Tampilkan postingan dengan label Sinabung. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Sinabung. Tampilkan semua postingan

Foto-Foto Keindahan Letusan Gunung Sinabung Dilihat Dari Jarak Dekat


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEj_wJIt-E4uJ3WISZwNmmL9bZQ79DpyjZ3GmMW__gBL-tuB2Ewk8SqgFN8A0enrQti_2I_Tr5uNLo14iSm3dWZicExiTYWkOVhnQK5QyZ8W0WCacfE9b6WFrguwKExMYrg65mrtkpPIGRo/s1600/mtsinabung7.jpg
Palang Merah Indonesia (PMI) memperkirakan setidak-tidaknya ada 12.000 warga mengungsi akibat letusan Gunung Sinabung di Karo, Sumatera Utara (Sumut). “Berdasarkan data sementara dari tim Satgana PMI, tercatat ada 12.000 warga dari tiga kecamatan dan 14 desa yang terpaksa mengungsi,” kata personil Satgana PMI Provinsi Sumatera Utara, Muhammad Irsal, ketika dihubungi dari Jakarta, Minggu.
Gunung Sinabung di Kabupaten Karo menyemburkan asap tebal dan debu vulkanik, mulai Jumat malam . Sejak saat itu pula PMI Sumatera Utara telah mengerahkan lima personil Satgananya (Satuan Penanganan Bencana) ke lokasi . Muhammad Irsal merupakan salah satu personil Satgana yang saat ini bertugas siaga di lokasi Desa Sigaranggarang, Gunung Sinabung.

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEinSQjBll7XriteHZiEgLaGvfxg47w86yqLmY9Ty-L6qzs2RTotInwvuwOZJaWtAkH46esKGcYL_PGHbJSa1NcDVYBRpX87u3e_il_sDE91UI6vsTV-CPtJzxSpjD8v1EP7a72A74Rzg7M/s1600/mtsinabung6.jpg
Lebih lanjut, Irsal menyebutkan beberapa lokasi yang terkena dampak, diantaranya yaitu Kecamatan Namanparang, Desa Bekerah, Simacan, Suka Nalau, Sigaranggarang, Kota Gunung, Kuta Rakyat, dan Kota Bayakan. Termasuk pula Kecamatan Payung, Desa Sukameria dan Desa Selandi, serta Kecamatan Tiga Nerkan, Desa Mardinding, Kutambaru, dan Desa Terdaji pun terkena dampak letusan Gunung Sinabung. Dalam proses evakuasi warga, PMI bergabung dengan tim dari BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah), pemerintah setempat, Dinas Sosial, dan Dinas Kesehatan.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhL5sSOz8NTNeJIcX_WKq3ktUQiKSeKzQXodHxmmdI2ZH-n2nIYPmS-ejGUrir1glDhGkfak7goc7uKkRBlX2tAk6p6fv23MQXZFe-XtTuR_1nlXaejwXYFMKrmoJTrSp91lWsBJghXhts/s1600/327ff354.jpg
Irsal juga menjelaskan bahwa lokasi di sekitar kaki Gunung Sinabung sekarang sudah steril, lokasi sudah kosong. Seluruh warga sudah mengungsi ke tempat aman. “Warga diungsikan di Pendopo Kabanjahe dan Jamburligit,” kata Irsal. Satgana sejak Sabtu malam juga terus membantu evakuasi masyarakat korban letusan Gunung Sinabung, Sumut untuk dibawa ke tempat yang aman guna menghindari jatuhnya korban jiwa.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhCXKTX-DPFcEI-Xkyibb07H_Nn4vQ9aW6TZwTHzb3t3RxbqOOaZcOR7nxRFj2fp1-3EOiWFPishQ0PueDUn29WZgzRDfNFrqOzimP4_GDXjLnA97Hl7RwOFH1iwWca4YUSg3OoOfIMyYc/s1600/mtsinabung5.jpg
“Tengah malam tadi(Sabtu, red) , terasa ada guncangan yang cukup kuat. Itu adalah gempa vulkanik. Setelahnya, tampak puncak Gunung Sinabung mengeluarkan lava pijar. Api mulai membakar hutan di kaki gunung. Tak lama, turun asap tebal, dan membuat jarak pandang hanya lima meter. Penduduk segera kami bantu evakuasi ke lokasi aman,” kata Irsal..
Sejak Gunung Sinabung di Kabupaten Karo menyemburkan asap tebal dan debu vulkanik, PMI Sumatera Utara telah mengerahkan lima personil Satgananya ke lokasi di Gunung Sinabung, mulai Jumat malam (27/8). Kemudian secara berkala mereka memantau beberapa desa yang letaknya di kaki Gunung Sinabung. Pada Sabtu malam (28/8), seusai PMI membagikan 500 masker,kemudian tiga personil Satgana PMI Sumatera Utara beserta satu ambulansnya melakukan penyisiran dan berkeliling desa memantau kondisi terakhir.
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhaRmjCkYtEYVLultIDqr9JZbcOLASqdxfio96rsuWOR0bxkb1YP1i-ukKkPMze2_yNj8iUAE2j_lELw6TwSMxgo3f0fekjSZFA5ve5P_aVkD6xoQz7WKskKJExG3401Ha8DqRW6wOiPi0/s1600/adf5d4bb.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiWFN_iOzAQOWmx-DBjepLl_32M5vd5IZeEGzOlHwF-Nv2zEdD_CXFromulDNdtSkAp1eXHcoLW_kTisi_1yogviXG53ZYX_XSpnglDNV_WZKTZJUTtpmGkOtj5pwm0GAIWcH4kcLFRd1E/s1600/a19db59c.jpg
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjuG0zl7K_ICOcuLcSZfXlomUouVG-94i0lzxAovgjO2FCjr2Z1ziKDCRm-d8U64kDdEEAsrNIRfeGnBt2KXiKPatM4sCDMUe8GSoN4I2_IO6DdGYt46vZz8sFnAtgRmov2ajWb7LDFPzY/s1600/7ec7d4a1.jpg



sumber :http://ruanghati.com/2010/08/31/foto-foto-keindahan-letusan-gunung-sinabung-dilihat-dari-jarak-dekat/

Pagi Ini Terjadi Gempa Di Sinabung


TRIBUN MEDAN/DEDY SINUHAJI
Sejumlah warga berusaha menyelamatkan diri dari semburan debu vulkanik dan ancaman larva pijar akibat meletusnya Gunung Sinabung, Tanah Karo, Sumut, Minggu (29/8/2010) dini hari.


Gunung Sinabung yang berlokasi di Desa Merdinding, Kecamatan Payung, Kabupaten Tanah Karo, Sumatera Utara, Senin (30/8/2010) sekitar pukul 06.30 WIB, kembali menyemburkan asap tebal hitam sehingga warga di kaki gunung itu ketakutan.Seorang warga Kabanjahe, Irfin Dian (35), yang memantau perkembangan Gunung Sinabung menyebutkan, sebelum mengeluarkan asap hitam terjadi gempa selama lima menit.
Sebelumnya, Gunung Sinabung yang memiliki ketinggian 2.640 meter di atas permukaan laut itu meletus dan mengeluarkan asap tebal serta percikan api, Sabtu (28/8/2010) sekitar pukul 23.00 WIB.
Semburan asap yang terjadi di Gunung Sinabung juga mengeluarkan debu vulkanik dan partikel belerang berwarna putih bercampur keabu-abuan. Partikel belerang itu menutupi areal perkebunan dan pertanian milik warga yang bermukim di bawah kaki Gunung Sinabung.
Dian mengatakan, gempa yang terjadi secara-tiba itu cukup dirasakan warga di Kota Kabanjahe, ibu kota Kabupaten Tanah Karo. Gempa itu juga mengagetkan warga setempat yang baru saja melakukan sahur dan melaksanakan shalat subuh.
Bahkan, sebagian warga Kabanjahe itu lari berhamburan ke luar rumah setelah mengetahui adanya gempa tersebut. "Ini mungkin untuk menjaga hal-hal yang tidak diingini," kata Dian.

(Kompas.com)

34 Desa Berada Dalam Zona Bahaya Letusan Gunung Sinabung


Sebanyak 34 desa yang tersebar di empat Kecamatan di Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut) berada dalam zona bahaya letusan Gunung Sinabung. Sebagian besar penduduk desa tersebut sudah dievakuasi menuju lokasi-lokasi pengungsian.
Data yang diperoleh dari Posko Utama Penanggulangan Bencana Hingga Minggu (29/8/2010) malam, menyebutkan, keseluruhan desa tersebut terbagi dalam tiga zona bahaya letusan.
Zona pertama disebut sebagai Siaga I. Kawasan ini berada dalam radius enam kilometer dari pusat letusan Gunung Sinabung. Terdapat 12 desa dalam zona tersebut. Yakni Desa Sigarang-garang, Sukanalu, Bekerah, Simacem, Gamber, Sukameriah, Kutarakyat, Kutagunggung, Naman, Kutambelin, Kebayaken dan Desa Guru Kinayan.
Sementara zona kedua disebut daerah rawan I, yang lokasinya sudah lebih dari enam kilometer. Terdapat 10 desa yang masuk zona ini. Yakni Desa Silandi, Berastepu, Kuta Tengah, Sukandebi, Sukatepu, Ndeskati, Gungpinto, Payung, Perbaji dan Desa Nardinding.
Sementara zona ketiga disebut Rawan II. Terdapat 12 desa yang masuk dalam zona tersebut. Yakni Desa Ujung Teran, Cinta Rakyat, Torong, Ujung Payung, Rimo Kayu, Batukarang, Kuta Tonggal, Cimbang, Temburun Tiganderet, Tanjung Morawa dan Desa Kutambaru.
Sebagian besar penduduk desa-desa tersebut, sudah dievakuasi dan ditempatkan pada lokasi-lokasi penampungan pengungsian yang terdapat di Kecamatan Kabanjahe, Berastagi dan beberapa daerah lainnya.
Hingga saat ini jmumlah warga yang mengungsi akibat meletusnya gunung Sinabung tersebut mencapai 18.665 jiwa. Angka ini diperkirakan akan terus naik jika situasi tidak kunjung membaik.

Sumber : Detik.com

Korban Letusan Gunung Sinabung Butuh Makanan Untuk Balita


Korban Letusan Gunung Sinabung Butuh Makanan untuk Balita ; Pascameletusnya Gunung Sinabung, di Kabupaten Tanah Karo, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Minggu (29/8), menggelar pertemuan Musyawarah Pimpinan Daerah Plus. Pertemuan tersebut dihadiri Pangdam I Bukit Barisan Mayor Jenderal TNI Leonardus JP Siegers dan Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Surono.

Dalam pertemuan yang dipimpin Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara, Rustam Effendy Nainggolan, kata Kepala Badan Komunikasi dan Informasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara Eddy Syofian, Surono mengakui penjelasan Gunung Sinabung tidak meletus penjelasan dari mereka. “Kepala Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, Surono mengakui penjelasan itu dari mereka,” kata Eddy kepada Tempo, Minggu.

Pada pertemuan itu, lanjut Eddy, pemerintah Sumatera Utara telah menyiapkan bantuan makanan, 50 ton beras, tenda dapur umum, dan tenaga relawan 900 personel dari TNI dan Polri.

Informasi yang diterima Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Eddy menjelaskan, hingga kini jumlah pengungsi mencapai lebih dari 10 ribu jiwa. Para pengungsi, lanjut dia, berasal dari 20 desa dari empat kecamatan yang berada di dekat Gunung Sinabung.

Eddy memperkirakan, para pengungsi akan rentan terserang infeksi saluran pernafasan akut. Pemerintah Sumatera Utara juga menyediakan bantuan 17 ribu masker. “Juga tim medis,” katanya.

Hanya saja, menurut Eddy, bantuan yang telah dikerahkan menuju lokasi pengungsian belum mencakup keperluan untuk anak-anak yang turut menjadi korban pengungsian. “Kita membutuhkan susu dan makanan kering untuk anak-anak balita,” kata dia. 
http://berita-lampung.blogspot.com/2010/08/korban-letusan-gunung-sinabung-butuh.html

Gunung Sinabung Kembali Aktif


Gunung Sinabung Kembali Aktif. Aktivitas vulkanik kembali ditunjukan gunung Sinabung yang berada di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, sejak sore kemarin. Gunung dengan ketinggian 2.460 meter dari permukaan laut mengeluarkan asap tebal. Letusan lava pijar bahkan sudah terlihat oleh Warga Desa Kutakepar, Kecamatan Tigapanah, yang berjarak sekira 15 Km dari gunung tersebut.

http://i.okezone.com/content/2010/08/29/340/367708/i7n0864RyQ.jpg
Gunung Sinabung
Meskipun demikian, aktivitas gunung Sinabung tidak sampai menyebabkan gempa bumi.

"Sementara ini, dari alat pemantau tidak ada gempa," kata Kepala Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I, Medan Hendra Suwarta mengatakan pihaknya memang mendapat informasi dari warga mengenai adanya peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung.

Hendra menambahkan, hingga tadi malam, alat yang dimiliki BMKG tidak ada mencatat adanya gempa di Gunung Sinabung.

"Jika gunung meletus, pasti akan menimbulkan getaran berupa gempa, namun hal itu tidak terdeteksi," lanjutnya.

Gunung Sinabung berada di propinsi Sumatera Utara, tepatnya di Kabupaten karo dekat kota Brastagi.

Gunung yang letaknya tidak jauh dari Gunung Sibayak ini mempunyai ketinggian 2.412m dpl, dan merupakan sebuah guung api yang sudah tidak aktif lagi. Namun mulai sore tadi, gunung ini kembali menimbulkan aktivitas vulkanik lagi.
 
http://ndyteen.com/2010/08/gunung-sinabung-akan-meletus.html

Gunung Sinabung Meletus : Empat Kecamatan Masuk Kategori Rawan

http://www.detiknews.com/images/content/2010/08/29/10/pengungsi.jpg



Pemerintah Kabupaten Karo, Sumatera Utara (Sumut), masih mengupayakan proses evakuasi warga yang bermukim di sekitar Gunung Sinabung. Warga yang bermukim di empat kecamatan menjadi prioritas utama.

Kepala Bidang Humas Kabupaten Karo, Jhonson Tarigan menyatakan, dari 17 kecamatan yang ada di kabupaten Karo, empat kecamatan lokasinya berada di sekitar Gunung Sinabung. Yakni Kecamatan Naman teran, Payung, Simpang Empat dan Tiganderket.

"Kita mengupayakan agar warga dari keempat kecamatan ini, terutama yang desanya ada persis di bawah Gunung Sinabung, untuk dapat dievakuasi. Baik ke Brastagi, ke Kabanjahe, atau tempat lainnya," kata Jhonson Tarigan kepada wartawan di Posko Penanggulangan Bencana Jl Veteran, Kabanjahe, Karo, Minggu (29/8/2010).

Mengenai lokasi-lokasi pengungsian yang sudah ditetapkan, kata Tarigan, pemerintah kabupaten mengupayakan agar dapat memberikan tempat yang representatif. Ada delapan lokasi yang sudah ditetapkan sebagai pos penampungan pengungsi.

Di Kabanjahe antara lain Jambur (gedung pertemuan) Dalihan Na Tolu di Jl. Kartini, Jambur Tuah Loh Pati Jl. Samura, Jambur Sempakata Jl. Jamin Ginting, Jambur Lige Jl. Jamin Ginting, Jambur Adil Makmur dan juga di Gedung Serbaguna.

Sementara di Brastagi, ada beberapa jambur yang juga difungsikan sebagai lokasi pengungsian. Di antaranya Jambur Taras di Jl. Jamin Ginting. Di masing-masing lokasi pengungsian ini, jumlah pengungsi bisa mencapai ribaun.

(rul/anw)


Gunung Sinabung Meletus

Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meletus, Minggu (29/8/2010). Warga yang berada di radius 6 Km dari puncak gunung tersebut diungsikan.


http://images.detik.com/content/2010/08/29/157/Sinabung-Meletus1.jpg


Saat letusan terjadi, material pijar keluar dari gunung berketinggian 2.400 meter di atas permukaan laut itu.

http://images.detik.com/content/2010/08/29/157/Sinabung-Meletus2.jpg


Warga di sekitar Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara dievakuasi menyusul terjadinya letusan di gunung tersebut.


http://images.detik.com/content/2010/08/29/157/Sinabung-Meletus3.jpg

Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, meletus, Minggu (29/8/2010). Hujan debu dari Gunung Sinabung pun telah menyebar ke kabupaten tetangganya.

http://images.detik.com/content/2010/08/29/157/Sinabung-Lagi1.jpg

Gunung yang memili ketinggian 2.400 meter di atas permukaan laut itu meletus pada pukul 00.08 WIB. Gunung itu kini telah berstatus awas.

http://images.detik.com/content/2010/08/29/157/Sinabung-Lagi2.jpg

Rumah-rumah di sekitar Gunung Sinabung tampak sepi. Warga memutuskan untuk mengungsi menyusul letusan yang diiringi pijaran api.


http://images.detik.com/content/2010/08/29/157/Sinabung-Lagi3.jpg


Debu yang bersumber dari Gunung Sinabung telah menyebar di desa Rumah Pilpil, Bandar Baru dan Bukum, Kecamatan Sibolangit yang berjarak sekitar 40 kilometer dari Gunung Sinabung.


http://images.detik.com/content/2010/08/29/157/Sinabung-Lagi4.jpg

Beberapa warga menyaksikan asap tebal disertai debu berbau belerang yang keluar dari kawah gunung.

http://images.detik.com/content/2010/08/29/157/Sinabung-Lagi5.jpg

Suasana di sekitar Gunung Sinabung lengang. Warga memilih mengungsi ke tempat yang lebih aman, yakni di Kecamatan Berastagi dan Kecamatan Kabanjahe.

sumber :http://www.detiknews.com/read/2010/08/29/124101/1430415/10/empat-kecamatan-masuk-kategori-rawan?991102605

Foto Detik-Detik Meletusnya Gunung Sinabung


Gunung Sinabung akhirnya meletus, Minggu (29/8/2010) pukul 00.15 WIB. Inilah gambar yang terekam oleh fotografer Tribun Medan yang langsung terjun ke kawasan Gunung Sinabung sejak Jumat (27/8/2010) malam.
Terlihat muntahan larva pijar menyembur dari kawah Gunung Sinabung. Sekitar dua ribuan warga di kaki Gunung Sinabung mengungsi.Terlihat dalam gambar yang direkam fotografer Tribun Medan, ribuan warga menembus kegelapan malam sembari membekap tubuhnya dengan kain sarung seadanya demi menghindari larva pijar yang masih terus menyembur dari kawah Gunung Sinabung.
http://feeds2.feedburner.com/blogspot/Uyxg

HEBOH !! Gunung Sinabung Di Medan Keluarkan Asap



Gunung Sinabung dengan ketinggian 2.460 meter dari permukaan laut yang berada di Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mengeluarkan asap tebal. Aktivitas vulkanik gunung yang berjarak 86 kilo meter dari Medan ini meningkat sejak sore tadi.

Gunung yang berada di Desa Kuta Gugung, Kecamatan Simpang Empat, Kabupaten Karo, Sumatera Utara itu, sedang mengalami peningkatan aktivitas vulkanik.

Kepala Bidang Data dan Informasi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Wilayah I Medan Hendra Suwarta mengatakan, pihaknya memang mendapat informasi dari warga mengenai adanya peningkatan aktivitas vulkanik Gunung Sinabung.

Tetapi, BMKG tidak bisa memantau aktivitas vulaknik karena alat yang dimiliki hanya memantau gempa. Alat itu dipasang di Gunung Sibayak yang juga berada di Kabupaten Karo.

"Sementara ini, dari alat pemantau tidak ada gempa," kata Hendra. Berdasarkan informasi yang didapat BMKG, Gunung Sinabung mengeluarkan asap tebal sejak pukul 18.00 WIB.

Selain itu, berdasarkan informasi dari warga, tanah di kawasan itu juga ditutupi serbuk putih yang diduga berasal dari gunung. Hendra kembali memastikan, jika Gunung meletus akan menimbulkan getaran berupa gempa. Namun, hingga tadi malam, alat yang dimiliki BMKG tidak ada mencatat adanya gempa di Gunung Sinabung. 
 
 
http://fenz-capri.blogspot.com/2010/08/heboh-gunung-sinabung-di-medan.html