Tampilkan postingan dengan label Medan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Medan. Tampilkan semua postingan

Pelaku Perampokan CIMB NIAGA di Medan Ditangkap Densus 88 [Update Terbaru]



Breaking News:Perampok CIMB Niaga Medan Ditangkap

Densus 88 Mabes Polri bersama Kepolisian Daerah Sumatera Utara menggerebek sebuah rumah di Kecamatan Lubuk Pakam Deli Serdang, Sumatera Utara, yang diduga lokasi persembunyian kawanan perampok Bank CIMB Niaga di Medan. Polisi pun berhasil mengamankan 2 kakak beradik diduga dua dari kawanan perampok di Medan.

Dalam penggrebekan ini sempat terdengar letusan senjata apai sebanyak empat kali dari pihak densus 88 dari segala penjuru termasuk dari atas atap mesjid. Letusan itu diduga untuk memaksa masuk rumah tersebut. Akhirnya, Densus 88 berhasil mengamankan 2 orang kakak beradik yang diduga sebagai kawanan perampok bank medan.

Sumber :source

Polisi Tangkap Perampok CIMB Niaga Medan

Jakarta - Polda Sumatera Utara berhasil menangkap perampok CIMB Niaga, Medan. Hingga kini, polisi masih melakukan investigasi pada para perampok bersenjata yang tertangkap tersebut.

"Iya memang ada penangkapan," ujar Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno saat dihubungi detikcom, Minggu (19/9/2010).

Menurut Oegro, pihaknya tengah melakukan pengembangan lebih lanjut dengan menelusuri bukti-bukti yang berada di tangan pelaku.

"Saya cek dulu bukti-buktinya, nanti saya klarifikasi lagi," terangnya.

Sumber : detik


===

beberapa ditangkap dan sebagian lain nya tewas di tembak Densus 88


source belum ada
soal nya live di TV

update :
# 7 orang..
# 3 tewas..4 tertangkap hidup2..
# pemimpin berinisial "m"
# 3 org masih di kejar
http://catatanlaci.blogspot.com/2010/09/breaking-newspelaku-perampokan-cimb.html

7 Prajurit Paling Gokil Yg Mati Di Medan Pertempuran !

#7 : Agis III Of Sparta (331 sm)




Pada tahun 338 SM Agis menggantikan posisi ayahnya sebagai raja, saat itu kebetulan
Alexander Yang Agung lagi berperang dengan Kaisar Darius III. Karena dipikir sama Agis waktu ini adalah waktu yang tepat untuk meluaskan daerah kekuasaan, ia lalu membangun satu bala tentara dan mulai memobilisasi prajuritnya ke Athena, Yunani.

Karena dipikir" ini orang bukan sembarang orang, Alexander lalu mengirimkan beberapa jendral terbaiknya beserta 40.000 prajurit untuk menahan laju para Spartans itu. Di sebuah medan pertempuran, tepatnya di luar kota 
Megalopolis (namanya kek di game apa gitu ) dua kubu itu lalu bertemu dan menjadikannya salah satu peperangan terbesar sepanjang sejarah Yunani.

Walaupun ngga sebanding hampir 2 lawan 1. Agis rupanya pantang mundur, ia terus maju menghajar semua orang yang ada didepan ga perduli seberapa banyak kerumunan itu, sebelum akhirnya ia mendapatkan luka parah disekujur dada, kepala dan kaki.

Karena dikira pemimpinnya dah mati, beberapa pengawal Agis kemudian mengevakuasi tubuhnya ke pinggir daerah pertempuran. Tapi ternyata Agis masih mempunyai sedikit kekuatan, ia bangung lalu melihat sekelilingnya. Dia berpikir kalau dia ngga akan membiarkan dirinya terbaring disini sementara prajuritnya berjuang mati"an melawan musuh. Dia lalu memerintahkan anak buahnya untuk mundur sementara ia menahan laju serangan musuh, sendirian..

Hampir ngga bisa berdiri dan berlumuran darah, Agis menggunakan sisa" kekuatan terakhirnya. Ia lalu mengambil pedang dan perisai miliknya dan maju kembali menahan serangan musuh. Para Macedonians itu lalu mundur perlahan", menyadari ngga ada seseorang yang berani mendekatinya. Salah satu jenderal memerintahkan anak buahnya untuk melempar sebuah tombak, dan ngga disangka tombak itu tepat mengenai badan agis dan dia tewas seketika.

Pengorbanan pun agis ngga sia", sebagian prajuritnya yang bertahan berhasil mundur dengan selamat..
#6 : Sempronius Densus (69 sm)


Densus adalah seorang veteran perang yang kemudian menjabat sebagai pengawal pribadi 
Kaisar Galba. Satu hal yang perlu dicatat adalah klo Densus tidak mengetahui seluk beluk sang kaisar secara penuh (sepertinya sih emang dia ngga perduli, yang penting dedikasi kerja :d). Yang dia tahu adalah bahwa profesinya adalah untuk menjaga kaisar dari berbagai bentuk serangan dengan cara apapun.

Well, saat itu ternyata sedang terjadi pemberontakan di kerajaan. Para prajurit yang ada semuanya menjadi pemberontak, di otak mereka hanya ada satu 
"Kaisar Galba Harus Mati!". Densus yang waktu itu bertugas menjaga istana kemudian melihat sekerumunan prajurit pemberontak dengan tampang bengis berjalan menuju istana. Mencium sesuatu yang ngga beres ia lalu mencoba menghalau sekerumunan orang itu dengan tongkat kayunya (tongkat kayu loh.. ) dan memerintahkan mereka semua untuk mundur.

Menyadari klo kerumunan orang haus darah itu ngga akan takut cuma karena sebatang tongkat, dia lalu menghunuskan 
Pugio miliknya (pugio itu sebuah pisau yang panjangnya ngga lebih dari setengah pedang prajurit Romawi) dan berteriak sekali lagi memerintahkan mereka untuk mundur. Namun rupanya para pemberontak itu tetep maju dan Densus ngga ada pilihan lain..

Hampir terkepung, Densus melawan seluruh bala tentara itu sendirian. Dengan pengalamannya sebagai veteran perang dia membabat habis semua orang yang tetep berusaha maju, sebelumnya akhirnya sebuah serangan dari salah satu pemberontak mengenai kakinya dan membuat dia terjatuh lalu dikeroyok ramai" hingga tewas. Apes bagi Galba, saat bersiap untuk melarikan diri. Sang pembawa kereta rupanya sudah kabur duluan. Terjebak dan tak ada jalan keluar, Galba akhirnya tewas di keroyok juga oleh pemberontak, kepalanya dipotong lalu diarak sekeliling kota.

Ngga ada yang tahu bagaimana nasib mayat Densus waktu itu, klo dipikir" kayanya sih nasibnya ngga jauh beda sama si Galba, tapi sampai saat ini ngga ada yang menyangka kalo ternyata ada orang yang berani melawan ratusan orang sendirian dengan hanya menggunakan sebilah pisau.

Menurut gw Densus adalah contoh orang berdedikasi sama pekerjaan, ngga perduli gimana situasi dan kondisi, doi tetep menjalankan pekerjaan itu dengan sungguh". Salut.. :thumbsup:
#5 : Dian Wei (197)


yang udah sering baca cerita 
Three Kingdoms pasti tahu yang namanya Cao-Cao kan 

Jadinya dulu di jaman Dinasti Wei, Dian adalah salah satu perwira prajurit yang punya reputasi terbaik, dan ternyata Cao-Cao tertarik lalu menjadikan dia sebagai salah satu pengawal pribadinya.

Pada saat 
pertempuran Wancheng tahun 197 m, Dian berhasil menghabisi satu pasukan musuh di suatu pertempuran. Rupanya hal itu membuat para penguasa daerah sekitar marah. Mereka lalu merencanakan sebuah serangan mendadak ke kamp milik Cao Cao. Saat segerombolan pasukan siap melancarkan serangan, mereka menemukan Dian Wei dan beberapa prajurit sudah menghadang di depan gerbang lengkap dengan sepasang kapak besar di tangannya.

Pertarungan pun terjadi, Dian dengan kapaknya menebas semua orang yang ada didepannya (beberapa info ada yang bilang klo kapak Dian Wei ini bisa menghancurkan 10 tombak sekali tebas, beuh.. ) setelah sekitar puluhan orang mati. Wait, its not enough.. Merasa belum puas, ia lalu melepaskan kapak nya dan dengan tangan kosong dia menggunakan mayat musuh sebagai senjata, ya jadi sepasang double stick gitu.. Melempar dan menghajar habis"an tanpa ampun.

Namun karena kalah jumlah, prajurit yang membantu Dian mulai gugur satu persatu. Dian pun juga telah terluka parah akibat beberapa serangan musuh. Dia sempat menghajar beberapa orang sampai mati sebelum dia sendiri akhirnya tewas karena kehabisan darah. Memastikan bahwa dia telah mati, pasukan musuh lalu memenggal kepalanya.

Kematian Dian Wei tidak sia", Cao Cao berhasil kabur dan memutuskan untuk berperang kemudian hari. Dia lalu berhasil menguasai hampir keseluruhan Cina dengan tangannya sendiri dan secara langsung mengakhiri jaman Tiga Dinasti.

Beberapa sejarah mengatakan, setelah mendengar kematian Dian Wei, Cao Cao sangat merasa kehilangan. Ia lalu memerintahkan beberapa pesuruhnya untuk mencuri mayat Dian Wei supaya dia bisa dikubur dengan layak. Setiap kali Cao Cao melewati makamnya dia selalu bersedih, demi mengingat jasa"nya Cao Cao mengangkat lalu anak Dian Wei yang bernama 
Dian Man menjadi mayor komandan.
#4 : Vikings Di Jembatan Stamford (1066)



Pada tahun 1066, waktu itu sejumlah Viking yang memutuskan untuk istirahat sejenak sebelum melakukan invasi disergap oleh pasukan Inggris ditempat yang dikenal dengan
Jembatan Stamford. Karena diserang tiba", mereka ngga sempat melakukan persiapan dan seluruh peralatan mereka masih tertinggal di kapal.

Kelompok Viking yang terserang terbagi dua, satu disisi timur dan yang satu lagi di sisi barat jembatan. Setelah menghabisi kelompok yang berada disisi timur, kelompok pasukan Inggris itu lalu memutuskan untuk menghabisi kelompok lainnya yang ada disebelah barat.

Saat mereka mencoba menyebrangi jembatan itulah, seorang Viking bertubuh besar lengkap dengan kapak ditanggannya telah berdiri, bersiap membunuh siapa saja yang mencoba melewatinya. Viking ini ternyata bukan prajurit sembarangan, dengan kapak miliknya nya ia bisa menghancurkan baju jirah, helm dan perisai layaknya sepotong tahu, sabetan pedang pun ngga membuatnya roboh, bahkan dia seperti ngga merasakan sakit sama sekali! Puluhan prajurit Inggris pun tewas satu persatu, perlahan demi perlahan mereka kewalahan. Mereka ngga bisa melewati jembatan selama Monster Viking itu berada di atasnya..

Sampai akhirnya salah prajurit menemukan kelemahan si Viking itu. Dia lalu diam" menyiapkan perahu dan berenang menuju bawah jembatan. Mungkin karena sibuk menghajar orang didepannya, si Viking itu ngga menyadari klo ada musuh berada tepat dibawah tempat dia berdiri. Dengan satu tusukan, tombak pun menembus jembatan dan tepat menusuk selangkangan si Viking (ouchh...  ) serangan vital ini membuat Viking itu roboh, lalu dengan sigap pasukan Inggris pun mengeroyok si Viking yang telah sekarat itu hingga tewas..

Pertempuran ini akhirnya dimenangkan oleh Inggris, dan lebih dari 6000 Viking tewas. Peristiwa ini kemudian menjadi apa yang dikenal dengan sebutan 
"Akhir Bangsa Viking"
#3 : Saito Musashibo Benkei (1189)

Benkei adalah seorang raksasa yang sangat kuat. Pada waktu itu dia bergabung dengan kuil lalu menjadi biarawan. Namun dia bukan biarawan seperti pada pada umumnya yang rajin berdoa dan sembahyang didalam kuil dan tentunya tidak berhubungan dengan segala sesuatu yang berbau kontak fisik. Dulu biara atau kuil ngga cuma dijadiin sebagai tempat spiritual aja tapi juga dijadiin sebagai pusat budaya, administrasi dan militer. Karena ngga cocok, beberapa waktu kemudian Benkei berhenti dan memutuskan untuk menjadi 
Yamabushi, yakni sebuah tradisi lama yang meyakini kekuatan supranatural dapat membuat seorang menjadi pendekar yang kuat.

Disebuah daerah di Kyoto dia menantang siapapun pendekar pedang terkuat untuk mengalahkannya. Lebih dari 999 pedang dah dia kumpulin sebelum akhirnya seseorang bernama 
Minamoto No Yoshitsune mengalahkannya. Sebagai tanda bukti kekalahannya Benkei lalu bergabung dengan Yoshitsune dan berperang melawan Klan Taira.

Semua berjalan baik, kesuksesan demi kesuksesan diraih duo itu, sebelum pada akhirnya saudara tertua Yoshitsune, Minamoto No Yoritomo karena cemburu memfitnah Yoshitsune sebagai pengkhianat. Mengetahui segalanya akan segera berakhir, Yoshitsune memutuskan klo jalan terbaik mengakhiri semua ini adalah dengan melakukan ritual 
Sepukku yang ngga lain adalah ritual bunuh diri. Supaya ritual ini lancar, benkei lalu menjaga istana tempat Yoshitsune berada.

Telah terkepung dari segala penjuru, Benkei menjaga satu"nya gerbang utama memastikan ngga akan ada siapapun yang bisa lewat. Satu persatu prajurit mencoba maju untuk melawan, namun ngga ada satupun yang bisa lewat karena semuanya tewas di tangan Bengkei. Dengan segala kekuatannya Benkei menghabisi siapa saja yang mencoba lewat. Memberikan waktu bagi Yoshitsune untuk menyelesaikan ritual bunuh diri nya.

Menyadari prajurit yang maju itu ngga ada yang berhasil, pasukan musuh memutuskan untuk menembakkan hujan panah ke arah Benkei. Puluhan panah berhasil menembus badannya, 
but you know what?? Benkei ngga langsung roboh, butuh beberapa waktu untuk menyadari klo ternyata Benkei sudah mati walaupun dalam keadaan berdiri. By the time they realize, they were to late..

Yoshitsune sudah melakukan ritualnya dan dia mati dalam keadaan terhormat 

Btw, figur Benkei mati berdiri itu sampai sekarang masih terkenal loh di Jepang 
#2 : Frank Luke (1918)


Pada waktu perang dunia pertama karena teknologi belum canggih, balon udara biasa oleh Jerman digunakan sebagai alat pengintai. Diliat dari fisiknya sih sebenarnya alat pengintai ini lumayan empuk tapi karena dilindungi satu skuadron pesawat tempur dan pasukan artileri anti udara, usaha untuk menghancurkannya bisa jadi perbedaan antara hidup dan mati.

Frank Luke adalah salah satu dari sekian pilot pesawat tempur amerika yang mempunyai reputasi terbaik untuk urusan yang satu ini. Bahkan dalam 10 kali penerbangan dia sempat menjatuhkan 14 balon pengintai dan 4 pesawat tempur musuh. 1 rekor yang tak terkalahkan selama perang dunia pertama.

Penerbangan terakhir luke terjadi di 
Murvaux, Perancis tahun 1918. Sendirian dalam jantung pertahanan musuh dia berniat untuk menjatuhkan sekumpulan balon udara yg ada didepannya. Dimulai dengan terbang rendah, dia berhasil menjatuhkan dua balon udara pertamanya. Saat berusaha menghindari serangan dari artileri anti udara dan tembakan senapan mesin, 1 skuadron pesawat tempur musuh menukik dari atas dan siap untuk mengejarnya.

Terkepung baik di darat dan di udara tidak menyurutkan niat Luke untuk terus menyerang. Setelah menghindari beberapa serangannya akhirnya dia berhasil menjatuhkan balon ke tiga dan seterusnya. Pada saat yang bersamaan Luke sebenarnya sudah terluka parah, rentetan tembakan senapan mesin dari sebuah bukit rupanya telah menembus badan pesawat dan mengenai punggungnya. Memastikan klo ngga ada lagi balon udara yang terbang, Luke lalu memutuskan untuk mendarat darurat disatu lapangan terbuka.

Setelah berhasil mendarat menyadari kini dia dah ngga bisa kemana" lagi dan terkepung dari segala penjuru, Luke memutuskan untuk ngga mati begitu aja. Terluka parah ia mengeluarkan pistol 
Colt Model 1911 miliknya lalu menembak beberapa tentara Jerman yang ada didepannya sebelum akhirnya tewas karena luka tembak didada dan punggungnya.

Ia menjadi penerbang pesawat tempur amerika pertama yang dianugerahi medali kehormatan 
"Medal Of Honor".
#1 : Thomas A. Baker (1944)


Sersan Baker adalah bagian dari gabungan angkatan darat & laut Amerika Serikat yang ditugasin buat merebut pulau 
Mariana Saipan dari tangan Jepang. Di satu hari saat beberapa pasukannya terdesak serangan senapan mesin dari musuh, baker mengambil sebuah peluncur roket berlari beberapa meter menuju bunker tentara jepang, dan.. Duarrr! Satu tembakan roket membuat bunker kecil itu hancur rata dengan tanah.

Saat hari terakhirnya, Baker menyadari klo dia beserta pasukannya kini berhadapan sama 5.000 lebih tentara jepang bersenjata lengkap + bayonet. Terkepung dari tiga arah sekaligus, baker bersiap untuk melakukan serangan.

Gelombang serangan pertama dari tentara jepang membuatnya mendapatkan luka yang cukup serius, saat pelurunya habis dia menggunakan apapun yang ada didepannya sebagai senjata, bahkan dia sempat menghajar beberapa musuh dengan tangan kosong. Karena terluka parah, Baker lalu ditandu dari medan pertempuran. Saat itu hampir semua tentara Amerika terpaksa dipukul mundur, tapi Baker rupanya menyadari dirinya yang terluka hanya akan memperlambat pasukannya. Satu permintaan terakhir, dia minta diturunkan dan dibaringkan kebelakang pohon, berbekal sepucuk pistol Colt 1911 terisi 8 peluru penuh dia menyuruh semua pasukannya untuk segera mundur secepat mungkin.

Saat Amerika berhasil merebut pulau Saipan dibulan itu juga, mereka menemukan jasad Baker masih bersender di tempat yang sama saat mereka tinggalkan. Pistol Colt 1911 yang dipegangnya telah kosong. Didepannya kini tergeletak 8 tentara Jepang yang tewas, sama seperti jumlah peluru yang dimiliki baker disaat terakhirnya..

Klo diliat ternyata kisah Baker mirip sama Agis yah, sama" mementingkan nyawa pasukan daripada keselamatan dirinya sendiri. Sekali lagi, salut buat kedua orang ini 



http://arenaphoto.blogspot.com/2010/09/7-prajurit-paling-gokil-yg-mati-di.html

HEBOH !! Gunung Sinabung Di Medan Keluarkan Asap



Gunung Sinabung dengan ketinggian 2.460 meter dari permukaan laut yang berada di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengeluarkan asap tebal. Aktivitas vulkanik gunung yang berjarak 86 kilo meter dari Medan ini meningkat sejak sore tadi.

Gunung yang berada di Desa Kuta Gugung, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara itu, sedang mengalami peningkatan aktivitas vulkanik.

Kepala Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan Hendra Suwarta mengatakan, pihaknya memang mendapat informasi dari warga mengenai adanya peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung.

Tetapi, BMKG tidak bisa memantau aktivitas vulaknik karena alat yang dimiliki hanya memantau gempa. Alat itu dipasang di Gunung Sibayak yang juga berada di Kabupaten Karo.

"Sementara ini, dari alat pemantau tidak ada gempa," kata Hendra. Berdasarkan informasi yang didapat BMKG, Gunung Sinabung mengeluarkan asap tebal sejak pukul 18.00 WIB.

Selain itu, berdasarkan informasi dari warga, tanah di kawasan itu juga ditutupi serbuk putih yang diduga berasal dari gunung. Hendra kembali memastikan, jika Gunung meletus akan menimbulkan getaran berupa gempa. Namun, hingga tadi malam, alat yang dimiliki BMKG tidak ada mencatat adanya gempa di Gunung Sinabung. 
 
 
http://fenz-capri.blogspot.com/2010/08/heboh-gunung-sinabung-di-medan.html

Arwah Gadis ABG Di Medan Bergentayangan Datangi Tetangga

Berita Lampung Arwah Gadis ABG Di Medan Bergentayangan Datangi Tetangga ; Ingat kematian Ade yang diduga dibunuh bapak kandungnya di Gg. Sakiran, Jl. Sutomo Ujung, Medan, Selasa sore 16 Maret lalu? Kematiannya 36 hari lalu itu ternyata terjadi saat Maghrib. Dalam mistik, Maghrib itu keramat karena di waktu sesaat itulah ‘gerbang’ alam gaib terbuka ke dunia fana ini. Selain menyisakan cerita mati penasaran, ajal saat gelap turun mengusir terang itu juga diyakini biang yang mengakibatkan arwah gadis 14 tahun itu terus gentayangan meneror warga di sana.

SEMASA hidup hingga meninggal, gadis bernama lengkap Aditiya Hapsari itu bermukim di Gg. Sakiran. Ia tinggal bersama orang tuanya, Rizal Saragih (39) dan Ny. Afsah (40), yang akhirnya pindah rumah demi menepis tudingan Ade dibunuh. Sejak malam pertama kematiannya, arwah Ade telah muncul di sekitar rumahnya, Gg. Sakiran. Selain tengah malam, terutama malam Jumat, kemunculannya selalu terjadi saat Maghrib. Banyak sudah tetangganya menjerit lari usai melihat penampakan Ade yang menyeramkan.
Penampakan arwah siswi kelas II SMP itu juga terjadi di Gg. Yahya –sebelah Gg. Sakiran. Tak hanya penampakan, arwah gadis semasa hidup dikenal baik itu juga masuk ke mimpi-mimpi tidur malam tetangganya. Teranyar dialami Endang (24), ibu bayi berumur setahun, yang tinggal di Gg. Yahya.

Pada wartawan POSMETRO MEDAN yang terus ‘ngepos’ di kawasan kini berubah seram itu, Endang kemarin bercerita. Mimpi seram itu terjadi Minggu (18/4) dinihari lalu. Adegan horornya: Ade mendatangi Endang. Gadis itu memegang kain kafan. Ia mendekat sambil terus memanggil Endang. Ade juga menangis minta ayah kandungnya, Rizal, agar segera ditangkap. Ade menyebut kematiannya akibat dibunuh ayah biologisnya itu.

Begitu sosok telah dikubur di pekuburan Jl. Sutomo itu berada dekat Endang, terlihatlah jelas wajah Ade yang telah busuk dan penuh belatung. Pun begitu, Endang tak takut-takut amat. Itulah yang membuatnya sempat memberi pesan pada arwah Ade. Karena sejak kematiannya banyak warga ketakutan, Endang meminta Ade tak lagi mengganggu warga. Tapi permintaan itu membuat Ade marah. “Sebelum 40 hari, aku masih di lingkungan sini menampakkan diri. Aku akan selalu di kampung ini,” Endang menirukan ucapan Ade yang marah padanya.

Mimpi seram itu bahkan berlanjut saat Endang terbangun dari tidurnya jelang Subuh itu. Ceritanya, saat Endang terjaga dengan keringat membasah tubuh, bayi yang tidur di sebelahnya juga ikut terbangun. Bayi setahun itu bahkan melotot ke arah pintu kamar seraya teriak-teriak seperti mengatakan sesuatu.

“Kurasa (arwah) Ade itu masih di depan pintu kamar kami. Anakku nunjukin pintu itu, macam mau ngomong dia tapi nggak bisa, namanya anak 1 tahun. Ih yakin kali aku waktu itu Ade di depan kamar kami itu,” Endang merinding menceritakannya.

Pengalaman lebih seram dirasakan Asma (48), yang kediamannya di Gg. Sakiran berada dekat bekas rumah keluarga Ade. Itu terjadi Sabtu (17/4) dinihari lalu. Ceritanya, seperti biasa pagi buta itu Asma mau berangkat ke Pasar Sentral di Jl Sutomo, Medan.

Namun sebelum berangkat, Asma mendengar tangis kecil dari balik pintu samping rumahnya. Dikira ada bayi ditinggalkan ibunya di areal rumahnya, membuat Asma membuka pintu. Dan begitu pintu terbuka, mata Asma kontan melotot sejadi-jadinya. Di balik pintu itu Ade dilihatnya berdiri telanjang dengan wajah rusak dan dikerumuni belatung. Penampakan yang membuatnya kontan membanting pintu itu dengan kuat, menurut Asma, dilihatnya sekira 10 detik. Peristiwa itu membuat Asma terduduk di ruang tamu rumahnya dengan nafas tersengal-sengal, mirip orang usai lari jauh. “Ih seram kali mukanya. Berarti di kuburannya itu dia (Ade) uda mulai busuk mungkin ya. Karena yang kutengok itu mukanya uda busuk. Belatung banyak kali,” kata Asma.

Mesin Hidup, Kereta tak Jalan di Gg. Sakiran

Lina (34), tante (alm) Ade, juga punya pengalaman janggal di Gg. Sakiran. Peristiwanya terjadi Minggu (18/4) dinihari lalu sekira pukul 3. Ceritanya, pagi buta itu Lina terbangun akibat suara bising sepeda motor Yamaha RX King seorang pemuda yang gasnya meraung-raung. Lina bahkan membuka pintu rumah guna melihat pemuda itu.

Lelaki warga luar Gg. Sakiran itu bingung melihat motornya. Mesin hidup, tapi keretanya tak bisa jalan meski telah digas-gas. Kejadian aneh itu membuat Lina yakin lelaki itu dikerjai hantu Ade yang saban tengah malam gentayangan di Gg. Sakiran. Apalagi, yang membuat Lina makin yakin, lokasi King mogok tak wajar itu persis berada di lokasi Ade nongkrong semasa hidup. “Di situ Ade sering nongkrong sama kawan-kawannya. Di situ pula kereta itu nggak bisa jalan,” ujar Lina.

Sebelumnya, hari kelima kematiannya (Minggu jelang Maghrib 21 Maret 2010), Yanti (29), warga Gg. Yahya, malah kerasukan arwah Ade. “Ayah udah sering meniduri aku, aku ditindihnya terus di kamar kalau mama nggak ada...di alamku pun aku sering diejekin kawan-kawanku, karena Ade nggak pakai baju...tolong...Ade minta baju...tolong pakaikan baju Gagar Mayang (daun kelapa muda -red) untuk menutup badanku...Aku uda sering diejekin kawanku di sana...” demikian suara aneh yang diucap Yanti saat kesurupan. Pun hingga permintaannya yakni Gagar Mayang diantar ke kuburnya, arwah Ade yang telanjang tetap saja menampakkan wujud seramnya.

Saat jenazahnya dimandikan oleh warga, di tubuh Ade ditemukan sejumlah bekas penganiayaan berat. Warga menduga anak pertama dari tiga bersaudara itu tewas akibat sering dipukuli ayahnya, Rizal. Tapi tudingan itu dimentahkan polisi. Dugaan Ade dibunuh dinilai kurang bukti. Karena itulah ayahnya, Rizal dan isterinya atau ibu Ade mudah pindah dari Gg. Sakiran. “Sejak dijemput kawannya yang tentara itu dia (Rizal -red) nggak nampak lagi,” kata Mala, warga Gg. Sakiran, Sumber Posmetro