran perang yang kemudian menjabat sebagai pengawal pribadi 
Kaisar Galba. Satu hal yang perlu dicatat adalah klo Densus tidak mengetahui seluk beluk sang kaisar secara penuh (sepertinya sih emang dia ngga perduli, yang penting dedikasi kerja :d). Yang dia tahu adalah bahwa profesinya adalah untuk menjaga kaisar dari berbagai bentuk serangan dengan cara apapun.

Well, saat itu ternyata sedang terjadi pemberontakan di kerajaan. Para prajurit yang ada semuanya menjadi pemberontak, di otak mereka hanya ada satu 
"Kaisar Galba Harus Mati!". Densus yang waktu itu bertugas menjaga istana kemudian melihat sekerumunan prajurit pemberontak dengan tampang bengis berjalan menuju istana. Mencium sesuatu yang ngga beres ia lalu mencoba menghalau sekerumunan orang itu dengan tongkat kayunya (tongkat kayu loh.. ) dan memerintahkan mereka semua untuk mundur.

Menyadari klo kerumunan orang haus darah itu ngga akan takut cuma karena sebatang tongkat, dia lalu menghunuskan 
Pugio miliknya (pugio itu sebuah pisau yang panjangnya ngga lebih dari setengah pedang prajurit Romawi) dan berteriak sekali lagi memerintahkan mereka untuk mundur. Namun rupanya para pemberontak itu tetep maju dan Densus ngga ada pilihan lain..

Hampir terkepung, Densus melawan seluruh bala tentara itu sendirian. Dengan pengalamannya sebagai veteran perang dia membabat habis semua orang yang tetep berusaha maju, sebelumnya akhirnya sebuah serangan dari salah satu pemberontak mengenai kakinya dan membuat dia terjatuh lalu dikeroyok ramai" hingga tewas. Apes bagi Galba, saat bersiap untuk melarikan diri. Sang pembawa kereta rupanya sudah kabur duluan. Terjebak dan tak ada jalan keluar, Galba akhirnya tewas di keroyok juga oleh pemberontak, kepalanya dipotong lalu diarak sekeliling kota.

Ngga ada yang tahu bagaimana nasib mayat Densus waktu itu, klo dipikir" kayanya sih nasibnya ngga jauh beda sama si Galba, tapi sampai saat ini ngga ada yang menyangka kalo ternyata ada orang yang berani melawan ratusan orang sendirian dengan hanya menggunakan sebilah pisau.

Menurut gw Densus adalah contoh orang berdedikasi sama pekerjaan, ngga perduli gimana situasi dan kondisi, doi tetep menjalankan pekerjaan itu dengan sungguh". Salut.. :thumbsup:
#5 : Dian Wei (197)


yang udah sering baca cerita 
Three Kingdoms pasti tahu yang namanya Cao-Cao kan 

Jadinya dulu di jaman Dinasti Wei, Dian adalah salah satu perwira prajurit yang punya reputasi terbaik, dan ternyata Cao-Cao tertarik lalu menjadikan dia sebagai salah satu pengawal pribadinya.

Pada saat 
pertempuran Wancheng tahun 197 m, Dian berhasil menghabisi satu pasukan musuh di suatu pertempuran. Rupanya hal itu membuat para penguasa daerah sekitar marah. Mereka lalu merencanakan sebuah serangan mendadak ke kamp milik Cao Cao. Saat segerombolan pasukan siap melancarkan serangan, mereka menemukan Dian Wei dan beberapa prajurit sudah menghadang di depan gerbang lengkap dengan sepasang kapak besar di tangannya.

Pertarungan pun terjadi, Dian dengan kapaknya menebas semua orang yang ada didepannya (beberapa info ada yang bilang klo kapak Dian Wei ini bisa menghancurkan 10 tombak sekali tebas, beuh.. ) setelah sekitar puluhan orang mati. Wait, its not enough.. Merasa belum puas, ia lalu melepaskan kapak nya dan dengan tangan kosong dia menggunakan mayat musuh sebagai senjata, ya jadi sepasang double stick gitu.. Melempar dan menghajar habis"an tanpa ampun.

Namun karena kalah jumlah, prajurit yang membantu Dian mulai gugur satu persatu. Dian pun juga telah terluka parah akibat beberapa serangan musuh. Dia sempat menghajar beberapa orang sampai mati sebelum dia sendiri akhirnya tewas karena kehabisan darah. Memastikan bahwa dia telah mati, pasukan musuh lalu memenggal kepalanya.

Kematian Dian Wei tidak sia", Cao Cao berhasil kabur dan memutuskan untuk berperang kemudian hari. Dia lalu berhasil menguasai hampir keseluruhan Cina dengan tangannya sendiri dan secara langsung mengakhiri jaman Tiga Dinasti.

Beberapa sejarah mengatakan, setelah mendengar kematian Dian Wei, Cao Cao sangat merasa kehilangan. Ia lalu memerintahkan beberapa pesuruhnya untuk mencuri mayat Dian Wei supaya dia bisa dikubur dengan layak. Setiap kali Cao Cao melewati makamnya dia selalu bersedih, demi mengingat jasa"nya Cao Cao mengangkat lalu anak Dian Wei yang bernama 
Dian Man menjadi mayor komandan.
#4 : Vikings Di Jembatan Stamford (1066)



Pada tahun 1066, waktu itu sejumlah Viking yang memutuskan untuk istirahat sejenak sebelum melakukan invasi disergap oleh pasukan Inggris ditempat yang dikenal dengan
Jembatan Stamford. Karena diserang tiba", mereka ngga sempat melakukan persiapan dan seluruh peralatan mereka masih tertinggal di kapal.

Kelompok Viking yang terserang terbagi dua, satu disisi timur dan yang satu lagi di sisi barat jembatan. Setelah menghabisi kelompok yang berada disisi timur, kelompok pasukan Inggris itu lalu memutuskan untuk menghabisi kelompok lainnya yang ada disebelah barat.

Saat mereka mencoba menyebrangi jembatan itulah, seorang Viking bertubuh besar lengkap dengan kapak ditanggannya telah berdiri, bersiap membunuh siapa saja yang mencoba melewatinya. Viking ini ternyata bukan prajurit sembarangan, dengan kapak miliknya nya ia bisa menghancurkan baju jirah, helm dan perisai layaknya sepotong tahu, sabetan pedang pun ngga membuatnya roboh, bahkan dia seperti ngga merasakan sakit sama sekali! Puluhan prajurit Inggris pun tewas satu persatu, perlahan demi perlahan mereka kewalahan. Mereka ngga bisa melewati jembatan selama Monster Viking itu berada di atasnya..

Sampai akhirnya salah prajurit menemukan kelemahan si Viking itu. Dia lalu diam" menyiapkan perahu dan berenang menuju bawah jembatan. Mungkin karena sibuk menghajar orang didepannya, si Viking itu ngga menyadari klo ada musuh berada tepat dibawah tempat dia berdiri. Dengan satu tusukan, tombak pun menembus jembatan dan tepat menusuk selangkangan si Viking (ouchh...  ) serangan vital ini membuat Viking itu roboh, lalu dengan sigap pasukan Inggris pun mengeroyok si Viking yang telah sekarat itu hingga tewas..

Pertempuran ini akhirnya dimenangkan oleh Inggris, dan lebih dari 6000 Viking tewas. Peristiwa ini kemudian menjadi apa yang dikenal dengan sebutan 
"Akhir Bangsa Viking"
#3 : Saito Musashibo Benkei (1189)

Benkei adalah seorang raksasa yang sangat kuat. Pada waktu itu dia bergabung dengan kuil lalu menjadi biarawan. Namun dia bukan biarawan seperti pada pada umumnya yang rajin berdoa dan sembahyang didalam kuil dan tentunya tidak berhubungan dengan segala sesuatu yang berbau kontak fisik. Dulu biara atau kuil ngga cuma dijadiin sebagai tempat spiritual aja tapi juga dijadiin sebagai pusat budaya, administrasi dan militer. Karena ngga cocok, beberapa waktu kemudian Benkei berhenti dan memutuskan untuk menjadi 
Yamabushi, yakni sebuah tradisi lama yang meyakini kekuatan supranatural dapat membuat seorang menjadi pendekar yang kuat.

Disebuah daerah di Kyoto dia menantang siapapun pendekar pedang terkuat untuk mengalahkannya. Lebih dari 999 pedang dah dia kumpulin sebelum akhirnya seseorang bernama 
Minamoto No Yoshitsune mengalahkannya. Sebagai tanda bukti kekalahannya Benkei lalu bergabung dengan Yoshitsune dan berperang melawan Klan Taira.

Semua berjalan baik, kesuksesan demi kesuksesan diraih duo itu, sebelum pada akhirnya saudara tertua Yoshitsune, Minamoto No Yoritomo karena cemburu memfitnah Yoshitsune sebagai pengkhianat. Mengetahui segalanya akan segera berakhir, Yoshitsune memutuskan klo jalan terbaik mengakhiri semua ini adalah dengan melakukan ritual 
Sepukku yang ngga lain adalah ritual bunuh diri. Supaya ritual ini lancar, benkei lalu menjaga istana tempat Yoshitsune berada.

Telah terkepung dari segala penjuru, Benkei menjaga satu"nya gerbang utama memastikan ngga akan ada siapapun yang bisa lewat. Satu persatu prajurit mencoba maju untuk melawan, namun ngga ada satupun yang bisa lewat karena semuanya tewas di tangan Bengkei. Dengan segala kekuatannya Benkei menghabisi siapa saja yang mencoba lewat. Memberikan waktu bagi Yoshitsune untuk menyelesaikan ritual bunuh diri nya.

Menyadari prajurit yang maju itu ngga ada yang berhasil, pasukan musuh memutuskan untuk menembakkan hujan panah ke arah Benkei. Puluhan panah berhasil menembus badannya, 
but you know what?? Benkei ngga langsung roboh, butuh beberapa waktu untuk menyadari klo ternyata Benkei sudah mati walaupun dalam keadaan berdiri. By the time they realize, they were to late..

Yoshitsune sudah melakukan ritualnya dan dia mati dalam keadaan terhormat 

Btw, figur Benkei mati berdiri itu sampai sekarang masih terkenal loh di Jepang 
#2 : Frank Luke (1918)


Pada waktu perang dunia pertama karena teknologi belum canggih, balon udara biasa oleh Jerman digunakan sebagai alat pengintai. Diliat dari fisiknya sih sebenarnya alat pengintai ini lumayan empuk tapi karena dilindungi satu skuadron pesawat tempur dan pasukan artileri anti udara, usaha untuk menghancurkannya bisa jadi perbedaan antara hidup dan mati.

Frank Luke adalah salah satu dari sekian pilot pesawat tempur amerika yang mempunyai reputasi terbaik untuk urusan yang satu ini. Bahkan dalam 10 kali penerbangan dia sempat menjatuhkan 14 balon pengintai dan 4 pesawat tempur musuh. 1 rekor yang tak terkalahkan selama perang dunia pertama.

Penerbangan terakhir luke terjadi di 
Murvaux, Perancis tahun 1918. Sendirian dalam jantung pertahanan musuh dia berniat untuk menjatuhkan sekumpulan balon udara yg ada didepannya. Dimulai dengan terbang rendah, dia berhasil menjatuhkan dua balon udara pertamanya. Saat berusaha menghindari serangan dari artileri anti udara dan tembakan senapan mesin, 1 skuadron pesawat tempur musuh menukik dari atas dan siap untuk mengejarnya.

Terkepung baik di darat dan di udara tidak menyurutkan niat Luke untuk terus menyerang. Setelah menghindari beberapa serangannya akhirnya dia berhasil menjatuhkan balon ke tiga dan seterusnya. Pada saat yang bersamaan Luke sebenarnya sudah terluka parah, rentetan tembakan senapan mesin dari sebuah bukit rupanya telah menembus badan pesawat dan mengenai punggungnya. Memastikan klo ngga ada lagi balon udara yang terbang, Luke lalu memutuskan untuk mendarat darurat disatu lapangan terbuka.

Setelah berhasil mendarat menyadari kini dia dah ngga bisa kemana" lagi dan terkepung dari segala penjuru, Luke memutuskan untuk ngga mati begitu aja. Terluka parah ia mengeluarkan pistol 
Colt Model 1911 miliknya lalu menembak beberapa tentara Jerman yang ada didepannya sebelum akhirnya tewas karena luka tembak didada dan punggungnya.

Ia menjadi penerbang pesawat tempur amerika pertama yang dianugerahi medali kehormatan 
"Medal Of Honor".
#1 : Thomas A. Baker (1944)


Sersan Baker adalah bagian dari gabungan angkatan darat & laut Amerika Serikat yang ditugasin buat merebut pulau 
Mariana Saipan dari tangan Jepang. Di satu hari saat beberapa pasukannya terdesak serangan senapan mesin dari musuh, baker mengambil sebuah peluncur roket berlari beberapa meter menuju bunker tentara jepang, dan.. Duarrr! Satu tembakan roket membuat bunker kecil itu hancur rata dengan tanah.

Saat hari terakhirnya, Baker menyadari klo dia beserta pasukannya kini berhadapan sama 5.000 lebih tentara jepang bersenjata lengkap + bayonet. Terkepung dari tiga arah sekaligus, baker bersiap untuk melakukan serangan.

Gelombang serangan pertama dari tentara jepang membuatnya mendapatkan luka yang cukup serius, saat pelurunya habis dia menggunakan apapun yang ada didepannya sebagai senjata, bahkan dia sempat menghajar beberapa musuh dengan tangan kosong. Karena terluka parah, Baker lalu ditandu dari medan pertempuran. Saat itu hampir semua tentara Amerika terpaksa dipukul mundur, tapi Baker rupanya menyadari dirinya yang terluka hanya akan memperlambat pasukannya. Satu permintaan terakhir, dia minta diturunkan dan dibaringkan kebelakang pohon, berbekal sepucuk pistol Colt 1911 terisi 8 peluru penuh dia menyuruh semua pasukannya untuk segera mundur secepat mungkin.

Saat Amerika berhasil merebut pulau Saipan dibulan itu juga, mereka menemukan jasad Baker masih bersender di tempat yang sama saat mereka tinggalkan. Pistol Colt 1911 yang dipegangnya telah kosong. Didepannya kini tergeletak 8 tentara Jepang yang tewas, sama seperti jumlah peluru yang dimiliki baker disaat terakhirnya..

Klo diliat ternyata kisah Baker mirip sama Agis yah, sama" mementingkan nyawa pasukan daripada keselamatan dirinya sendiri. Sekali lagi, salut buat kedua orang ini 



http://arenaphoto.blogspot.com/2010/09/7-prajurit-paling-gokil-yg-mati-di.html

Kakek 90 Tahun Di Penjara 17 Tahun Memukuli Istrinya Pakai Palu Hingga Mati

John Bunz masuk penjara dikawal dari pengadilan oleh polisi di Amherst pada bulan Maret. Dia telah dihukum 17 tahun karena membunuh istrinya.

Pria 90 th yang memukuli istrinya 89 tahun sampai mati telah dihukum penjara selama 17 setengah tahun. John Bunz menikah dengan istrinya selama 68 tahun, memukul 30 kali di kepala dan lengan dengan palu di Amherst, New York.
Mayat wanita itu ditemukan bersama dengan Bunz, yang menderita luka yang diakibatkan setelah upaya mencoba bunuh diri. Kemarin Bunz berjalan begitu lemah bahkan harus dibantu ke kursinya di Mahkamah Agung Negara Buffalo’s sebelum dijatuhi hukuman. Pensiunan ahli kimia mengaku bersalah terhadap tuduhan melakukan pembunuhan tingkat pertama pada bulan Juli.
Dia menghadapi tuduhan pembunuhan lebih serius tingkat dua, tapi jaksa menyetujui permohonan karena usianya. “Aku sangat menyesal tentang apa yang terjadi,” katanya kepada Hakim Tinggi Negara Russell Buscaglia, yang juga memerintahkan lima tahun ‘post-release pengawasan’ oleh pengadilan.
Pengacara David Steinhilber, hakim mengatakan upaya pembunuhan dan bunuh diri adalah ‘mengerikan, tragis anomali’. Pembunuhan ‘selamanya akan’ menghantui Bunz, seorang pria baik baik, suami dan ayah yang baik, kata Steinhilber.
Jaksa Paul Bonanno menekankan kepada hakim bahwa putra dan putri Bunz telah setuju untuk memasukkan permohonan dan berbicara tentang ‘sifat kekerasan’ serangan itu. Bunz melalui pengadilan yang memerintahkan tes mental sebelum dan sesudah pengakuan bersalah untuk memastikan dia sehat secara mental untuk dihukum. pembunuh akan berusia 112 th pada saat ia selesai dengan hukuman percobaannya.
Tragic: John and Virgina Bunz had been married for 68 years

Detektif Letnan Richard S Walter dari Amerherst Polisi mengatakan bahwa tak seorang pun akan tahu persis apa yang terjadi tapi setelah mereka bangun pagi Bunzes mulai mengomel ‘masalah perawatan kesehatannya. Dia menjelaskan: “Dia gelisah, dan semakin gelisah. Pada titik tertentu, dia mendapatkan palu dari suatu tempat di rumah.
Nyonya Bunz mati karena pukulan palu yang ia terima, tetapi suaminya kemudian mengambil bantal dan membekap ajahnya ‘untuk memastikan dia benar benar sudah mati’. Dia kemudian mengambil pisau dapur dan memotong sendiri di lehernya, pergelangan tangan dan di atas mata kata Letnan Walker sebagai usaha bunuh diri.
Bunz, pictured at a previous hearing in March, suffered self-inflicted injuries after an apparent suicide attempt

Erie County District Attorney Frank A Sedita III mengatakan Bunz pantas hukuman penjara panjang karena keganasan dan kekerasan dari kejahatannya. Mr Sedita berkata: “Ini bukan pembunuhan lembut. sejauh yang kita tahu, bagian dari pakta pembunuhan dan usaha bunuh diri. “Ini adalah tindakan kekerasan yang luar biasa.”

sumber :http://unik13.info/2010/09/aneh-tapi-nyata-kakek-90-th-di-penjara-17-tahun-memukuli-istrinya-pakai-palu-hingga-mati-foto/

Udah Mati Aja Masih Bisa Bergaya


Emang jaman sekarang dah bener-bener eudan!!!
Masa yang udah mati aja masih bisa bergaya, gan...kebangetan!!! :metal

Gimana waktu masih pada idup....gan?? ga abis pikir ane, gan

Spoiler for 1:


Spoiler for 2:

Spoiler for 3:
 
http://hadinisme.blogspot.com/2010/09/udah-mati-aja-masih-bisa-bergaya.html

8 Pemain Bola Dunia yang Mati Bunuh Diri

1. Robert Enke



bukan satu-satunya tokoh dari kalangan sepak bola yang kehilangan nyawa dengan tragis. Masih banyak nama-nama lain yang melakukan tindakan konyol tersebut. Berikut pelaku-pelakunya.


2. Justin Fashanu



Pada 1998, Justin Fashanu tewas gantung dri. Mantan pemain Manchester City era 1990-an itu nekat melakukannya karena dia tidak kuat dengan anggapan negatif terhadapnya.

Sebelum tewas, Fashanu dituduh mencabuli anak berumur 17 tahun. Itu dilakukannya usai menenggak minuman keras di apartemennnya. Tuduhan itu makin kuat ketika banyak bermunculan pemberitaan soal Fashanu yang bergabung di komunitas homoseksual.

3. Sergio Lopez Segu



Sergio Lopez Segu tewas secara tragis. Pada 4 November 2006, dia menabrakkan diri ke sebuah kereta api yang berjalan cepat. Nyawanya melayang seketika. Dia tewas di umur 39 tahun.

Mantan gelandang Barcelona era 1990-an tersebut nekat melakukannya karena tak kuat menahan cobaan hidupnya. Pemain yang sukses mengantarkan Barcelona menjuarai Piala Winners 1989 itu memang pensiun dini karena cedera lutut. Ini membuatnya depresi berat. Ditambah lagi pernikahannya gagal.

4.
Paul Vaessen



Agustus 2001, sepak bola Inggris dihebohkan dengan tewasnya Paul Vaessen, Pemain Arsenal itu bunuh diri di bak mandi dengan cara mengonsumsi heroin hingga over dosis. Sebelumnya dia sempat ditangani oleh psikiatris, tapi gagal.

Perjalanan kaier pencetak gol kemenangan Arsenal ke gawang Juventus pada semifinal Piala Winners 1980 itu memang menyedihkan. Di musim pertamanya, dia memesona. Namun, di musim-musim berikutnya dia rentan cedera.

Vaessen lalu pensiun. Beberaap pekerjaan sempat digeluti. Mulai dari tukang pos hingga buruh bangunan. Sepertinya Vaessen tak bisa menerima kenyataan dan stres. Karena frustrasi, narkoba lalu dijadikan pelarian hingga mengakhiri hidupnya.

5. Asgotino Di Bartolomei



Kematian legenda AS Roma, Agostino di Bartolomei, juga menyedihkan. Pada 30 Mei 1994, dia menembak dirinya tepat di jantung. Diduga, Bartolomei bunuh diri karena depresi.

Dugaan penyebab depresi bermacam-macam. Diperkirakan dia tak kuat dengan bebam ekonomi yang mengimpit. Ada juga yang menduga dia tidak siap ketika pensiun dari sepak bola.

Kehidupannya berakhir mengenaskan. Selama aktif sebagai pemain, sepak terjang Bartolomei memang meyakinkan. Dia punya andil besar mengantarkan Roma merebut scudetto pada 1983. Tapi, setelah itu kariernya meredup dan sederet masalah pribadi terus-terusan mengganggunya.

6. Sandor Kocsis



Sandor Kocsis adalah striker hebat Barcelona di kurun waktu 1958-1965. Pada 22 Juli 1979, saat berumur 49 tahun, dia meninggal dunia. Sampai saat ini, banyak yang percaya dia tewas karena bunuh diri dengan cara menjatuhkan diri dari lantai empat di sebuah rumah sakit. Namun, ada juga yang memberitakan murni kecelakaan.

Menjelang akhir hayatnya, kesehatan Kocsis memang menurun drastis. Striker yang punya julukan Golden Head ini menderita kanker perut dab leukimia. Diduga, karena sulit menyembuhkan dua penyakit itu, Kocsis stres lalu bunuh diri.

7. Juan Gamper



Juan Gamper adalah aktor penting di balik lahirnya Barcelona. Pria kelahiran Swiss ini juga presiden pertama klub asal Spanyol tersebut. Selama menjadi presiden, Barcelona dibawanya meraih beberapa gelar, di antaranya 11 Championnat de Catalunya dan enam Copa del Rey.

Gamper sangat menyokong nasionalisme Catalan. Akibatnya, pria yang juga pendiri klub asal Swiss, FC Basel ini pun diusir keuar dari Spanyol. Karena tak kuat dengan perlakuan tersebut, Gamper bunuh diri.

8. Matthias Sindelar



Matthias Sindelar adalah salah satu pemain besar yang pernah dilahirkan Austria di era 1930-an. Tapi perjalanan hidupnya tragis. Kematiannya masih kontroversial. Ada yang bilang bunuh diri, namun ada juga yang menyebut dibunuh secara “halus”.

Pada 23 Januari 1939, Matthias Sindelar bersama pacarnya, Camilla Castagnola ditemukan tewas di sebuah apartemen di Wina, Austria. Kematiannya diduga akibat keracunan kabon monoksida dari pemanas yang bocor. Dugaan lain, rezim Nazi terlibat karena saat itu Sindelar menolak bermain mewakili Jerman.
Source

10 Cara Eksekusi Mati Paling BRUTAL dan SADIS



Hukuman mati adalah suatu hal yang selalu diperdebatkan, tetapi tidak selalu begitu kontroversial. Eksekusi telah menjadi hukuman akhir dalam masyarakat manusia sejak peradaban dibentuk dan bahkan kesamaan. Cara eksekusi ada yang sangat brutal dan bervariasi, dan di sini adalah 10 cara yang paling kuat, menakutkan, dan eksekusi kekerasan:
Quote:
Walking the Plank

Cara ini digunakan bajak laut untuk menghukum sandera nya, dilakukan dengan cara berjalan diatas papan, ditodongkan pedang dan akhirnya jatuh ke dalam laut.

Spoiler for :
Quote:
Cement Shoes

Gangster modern mengambil cara hukuman ini untuk klien yang tidak mereka sukai, sepatu yang tidak bisa dilepas. Biasa nya mereka menjatuhkan orang yang mereka hukum kedalam air.

Spoiler for :
Quote:
Seppuku

Seppuku adalah ritual bunuh diri diamanatkan dalam budaya Jepang yang dilakukan hampir seluruhnya oleh Samurai, sebagai bagian dari kode kehormatan mereka (Bushido). Untuk mencegah diri dari jatuh ke tangan musuh, atau untuk pulih dari tindakan buruk atau memalukan, pemenggalan dilakukan oleh teman dekat.

Spoiler for :
Quote:
The Gridiron

Hukuman ini sangat mengerikan, orang tinggal dalam api yang sangat panas dengan tempat tidur batubara. Sebuah eksekusi ketidakpuasan dan mereka yang dianggap khianat, hal ini merupakan cara yang mengerikan untuk mati.

Spoiler for :
Quote:
The Brazen Bull

Banteng yg terbuat dari perunggu Kuningan ini cukup besar, muat untuk orang dewasa. Bahwa pelaku akan ditempatkan di dalam perut binatang itu, dan disegel di dalam. Pemanas akan ditempatkan langsung di bawah banteng hingga korban menjerit dan asap pembakaran akan keluar dari mulut sapi. Ini dramatis, penyiksaan sadis untuk mati.

Spoiler for :
Quote:
The Gas Chamber

Gas Chamber ada pada masa Holocaust dalam Perang Dunia II, dan digunakan sebagai alat eksekusi sejak 1924, sampai kasus terakhir pada tahun 1999. Pada akhir abad 20, ruangan seperti ini dilarang sebagai hukuman. Kejam dan tidak biasa, karena beberapa kasus narapidana dapat bertahan hingga 11 menit untuk mati, mempengaruhi masyarakat untuk menolak itu sebagai pilihan.

Spoiler for :
Quote:
The Firing Squad

Cara ini bekerja mulai saat ada nya senapan, beberapa orang yg ada sebagai regu tembak bersiap untuk mengeksekusi tahanan. Tetapi hanya akan ada setengah nya yang berisi perluru pada senapan. Semua menembak tetapi hanya sebagian yang terisi.

Spoiler for :
Quote:
The Electric Chair

Seperti kamar gas, kursi listrik dianggap sebagai kemajuan manusia, dengan menggunakan kekuatan ilmu untuk membuat suatu alat yang bisa mengeksekusi manusia dengan sekejap. Terkadang orang yang dieksekusi terbakar dan mengeluarkan darah.

Spoiler for :
Quote:
Crushing (Pressing)

Eksekusi ini dilakukan dengan cara menggencet korban dengan apapun yang sangat berat, bahkan hingga korban hancur dan akhirnya meninggal. Eksekusi dengan cara ini memang tidak populer, tetapi sangatlah menyeramkan.

Spoiler for :
Quote:
Burned at the Stake

Dibakar adalah klise film umum (seperti walking in the plank) yang populer terutama karena kekejaman, dan membutuhkan persiapan yang intensif, seperti potongan kayu secara perlahan ditempatkan di sekitar korban, diikat dengan posisi di tengah. Mati oleh api dikatakan salah satu cara yang sangat menyakitkan, cukup mudah untuk mengetahui bagaimana penyiksaan hingga kematian.

Spoiler for :



Source

Orang Mati Juga Butuh AC, Buktinya Ada Peti Mati Full AC (MUST READ)



Pemanasan global (Global Warming) memang membuat bumi semakin panas, ini juga termasuk bagi orang yang sudah meninggal, untungnya sudah ada peti mati dengan AC di dalamnya.



Di Serbia, sebuah perusahaan peti mati telah mengeluarkan produk terbaru mereka yaitu peti mati dengan AC yang akan membuat orang yang sudah meninggal tidak terasa panas dan dapat membuatnya selalu terlihat "segar".



Jangan tanya kami apakah produk seperti ini akan laku atau tidak bila dijual di Indonesia tetapi memang sih Jakarta semakin panas, jadi mungkin mereka (orang yang sudah meninggal) butuh peti mati seperti ini.



Peti mati AC ini dijual dengan harga £ 4.500 (sekitar Rp. 75.000.000).



Source

Tokoh-tokoh Dunia Yang Mati Dalam Keadaan Miskin


Tidak semua tokoh-tokoh besar dunia mati dalam keadaan kaya raya, tapi ada juga yang mati dalam keadaan miskin dan kehilangan harta bendanya. Tampaknya nama mereka lebih besar dan terkenal karena jasa dan prestasinya dari pada karena hartanya. Nah berikut ini adalah beberapa tokoh berpengaruh di dunia yang mati dalam keadaan miskin.

1. Christopher Columbus


mencapai kebesaran ketika tiba di benua baru, New World di tahun 1492. Tapi sesudah pelayarannya yang ke 3 ke Amerika, sponsornya, Raja Spanyol, tidak puas dengan kinerja Columbus sebagai gubernur di koloni baru tersebut  dan  membawanya pulang dengan di rantai. Dalam tahun2 terakhir hidupnya, penjelajah besar ini sering tak punya uang untuk membeli makanan. Ia meninggal di tahun 1506.

2. Thomas Jefferson



yang 2 kali menjadi presiden Amerika, dari 1801 sampai 1809 dan penyusun naskah Declaration of Independence, bangkrut sesaat sebelum meninggal di tahun 1826. Ia memiliki tanah seluas 10 ribu are, tapi rekeningnya jadi merah karena mewarisi utang properti dari ayah mertuanya. Jefferson dipaksa menyerahkan semua kekayaan n propertinya untuk melunasi hutang. Sampai tongkat untuk jalan dengan pegangan emas n jam tangan perak pun diambil sebagai pembayar utang.

3. Ulysses S. Grant



Menjadi presiden Amerika dari 1869 sampai 1877, n sebagai jenderal terbesar Union, membantu memenangkan perang Utara – Selatan. Cara mengelola bisnis yang buruk sesudah ia meninggalkan kursi kepresidenan membuatnya bangkrut. Ketika meninggal di tahun 1885, ia bahkan juga kehilangan pedangnya karena dijadikan jaminan utang.

4. Wolfgang Amadeus Mozart

http://img.listal.com/image/158079/600full-wolfgang-amadeus-mozart.jpg

jenius musik yang lahir di tahun 1756, menulis minuet pertamanya pada umur 5 tahun. Tapi para musisi yang bersaing dengannya membuatnya tak bisa mendapatkan pekerjaan n meraih sukses finansial. Ia meninggal di usia 35, dan dikubur di kuburan orang miskin tanpa batu nisan.

5. Vincent Van Gogh
http://theonlywordsallowed.files.wordpress.com/2008/12/vincent-van-gogh-t7514.jpg
Lahir di tahun 1853, kini dianggap sebagai pelukis terbesar dunia dan karyanya banyak diburu kolektor lukisan. Tapi dia menderita penyakit jiwa n selalu hidup melarat. Ia pernah menembak dirinya karena putus asa. Ketika meninggal di tahun 1890, dia sama sekali tidak dikenal n seumur hidupnya hanya menjual satu lukisan. erin’s world.

 
 
 
 
evolusi-apa-aja.blogspot.com

KEJAM!!.. BIADAB!!.. 25 Orang Lewat Membiarkan Pria Samaria Terkapar.. Sekarat.. Mati di Trotoar..

KEJAM!!.. BIADAB!!.. 25 Orang Lewat Membiarkan Pria Samaria Terkapar.. Sekarat.. Mati di Trotoar.. [PICT + VIDEO].. Darah mengalir dari tubuhnya, ia adalah seorang gelandangan, lebih dari 20 orang mengabaikannya selama hampir satu jam saat ia berbaring sekarat di sebuah jalan New York setelah menyelamatkan seorang wanita dari perampok. Rekaman CCTV imigran dari Guatemala Tale Hugo-Yax,, 31 menunjukkan para pejalan kaki berjalan melewati laki-laki yang terkapar sekarat.

Beberapa orang membalikkan kepala untuk melihat, dan orang lain berhenti untuk ternganga dan hanya bengong terkejut. Satu orang bahkan mengangkat tubuhnya, memperhatikan apa yang terjadi dan melihat darah di trotoar di bawahnya, sebelum melangkah pergi dan meninggalkannya.
Kematiannya telah membuat New York mempertanyakan apakah kota mereka menjadi lebih kejam. ‘Apakah ada manusia lagi? ” tanya Raechelle Groce, mengunjungi neneknya yang tinggal di flat dekat tempat Mr Tale-Yax meninggal. ‘Apa yang telah terjadi dengan nilai nilai kemanusiaan? “
“Saya hanya berpikir bahwa itu mengerikan, apakah Anda tunawisma atau tidak. Dia seorang manusia, ia membutuhkan bantuan.” Rekaman CCTV, sebelum memperlihatkan dia muncul, menunjukkan seorang wanita berjalan di trotoar di distrik Queens kota, ketika seorang pria mendekatinya dari belakang. Ketika dia diserang oleh orang, Mr Tale-Yax pergi untuk membantu nya.
Kamera kemudian menangkap penyerang melarikan diri, diikuti detik kemudian oleh korban yang tersandung berdarah terkapar di trotoar. Dia terluka fatal, wajahnya tergeletak ke bawah, setelah ditikam beberapa kali di bagian dada dengan pisau.
Dua orang keluar dari gedung di dekatnya dan berdiri sekitar Mr Tale-Yax, dengan salah satu dari mereka mengambil gambar korban di telepon genggamnya. Satu orang lewat tidak berhenti dan mengguncangnya, tapi kemudian berlalu tanpa meminta bantuan. Hal ini tidak sampai 7:23 – lebih dari satu jam setelah ia pingsan layanan darurat dipanggil ke lokasi kejadian.
“Saya pikir ini mengerikan,” kata Marla Cohan, yang mengajar di sebuah sekolah di seberang jalan dari mana ia meninggal. “Saya pikir orang hanya takut untuk ikut campur, mereka tidak ingin terlibat, siapa yang tahu apa alasan mereka?” Daerah dimana peristiwa itu terjadi adalah sebuah lingkungan kelas pekerja bangunan apartemen dan restoran cepat saji.
The New York Post menyebut Mr Tale-Yax seorang Samaria yang baik dan ‘pahlawan dibunuh’ dan menarik perbandingan dengan insiden untuk 18 April 1964 pembunuhan terkenal di Queens ketika Kitty Genovese ditikam di jalanan saat dia berjalan ke apartemennya. Lebih dari itu dua puluh lima orang mendengar jeritan berulang-ulang tapi mereka tidak datang membantu dirinya. entah kemana nilai Perikemanusian saat ini.

sumber : http://kangboed.wordpress.com/2010/04/28/kejam-biadab-25-orang-lewat-membiarkan-pria-samaria-terkapar-sekarat-mati-di-trotoar-pict-video/