Tampilkan postingan dengan label Putih. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Putih. Tampilkan semua postingan

Aksi Pembakaran Alquran Setelah Perobekan Di Gedung Putih

Pembakaran Alquran Setelah Perobekan Di Gedung Putih. Di Nashville, negara bagian Tennessee Amerika, terjadi pembakaran Qur’an Sabtu (11/9) lalu. Dua penginjil evangelis menuang minyak dan membakar kitab suci umat Islam tersebut. Salah satu dari mereka, pengkhotbah Bob Old menyebut Islam agama palsu. Polisi tidak mengeluarkan perintah penahanan atas mereka. Sebelumnya, sekelompok kristen konservatif Amerika melancarkan aksi perobekan alquran di depan Gedung Putih. Satu-satunya alasan mengapa mereka tidak membakar al-Quran karena di tempat itu tak diizinkan menyalakan api, kata salah seorang dari enam aktivis kelompok itu.

Menurut mereka, serangan 11 September 2001 itu dilakukan berdasarkan al-Quran. Kelompok itu ingin mengakhiri “cerita bahwa Islam adalah agama yang cinta damai”. Polisi mencatat nama para aktivis namun tidak melakukan tindakan. Kelompok tersebut sengaja memasukkan potongan al-Quran ke kantung plastik “untuk tidak meninggalkan sampah”.Sementara di Gainesville Florida, yang beberapa hari lalu menjadi terkenal akibat seruan seorang pengkhotbah konservatif Terry Jones yang menetapkan 11 September sebagai Hari Bakar Qur’an Massal, tidak terjadi apapun.
Polisi dikerahkan untuk menjaga kawasan terutama di gereja Terry Jones. Jones sudah mengatakan menyusul permintaan pemerintah Amerika, tidak jadi menjalankan rencananya membakar 200 Qur’an.
sumber: voice of al-islam

http://anasarema.blogspot.com/2010/09/aksi-pembakaran-alquran-setelah.html

Antara Indonesia, Polandia dan Monaco, (Siapa Yang Duluan Menggunakan Merah Putih)

Polandia

Quote:
Bendera Polandia terdiri atas dua garis horizontal dengan lebar yang sama, bagian atas putih dan bagian bawah merah. Dua warna tersebut didefinisikan dalam konstitusi Polandia sebagai warna nasional.

Putih dan merah secara resmi diadopsi sebagai warna nasional pada tahun 1831. Hal itu didasarkan atas tincture (warna) khas dari lambang dua negara konstituen Persemakmuran Polandia-Lituania, yaitu Elang Putih dari Polandia dan The Pursuer of Lituania, seorang ksatria berkulit putih yang menunggangi kuda putih lengkap dengan perisai merah. Sebelum itu, tentara Polandia memakai kombinasi berbagai warna. Bendera nasional secara resmi diadopsi pada tahun 1919. Sejak tahun 2004, Polish Flag Day dirayakan pada tanggal 2 Mei.


source

Monaco
Quote:
Bendera nasional Monaco terdiri atas dua strip horizontal yang sama, merah (atas) dan putih (bawah). Warna Merah dan Putih sudah menjadi corak khas The House of Grimaldi paling tidak semenjak 1339, namun dengan desain yang berubah-ubah.. Desain dua warna diadopsi pada tanggal 4 April 1881, di bawah pimpinan Pangeran Charles III.

Bendera Monako yang asli (berbentuk sama dengan Bendera negara Monako tapi dengan gambar simbol negara versi sebelumnya di tengahnya) sudah digunakan sejak awal kerajaan ini berdiri, kecuali saat Monako di-aneksasi Perancis pada periode 1793-1814. Bentuknya kini yang lebih sederhana mulai digunakan sejak 4 April 1881.


source

Indonesia
Quote:
Bendera nasional Indonesia, yang dikenal sebagai Sang Saka Merah Putih ("Merah Putih") didasarkan pada bendera Kerajaan Majapahit pada abad ke-13 di Jawa Timur. Bendera itu sendiri diperkenalkan dan dikibarkan secara resmi di hadapan dunia pada upacara Hari Kemerdekaan Indonesia, tanggal 17 Agustus 1945. Desain bendera masih tetap sama sampai sekarang.

Warna merah putih berasal dari bendera Kerajaan Majapahit pada abad ke-13. Kemudian, warna-warna itu dihidupkan kembali oleh para mahasiswa dan para nasionalis di awal abad 20 sebagai ekspresi nasionalisme melawan Belanda. Bendera merah-putih dikibarkan untuk pertama kalinya di Jawa pada tahun 1928. Di bawah pemerintahan Belanda, bendera itu dilarang berkibar. Sistem ini diadopsi sebagai bendera nasional pada tanggal 17 Agustus 1945, ketika kemerdekaan diumumkan dan telah digunakan sejak saat itu.

Ada juga cerita lain tentang bendera Indonesia, yang secara signifikan berhubungan dengan bendera Belanda. Di bawah kolonialisme Belanda, setiap urusan menggunakan bendera Belanda (merah-putih-biru). Sedangkan bendera Indonesia dilarang digunakan. Sebagai simbol perlawanan terhadap Belanda, kaum nasionalis Indonesia dan gerakan kemerdekaan merobek bendera Belanda. Mereka merobek bagian bawah bendera, dan memisahkan warna merah dan putih dari warna biru. Alasan utamanya adalah karena biru pada bendera Belanda dipahami sebagai berdiri untuk aristokrasi "berdarah biru". Sebaliknya, warna merah mewakili darah yang tertumpah dalam Perang Kemerdekaan, sedangkan putih bisa dipahami untuk melambangkan kemurnian Indonesia.

Nama resminya adalah Sang Merah Putih sesuai dengan Pasal 35 UUD 1945. Bendera ini juga biasa disebut Bendera Merah Putih, Sang Dwiwarna, atau Sang Saka Merah Putih. Bendera Pusaka adalah bendera yang dikibarkan di depan rumah Soekarno beberapa saat setelah dia memproklamasikan kemerdekaan Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945. Bendera Pusaka ini adalah dijahit oleh Ibu Fatmawati Soekarno, dan dikibarkan setiap tahun di depan istana presiden pada saat upacara hari kemerdekaan. Namun, karena dianggap terlalu rapuh, Bendera Pusaka dikibarkan untuk yang terakhir kalinya pada 17 Agustus 1968.

Merah berarti keberanian, sedangkan putih berarti kemurnian. merah tersebut merupakan tubuh manusia atau kehidupan fisik, sedangkan putih melambangkan jiwa manusia atau kehidupan rohani. Bersama-sama mereka berdiri untuk melengkapi manusia.

Secara tradisional, sebagian besar masyarakat Indonesia telah menggunakan merah dan putih sebagai warna suci mereka, pencampuran warna gula (warna merah berasal dari gula kelapa atau Gula aren) dan beras (berwarna putih). Sampai hari ini, keduanya merupakan komponen utama masakan Indonesia setiap hari. Rupanya, penduduk Kerajaan Majapahit juga menggunakan konsep ini dan dirancang sebagai bendera merah dan putih.

Note : Kerajaan majapahit berdiri tahun 1293




source

KESIMPULANNYA


Polandia menggunakan corak bendera putih-merah pada tahun 1831
Monaco menggunakan corak bendera merah-putih pada tahun 1339 (itupun desainnya masih berubah-ubah)
INDONESIA, menggunakan corak bendera MERAH PUTIH sejak jaman Kerajaan Majapahit berdiri tahun 1293!!

INDONESIA adalah yang PERTAMAX menggunakan bendera MERAH PUTIH dan tidak pernah mengalami perubahan desain bendera. Walaupun sering terjadi pergolakan di dalam negeri, perubahan sistem pemerintahan, penjajahan oleh kaum imperialisme, MERAH PUTIH akan tetap berkibar!! MERDEKA!!!!

Sumber:http://www.mamasipenk.co.cc

Uniknya Monyet Putih, Sang Penghuni Bukit Berbatu Di Madagaskar






Ini Kura-Kura Lupa Pakai Baju Atau Warnanya Emang Putih ..???


Mungkin terlihat seperti seekor kalkun yang baru saja dikuliti dan siap dipanggang. Namun hewan unik ini sesungguhnya adalah seekor kura-kura albino yang sangat langka. Kura-kura ini ditemukan di tepi sungai kuning di propinsi Henan, Cina.






Kura-kura putih punya tempat tersendiri di dalam kebudayaan Cina. Novel klasik "perjalanan ke barat" yang menceritakan kisah Sun Go Kong dan teman-temannya pernah menceritakan tentang satu dewa yang diubah menjadi kura-kura putih besar setelah melakukan kesalahan.

Namun, tidak seperti karakter dalam novel itu, Kura-kura putih ini hanya memiliki panjang 40 cm dan berat 6.5 kg. Tubuhnya berwarna putih dan dihiasi dengan bercak merah jambu pudar.


sumber :http://berita-aneh.blogspot.com/2010/08/kura-kura-putih-langka.html

Tahukah Anda Kalau Nasi Putih Tidak Sehat..?

 

Hidangan Bak Kut Teh dengan nasi dan sayur asin
VIVAnews - Mengkonsumsi nasi putih sudah menjadi makanan pokok masyarakat Indonesia. Namun Peneliti dari Universitas Harvard menemukan bahwa mengkonsumsi nasi putih sangat tidak sehat untuk para penderita diabetes. Lalu, makanan apa yang bisa menggantikan nasi putih?
Seperti dikutip dari laman Genius Beauty, peneliti menyatakan bahwa beras merah bisa menggantikan nasi putih, bahkan menurunkan risiko diabetes hingga 16 persen.
Mengganti nasi putih dengan beras merah merupakan salah satu cara terbaik menekan peningkatan gula darah. Alasannya, nasi halus atau putih bisa meningkatan kadar gula darah Anda.
Studi ini dilakukan di AS yang melibatkan lebih dari 200 ribu orang. Hasil penelitian, ditemukan bahwa porsi makan 150 gram beras putih lebih dari lima kali seminggu meningkatkan risiko diabetes sebesar 17 persen dibandingkan dengan orang-orang yang makan hanya satu porsi nasi dalam sebulan.
Hal ini dijelaskan oleh fakta bahwa beras merah kaya serat yang bisa digunakan untuk diet. Penggilingan beras coklat menghapus sebagian besar serat tersebut, sehingga kadar glukosa darah lebih tinggi.
Beras putih lebih sehat daripada beras putih dilihat dari konten serat dan nutrisi. Bran atau bekatul dari gabah mengandung vitamin B, mineral, serat, asam folat, juga kaya kalium, seng, tembaga, dan yodium. Selain itu beras pecah kulit memiliki rasa kacang ringan.
Jadi pecinta nasi putih harus beralih ke beras merah dan biji-bijian lainnya. Para peneliti merekomendasikan mereka yang suka makan banyak nasi putih untuk menggantinya dengan beras merah. (sj)



Sejarah Bendera Merah Putih


Bila kita melihat deretan bendera yang dikibarkan dari berpuluh-puluh bangsa di atas tiang, maka terlintas di hati kita bahwa masing-masing warna atau gambar yang terdapat di dalamnya mengandung arti, nilai, dan kepribadian sendiri-sendiri, sesuai dengan riwayat bangsa masing-masing.
Demikian pula dengan bendera merah putih bagi Bangsa Indonesia. Warna merah dan putih mempunyai arti yang sangat dalam, sebab kedua warna tersebut tidak begitu saja dipilih dengan cuma–cuma, melainkan melalui proses sejarah yang begitu panjang dalam perkembangan Bangsa Indonesia.
1. Menurut sejarah, Bangsa Indonesia memasuki wilayah Nusantara ketika terjadi perpindahan orang-orang Austronesia sekitar 6000 tahun yang lalu datang ke Indonesia Timur dan Barat melalui tanah Semenanjung dan Philipina. Pada zaman itu manusia memiliki cara penghormatan atau pemujaan terhadap matahari dan bulan. Matahari dianggap sebagai lambang warna merah dan bulan sebagai lambang warna putih. Zaman itu disebut juga zaman Aditya Candra. Aditya berarti matahari dan Candra berarti bulan. Penghormatan dan pemujaan tidak saja di kawasan Nusantara, namun juga di seluruh Kepulauan Austronesia, di Samudra Hindia, dan Pasifik.
Sekitar 4000 tahun yang lalu terjadi perpindahan kedua, yaitu masuknya orang Indonesia kuno dari Asia Tenggara dan kemudian berbaur dengan pendatang yang terlebih dahulu masuk ke Nusantara. Perpaduan dan pembauran inilah yang kemudian melahirkan turunan yang sekarang kita kenal sebagai Bangsa Indonesia.
Pada Zaman itu ada kepercayaan yang memuliakan zat hidup atau zat kesaktian bagi setiap makhluk hidup yaitu getah-getih. Getah-getih yang menjiwai segala apa yang hidup sebagai sumbernya berwarna merah dan putih. Getah tumbuh-tumbuhan berwarna putih dan getih (dalam Bahasa Jawa/Sunda) berarti darah berwarna merah, yaitu zat yang memberikan hidup bagi tumbuh-tumbuhan, manusia, dan hewan. Demikian kepercayaan yang terdapat di Kepulauan Austronesia dan Asia Tenggara.
2. Pada permulaan masehi selama 2 abad, rakyat di Kepulauan Nusantara mempunyai kepandaian membuat ukiran dan pahatan dari kayu, batu, dan lainnya, yang kemudian ditambah dengan kepandaian mendapat pengaruh dari kebudayaan Dong Song dalam membuat alat-alat dari logam terutama dari perunggu dan besi. Salah satu hasil yang terkenal ialah pembuatan gendering besar dari perunggu yang disebut nekara dan tersebar hampir di seluruh Nusantara. Di Pulau Bali gendering ini disebut Nekara Bulan Pajeng yang disimpan dalam pura. Pada nekara tersebut diantaranya terdapat lukisan orang menari dengan hiasan bendera dan umbul-umbul dari bulu burung. Demikian juga di Gunung Kidul sebelah selatan Yogyakarta terdapat kuburan berupa waruga dengan lukisan bendera merah putih berkibar di belakang seorang perwira menunggang kerbau, seperti yang terdapat di kaki Gunung Dompu.
Sejak kapan bangsa-bangsa di dunia mulai memakai bendera sebagai identitas bangsanya? Berdasarkan catatan sejarah dapat dikemukakan bahwa awal mula orang menggunakan bendera dimulai dengan memakai lencana atau emblem, kemudian berkembang menjadi tanda untuk kelompok atau satuan dalam bentuk kulit atau kain yang dapat berkibar dan mudah dilihat dari jauh. Berdasarkan penelitian akan hasil-hasil benda kuno ada petunjuk bahwa Bangsa Mesir telah menggunakan bendera pada kapal-kapalnya, yaitu sebagai batas dari satu wilayah yang telah dikuasainya dan dicatat dalam daftar. Demikian juga Bangsa Cina di zaman kaisar Chou tahun 1122 sebelum masehi.
Bendera itu terikat pada tongkat dan bagian puncaknya terdapat ukiran atau totem, di bawah totem inilah diikatkan sepotong kain yang merupakan dekorasi. Bentuk semacam itu didapati pada kebudayaan kuno yang terdapat di sekitar Laut Tengah. Hal itu diperkuat juga dengan adanya istilah bendera yang terdapat dalam kitab Injil. Bendera bagi raja tampak sangat jelas, sebab pada puncak tiang terdapat sebuah symbol dari kekuasaan dan penguasaan suatu wilayah taklukannya. Ukiran totem yang terdapat pada puncak atau tiang mempunyai arti magis yang ada hubungnnya dengan dewa-dewa. Sifat pokok bendera terbawa hingga sekarang ini.
Pada abad XIX tentara napoleon I dan II juga menggunakan bendera dengan memakai lambang garuda di puncak tiang. Perlu diingat bahwa tidak semua bendera mempunyai arti dan ada hubungannya dengan religi. Bangsa Punisia dan Yunani menggunakan bendera sangat sederhana yaitu untuk kepentingan perang atau menunjukkan kehadiran raja atau opsir, dan juga pejabat tinggi negara. Bendera Yunani umumnya terdiri dari sebuah tiang dengan kayu salib atau lintang yang pada puncaknya terdapat bulatan. Dikenal juga perkataan vaxillum (kain segi empat yang pinggirnya berwarna ungu, merah, atau biru) digantung pada kayu silang di atas tombak atau lembing.
Ada lagi yang dinamakan labarum yang merupakan kain sutra bersulam benang emas dan biasanya khusus dipakai untuk Raja Bangsa Inggris menggunakan bendera sejak abad VIII. Sampai abad pertengahan terdapat bendera yang menarik perhatian yaitu bendera “gunfano” yang dipakai Bangsa Germania, terdiri dari kain bergambar lencana pada ujung tombak, dan dari sinilah lahir bendera Prancis yang bernama “fonfano”.
Bangsa Viking hampir sama dengan itu, tetapi bergambar naga atau burung, dikibarkan sebagai tanda menang atau kalah dalam suatu pertempuran yang sedang berlangsung. Mengenai lambang-lambang yang menyertai bendera banyak juga corak ragamnya, seperti Bangsa Rumania pernah memakai lambang burung dari logam, dan Jerman kemudian memakai lambang burung garuda, sementara Jerman memakai bendera yang bersulam gambar ular naga.

Tata cara pengibaran dan pemasangan bendera setengah tiang sebagai tanda berkabung, kibaran bendera putih sebagai tanda menyerah (dalam peperangan) dan sebagai tanda damai rupanya pada saat itu sudah dikenal dan etika ini sampai sekarang masih digunakan oleh beberapa Negara di dunia.
3. Pada abad VII di Nusantara ini terdapat beberapa kerajaan. Di Jawa, Sumatra, Kalimantan, dan pulau-pulau lainnya yang pada hakikatnya baru merupakan kerajaan dengan kekuasaan terbatas, satu sama lainnya belum mempunyai kesatuan wilayah. Baru pada abad VIII terdapat kerajaan yang wilayahnya meliputi seluruh Jawa yaitu Kerajaan Mataram Kuno yang berlangsung sampai abad XII. Salah satu peninggalannya adalah Candi Borobudur , dibangun pada tahun 824 Masehi dan pada salah satu dindingnya terdapat “pataka” di atas lukisan dengan tiga orang pengawal membawa bendera merah putih sedang berkibar. Kata dwaja atau pataka sangat lazim digunakan dalam kitab jawa kuno atau kitab Ramayana. Gambar pataka yang terdapat pada Candi Borobudur, oleh seorang pelukis berkebangsaan Jerman dilukiskan dengan warna merah putih. Pada Candi Prambanan di Jawa Tengah juga terdapat lukisan Hanoman terbakar ekornya yang melambangkan warna merah (api) dan warna putih pada bulu badannya. Hanoman = kera berbulu putih. Hal tersebut sebagai peninggalan sejarah di abad X yang telah mengenal warna merah dan putih.
Prabu Erlangga, digambarkan sedang mengendarai burung besar, yaitu Burung Garuda yang juga dikenal sebagau burung merah putih. Denikian juga pada tahun 898 sampai 910 Raja Balitung yang berkuasa untuk pertama kalinya menyebut dirinya sebagai gelar Garuda Muka, maka sejak masa itu warna merah putih maupun lambang Garuda telah mendapat tempat di hati Rakyat Indonesia.
4. Kerajaan Singosari berdiri pada tahun 1222 sampai 1292 setelah Kerajaan Kediri, mengalami kemunduran. Raja Jayakatwang dari Kediri saat melakukan pemberontakan melawan Kerajaan Singosari di bawah tampuk kekuasaan Raja Kertanegara sudah menggunakan bendera merah – putih , tepatnya sekitar tahun 1292. Pada saat itu tentara Singosari sedang dikirim ke Semenanjung Melayu atau Pamelayu. Jayakatwang mengatur siasat mengirimkan tentaranya dengan mengibarkan panji – panji berwarna merah putih dan gamelan kearah selatan Gunung Kawi. Pasukan inilah yang kemudian berhadapan dengan Pasukan Singosari, padahal pasukan Singosari yang terbaik dipusatkan untuk menghadang musuh di sekitar Gunung Penanggungan. Kejadian tersebut ditulis dalam suatu piagam yang lebih dikenal dengan nama Piagam Butak. Butak adalah nama gunung tempat ditemukannya piagam tersebut terletak di sebelah selatan Kota Mojokerto. Pasukan Singosari dipimpin oleh R. Wijaya dan Ardaraja (anak Jayakatwang dan menantu Kertanegara). R. Wijaya memperoleh hadiah sebidang tanah di Desa Tarik, 12 km sebelah timur Mojokerto. Berkibarlah warna merah – putih sebagai bendera pada tahun 1292 dalam Piagam Butak yang kemudian dikenal dengan piagam merah – putih, namun masih terdapat salinannya. Pada buku Paraton ditulis tentang Runtuhnya Singosari serta mulai dibukanya Kerajaan Majapahit dan pada zaman itu pula terjadinya perpaduan antara Ciwaisme dengan Budhisme.
5. Demikian perkembangan selanjutnya pada masa kejayaan Kerajaan Majapahit, menunjukkan bahwa putri Dara Jingga dan Dara Perak yang dibawa oleh tentara Pamelayu juga mangandung unsur warna merah dan putih (jingga=merah, dan perak=putih). Tempat raja Hayam Wuruk bersemayam, pada waktu itu keratonnya juga disebut sebagai keraton merah – putih, sebab tembok yang melingkari kerajaan itu terdiri dari batu bata merah dan lantainya diplester warna putih. Empu Prapanca pengarang buku Negarakertagama menceritakan tentang digunakannya warna merah – putih pada upacara kebesaran Raja Hayam Wuruk. Kereta pembesar – pembesar yang menghadiri pesta, banyak dihiasi merah – putih, seperti yang dikendarai oleh Putri raja Lasem. Kereta putri Daha digambari buah maja warna merah dengan dasar putih, maka dapat disimpulkan bahwa zaman Majapahit warna merah – putih sudah merupakan warna yang dianggap mulia dan diagungkan. Salah satu peninggalan Majapahit adalah cincin warna merah putih yang menurut ceritanya sabagai penghubung antara Majapahit dengan Mataram sebagai kelanjutan. Dalam Keraton Solo terdapat panji – panji peninggalan Kyai Ageng Tarub turunan Raja Brawijaya yaitu Raja Majapahit terakhir. Panji – panji tersebut berdasar kain putih dan bertuliskan arab jawa yang digaris atasnya warna merah. Hasil penelitian panitia kepujanggaan Yogyakarta berkesimpulan antara lain nama bendera itu adalah Gula Kelapa . dilihat dari warna merah dan putih. Gula warna merah artinya berani, dan kelapa warna putih artinya suci.
6. Di Sumatra Barat menurut sebuah tambo yang telah turun temurun hingga sekarang ini masih sering dikibarkan bendera dengan tiga warna, yaitu hitam mewakili golongan penghulu atau penjaga adat, kuning mewakili golongan alim ulama, sedangkan merah mewakili golongan hulu baling. Ketiga warna itu sebenarnya merupakan peninggalan Kerajaan Minang pada abad XIV yaitu Raja Adityawarman. Juga di Sulawesi di daerah Bone dan Sopeng dahulu dikenal Woromporang yang berwarna putih disertai dua umbul – umbul di kiri dan kanannya. Bendera tersebut tidak hanya berkibar di daratan, tetapi juga di samudera , di atas tiang armada Bugis yang terkenal. Bagi masyarakat Batak terdapat kebudayaan memakai ulos semacam kain yang khusus ditenun dengan motif tersendiri. Nenek moyang orang Batak menganggap ulos sebgai lambang yang akan mendatangkan kesejahteraan jasmani dan rohani serta membawa arti khusus bagi yang menggunakannya. Dalam aliran animisme Batak dikenal dengan kepercayaan monotheisme yang bersifat primitive, bahwa kosmos merupakan kesatuan tritunggal, yaitu benua atas dilambangkan dengan warna merah dan benua bawah dilambangkan dengan warna hitam. Warna warna ketiga itu banyak kita jumpai pada barang-barang yang suci atau pada hiasan-hiasan rumah adat. Demikian pula pada ulos terdapat warna dasar yang tiga tadi yaitu hitam sebagai warna dasar sedangkan merah dan putihnya sebagai motif atau hiasannya. Di beberapa daerah di Nusantara ini terdapat kebiasaan yang hampir sama yaitu kebiasaan memakai selendang sebagai pelengkap pakaian kaum wanita. Ada kalanya pemakaian selendang itu ditentukan pemakaiannya pada setiap ada upacara – upacara, dan sebagian besar dari moti-motifnya berwarna merah dan putih.
7. Ketika terjadi perang Diponegoro pada tahun 1825-1830 di tengah – tengah pasukan Diponegoro yang beribu – ribu juga terlihat kibaran bendera merah – putih, demikian juga di lereng – lereng gunung dan desa – desa yang dikuasai Pangeran Diponegoro banyak terlihat kibaran bendera merah – putih. Ibarat gelombang samudera yang tak kunjung reda perjuangan Rakyat Indonesia sejak zaman Sriwijaya, Majapahit, putra – putra Indonesia yang dipimpin Sultan Agung dari Mataram, Sultan Ageng Tirtayasa dari Banten, Sultan Hasanudin, Sisingamangaraja, Tuanku Imam Bonjol, Teuku Umar, Pangeran Antasari, Pattimura, Diponegoro dan banyak lagi putra Indonesia yang berjuang untuk mempertahankan kedaulatan bangsa, sekalipun pihak penjajah dan kekuatan asing lainnya berusaha menindasnya, namun semangat kebangsaan tidak terpadamkan.
Pada abad XX perjuangan Bangsa Indonesia makin terarah dan menyadari akan adanya persatuan dan kesatuan perjuangan menentang kekuatan asing, kesadaran berbangsa dan bernegara mulai menyatu dengan timbulnya gerakan kebangsaan Budi Utomo pada 1908 sebagai salah satu tonggak sejarah.
Kemudian pada tahun 1922 di Yogyakarta berdiri sebuah perguruan nasional Taman Siswa dibawah pimpinan Suwardi Suryaningrat. Perguruan itu telah mengibarkan bendera merah putih dengan latar dasar warna hijau yang tercantum dalam salah satu lagu antara lain : Dari Barat Sampai ke Timur, Pulau-pulau Indonesia, Nama Kamu Sangatlah Mashur Dilingkungi Merah-putih. Itulah makna bendera yang dikibarkan Perguruan Taman Siswa.
Ketika terjadi perang di Aceh, pejuang – pejuang Aceh telah menggunakan bendera perang berupa umbul-umbul dengan warna merah dan putih, di bagian belakang diaplikasikan gambar pedang, bulan sabit, matahari, dan bintang serta beberapa ayat suci Al Quran.
Para mahasiswa yang tergabung dalam Perhimpunan Indonesia yang berada di Negeri Belanda pada 1922 juga telah mengibarkan bendera merah – putih yang di tengahnya bergambar kepala kerbau, pada kulit buku yang berjudul Indonesia Merdeka. Buku ini membawa pengaruh bangkitnya semangat kebangsaan untuk mencapai Indonesia Merdeka.
Demikian seterusnya pada tahun 1927 berdiri Partai Nasional Indonesia dibawah pimpinan Ir. Soekarno yang bertujuan mencapai kemerdekaan bagi Bangsa Indonesia. Partai tersebut mengibarkan bendera merah putih yang di tengahnya bergambar banteng.
Kongres Pemuda pada tahun 1928 merupakan detik yang sangat bersejarah dengan lahirnya “Sumpah Pemuda”. Satu keputusan sejarah yang sangat berani dan tepat, karena kekuatan penjajah pada waktu itu selalu menindas segala kegiatan yang bersifat kebangsaan. Sumpah Pemuda tersebut adalah tidak lain merupakan tekad untuk bersatu, karena persatuan Indonesia merupakan pendorong ke arah tercapainya kemerdekaan. Semangat persatuan tergambar jelas dalam “Poetoesan Congres Pemoeda – Pemoeda Indonesia” yang berbunyi :
Pertama : KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE
BERTOEMPAH DARAH YANG SATOE, TANAH AIR INDONESIA
Kedua : KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA MENGAKOE
BERBANGSA YANG SATOE, BANGSA INDONESIA
Ketiga : KAMI POETRA DAN POETRI INDONESIA
MENDJOENDJOENG BAHASA PERSATOEAN, BAHASA
INDONESIA
Pada kongres tersebut untuk pertama kalinya digunakan hiasan merah – putih tanpa gambar atau tulisan, sebagai warna bendera kebangsaan dan untuk pertama kalinya pula diperdengarkan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Pada saat kongres pemuda berlangsung, suasana merah – putih telah berkibar di dada peserta, yang dibuktikan dengan panitia kongres mengenakan “kokarde” (semacam tanda panitia) dengan warna merah putih yang dipasang di dada kiri. Demikian juga pada anggota padvinder atau pandu yang ikut aktif dalam kongres menggunakan dasi berwarna merah – putih. Kegiatan pandu, suatu organisasi kepanduan yang bersifat nasional dan menunjukkan identitas kebangsaan dengan menggunakan dasi dan bendera merah – putih.
Perlu disadari bahwa Polisi Belanda (PID) termasuk Van der Plass tokohnya sangat ketat memperhatikan gerak – gerik peserta kongres, sehingga panitia sangat berhati-hati serta membatasi diri demi kelangsungan kongres. Suasana merah putih yang dibuat para pandu menyebabkan pemerintah penjajah melarang dilangsungkannya pawai pandu, khawatir pawai bisa berubah menjadi semacam penggalangan kekuatan massa.
Pengibaran Bendera Merah-putih dan lagu kebangsaan Indonesia Raya dilarang pada masa pendudukan Jepang, karena ia mengetahui pasti bahwa hal tersebut dapat membangkitkan semangat kebangsaan yang nantinya menuju pada kemerdekaan. Kemudian pada tahun 1944 lagu Indonesia Raya dan Bendera Merah-putih diizinkan untuk berkibar lagi setelah kedudukan Jepang terdesak. Bahkan pada waktu itu pula dibentuk panitia yang bertugas menyelidiki lagu kebangsaan serta arti dan ukuran bendera merah-putih.
Detik-detik yang sangat bersejarah adalah lahirnya Negara Kesatuan Republik Indonesia pada 17 Agustus 1945. Setelah pembacaan teks proklamasi, baru dikibarkan bendera merah-putih, yang kemudian disahkan pada 18 Agustus 1945. Bendera yang dikibarkan tersebut kemudian ditetapkan dengan nama Sang Saka Merah Putih.
Kemudian pada 29 September 1950 berkibarlah Sang Merah Putih di depan Gedung Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai pengakuan kedaulatan dan kemerdekaan Bangsa Indonesia oleh badan dunia.
Bendera merah-putih mempunyai persamaan dengan bendera Kerajaan Monako, yaitu sebuah Negara kecil di bagian selatan Prancis, tapi masih ada perbedaannya. Bendera Kerajaan Monako di bagian tengah terdapat lambang kerajaan dan ukurannya dengan perbandingan 2,5 : 3, sedangkan bendera merah putih dengan perbandingan 2 : 3 (lebar 2 meter, panjang 3 meter) sesuai Peraturan Pemerintah No. 40 tahun 1958. Kerajaan Monako menggunakan bendera bukan sebagai lambang tertinggi karena merupakan sebuah kerajaan, sedangkan bagi Indonesia bendera merah putih merupakan lambang tertinggi.





sumber : http://misteri-us.blogspot.com/2010/04/misteri-sejarah-bendera-merah-putih.html

Heboh!! Dua Objek Putih Misterius Di Atas Klaten Tertangkap Google Earth

Saya mendapat pertanyaan menarik. Email di bawah ini berasal dari Rizka Wibowo (middlefinger_slo@yahoo.com). Isinya mengenai objek putih besar yang tertangkap Google Earth melayang di atas kota Klaten.


Hallo bang enigma...
Nama gw Rizka n beberapa hari yang lalu gw nyoba surfing di Google Earth and akhirnya gw menemukan 2 benda yang sangat (bagi Gw) misterius..


Benda ini terlihat seperti terbang diatas kota ini (Klaten- Jateng). Bentuknya agak unik dan aneh, yang satu panjang dan yang satu pendek.



white image 1


White image 2

Persamaan diantara keduanya adalah benda ini sama-sama memantulkan cahaya yang sangat terang apabila dibandingkan dengan pantulan dari benda/bangunan apapun disekitarnya. Kemudian benda ini seperti menuju pada arah yang sama, dan kedua benda ini apabila dizoom sama-sama memiliki bayangan disekitarnya....

Gw bingung n sampai gw liat blog lu..nah, gw pengen sharing ama lu mengenai apa sebenarnya benda ini?


Apalagi benda ini menurut gw BUKAN MERUPAKAN BANGUNAN dan apabila dibandingkan dengan bawahnya, benda ini menimpa dan mengambang di atas bangunan-bangunan lain di kota tersebut.


Kira-kira bisa menjelaskan gak?


Tolong ya bro...n afterall thanks b4...oke


Catatan :

Pertama, screen shot di atas bukan hasil rekayasa. Saya sendiri telah mengkonfirmasinya dengan google earth dan kedua objek putih tersebut memang ada. Kalian juga bisa mengeceknya di kordinat di bawah ini :

White Image 1 : 7°42'19.88"S 110°35'58.15"E

White Image 2 : 7°42'36.10"S 110°36'7.75"E

Objek apakah itu ?

Jika kita membandingkannya dengan rumah di bawah, maka kita bisa menyimpulkan kedua objek tersebut berukuran besar. Melihat dari arah dan susunannya yang tidak beraturan, jelas objek tersebut bukan bagian dari bangunan di darat. Objek itu juga menutupi bangunan di bawahnya sehingga kita bisa menyimpulkan bahwa objek putih tersebut berada di atas rumah-rumah, atau bisa kita sebut melayang/terbang di atas rumah.

Lalu pertanyaannya adalah, apakah ada dua kapal induk raksasa tidak dikenal sedang terbang di atas kota Klaten ? Saya tidak bisa memastikannya. Tapi saya punya teori.

Sebelumnya, mari kita lihat beberapa fakta menarik mengenai kedua objek di foto itu. Pertama, kita akan melihat persamaan diantara kedua objek tersebut.

Kita tahu bahwa keduanya berwarna putih. Lalu keduanya memiliki lekuk yang mirip walaupun panjangnya berbeda. Keduanya sama-sama memiliki bagian ujung satu yang lebih gelap dibanding ujung lainnya. Keduanya juga memiliki bayangan yang kalau dalam film sci fi seperti perisai medan energi yang melindungi pesawat dari serangan musuh. Dan terakhir. Kedua objek tersebut sama-sama ada di atas Klaten dengan jarak yang tidak terlalu jauh.

Namun, ketika saya melihat dua gambar tersebut, saya merasa kalau itu bukan objek terbang tak dikenal. Jika gambar google earth ini adalah sebuah foto, maka bagi saya, dua objek putih tersebut terlihat seperti tumpahan cat putih.

Perkiraan saya, kedua objek putih tersebut adalah gambar satelit yang rusak.

Saya pernah membaca beberapa kasus dimana terdapat foto google earth yang rusak dan menimbulkan kesalahpahaman. Tapi memang saya tidak pernah tahu ada kasus kerusakan foto yang menyebabkan adanya objek putih seperti foto di atas. Biasanya kerusakan hanya berupa garis patah pada foto, warna yang tidak jelas, blur dan lain-lain.

Tapi bisa saja ini contoh kerusakan yang baru. Bukti lain yang membuat saya semakin yakin adalah : saya juga menemukan dua objek putih mirip di sekitar kota Klaten. Saya beri nama White Image 3 dan White Image 4. Ini kordinatnya :

White Image 3 : 7°42'42.22"S 110°36'43.58"E
White Image 4 : 7°42'36.21"S 110°36'36.87"E


Saya berusaha mengambil screen shot masing-masing image dari jarak dekat, namun sepertinya fotonya blur sehingga kalian harus puas dengan foto jarak jauh tersebut. Tapi kalian bisa mengeceknya sendiri lewat google earth lewat kordinat yang sudah saya berikan di atas.

Jika saya menyatukan keempat objek putih tersebut, maka susunannya akan menjadi sebagai berikut.


Dua objek putih yang saya temukan juga memiliki karakteristik sama, yaitu memiliki bayangan perisai medan energi yang juga dimiliki White Image 1 dan 2. Karena itu saya semakin yakin kalau objek-objek putih tersebut adalah foto yang rusak.

Tapi, ini tentu saja hanya perkiraan. Karena saya tidak mengerti cara kerja google earth menampilkan foto bumi, maka saya tidak bisa memastikannya.

Lalu, saya memutuskan untuk menggunakan cara pemecahan yang lebih akurat.

Yang saya maksud adalah dengan langsung bertanya kepada sang pembuat Google Earth, yaitu Google sendiri. Mereka mengerti seluk beluk software yang mereka buat, pasti mereka lebih mengerti soal ini.

Jadi, pada jam 11 malam kemarin. saya mengirim dua email mengenai persoalan ini. Satu kepada google earth support center, dan satu lagi kepada google earth blog, sebuah blog yang membahas seluk beluk google earth (walaupun tidak terafiliasi langsung dengan goole).

Pagi ini, ketika saya memeriksa inbox email, saya menemukan keduanya telah memberikan email balasan.

Email pertama, datang dari earth.support@google.com

Laporan saya telah diterima dengan nomor laporan #609097673. Tapi, jawaban yang diberikan sepertinya hanya merupakan jawaban standar perusahaan dan diberikan oleh sistem komputer otomatis dengan kalimat yang itu-itu saja. Namun, ada kalimat yang menarik dari jawaban itu, yaitu :

"We're aware that the imagery for some areas may appear blurry, contain cloud coverage, appear slightly discolored or out of focus. We strive to provide the clearest data possible so it's likely that better resolution data is currently unavailable from our data providers. Once it becomes available, we'll surely update our database."

Jadi, google juga menyadari adanya kemungkinan gambar rusak yang dideskripsikannya dengan kata : "blurry, contain cloud coverage, appear slightly discolored or out of focus".

Sedangkan dari Google earth blog, saya mendapatkan jawaban dari Mickey Mellen (mickey@gearthblog.com). Kali ini, yang menjawab memang manusia, bukan sistem komputer.

Ini foto Mickey Mallen. Dalam google earth blog disebutkan bahwa Mickey telah terlibat dalam google earth sejak diluncurkan pertama kali. Ia juga pendiri dari Google Earth Hacks dan Digital Earth Blog. Jadi, paling tidak Mickey cukup mengerti soal Google Earth.


Ini jawaban dari Mickey :

"My best guess that it's just a distorted image of some kind. It might be a bad reflection off of something. It's hard to say for sure..."

"Perkiraan terbaik saya, itu adalah gambar sesuatu yang terganggu, mungkin juga refleksi buruk dari sesuatu. Susah untuk mengatakannya dengan pasti..."

Ternyata Mickey juga tidak yakin. Saya kira Mickey pasti juga kebingungan karena ia menggunakan kata "some kind" dan "something" dalam sebuah kalimat singkat. Mungkin ia memang belum pernah melihat kerusakan foto yang seperti ini.

Tapi, paling tidak, perkiraan Mickey sama dengan saya, yaitu gangguan pada foto/gambar. Walaupun kita berdua tidak bisa memastikan bagaimana kedua gangguan itu bisa tercipta.

Just a theory.

Mengapa Kita Dianjurkan Minum Air Putih ?


banyak dari kita minum air,.tapi bukan air putih melainkan sudah berbentuk racikan,..dan mengapa dokter menganjurkan kita untuk minum air putih
MEngapa kita harus minum air putih minimal 8 gelas sehari.
ini penjelasan ilmiah nya..

Well, sebenarnya jawabannya cukup "mengerikan" tetapi karena sebuah pertanyaan jujur harus dijawab dengan jujur, maka topik tersebut saya tampilkan dalam rubrik De Facto hari ini. Kira-kira 80% tubuh manusia terdiri dari air. Malah ada beberapa bagian tubuh kita yang memiliki kadar air di atas 80%. Dua organ paling penting dengan kadar air di atas 80% adalah : Otak dan Darah.

Otak memiliki komponen air sebanyak 90%, sementara darah memiliki Komponen air 95%. Jatah minum manusia normal sedikitnya adalah 2 liter sehari atau 8 gelas sehari. Jumlah di atas harus ditambah bila anda seorang perokok.

Air sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh kita lewat air seni, keringat, pernapasan, dan sekresi. Apa yang terjadi bila kita mengkonsumsi kurang dari 2 liter sehari...? Tentu tubuh akan menyeimbangkan diri. Caranya...? Dengan jalan "menyedot" air dari komponen tubuh sendiri. Dari otak...? Belum sampai segitunya! wihh bayangkan otak kering gimana jadinya..., melainkan dari sumber terdekat : darah. Darah yang disedot airnya akan menjadi kental. Akibat pengentalan darah ini, maka perjalanannya akan kurang lancar ketimbang yang encer. Saat melewati ginjal (tempat menyaring racun dari darah) ginjal akan bekerja extra keras menyaring darah. Dan karena saringan dalam ginjal halus, tidak jarang darah yang kental bisa menyebabkan perobekan pada glomerulus ginjal. Akibatnya, air seni anda berwarna kemerahan, tanda mulai bocornya saringan ginjal. Bila dibiarkan terus menerus, anda mungkin suatu saat harus menghabiskan 400.000 rupiah seminggu untuk cuci darah.

Eh, tadi saya sudah bicara tentang otak 'kan...? Nah saat darah kental mengalir lewat otak, perjalanannya agak terhambat. Otak tidak lagi "encer", dan karena sel-sel otak adalah yang paling boros mengkonsumsi makanan dan oksigen, lambatnya aliran darah ini bisa menyebabkan sel-sel otak cepat mati atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya..(ya wajarlah namanya juga kurang makan...). Bila ini ditambah dengan penyakit jantung (yang juga kerjanya tambah berat bila darah mengental...), maka serangan stroke bisa lebih lekas datang. Sekarang tinggal anda pilih : melakukan "investasi" dengan minum sedikitnya 8 gelas sehari - atau "membayar bunga" lewat sakit ginjal atau stroke. Anda yang pilih...!
TIPS dan Trick air minum sehat
Beberapa cara yang dapat dilakukan untuk memperoleh manfaat maksimal air adalah sebagai berikut:
1. Minum empat gelas air putih begitu terbangun untuk shalat shubuh
2. Berhenti mengonsumsi makanan selama 45 menit setelah minum air, baru kemudian boleh menyantap sarapan
3. Berhenti mengonsumsi makanan selama dua jam dalam bentuk apa pun setelah makan pagi, baik berbentuk cair maupun kasar. Hal yang sama juga dilakukan pada jam makan siang dan malam
4. Setelah makan malam tidak boleh mengonsumsi apa pun
5. Jika empat gelas air putih dirasa terlalu berat, terutama bagi yang telah lanjut usia, dapat digantikan sedikit demi sedikit dan berhatap sampai dapat menghabiskan empat gelas sekaligus.

sumber: kaskus.us

Heboh!! Paus Putih Pandai Melukis


Paus Beluga atau yang biasa di sebut Paus Putih berhabitat di perairan kutub utara ini, kini menjadi artis melukis di ocenarium di China.
Paus yang bernama Xiao Qiang itu pertama kali memulai untuk melukis saat ia menemukan kuas yang ditinggalkan pengunjung. Setelah itu ia mulai untuk melukis.
“Dia sudah menunjukkan ketertarikan untuk melukis, sekarang kami hanya memberikannya kuas dan memegang kertas, sementara ia melukis dengan mulutnya,” ujar pelatih Zhang Yong.
“Warna favoritnya adalah biru dan ia paling senang menggambar pemandangan laut,” lanjutnya.
Para ahli mengatakan bahwa Paus Putih, lebih dikenal sebagai kenari, laut karena ciri khas dari lengkingan suaranya yang tinggi, memiliki jaringan halus pada mulutnya dibandingkan paus lainnya, sehingga Xiao Qiang bisa menggunakan kuas.
“Paus ini lebih pintar dibanding dengan jenis lainnya, ia juga suka bercanda dengan pelatihnya,” ujar Yong. Seperti dilansir web.orange.co.uk, Jumat (16/4/2010).
http://i.okezone.com/content/2010/04/16/214/323309/dBWCkFfSGR.jpg
sumber: okezone.com

Mengenal Apa itu Fosfor Putih ???


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEhe-KiNDlMhptirMbrUk0m057pVUoXr3xpyLP9496mvAGR34n3Z1GH6OwxSEB1f9raE1XOdaenOw45LFrCwvQ7e_BSmp7tmXD_TbjaqZPZGrsidRqUmKLTIyqMi3iibty2QTpKb4p6W5-U/s320/dst+2009-01-18,+09_13_41.gif


Seperti yang sudah saya bahas sebelumnya pada artikel menyibak rahasia senjata terlarang yang digunakan israel di gaza . Sekarang kita akan mencoba membahas mengenai fosfor putih atau yang lebih keren disebut WP (White Phosphorus atau lebih keren lagi disono disebut Willy Pete).


http://www.iran-press-service.com/ips/bm~pix/gaza-bombed~s600x600.jpg


Tujuan utama penggunaan WP ini adalah sebagai tanda bagi pasukan dimalam hari dan untuk tujuan pembakaran atau bom. Penggunaannya memang boleh didalam perang tetapi menjadi terlarang jika digunakan di kawasan penduduk atau daerah yang banyak penduduk sipil.

Penggunaan WP sudah dilakukan sejak Perang Dunia I –baca SEJARAH PENGGUNAAN FOSFOR PUTIH- WP yang banyak digunakan dalam militer adalah pyrophoric material yang bersifat mudah terbakar secara spontan, dan sangat aktif mudah bereaksi dengan oksigen.


Saat contact dengan udara terbuka WP akan menyala dan beroksidasi menjadi phosphorus pentoxide. Panas yang dihasilkan akibat reaksi ini meledak menjadi nyala api kuning dan menghasilkan asap putih yang tebal. Hal sama seperti tayangan televisi yangs ering ditampilkan pada berita tentang penyerangan israel ke jalur gaza.


http://www.venusproject.com/ethics_in_action/Depleted_Uranium_files/wt-phosphorus.jpg


MENGENAI WP
Fosfor merupakan sebuah unsur berasal dari bahasa Yunani kuno yaitu “phosphoros “. Ditemukan pada tahun 1669, ada dalam bentuk allotropic berwarna : putih (atau kuning), merah, dan hitam (atau violet). Biasanya fosfor dijumpai dalam bentuk lilin putih yang padat, dalam bentuk aslinya fosfor tidak berwarna dan transparant.


Tidak pernah ditemukan secara bebas dialam, fosfor biasanya terkandung dengan kombinasi mineral. Sumber dari WP ini adalah batu fosfor yang banyak ditemukan di Rusia, Maroko, Florida, Utah, Idaho, Tennessee.



AKIBATNYA BAGI MANUSIA.

WP jika mengenai manusia menyebakan luka bakar yang dalam dan menyakitkan luka bakar yang dihasilkan bisa sampai menembus tulang, ciri-ciri luka bakar yang dihasilkan tampak pada bagian necrotic dengan warna kekuning-kuningan dan bau seperti bawang putih. Banyak yang meyakini bahwa luka bakar akibat WP ini memakan waktu lama untuk disembuhkan.


Sifatnya yang terbakar karena kontak dengan udara terbuka, membuat terbakarnya kulit menjadi lama karena selama WP masih kontak dengan udara dia akan terus terbakar sampai materialnya benar-benar habis terbakar, hiiii..... coba bayangkan betapa ngerinya jika kita terkena bom WP. Coba bayangkan betapa menderitanya rakyat Gaza yang dihujani berton-ton Bom WP.

http://www.shivhariminerals.com/images/p_3.jpg



Beberapa negara menyarankan jika terkena WP. Harus segera dicuci menggunakan 0,5-2,0 % larutan tembaga sulfida. Tapi dalam keadaan perang begitu apakah masih sempat mencari larutan tembaga sulfida??