Tampilkan postingan dengan label Tiba. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tiba. Tampilkan semua postingan

Heboh !! 5 Al-Quran Muncul Secara Tiba Tiba Saat Letusan Gunung Merapi TERJADI !!!



SLEMAN— Keluarga Ponimin terjebak selama empat jam di dalam rumah saat wedhus gembel Gunung Merapi menyerang.
Kepada Tribunnews.com di lokasi pengungsian, tokoh spiritual Kaliadem sekaligus calon juru kunci Gunung Merapi pengganti almarhum Mbah Maridjan ini menceritakan kisahnya.
Suhu saat itu sudah sangat panas, beberapa bagian rumah keluarga Ponimin rusak setelah genteng kaca pecah terkena awan panas.
“Dari genteng yang pecah itu, pasir dan abu panas masuk ke dalam plafon. Akibatnya, sebagian plafon ambrol,” kata Lilik, anak Ponimin.
Meski pada saat itu suhu diperkirakan sekitar 600 derajat celsius, tiga dus air mineral tidak menguap, begitu pula pakaian, dan tiga sepeda motor yang diparkir dalam rumah.
Keanehan lain yang terjadi saat itu, kata Lilik, anak Ponimin melihat mendadak muncul kitab suci Al Quran di dalam kamar yang mereka pakai.
“Al Quran tersebut biasa tidak ada di kamar itu. Tiba-tiba saat itu ada di dekat kami. Kalau tak salah jumlahnya lima,” katanya meyakinkan.
Tak ingin terus-menerus berada dalam rumah, keluarga Ponimin mencoba meninggalkan tempat itu dengan menggunakan mobil Toyota Avanza silver yang terparkir di garasi.
Namun, baru berjalan beberapa meter dari halaman rumah, mobil tersebut tidak mampu bergerak lagi.
“Ban depan meleleh kena jalanan dipenuhi abu dan pasir panas. Tak lama kemudian, giliran ban belakang ikut meleleh dan meledak,” kenang Lilik.
Baru beberapa menit berada dalam mobil, keluarga Poniman tak tahan hawa panas yang menyergap. Tak ada jalan lain, mereka harus meninggalkan mobil dan kembali ke rumah.
Bagaimana caranya? Rupanya, ada saat ada akal. Bantal yang ada dalam mobil dipakai sebagai alas tumpuan kaki agar tidak kepanasan.
Kembali ke kamar semula, keluarga abdi dalem Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat itu lagi-lagi disergap ketidakpastian. Mereka kemudian memutuskan untuk meninggalkan rumah dengan berjalan kaki.
Sebelumnya, ada seorang relawan, Pandu Nugraha, yang mencoba membantu keluarga Ponimin.
“Relawan itu datang ke rumah kami mengendarai sepeda motor trail. Ia membawa oksigen sesuai permintaan kami. Sepatu boot yang dikenakannya meleleh,” ujar Lilik.
Sepada motor ditinggalkan begitu saja di luar rumah sehingga dalam waktu singkat hancur terkena awan panas.
“Relawan tersebut dan seorang tetangga bernama Pak Tris bersama keluarga kami kemudian memutuskan keluar dari rumah dengan berjalan kaki, sekitar pukul 23.00 WIB, Selasa. Ibu terpaksa digendong relawan karena kakinya berdarah,” kata Lilik.
Untuk melawan abu dan pasir panas yang menutup jalan, Lilik mengambil sejumlah batalan kursi sofa sebagai alas.
Keluarga Ponimin, Pak Tris, dan relawan berjalan dengan menginjak bantalan sofa secara estafet sejauh sekitar 500 meter.
Selanjutnya mereka berjalan kaki tanpa alas bantal sekitar 1 km menuju kaki Gunung Merapi.
“Bapak hanya mampu jalan kaki sekitar 500 meter karena kakinya terbakar ketika berjalan di atas pasir panas. Beliau berhenti di sebuah tempat parkir,” kata Lilik.
Keluarga itu kemudian dapat dievakuasi menggunakan mobil jemputan dan dilarikan ke RS Panti Nugroho di Kecamatan Pakem, Sleman.
Selanjutnya Ponimin yang mengalami luka bakar di kaki dan pantat dirawat di klinik dr Ana Ratih Wardhani, di Kecamatan Ngemplak, Sleman. (Febby Mahendra/Krisna)

http://ruangbacaonline.blogspot.com/2010/11/heboh-5-al-quran-muncul-secara-tiba.html

Cara Mengatasi Lag Tiba-Tiba Saat Bermain Game Di PC


Yo Sobat ManiaX!
Anda pasti pernah bermain game bukan? Nah dalam bermain game ada sebuah kendala yang sering dialami yaitu nge-lag.

Nge-Lag ini adalah kejadian dimana saat anda bermain game tiba-tiba game tersebut bergerak dengan sangat lambat bahkan cenderung terlihat putus-putus, sehingga membuat game tersebut sangat tidak nyaman untuk dimainkan.

Memang jika anda mengalami kejadian nge-lag ini dari awal, kemungkinan PC anda tidak memenuhi spesifikasi standar untuk memainkan game tersebut atau dengan kata lain tidak kuat. Tapi bagaimana jika anda pada awalnya bermain game lancar-lancar saja, tapi kemudian ditengah-tengah permainan anda mengalami kejadian nge-lag ini secara tiba-tiba?

Ada dua alasan yang bisa menjadi penyebab nge-lag tiba-tiba ini, yaitu :
  1. VGA atau Kartu Grafis anda mengalami kepanasan.
    Biasanya ini dikarenakan anda menaruh PC anda pada tempat yang bersuhu tinggi atau panas atau juga karena PC anda tidak memiliki aliran pembuangan panas yang baik. Anda bisa mengatasi hal ini dengan meneruh PC anda pada ruangan yang dingin (ber-AC) atau menambah kipas pada PC anda.
  2. Kerja PC yang terlampau berat
    Saat anda memainkan game tentu saja PC anda bekerja dengan sangat berat apalagi jika anda tidak mendisable fungsi-fungsi yang tidak perlu didalam PC anda. Memang jika anda mengalami lag dalam bermain game, bisa dikatakan bahwa PC anda kurang kuat untuk memainkan game tersebut karena biasanya memerlukan resource yang besar.

    Nah ada sebuah cara yang bagus untuk mengatasi lag tiba-tiba karena resources game yang terlalu besar ini, yaitu dengan menggunakan teknik yang dinamakan Triple Buffering.
Apa itu Triple Buffering?
Dalam game PC pasti membutuhkan berbagai macam proses untuk menghasilkan gambar yang bagus, halus dan berkualitas, contohnya seperti rendering. Nah untuk melakukan proses-proses ini dibutuhkan buffer yang berguna sebagai penampung sementara data yang akan diolah sebelum ditampilkan pada layar anda. Ilustrasinya sebagai berikut :


atau jika diperluas lagi menjadi :

Dengan adanya buffer diatas, maka proses yang dilakukan PC kita untuk merender dan segala macam proses akan semakin cepat. Nah secara default buffer yang disetting oleh PC kita adalah double buffer seperti diatas, jika PC kita sudah cukup kuat maka dengan menggunakan double buffer inipun sudah cukup, tapi bagaimana jika PC kita ternyata tidak kuat (dalam kasus ini mengalami lag tiba-tiba ditengah permainan)?

Maka saatnya anda untuk menambah buffer lagi pada PC anda menjadi 3 atau sering dinamakan Triple Buffering. Ilustrasi triple buffering adalah sebagai berikut :


Nah, dengan menggunakan triple buffering ini maka akan membuat performa game anda akan jauh lebih baik bahkan mampu meingkatkan fps (frame per second) game anda menjadi lebih tinggi. Silahkan anda mengunjungi situs ini untuk mengetahui informasi triple buffering yang lebih lengkap.

Memang triple buffering ini sudah disediakan sebagai salah satu fasilitas VGA anda, tapi rata-rata triple buffering yang disediakan oleh VGA anda itu adalah untuk aplikasi game yang menggunakan OpenGL, padahal game-game pada umumnya menggunakan aplikasi Direct 3D. Lalu bagaimana cara mengatasi ini?

Anda bisa mengatasinya dengan menggunakan Direct3D Overrider. Aplikasi Direct3D Overrider ini sudah ada pada aplikasi Rivatuner. Bagi anda yang belum memiliki program Rivatuner silahkan anda mendownloadnya dan melihat cara installnya disini. Kemudian setelah anda selesai menginstall, silahkan ikuti langkah-langkah dibawah ini :
  1. Buka Aplikasi Direct3D Overrider seperti gambar dibawah.
  2. Setting Aplikasi Direct3D Overrider seperti dibawah.
  3. Minimize dan Selesai.
Sangat mudah kan?
Sekarang anda coba untuk memainkan game kesayangan anda. Saya pribadi sudah mencoba untuk memainkan game Far Cry 2 dan hasilnya sangat memuaskan! Awalnya saya sering mengalami lag dan fps yang saya dapat berkisar 30-53 tapi dengan menggunakan Direct3d Overrider ini saya bisa memperoleh fps berkisar 40-65. Oke selamat mencoba ya!

Lebih Dari 100 Ekor Burung Jalak Tiba-Tiba Jatuh Ke Bumi Dan Mati



[Aneh] Malapetaka di langit! Lebih dari 100 ekor burung Jalak tiba-tiba jatuh ke bumi dan mati

Suasananya terlihat seperti bagian dari sebuah film horor. Pada minggu malam kemarin, di atas halaman sebuah rumah di Somerset yang sunyi, sejumlah besar burung Jalak tiba-tiba menukik, jatuh ke bumi dan mati.

Lebih dari 100 bangkai burung menutupi kebun itu sehingga terlihat seperti karpet, masing-masing dengan darah yang mengucur dari paruh dan cakarnya.

Kebanyakan burung itu mati ketika menyentuh tanah, beberapa lagi mengepak-ngepakkan sayapnya dengan lemah, jelas terlihat kesakitan, sampai petugas dari RSPCA (Royal society for the prevention of cruelty to animals) datang dan melenyapkan penderitaan itu dari mereka.


Julie Knight, 53 tahun, sedang kembali ke rumahnya di sebuah desa sunyi di Coxley pada jam 4.15 sore ketika tanpa sengaja menyaksikan pemandangan mengerikan itu.

Julie, yang berprofesi sebagai perawat, mengatakan: "Adegan itu seperti sebuah bagian dari film horor - seperti film Hitchcock - The Birds - Benar-benar menakutkan."

"Saat itu seperti hujan burung. Salah satu tetanggaku juga menyaksikannya. Burung-burung itu jatuh begitu saja ke tanah. Sekitar 70 ekor kelihatannya mati seketika."

"Satu-satunya cara untuk menggambarkan peristiwa itu adalah, mereka seperti dihinggapi oleh kengerian yang amat sangat. Paling tidak ada sekitar 100 burung lebih. Saya sudah hidup di desa seumur hidupku dan aku belum pernah melihat peristiwa yang seperti ini."

Peristiwa serupa sebelumnya juga pernah dilaporkan di banyak tempat di dunia dimana kebanyakan pestisida dan tabrakan yang dianggap bertanggung jawab.

Mrs.Knight menambahkan: "Saya kuatir dengan apa yang telah membunuh burung-burung itu karena aku juga punya cucu yang masih kecil dan dua ekor kucing yang sering bermain di kebun. Satu-satunya yang terpikir olehku adalah, burung-burung itu mungkin telah memakan hasil panen yang telah dipestisida sehingga mereka menjadi keracunan. Tapi, tetap saja aneh."


Llyod Scott, dari Royal Society for the Protection of Birds, mengatakan: "Peristiwa ini adalah salah satu peristiwa paling ganjil yang pernah kami jumpai."

Llyod juga mengatakan kalau hampir tidak mungkin burung-burung bertabrakan di udara karena kebingungan. Menurutnya, burung Jalak punya kemampuan unik. Ketika mereka terbang dalam kelompok besar, mereka akan bergerak dengan berpatokan pada tujuh burung yang ada di dekatnya. Jadi secara insting, mereka akan saling menjaga jarak yang cukup aman.

Para peneliti saat ini telah mengambil bangkai-bangkai burung tersebut untuk diteliti.

Pada setiap bangkai burung-burung jalak itu, ditemukan luka fisik, kebanyakan sayap patah atau paruh yang pecah. Juga tidak ditemukan adanya penyakit atau toksin di dalam tubuh mereka. Saat ini masih tidak bisa disimpulkan dengan pasti penyebab kematiannya. Di dekat situ juga tidak ada kabel listrik atau apapun yang mungkin bisa menjadi penyebabnya.

Juru bicara RSCPA, Helen Cohen menyimpulkan: "Satu-satunya penjelasan yang bisa kami pikirkan adalah, sesuatu telah menyebabkan kawanan burung itu berubah haluan yang menyebabkan mereka jatuh ke tanah. Bisa jadi burung pemangsa. Tapi, semuanya masih misterius"