Tampilkan postingan dengan label Bunuh. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Bunuh. Tampilkan semua postingan

Ibu Bunuh Bayinya Gara-gara Ganggu Main FB





REPUBLIKA.CO.ID, JACKSONVILLE, Florida--


Gara-gara mengganggu sang ibu yang tengah asyik ber-Facebook ria, dengan gelap mata ia menghabisi bayinya. Padahal, yang dilakukan bayinya hanya menangis, saat ibunya fokus berselancar di situs jejaring sosial tersebut.
Sang Ibu sendiri bernama Alexandra V. Tobias. Ia terbukti bersalah atas dua tingkatan pembunuhan pada Rabu (27/10) kemarin. Dan ia pun terancam dipenjara.
The Florida Times-Union melaporkan bahwa sang ibu mengatakan kepada investigator kalau dirinya marah ketika menderang bayinya yang berkelamin laki-laki itu menangis, ketika dirinya bermain game Farm Ville. Koran tersebut juga melaporkan bahwa Alexandra mendiamkan bayinya yang tengah menangis dengan menggendongnya dan mengayunkannya dengan kencang.
Kemudian dirinya merokok guna menenangkan dirinya dan kemudian ia menenangkan bayinya lagi sama seperti perlakuan sebelumnya. Alexandra bakal menjalani persidangan dan terancam hukuman penjara yang akan dilaluinya pada Desember mendatang.
Menurut undang-undang setempat, Alexandra terancam hukuman 25 hingga 50 tahun penjara. Namun kemungkinan, masa tahanan yang akan dilalui Alexandra bakal kurang dari itu.

Tip Bunuh Diri


Apa yang terjadi saat seseorang gantung diri? Berapa waktu yang dibutuhkan untuk meninggal? Ilmuwan berhasil menemukan jawabannya.Bunuh diri dengan menggantungkan leher di tali menyebabkan kematian dengan cepat karena memutuskan saraf tulang belakang. Jenis bunuh diri ini juga menyebabkan orang meninggal karena asphyxia (kurangnya pasokan oksigen ke otak).
Meskipun begitu, alasan mengapa oksigen berhenti mencapai otak serta waktu yang dibutuhkan untuk seseorang meninggal karena tindakan ini telah menjadi perdebatan para ahli sejak abad ke-18.
Mekanisme tekanan saluran udara, penyumbatan pembuluh darah ke otak atau tekanan pada syaraf vagus telah memicu denyut jantung menjadi tidak normal sehingga menyebabkan serangan jantung.
Anny Sauvageau, ahli patologi forensik di Kantor Kepala Pemeriksa Medis Alberta di Edmonton Kanada dan rekannya menganalisis video dari delapan kejadian bunuh diri. Dua orang bunuh diri dan enam kecelakaan lainnya merupakan korban yang mencari pengalaman auto-erotis.
Rekaman tersebut menunjukkan bahwa korban kehilangan kesadaran dalam kurun waktu delapan detik, kemudian kejang dan selanjutnya menjadi lemas.
Meskipun terjadi penyempitan leher, pelaku bunuh diri ini tetap melakukan proses pernafasan sehingga mendukung teori penyumbatan pembuluh darah merupakan efek dominan. Kematian tercepat terjadi setidaknya dalam waktu 62 detik dan paling lambat sekitar 7 menit 31 detik.
http://feeds2.feedburner.com/blogspot/Uyxg

8 Pemain Bola Dunia yang Mati Bunuh Diri

1. Robert Enke



bukan satu-satunya tokoh dari kalangan sepak bola yang kehilangan nyawa dengan tragis. Masih banyak nama-nama lain yang melakukan tindakan konyol tersebut. Berikut pelaku-pelakunya.


2. Justin Fashanu



Pada 1998, Justin Fashanu tewas gantung dri. Mantan pemain Manchester City era 1990-an itu nekat melakukannya karena dia tidak kuat dengan anggapan negatif terhadapnya.

Sebelum tewas, Fashanu dituduh mencabuli anak berumur 17 tahun. Itu dilakukannya usai menenggak minuman keras di apartemennnya. Tuduhan itu makin kuat ketika banyak bermunculan pemberitaan soal Fashanu yang bergabung di komunitas homoseksual.

3. Sergio Lopez Segu



Sergio Lopez Segu tewas secara tragis. Pada 4 November 2006, dia menabrakkan diri ke sebuah kereta api yang berjalan cepat. Nyawanya melayang seketika. Dia tewas di umur 39 tahun.

Mantan gelandang Barcelona era 1990-an tersebut nekat melakukannya karena tak kuat menahan cobaan hidupnya. Pemain yang sukses mengantarkan Barcelona menjuarai Piala Winners 1989 itu memang pensiun dini karena cedera lutut. Ini membuatnya depresi berat. Ditambah lagi pernikahannya gagal.

4.
Paul Vaessen



Agustus 2001, sepak bola Inggris dihebohkan dengan tewasnya Paul Vaessen, Pemain Arsenal itu bunuh diri di bak mandi dengan cara mengonsumsi heroin hingga over dosis. Sebelumnya dia sempat ditangani oleh psikiatris, tapi gagal.

Perjalanan kaier pencetak gol kemenangan Arsenal ke gawang Juventus pada semifinal Piala Winners 1980 itu memang menyedihkan. Di musim pertamanya, dia memesona. Namun, di musim-musim berikutnya dia rentan cedera.

Vaessen lalu pensiun. Beberaap pekerjaan sempat digeluti. Mulai dari tukang pos hingga buruh bangunan. Sepertinya Vaessen tak bisa menerima kenyataan dan stres. Karena frustrasi, narkoba lalu dijadikan pelarian hingga mengakhiri hidupnya.

5. Asgotino Di Bartolomei



Kematian legenda AS Roma, Agostino di Bartolomei, juga menyedihkan. Pada 30 Mei 1994, dia menembak dirinya tepat di jantung. Diduga, Bartolomei bunuh diri karena depresi.

Dugaan penyebab depresi bermacam-macam. Diperkirakan dia tak kuat dengan bebam ekonomi yang mengimpit. Ada juga yang menduga dia tidak siap ketika pensiun dari sepak bola.

Kehidupannya berakhir mengenaskan. Selama aktif sebagai pemain, sepak terjang Bartolomei memang meyakinkan. Dia punya andil besar mengantarkan Roma merebut scudetto pada 1983. Tapi, setelah itu kariernya meredup dan sederet masalah pribadi terus-terusan mengganggunya.

6. Sandor Kocsis



Sandor Kocsis adalah striker hebat Barcelona di kurun waktu 1958-1965. Pada 22 Juli 1979, saat berumur 49 tahun, dia meninggal dunia. Sampai saat ini, banyak yang percaya dia tewas karena bunuh diri dengan cara menjatuhkan diri dari lantai empat di sebuah rumah sakit. Namun, ada juga yang memberitakan murni kecelakaan.

Menjelang akhir hayatnya, kesehatan Kocsis memang menurun drastis. Striker yang punya julukan Golden Head ini menderita kanker perut dab leukimia. Diduga, karena sulit menyembuhkan dua penyakit itu, Kocsis stres lalu bunuh diri.

7. Juan Gamper



Juan Gamper adalah aktor penting di balik lahirnya Barcelona. Pria kelahiran Swiss ini juga presiden pertama klub asal Spanyol tersebut. Selama menjadi presiden, Barcelona dibawanya meraih beberapa gelar, di antaranya 11 Championnat de Catalunya dan enam Copa del Rey.

Gamper sangat menyokong nasionalisme Catalan. Akibatnya, pria yang juga pendiri klub asal Swiss, FC Basel ini pun diusir keuar dari Spanyol. Karena tak kuat dengan perlakuan tersebut, Gamper bunuh diri.

8. Matthias Sindelar



Matthias Sindelar adalah salah satu pemain besar yang pernah dilahirkan Austria di era 1930-an. Tapi perjalanan hidupnya tragis. Kematiannya masih kontroversial. Ada yang bilang bunuh diri, namun ada juga yang menyebut dibunuh secara “halus”.

Pada 23 Januari 1939, Matthias Sindelar bersama pacarnya, Camilla Castagnola ditemukan tewas di sebuah apartemen di Wina, Austria. Kematiannya diduga akibat keracunan kabon monoksida dari pemanas yang bocor. Dugaan lain, rezim Nazi terlibat karena saat itu Sindelar menolak bermain mewakili Jerman.
Source

Inilah Cara Bunuh Diri Paling Populer Di Dunia


Bunuh diri memang cara mengakhiri kehidupan yang paling laknat! Tetapi apakah anda tau cara bunuh diri yang paling orang-orang pergunakan untuk mengakhiri kehidupan mereka? Well, disini saya akan membahas secara blak-blakan...

Cara bunuh diri khas jepang ini, mungkin adalah cara bunuh diri paling populer. Tapi hal ini tentu tidak berlaku di Indonesia. Orang Indonesia kan tidak ada yang bawa-bawa samurai. Paling-paling golok, keris, atau bambu runcing. Nah, yang jadi pertanyaan adalah, kalau harakiri itu cara bunuh diri khas Jepang, terus kalau harakanan apa yah..? (pertanyaan yang tidak perlu dijawab)


Oke, kembali ke topik mengenai cara bunuh diri paling populer. Agak aneh sebenarnya kenapa saya menulis mengenai cara bunuh diri. Bukan berarti karena saya mau bunuh diri. tapi mengingat banyak orang bunuh diri, siapa tahu ada orang yang nyari cara bunuh diri di google dan nyasar ke blog saya ini. kan jadi nambahin traffic, hehe. Langsung saja, yah ini dia 7 cara bunuh diri paling popular.


1. Bunuh diri dengan minum racun serangga (dalam hal ini yang paling populer tentu merek Baygon cair)


Entah apa yang membuat baygon ini dipilih oleh para bunuh diri lovers. Padahal di sana jelas-jelas tertulis obat serangga, tapi masih diminum juga. Tapi kita tidak boleh berburuk sangka. Siapa tahu mereka adalah orang orang yang kekurangan air bersih atau karena mereka tidak mampu menebus obat di Rumah Sakit yang mahal untuk penyakitnya yang tidak kunjung sembuh. Atau bisa jadi mereka tidak bisa membedakan tulisan antara Baygon dengan Mizone yang warnanya hampir mirip.Sebab kabarnya, angka buta huruf di Indonesia masih cukup tinggi. Hanya mereka dan Tuhan yang tahu.

2. Lompat dari ketinggian (bisa dari lantai 13, puncak gedung, thower, atau tebing-tebing tinggi)

Lagi-lagi saya kurang tahu, apa alasan mereka memilih tempat yang tinggi. Apakah mereka sudah bosan hidup di bawah garis kemiskinan? Sehingga sesekali ingin merasakan tempat yang tinggi, walau dengan taruhan nyawa sekali pun. Kemungkinan lain, mereka tidak bisa menggapai cita-citanya yang tinggi. Cita-cita yang tinggi harus di barengi dengan pendidikan yang tinggi. Dan pendidikan yang tinggi harus dibarengi dengan duit yang tinggi pula. Mau kemungkinan yang lebih bodoh? Mereka terobsesi menjadi pahlawan super yang bisa terbang, seperti superman atau p-man.


3. Gantung diri (di pohon jengkol atau tiang rumah yang terbuat dari kayu pohon jengkol)


Ada dua kemungkinan di sini. Pertama, Hidupnya memang sudah terlalu sering digantung. Digantung oleh janji-janji penguasa. Digantung oleh ketidakpastian dan harapan-harapan kosong yang tidak pernah menjadi nyata. Harapan untuk keluar dari garis kemiskinan. Harapan untuk mendapat kehidupan yang layak. Harapan untuk mendapat pekerjaan yang lebih baik. Dan sejuta harapan-harapan lain yang hanya akan tertinggal menjadi harapan-harapan kosong baru untuk anak dan istrinya. Kemungkinan kedua, Mereka sudah tidak punya tempat menggantungkan diri. Satu-satunya tempat menggantungkan diri, yaitu perusahaan tempat dia bekerja, telah mem-PHK-nya. Mereka bingung, akhirnya memutuskan untuk menggantungkan hidup di pohon jengkol saja. Tragis.., ironis..!!! Karena justru di situlah mereka kehilangan hidupnya. ”makanya, menggantungkan hidup itu sama Tuhan saja. Dijamin, ngga bakalan di PHK”.

4. Memotong nadi dengan silet



Mungkin mereka ingin membuktikan bahwa silet itu benar-benar tajam. Bisa juga karena penasaran apakah darah mereka berwarna biru atau merah? Orang bilang darah biru lebih dihormati daripada golongan orang-ortang berdarah merah.

5. Bunuh diri ala koboy
Entah terinspirasi dari film koboy yang mana, yang jelas mereka, koboy-koboy Indonesia juga bisa menembak kepalanya sendiri. Biasanya, koboy-koboy Indonesia ini melakukan bunuh diri setelah main-mainin pistolnya buat nakutin orang.

6. Bakar diri bersama-sama keluarga tercinta

Mungkin saking tidak punya uang untuk membeli ikan bakar . Akhirnya mereka memutuskan untuk bakar diri bersama. Hal ini bertujuan untuk menjaga rasa kebersamaan antar anggota keluarga. Pasca kepergian ayah mereka. Ah.., tidak tahukah mereka kalau minyak tanah sekarang harganya mahal..?


7. Tidur diatas rel kereta api



Jauh sebelum limbad memperagakan magic dilindas dengan buldozer, Metode/cara bunuh diri dengan digilas kereta api sudah lebih dulu populer. Alasannya tentu karena lebih murah… tinggal tidur terlentang.., jadi deh…








http://feedproxy.google.com/~r/Blak-Blakan/~3/caDzmSofZ60/inilah-cara-bunuh-diri-paling-populer.html

Wanita Cantik Bunuh Diri Setelah Gagal Melamar Kerja Hingga 200 Kali !



Sungguh menyedihkan, seorang wanita cantik berumur 21 tahun membunuh dirinya sendiri setelah gagal melamar kerja hingga 200 kali...

Vicky Harisson sebenarnya mempunyai cita-cita menjadi produser film dan guru ini akhirnya harus mengubur semua cita-cita itu bersama dirinya.

Sehari setelah penolakan lamaran kerjanya yang ke 200 ia meninggalkan catatan kepada keluarganya yang berisi "i don't want to be me anymore" kemudian ia mengkonsumsi narkoba sampai overdosis

"Saya sudah tidak bisa menghitung berapa kali dia melamar kerja, ia hanya ingin bekerja dan menghasilkan uang, saya tidak tahu mencari kerja akan sesusah ini" kata ayahnya.

dia sudah mencoba melamar di berbagai pekerjaan seperti pelayan dan penjaga toko tapi semua nya di tolak dan ia pun akhir nya kehilangan semangat.

Sadiz!!! NOBITA BUNUH DORAEMON


Terkadang temen kita gk sepenuhnya baik lho...

langsung cekidot aja deh gan ni buktinya...


gini ni nobita tiap hari selalu merepotkan doraemon...



kacau gan....mata hatinya uda dibutakan,,,



glory,gold,gospel and girl (eh bnr gk seh istilahnya )




pheww untung cuman mimpi ya gan...


ini gan posternya yg gk kalah ngeriii...


bayangin gan gara2 kantong ajaib nobita bisa tega bunuh sohib seperjuangannya ckckck....
klo agan cr di mbah google dgn keyword:NOBITA KILL DORAEMON,
psti yg kluar gbr ini deh


sumber:kaskus.us

Fenomena Bunuh Diri Di Pusat Keramaian

Beberapa hari belakangan ini kita sering dikejutkan oleh berita-berita bunuh diri. Tidak sampai satu minggu, terdapat tiga kejadian bunuh diri sekaligus dan semuanya dilakukan di pusat-pusat keramaian. Diantara kejadian tersebut dilakukan oleh seorang wanita bernama Ice Juniar. Wanita berumur 24 tahun asal Palembang ini nekad melompat dari lantai lima pusat perbelanjaan Grand Indonesia, Jakarta. Padahal ketika itu dia sedang berjalan-jalan bersama keluarganya.

Kemudian kasus yang kedua terjadi di Senayan City, salah satu pusat perbelanjaan megah di Jakarta. Sang pelaku yang bernama Reno Fadillan Hakim (25 Tahun) melompat dari lantai lima gedung tersebut. Reno sempat dilarikan ke RS. Pelni, hingga akhirnya ia tewas dalam proses penyelamatan. Belum sempat kedua kasus tadi terselesaikan oleh pihak yang berwajib, Jumat pagi 4 Desember 2009, ditemukan sesosok jasad pria terkapar di depan lobby Mangga Dua Square. Belakangan diketahui nama pria tersebut adalah Richard Kurniawan. Dia diduga melakukan bunuh diri dengan cara yang sama dengan dua kasus sebelumnya, yaitu dengan terjun bebas dari lantai enam pusat perbelanjaan.

Dari hasil pantauan di media, ketiga kasus tersebut belum bisa dipastikan penyebab mengapa pelaku melakukan aksi bunuh diri. Polisi hingga saat ini masih berusaha menyelidikinya dan sejauh ini dari alat bukti yang ada, yaitu rekaman CCTV (kamera pemantau) bisa dipastikan ketiganya tewas akibat bunuh diri. Fenomena kejadian-kejadian di atas juga mendapat banyak tanggapan dari para psikolog dan mayoritas menyatakan, hal itu mungkin saja disebabkan karena stres dan depresi. Masalah-masalah sosial yang dianggap terlalu rumit, sehingga pelaku memutuskan untuk mengakhiri hidupnya dengan cara yang mereka anggap paling mudah.

Buku Tata Cara Bunuh Diri

Di Jepang memang sudah dikenal sejak dahulu cara mengakhiri hidup dengan niat dan tindakan sendiri yang dikenal sebagai Harakiri. Bahkan tindakan bunuh diri ini kerap dilakukan para ksatria Jepang jaman dahulu. Namun apa yang terjadi kini di negara super canggih ini?
Wataru Tsurumi, penulis buku Panduan Lengkap Bunuh Diri di Jepang kembali muncul ke hadapan publik. Menurutnya, pemerintah Jepang mulai menangani masalah yang sejak dulu tak mendapat perhatian.
Editor majalah itu sempat menghebohkan Jepang saat meluncurkan bukunya 1993 lalu. “Saya membongkar tabu di masyarakat Jepang,” cetus pria berusia 42 tahun tersebut.
Dalam bukunya, Tsurumi menulis cara-cara untuk bunuh diri. Mulai dari menggunakan obat, memotong urat nadi, hingga menggunakan gas karbon monoksida.
Jepang merupakan negara dengan angka bunuh diri tertinggi di dunia bersama dengan Rusia dan Hungaria. Lebih dari 30.000 penduduknya bunuh diri selama delapan tahun berturut-turut.
Menurut Tsurumi, bunuh diri tidak salah karena menunjukkan kebebasan individu. Apalagi, sejak lama Jepang sudah mengenal bunuh diri untuk menjaga kehormatan atau dikenal sebagai harakiri.

Tsurumi muncul kembali setelah parlemen Jepang mengesahkan aturan yang mewajibkan pemerintah atau majikan membuat laporan pencegahan bunuh diri serta bekerjasama menjaga kesehatan mental para pegawainya. “Saat pemerintah mulai memperketat kontrol, saya akan bicara semakin keras. Kita berhak memilih apa yang kita inginkan dalam hidup,” tegasnya.
Dalam menghadapi tingginya angka bunuh diri, Tsurumi punya cara pandang berbeda. “Orang-orang selalu mempertanyakan mengapa mereka bunuh diri? tidak akan ada jawaban untuk ini. Sekarang mengapa kita tidak bertanya kenapa kita tidak boleh membunuh diri kita sendiri? Kenapa kita harus tetap hidup?,” katanya.
Menurut Tsurumi, bunuh diri lebih banyak disebabkan kehidupan yang membosankan. Pekerjaan dan masalah yang sama yang dihadapi tiap hari. “Tantangan terbesar dalam hidup adalah bagaimana tetap hidup setiap hari tanpa merasa hampa,” ujarnya seraya tersenyum sinis.
“Masyarakat negara ini selalu berfikir negatif jika harus masuk kedalam kelas sosial yang lebih rendah atau dianggap tidak bekerka keras.”
Meski mendukung bunuh diri, Tsurumi menentang bunuh diri berkelompok yang marak di Jepang. Sekelompok orang yang bertemu di internet membuat janji untuk bunuh diri bersama. “Kamu harus membuat keputusan sendiri untuk hidupmu,” tegasnya.
Karena itu, saat ada yang memintanya nasehat, Tsurumi hanya menjawab singkat. “Pikir sendiri,” katanya.
Pria berambut gondrong itu menegaskan, sebenarnya dia ingin pembaca bukunya tetap hidup. Karena dia ingin pembaca menjadikan bukunya sebagai jalan terakhir bagi orang yang hidupnya tertekan.
Seperti yang ditulis dalam halaman depan bukunya. “Teman saya pengangguran, tapi selalu hidup dengan senang. Meski demikian, dia selalu membawa kapsul obat yang mematikan, namanya Angel Dust. Dia bilang akan mengkonsumsi obat itu kalau tidak kuat dengan tekanan dalam hidup.”
Buku ini jelas bukan bacaan yang direkomendasikan untuk umum. Semoga juga tidak beredar di Indonesia. Isi buku ini benar-benar bisa mengajarkan orang untuk mengambil jalan pintas untuk mengakhiri hidup.
Pandangan yang picik tentang kehidupan. Bukankah ada kehidupan yang kekal setelah kematian jasmani kita? Jadi jalan pintas untuk mengakhiri hidup lewat cara bunuh diri justeru akan membawa manusia tersebut ke dalam penderitaan yang tak berkesudahan.

Meninggalkan Pesan di Facebook Sebelum Bunuh Diri

http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2010/02/11/article-1249971-083AF5C5000005DC-583_468x499.jpg



Ekspatriat asal Inggris, Lita Broadhurst (48), tewas seketika setelah terjun dari lantai 4 sebuah gedung permukiman setinggi 9 meter lebih. Perempuan yang berprofesi sebagai guru ini sempat meninggalkan catatan di situs jejaring sosial Facebook untuk seorang putrinya yang masih remaja.

Lita Broadhurst yang menetap di dekat Almeria, tenggara Spanyol, semula direncanakan memberikan kesaksian terhadap mantan kekasihnya yang dituduh melakukan kekerasan fisik terhadap dirinya. Persidangan itu sendiri berlangsung pada hari ketika Lita mengakhiri hidupnya.

http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2010/02/11/article-1249971-083DF302000005DC-157_468x286.jpg


Mantan kekasih Lita Broadhurst telah dibebaskan dengan jaminan. Sementara itu, pihak penyidik masih terus menyelidiki pesan yang ditulis ibu dari 2 anak ini dua hari sebelum ia mengakhiri hidupnya.

Lita yang menyebut pelaku kekerasan terhadap dirinya di pesan Facebook di antaranya menulis: "Aku merasa sangat ketakutan dalam 12 jam terakhir sehingga harus tidur dengan pemukul besi di tangan, sebuah botol yang disiapkan di samping ranjang, dan telepon yang disiagakan untuk menelepon polisi."

"Saya tidak biasanya ditaklukkan oleh perasaan khawatir, tetapi entah kenapa kali ini aku tidak kuasa dikelilingi oleh perasaan khawatirku. Anak-anakku adalah satu-satunya sandaranku dan aku sangat menyesal dengan kedukaan yang kutinggalkan bagi mereka berdua," ucapnya.

"Kumohon pada anak-anakku, janganlah membenciku karena aku telah mengecewakan kalian. Kasih sayangku terhadap kalian tidak akan pernah sirna karena aku yakin kalian akan tetap bisa merasakannya saat membutuhkannya."



http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2010/02/11/article-1249971-083A4EE4000005DC-923_468x229.jpg


Pesan ini diberi judul oleh Lita Broadhurst, "Kata-kata Terakhir."

Lita diduga mencantumkan pesannya ini di Facebook pada hari yang sama saat ia melaporkan kekerasan yang dilakukan oleh kekasihnya yang juga berasal dari Inggris. Belum ada jadwal baru dari persidangan mantan kekasihnya itu.

Lita meninggal dunia sekitar pukul 09.30 pagi waktu setempat pada Jumat pekan lalu. Polisi bergegas menuju rumahnya setelah mendapatkan keterangan dari para tetangganya dan mendapatinya telah tewas.



sumber :http://internasional.kompas.com/read/2010/02/11/17214172/Meninggalkan.Pesan.di.Facebook.Sebelum.Bunuh.Diri.